13. Jul, 2014

<< Renungan Harian Sabtu, 12 Juli 2014 >>

<< Renungan Harian Sabtu, 12 Juli 2014 >>

Renungan Harian ##
Juli 2014

<< Renungan Harian Sabtu, 12 Juli 2014 >>
Doa : Hal berdoa (Matius 6:5-15)
-------------------------
Judul: Garpu di Tangan
Baca: 2 Korintus 5:1-10
Anats: 2 Korintus 5:1
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 101-105
------------------------
Bacaan Alkitab : 2 Korintus 5:1-10

(1) Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia. (2) Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini, (3) sebab dengan demikian kita berpakaian dan tidak kedapatan telanjang. (4) Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh oleh beratnya tekanan, karena kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu ditelan oleh hidup. (5) Tetapi Allahlah yang justru mempersiapkan kita untuk hal itu dan yang mengaruniakan Roh, kepada kita sebagai jaminan segala sesuatu yang telah disediakan bagi kita. (6) Maka oleh karena itu hati kami senantiasa tabah, meskipun kami sadar, bahwa selama kami mendiami tubuh ini, kami masih jauh dari Tuhan, (7) sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat (8) tetapi hati kami tabah, dan terlebih suka kami beralih dari tubuh ini untuk menetap pada Tuhan. (9) Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya. (10) Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.
----------------------------
Ayat Nats : 2 Korintus 5:1
(1) Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia.
----------------------------

Tampilan cetak
Sabtu, 12 Juli 2014

Bacaan : 2 Korintus 5:1-10
Setahun : Mazmur 101-105
Nats : Karena kami tahu bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di surga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal. (2 Korintus 5:1)

GARPU DI TANGAN

Seorang ibu divonis menderita penyakit terminal dan hidupnya takkan lebih dari tiga bulan lagi. Ia menerima vonis itu dengan lapang dada, dan ia mempersiapkan diri dengan mengundang pendeta untuk mendiskusikan ibadah pemakamannya. Ia memilih lagu dan ayat-ayat yang akan dibacakan, juga baju yang akan ia kenakan. Yang paling unik, ia meminta pendeta menaruh garpu di tangan kanannya saat ia sudah terbaring di dalam peti.

Apa alasannya? Ia mengatakan, setiap acara makan malam selalu diakhiri dengan hidangan penutup. Setelah menyantap hidangan utama, seseorang akan berkata, "Tetap pegang garpu Anda! Yang terbaik masih akan datang!" Mereka berkata begitu karena inilah hidangan yang paling menggairahkan. Membuat santap malam lengkap dan nikmat.

Inilah maksud ibu tadi. Saat ia meninggal, kisahnya belum berakhir. Maka, ia menyambut kematian itu dengan garpu di tangan-sebab ia menanti sesuatu yang paling menggairahkan! Yakni hidup baru yang sama sekali berbeda-yang tanpa sakit, tanpa airmata, tanpa kekacauan. Jadi, bila orang bingung melihat jenazahnya memegang garpu, si ibu meminta pendeta menjelaskannya.

Apakah kita menyikapi kematian dengan iman? Kematian adalah pintu menuju hidup yang lebih baik. Kematian mempertemukan kita dengan Tuhan Yesus, yang mengubahkan segala kelemahan menjadi kesempurnaan. Apa yang kita nikmati di dunia mungkin tampak sayang untuk ditinggalkan, tetapi sebetulnya ada "sesuatu yang lebih baik" di depan sana. Inilah penghiburan yang pasti. --Agustina Wijayani /Renungan Harian

KIRANYA NAMA TUHAN SELALU DIPERMULIAKAN
BAIK DALAM KEHIDUPAN MAUPUN DALAM KEMATIAN ORANG PERCAYA.


Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/

---------------------------------------------------------------
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 101-105

Mazmur 101
Seorang raja bernazar
(1) Mazmur Daud.
Aku hendak menyanyikan kasih setia dan hukum,
aku hendak bermazmur bagi-Mu, ya TUHAN.
(2) Aku hendak memperhatikan hidup yang tidak bercela:
Bilakah Engkau datang kepadaku?
Aku hendak hidup dalam ketulusan hatiku
di dalam rumahku.
(3) Tiada kutaruh di depan mataku
perkara dursila;
perbuatan murtad aku benci,
itu takkan melekat padaku.
(4) Hati yang bengkok akan menjauh dari padaku,
kejahatan aku tidak mau tahu.
(5) Orang yang sembunyi-sembunyi mengumpat temannya,
dia akan kubinasakan.
Orang yang sombong dan tinggi hati,
aku tidak suka.
(6) Mataku tertuju kepada orang-orang yang setiawan di negeri,
supaya mereka diam bersama-sama dengan aku.
Orang yang hidup dengan cara yang tak bercela,
akan melayani aku.
(7) Orang yang melakukan tipu daya
tidak akan diam di dalam rumahku,
orang yang berbicara dusta
tidak akan tegak di depan mataku.
(8) Setiap pagi akan kubinasakan
semua orang fasik di negeri;
akan kulenyapkan dari kota TUHAN,
semua orang yang melakukan kejahatan.

Mazmur 102
Doa minta tolong dan doa untuk Sion
(1) Doa seorang sengsara, pada waktu ia lemah lesu dan mencurahkan pengaduhannya ke hadapan TUHAN.
(102-2) TUHAN, dengarkanlah doaku,
dan biarlah teriakku minta tolong sampai kepada-Mu.
(2) (102-3) Janganlah sembunyikan wajah-Mu terhadap aku
pada hari aku tersesak.
Sendengkanlah telinga-Mu kepadaku;
pada hari aku berseru, segeralah menjawab aku!
(3) (102-4) Sebab hari-hariku habis seperti asap,
tulang-tulangku membara seperti perapian.
(4) (102-5) Hatiku terpukul dan layu seperti rumput,
sehingga aku lupa makan rotiku.
(5) (102-6) Oleh sebab keluhanku yang nyaring,
aku tinggal tulang-belulang.
(6) (102-7) Aku sudah menyerupai burung undan di padang gurun,
sudah menjadi seperti burung ponggok pada reruntuhan.
(7) (102-8) Aku tak bisa tidur dan sudah menjadi
seperti burung terpencil di atas sotoh.
(8) (102-9) Sepanjang hari aku dicela oleh musuh-musuhku,
orang-orang yang mempermainkan aku menyumpah dengan menyebut namaku.
(9) (102-10) Sebab aku makan abu seperti roti,
dan mencampur minumanku dengan tangisan,
(10) (102-11) oleh karena marah-Mu dan geram-Mu,
sebab Engkau telah mengangkat aku dan melemparkan aku.
(11) (102-12) Hari-hariku seperti bayang-bayang memanjang,
dan aku sendiri layu seperti rumput.
(12) (102-13) Tetapi Engkau, ya TUHAN, bersemayam untuk selama-lamanya,
dan nama-Mu tetap turun-temurun.
(13) (102-14) Engkau sendiri akan bangun, akan menyayangi Sion,
sebab sudah waktunya untuk mengasihaninya,
sudah tiba saatnya.
(14) (102-15) Sebab hamba-hamba-Mu sayang kepada batu-batunya,
dan merasa kasihan akan debunya.
(15) (102-16) Maka bangsa-bangsa menjadi takut akan nama TUHAN,
dan semua raja bumi akan kemuliaan-Mu,
(16) (102-17) bila TUHAN sudah membangun Sion,
sudah menampakkan diri dalam kemuliaan-Nya,
(17) (102-18) sudah berpaling mendengarkan doa orang-orang yang bulus,
dan tidak memandang hina doa mereka.
(18) (102-19) Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian,
dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji TUHAN,
(19) (102-20) sebab Ia telah memandang dari ketinggian-Nya yang kudus,
TUHAN memandang dari sorga ke bumi,
(20) (102-21) untuk mendengar keluhan orang tahanan,
untuk membebaskan orang-orang yang ditentukan mati dibunuh,
(21) (102-22) supaya nama TUHAN diceritakan di Sion,
dan Dia dipuji-puji di Yerusalem,
(22) (102-23) apabila berkumpul bersama-sama bangsa-bangsa
dan kerajaan-kerajaan untuk beribadah kepada TUHAN.
(23) (102-24) Ia telah mematahkan kekuatanku di jalan,
dan memperpendek umurku.
(24) (102-25) Aku berkata: "Ya Allahku,
janganlah mengambil aku pada pertengahan umurku!
Tahun-tahun-Mu tetap turun-temurun!"
(25) (102-26) Dahulu sudah Kauletakkan dasar bumi,
dan langit adalah buatan tangan-Mu.
(26) (102-27) Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada,
dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian,
seperti jubah Engkau akan mengubah mereka, dan mereka berubah;
(27) (102-28) tetapi Engkau tetap sama,
dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan.
(28) (102-29) Anak hamba-hamba-Mu akan diam dengan tenteram,
dan anak cucu mereka akan tetap ada di hadapan-Mu.

Mazmur 103
Pujilah TUHAN, hai jiwaku!
(1) Dari Daud.
Pujilah TUHAN, hai jiwaku!
Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!
(2) Pujilah TUHAN, hai jiwaku,
dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!
(3) Dia yang mengampuni segala kesalahanmu,
yang menyembuhkan segala penyakitmu,
(4) Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur,
yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat,
(5) Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan,
sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali.
(6) TUHAN menjalankan keadilan
dan hukum bagi segala orang yang diperas.
(7) Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa,
perbuatan-perbuatan-kepada orang Israel.
(8) TUHAN adalah penyayang dan pengasih,
panjang sabar dan berlimpah kasih setia.
(9) Tidak selalu Ia menuntut,
dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam.
(10) Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita,
dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita,
(11) tetapi setinggi langit di atas bumi,
demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia;
(12) sejauh timur dari barat,
demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.
(13) Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya,
demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.
(14) Sebab Dia sendiri tahu apa kita,
Dia ingat, bahwa kita ini debu.
(15) Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput,
seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga;
(16) apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia,
dan tempatnya tidak mengenalnya lagi.
(17) Tetapi kasih setia TUHAN
dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia,
dan keadilan-Nya bagi anak cucu,
(18) bagi orang-orang yang berpegang pada perjanjian-Nya
dan yang ingat untuk melakukan titah-Nya.
(19) TUHAN sudah menegakkan takhta-Nya di sorga
dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu.
(20) Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya,
hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya.
(21) Pujilah TUHAN, hai segala tentara-Nya,
hai pejabat-pejabat-Nya yang melakukan kehendak-Nya.
(22) Pujilah TUHAN, hai segala buatan-Nya,
di segala tempat kekuasaan-Nya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku!

Mazmur 104
Kebesaran TUHAN dalam segala ciptaan-Nya
(1) Pujilah TUHAN, hai jiwaku! TUHAN, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak,
(2) yang berselimutkan terang seperti kain,
yang membentangkan langit seperti tenda,
(3) yang mendirikan kamar-kamar loteng-Mu di air,
yang menjadikan awan-awan sebagai kendaraan-Mu,
yang bergerak di atas sayap angin,
(4) yang membuat angin sebagai suruhan-suruhan-Mu,
dan api yang menyala sebagai pelayan-pelayan-Mu,
(5) yang telah mendasarkan bumi di atas tumpuannya,
sehingga takkan goyang untuk seterusnya dan selamanya.
(6) Dengan samudera raya Engkau telah menyelubunginya;
air telah naik melampaui gunung-gunung.
(7) Terhadap hardik-Mu air itu melarikan diri,
lari kebingungan terhadap suara guntur-Mu,
(8) naik gunung, turun lembah
ke tempat yang Kautetapkan bagi mereka.
(9) Batas Kautentukan, takkan mereka lewati,
takkan kembali mereka menyelubungi bumi.
(10) Engkau yang melepas mata-mata air ke dalam lembah-lembah,
mengalir di antara gunung-gunung,
(11) memberi minum segala binatang di padang,
memuaskan haus keledai-keledai hutan;
(12) di dekatnya diam burung-burung di udara,
bersiul dari antara daun-daunan.
(13) Engkau yang memberi minum gunung-gunung dari kamar-kamar loteng-Mu,
bumi kenyang dari buah pekerjaan-Mu.
(14) Engkau yang menumbuhkan rumput bagi hewan
dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia,
yang mengeluarkan makanan dari dalam tanah
(15) dan anggur yang menyukakan hati manusia,
yang membuat muka berseri karena minyak,
dan makanan yang menyegarkan hati manusia.
(16) Kenyang pohon-pohon TUHAN,
pohon-pohon aras di Libanon yang ditanam-Nya,
(17) di mana burung-burung bersarang,
burung ranggung yang rumahnya di pohon-pohon sanobar;
(18) gunung-gunung tinggi adalah bagi kambing-kambing hutan,
bukit-bukit batu adalah tempat perlindungan bagi pelanduk.
(19) Engkau yang telah membuat bulan menjadi penentu waktu,
matahari yang tahu akan saat terbenamnya.
(20) Apabila Engkau mendatangkan gelap, maka haripun malamlah;
ketika itulah bergerak segala binatang hutan.
(21) Singa-singa muda mengaum-aum akan mangsa,
dan menuntut makanannya dari Allah.
(22) Apabila matahari terbit, berkumpullah semuanya
dan berbaring di tempat perteduhannya;
(23) manusiapun keluarlah ke pekerjaannya,
dan ke usahanya sampai petang.
(24) Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN,
sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan,
bumi penuh dengan ciptaan-Mu.
(25) Lihatlah laut itu, besar dan luas wilayahnya,
di situ bergerak, tidak terbilang banyaknya,
binatang-binatang yang kecil dan besar.
(26) Di situ kapal-kapal berlayar
dan Lewiatan yang telah Kaubentuk untuk bermain dengannya.
(27) Semuanya menantikan Engkau,
supaya diberikan makanan pada waktunya.
(28) Apabila Engkau memberikannya, mereka memungutnya;
apabila Engkau membuka tangan-Mu, mereka kenyang oleh kebaikan.
(29) Apabila Engkau menyembunyikan wajah-Mu, mereka terkejut;
apabila Engkau mengambil roh mereka, mereka mati binasa dan kembali menjadi debu.
(30) Apabila Engkau mengirim roh-Mu, mereka tercipta,
dan Engkau membaharui muka bumi.
(31) Biarlah kemuliaan TUHAN tetap untuk selama-lamanya,
biarlah TUHAN bersukacita karena perbuatan-perbuatan-Nya!
(32) Dia yang memandang bumi sehingga bergentar,
yang menyentuh gunung-gunung sehingga berasap.
(33) Aku hendak menyanyi bagi TUHAN selama aku hidup,
aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.
(34) Biarlah renunganku manis kedengaran kepada-Nya!
Aku hendak bersukacita karena TUHAN.
(35) Biarlah habis orang-orang berdosa dari bumi,
dan biarlah orang-orang fasik tidak ada lagi!
Pujilah TUHAN, hai jiwaku!
Haleluya!

Mazmur 105
Puji-pujian atas segala perbuatan Allah di masa lampau
(1) Bersyukurlah kepada TUHAN, serukanlah nama-Nya,
perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa!
(2) Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya,
percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!
(3) Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus,
biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN!
(4) Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya,
carilah wajah-Nya selalu!
(5) Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya,
mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya,
(6) hai anak cucu Abraham, hamba-Nya,
hai anak-anak Yakub, orang-orang pilihan-Nya!
(7) Dialah TUHAN, Allah kita,
di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya.
(8) Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya,
firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan,
(9) yang diikat-Nya dengan Abraham,
dan akan sumpah-Nya kepada Ishak;
(10) diadakan-Nya hal itu menjadi ketetapan bagi Yakub,
menjadi perjanjian kekal bagi Israel,
(11) firman-Nya: "Kepadamu akan Kuberikan tanah Kanaan,
sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu."
(12) Ketika jumlah mereka tidak seberapa,
sedikit saja, dan mereka orang-orang asing di sana,
(13) dan mengembara dari bangsa yang satu ke bangsa yang lain,
dari kerajaan yang satu ke suku bangsa yang lain,
(14) Ia tidak membiarkan seorangpun memeras mereka,
raja-raja dihukum-Nya oleh karena mereka:
(15) "Jangan mengusik orang-orang yang Kuurapi,
dan jangan berbuat jahat kepada nabi-nabi-Ku!"
(16) Ketika Ia mendatangkan kelaparan ke atas negeri itu,
dan menghancurkan seluruh persediaan makanan,
(17) diutus-Nyalah seorang mendahului mereka:
Yusuf, yang dijual menjadi budak.
(18) Mereka mengimpit kakinya dengan belenggu,
lehernya masuk ke dalam besi,
(19) sampai saat firman-Nya sudah genap,
dan janji TUHAN membenarkannya.
(20) Raja menyuruh melepaskannya,
penguasa bangsa-bangsa membebaskannya.
(21) Dijadikannya dia tuan atas istananya,
dan kuasa atas segala harta kepunyaannya,
(22) untuk memberikan petunjuk kepada para pembesarnya sekehendak hatinya
dan mengajarkan hikmat kepada para tua-tuanya.
(23) Demikianlah Israel datang ke Mesir,
dan Yakub tinggal sebagai orang asing di tanah Ham.
(24) TUHAN membuat umat-Nya sangat subur,
dan menjadikannya lebih kuat dari pada para lawannya;
(25) diubah-Nya hati mereka untuk membenci umat-Nya,
untuk memperdayakan hamba-hamba-Nya.
(26) Diutus-Nya Musa, hamba-Nya,
dan Harun yang telah dipilih-Nya;
(27) keduanya mengadakan tanda-tanda-Nya di antara mereka,
dan mujizat-mujizat di tanah Ham:
(28) dikirim-Nya kegelapan, maka hari menjadi gelap,
tetapi mereka memberontak terhadap firman-Nya;
(29) diubah-Nya air mereka menjadi darah,
dan dimatikan-Nya ikan-ikan mereka.
(30) Katak-katak berkeriapan di negeri mereka,
bahkan di kamar-kamar raja mereka;
(31) Ia berfirman, maka datanglah lalat pikat,
dan nyamuk-nyamuk di seluruh daerah mereka;
(32) dicurahkan-Nya hujan es ganti hujan mereka,
dan api yang menyala-nyala di negeri mereka;
(33) dirubuhkan-Nya pohon anggur dan pohon ara mereka,
dan ditumbangkan-Nya pohon di daerah mereka;
(34) Ia berfirman, maka datanglah belalang
dan belalang pelompat tidak terbilang banyaknya,
(35) yang memakan segala tumbuh-tumbuhan di negeri mereka,
dan memakan hasil tanah mereka;
(36) dibunuh-Nya semua anak sulung di negeri mereka,
mula segala kegagahan mereka:
(37) Dituntun-Nya mereka keluar membawa perak dan emas,
dan di antara suku-suku mereka tidak ada yang tergelincir.
(38) Orang Mesir bersukacita, ketika mereka keluar,
sebab orang-orang Mesir itu ditimpa ketakutan terhadap mereka.
(39) Dibentangkan-Nya awan menjadi tudung,
dan api untuk menerangi malam.
(40) Mereka meminta, maka didatangkan-Nya burung puyuh,
dan dengan roti dari langit dikenyangkan-Nya mereka.
(41) Dibuka-Nya gunung batu, maka terpancarlah air,
lalu mengalir di padang-padang kering seperti sungai;
(42) sebab Ia ingat akan firman-Nya yang kudus,
akan Abraham, hamba-Nya.
(43) Dituntun-Nya umat-Nya keluar dengan kegirangan
dan orang-orang pilihan-Nya dengan sorak-sorai.
(44) Diberikan-Nya kepada mereka negeri-negeri bangsa-bangsa,
sehingga mereka memiliki hasil jerih payah suku-suku bangsa,
(45) agar supaya mereka tetap mengikuti ketetapan-Nya,
dan memegang segala pengajaran-Nya. Haleluya!
----------------------------------------------
Lagu2 Puji Pujian
---------------------
No. 36. Allah Kuasa Melakukan Segala Perkara

Allah kuasa melakukan segala perkara
Allahku Maha Kuasa
Dia ciptakan seisi dunia
Atur segala masa
Allahku Maha Kuasa

Allah kuasa melakukan segala perkara
Allahku Maha Kuasa
Dia ampuni yang berdosa
Sembuhkan yang sakit
Allahku Maha Kuasa
---------------------------
Allah Kuasa Melakukan Segala Perkara, Yesus Nama Yang Indah - Video Clips by JoVie DiNo Jansen.mp4

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=h7nUA0aZfJY&feature=youtube_gdata_player
*******************************

No. 37. “JADIKAN AKU RUMAH DOAMU”

Ku bawa hidupku sekarang
Ke tempat kudus mu Tuhan
Di mezbah Mu kuserahkan
Seluruh hidupku

Penuhi hatiku sekarang
Dengan urapan yang baru
Agar aku lebih lagi
Mendengar suara Mu

Jadikan aku Tuhan
Rumah doa Mu
Agar semua suku banga
Sujud* menyembah Mu
Jadikan aku Tuhan
Rumah doa Mu
Agar semua suku bangsa
Datang menyembah Mu
---------------------------
Jadikanku Rumah DoaMu - Pdt. DR.Ir. Niko N

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=4WEfjdYbadk&feature=youtube_gdata_player
*******************************
***************
Puji Tuhan ,Trima Kasih Tuhan atas kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini.Tuhan kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu, Terpujilah Tuhan ,didalam Nama Tuhan Yesus Kristus Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita ,semua ini kami mohonkan . Puji Tuhan , Haleluyah, Amin.

** have a nice day *
°˚˚° Happy Saturday °˚˚°
° May God Bless you °
° Today and Always °
°˚˚°
Sumber: [Muktiana Gumelar]
www.renunganharian.net
Copyright - SABDA.org -
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh
Sabtu, 12 Juli 2014

12. Jul, 2014

#CPG (Christian Pocket Guide).- Friday, 11 July 2014

#CPG (Christian Pocket Guide).- Friday, 11 July 2014

#CPG (Christian Pocket Guide).-
Friday, 11 July 2014

Bagaimana Berjuang Melawan Pendapat Dunia
11 Juli 2014

Bacaan Hari ini:
Bilangan 14:3 "Mengapakah TUHAN membawa kami ke negeri ini, supaya kami tewas oleh pedang, dan isteri serta anak-anak kami menjadi tawanan? Bukankah lebih baik kami pulang ke Mesir?"

--------------------------------------
Pesan Sponsor :
T-Shirt worldcup HANYA 79rb
http://goo.gl/HiZfmD
--------------------------------------

Pada tahun 1979, setelah saya menyelesaikan seminari saya di Fort Worth, Texas, saya merasa sepertinya Tuhan memanggil saya untuk pergi ke California Selatan untuk mendirikan Gereja Saddleback.
Lalu saya menelepon seseorang yang begitu saya hormati, dan mengatakan kepadanya apa yang saya pikir Tuhan mau saya kerjakan.

Anda tahu apa yang dia katakan?
"Rick, itu ide terbodoh yang pernah kudengar. Begitu kau pindah ke California Selatan, kau tidak akan terdengar kabarnya lagi. Jangan pergi."
Ia memupuskan impian saya!

Setiap kali Anda serius ingin menggunakan hidup Anda sesuai dengan kehendak Tuhan, ada saja orang-orang yang akan menentangnya.
Anda akan mendapati sahabat atau bahkan mungkin anggota keluarga yang menentang impian Anda, sebab Iblis akan berbuat apapun supaya menjauhkan Anda dari panggilan-Nya.
Salah satu alasan mengapa begitu sedikit orang yang benar-benar memenuhi panggilan-Nya adalah karena mereka tidak mau melawan pendapat orang banyak, pandangan dunia.

Jika Anda ingin mengikuti panggilan Tuhan dalam hidup Anda, Anda harus mampu menolak saran negatif, tidak peduli siapa yang memberikannya.

Alkitab mengatakan dalam Bilangan 14:2-3, "Bersungut-sungutlah semua orang Israel kepada Musa dan Harun; dan segenap umat itu berkata kepada mereka: "Ah, sekiranya kami mati di tanah Mesir, atau di padang gurun ini! Mengapakah TUHAN membawa kami ke negeri ini, supaya kami tewas oleh pedang, dan isteri serta anak-anak kami menjadi tawanan? Bukankah lebih baik kami pulang ke Mesir?"
Ketika dihadapkan pada situasi yang sulit, orang Israel memutuskan untuk memilih perbudakan daripada kebebasan, karena itu cara yang paling aman bagi mereka.
Daripada mengikut Allah dan melakukan kehendak-Nya, mereka memilih kembali ke cara hidup lama mereka.

Tapi salah satu pemimpin mereka, Kaleb, punya keberanian yang besar.
Dia memutuskan untuk mengambil tantangan itu dengan bantuan Allah, meski dia takut.
Dia siap untuk menolak saran-saran negatif orang banyak demi mengikuti panggilan Tuhan.

Kaleb tidak hanya mendengar saran-saran negatif.
Bilangan 14:10 mengatakan, "Lalu segenap umat itu mengancam hendak melontari kedua orang itu dengan batu. Tetapi tampaklah kemuliaan TUHAN di Kemah Pertemuan kepada semua orang Israel."

Saya kagum dengan fakta bahwa kehadiran Allah menyelamatkan Kaleb dan Yosua.
Hal itu akan terjadi dalam hidup Anda juga.
Para perintis selalu menanggung kebencian orang banyak.
Oleh sebab itu, saat ini Anda harus memutuskan untuk menolak saran negatif jika Anda hendak melakukan panggilan-Nya dalam hidup Anda.

Renungkan hal ini :

Bentuk perbudakan apa yang rela Anda terima kembali, ketimbang berjalan maju dan mengambil resiko bersama Allah?

Ketika Anda mengevaluasi saran yang Anda terima akhir-akhir ini dari orang-orang yang Anda kasihi dan percaya, berapa banyak dari itu semua yang mendorong Anda menuju ke arah panggilan Allah?
Berapa banyak dari saran-saran tersebut yang bersifat negatif?

Mengapa kadang begitu sulit untuk melawan pendapat orang banyak atau saran dari teman-teman kita?
____________________________________

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 1-3; Kisah Para Rasul 17:1-15

Mazmur 1
Jalan orang benar dan jalan orang fasik
(1) Berbahagialah orang
yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik,
yang tidak berdiri di jalan orang berdosa,
dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
(2) tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN,
dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
(3) Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air,
yang menghasilkan buahnya pada musimnya,
dan yang tidak layu daunnya;
apa saja yang diperbuatnya berhasil.
(4) Bukan demikian orang fasik:
mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.
(5) Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman,
begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan orang benar;
(6) sebab TUHAN mengenal jalan orang benar,
tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

Mazmur 2
Raja yang diurapi TUHAN
(1) Mengapa rusuh bangsa-bangsa,
mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?
(2) Raja-raja dunia bersiap-siap
dan para pembesar bermufakat bersama-sama melawan TUHAN dan yang diurapi-Nya:
(3) "Marilah kita memutuskan belenggu-belenggu mereka
dan membuang tali-tali mereka dari pada kita!"
(4) Dia, yang bersemayam di sorga, tertawa;
Tuhan mengolok-olok mereka.
(5) Maka berkatalah Ia kepada mereka dalam murka-Nya
dan mengejutkan mereka dalam kehangatan amarah-Nya:
(6) "Akulah yang telah melantik raja-Ku
di Sion, gunung-Ku yang kudus!"
(7) Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN;
Ia berkata kepadaku: "Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.
(8) Mintalah kepada-Ku,
maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.
(9) Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi,
memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk."
(10) Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana,
terimalah pengajaran, hai para hakim dunia!
(11) Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut
dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar,
(12) supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan,
sebab mudah sekali murka-Nya menyala.
Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Nya!

Mazmur 3
Nyanyian pagi dalam menghadapi musuh
(1) Mazmur Daud, ketika ia lari dari Absalom, anaknya.
(3-2) Ya TUHAN, betapa banyaknya lawanku!
Banyak orang yang bangkit menyerang aku;
(2) (3-3) banyak orang yang berkata tentang aku:
"Baginya tidak ada pertolongan dari pada Allah." Sela
(3) (3-4) Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku,
Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku.
(4) (3-5) Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN,
dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus. Sela
(5) (3-6) Aku membaringkan diri, lalu tidur;
aku bangun, sebab TUHAN menopang aku!
(6) (3-7) Aku tidak takut kepada puluhan ribu orang
yang siap mengepung aku.
(7) (3-8) Bangkitlah, TUHAN, tolonglah aku, ya Allahku!
Ya, Engkau telah memukul rahang semua musuhku, dan mematahkan gigi orang-orang fasik.
(8) (3-9) Dari TUHAN datang pertolongan.
Berkat-Mu atas umat-Mu! Sela

Kisah Para Rasul 17:1-15
Keributan di Tesalonika
(1) Paulus dan Silas mengambil jalan melalui Amfipolis dan Apolonia dan tiba di Tesalonika. Di situ ada sebuah rumah ibadat orang Yahudi. (2) Seperti biasa Paulus masuk ke rumah ibadat itu. Tiga hari Sabat berturut-turut ia membicarakan dengan mereka bagian-bagian dari Kitab Suci. (3) Ia menerangkannya kepada mereka dan menunjukkan, bahwa Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati, lalu ia berkata: "Inilah Mesias, yaitu Yesus, yang kuberitakan kepadamu." (4) Beberapa orang dari mereka menjadi yakin dan menggabungkan diri dengan Paulus dan Silas dan juga sejumlah besar orang Yunani yang takut kepada Allah, dan tidak sedikit perempuan-perempuan terkemuka. (5) Tetapi orang-orang Yahudi menjadi iri hati dan dengan dibantu oleh beberapa penjahat dari antara petualang-petualang di pasar, mereka mengadakan keributan dan mengacau kota itu. Mereka menyerbu rumah Yason dengan maksud untuk menghadapkan Paulus dan Silas kepada sidang rakyat. (6) Tetapi ketika mereka tidak menemukan keduanya, mereka menyeret Yason dan beberapa saudara ke hadapan pembesar-pembesar kota, sambil berteriak, katanya: "Orang-orang yang mengacaukan seluruh dunia telah datang juga ke mari, (7) dan Yason menerima mereka menumpang di rumahnya. Mereka semua bertindak melawan ketetapan-ketetapan Kaisar dengan mengatakan, bahwa ada seorang raja lain, yaitu Yesus." (8) Ketika orang banyak dan pembesar-pembesar kota mendengar semuanya itu, mereka menjadi gelisah. (9) Tetapi setelah mereka mendapat jaminan dari Yason dan dari saudara-saudara lain, merekapun dilepaskan.

Paulus dan Silas di Berea

(10) Tetapi pada malam itu juga segera saudara-saudara di situ menyuruh Paulus dan Silas berangkat ke Berea. Setibanya di situ pergilah mereka ke rumah ibadat orang Yahudi. (11) Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian. (12) Banyak di antara mereka yang menjadi percaya; juga tidak sedikit di antara perempuan-perempuan terkemuka dan laki-laki Yunani. (13) Tetapi ketika orang-orang Yahudi dari Tesalonika tahu, bahwa juga di Berea telah diberitakan firman Allah oleh Paulus, datang jugalah mereka ke sana menghasut dan menggelisahkan hati orang banyak. (14) Tetapi saudara-saudara menyuruh Paulus segera berangkat menuju ke pantai laut, tetapi Silas dan Timotius masih tinggal di Berea. (15) Orang-orang yang mengiringi Paulus menemaninya sampai di Atena, lalu kembali dengan pesan kepada Silas dan Timotius, supaya mereka selekas mungkin datang kepadanya.
____________________________________

Jangan sampai pendapat dunia menghancurkan iman percaya Anda kepada Allah, fokuskan pada pendapat Allah saja.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
____________________________________

Lagu2 Puji Pujian
---------------------

No.11 Terima Kasih Tuhan

Hanya dalam kasihMu Tuhan
Hanya saja namaMu Tuhan
Tempatku berlindung
Tempatku berteduh
Tempat ku mengadu

Hanya dalam kuasaMu Tuhan
Hanya saja padaMu Tuhan
Tempatku memohon
Tempatku meminta
Tempatku berdoa

Terima kasih Tuhan
Terima kasih Bapa
Dalam lindunganMu
Engkau pelihara kami
Dengan kasih sayang
Terima kasih Tuhan
Terima kasih Bapa
Dalam kegelapanku
Engkau menuntunku
Dengan penuh kasih sayang
----------------------------
Elia Pandean , Christy , Monica - TERIMA KASIH TUHAN

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=sEPXb_miOpc&feature=youtube_gdata_player
*******************************

No. 12. Kau lah Harapanku

Bukan dengan kekuatanku
Ku dapat jalani hidupku
Tanpa Tuhan yang disampingku
Ku tak mampu sendiri
Engkaulah kuatku
Yang menopangku

Reff :
Kupandang wajah-Mu dan berseru
Pertolonganku datang dari-Mu
Peganglah tanganku, jangan lepaskan
Kaulah harapan dalam hidupku
-------------------------------
Kaulah Harapan - Sari Simorangkir

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=HBu4DQ8z1VU&feature=youtube_gdata_player
********************************
***************
Puji Tuhan ,Trima Kasih Tuhan atas kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini.Tuhan kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu, Terpujilah Tuhan ,didalam Nama Tuhan Yesus Kristus Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita ,semua ini kami mohonkan . Puji Tuhan , Haleluyah, Amin.

** have a nice day *
°˚˚° Happy Friday. °˚˚°
° May God Bless you °
° Today and Always °
°˚˚°
Sumber: [Muktiana Gumelar]
NEW!
App CPG (Christian Pocket Guide) utk Android dgn fitur baru Radio, Video, Karaoke, Renungan Harian,dll!
Yuk download di Google Play:
http://goo.gl/8I4d7w

12. Jul, 2014

<< Renungan Harian Jumat, 11 Juli 2014 >>

<< Renungan Harian Jumat, 11 Juli 2014 >>

Renungan Harian #
Juli 2014

<< Renungan Harian Jumat, 11 Juli 2014 >>
Doa : Hal berdoa (Matius 6:5-15)
-------------------------
Judul: Pleonexia
Baca: Lukas 12:13-21
Anats: Lukas 12:15
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 92-100
------------------------
Bacaan Alkitab : Lukas 12:13-21
Orang kaya yang bodoh
(13) Seorang dari orang banyak itu berkata kepada Yesus: "Guru, katakanlah kepada saudaraku supaya ia berbagi warisan dengan aku." (14) Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Saudara, siapakah yang telah mengangkat Aku menjadi hakim atau pengantara atas kamu?" (15) Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu." (16) Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: "Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya. (17) Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku. (18) Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku. (19) Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah! (20) Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? (21) Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."
----------------------------
Ayat Nats : Lukas 12:15
(15) Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."
----------------------------

Tampilan cetak
Jumat, 11 Juli 2014

Bacaan : Lukas 12: 13-21
Setahun : Mazmur 92-100
Nats : Kata-Nya lagi kepada mereka, "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung pada kekayaannya itu." (Lukas 12:15)

PLEONEXIA

Pleonexia (bahasa Yunani) artinya ketamakan. Secara harfiah dapat diartikan sebagai kehausan untuk memiliki lebih banyak. Manusia yang tamak tidak akan pernah merasa puas dengan segala yang dimilikinya. Dalam hubungan saudara, tak jarang kita menjumpai orang yang diliputi ketamakan, misalnya saat menginginkan harta warisan.

Dalam bacaan hari ini, ada orang datang kepada Yesus, meminta agar Yesus menyuruh saudaranya berbagi warisan dengannya. Apa jawab Yesus? Isu yang diangkat Yesus bukan mengenai penting dan banyaknya warisan yang akan diperoleh oleh seseorang. Semata-mata mengingini warisan disejajarkan dengan orang yang penuh dengan ketamakan akan hal-hal jasmani. Yesus berkata dengan tegas supaya orang semacam ini berjaga-jaga dan waspada pada ketamakan. Kehendak Yesus adalah supaya setiap orang tak sekadar memikirkan warisan di dunia ini. Itu bukanlah misi Yesus datang ke dunia ini. Bagi Yesus, warisan jasmani tak akan ada artinya jika seseorang tidak kaya di hadapan Allah (ay. 21).

Ketamakan adalah kesalahan fatal yang membawa kita kepada kerugian kekal. Jangan mengira dengan menimbun harta hingga berkelimpahan, maka hidup kita di muka bumi serta merta menjadi aman dan tercukupi! Sebanyak apa pun harta yang kita miliki, semua tidak dapat menyelamatkan kita. Bahkan Yesus menyebut orang demikian sebagai orang bodoh. Tuhan Yesuslah harta warisan yang harus kita miliki, yang akan menopang dan menggandeng kita dalam menempuh perjalanan sampai di kekekalan. --Endang B /Renungan Harian

TANGGUNG JAWAB YANG DIPIKUL BERSAMA TIDAK TERASA BERAT,
TERUTAMA SAAT TIAP ORANG MELAKUKAN BAGIANNYA DENGAN BAIK.


Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/

---------------------------------------------------------------
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 92-100

Mazmur 92
TUHAN, Hakim yang adil
(1) Mazmur. Nyanyian untuk hari Sabat.
(92-2) Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN,
dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu,
ya Yang Mahatinggi,
(2) (92-3) untuk memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi
dan kesetiaan-Mu di waktu malam,
(3) (92-4) dengan bunyi-bunyian sepuluh tali dan dengan gambus,
dengan iringan kecapi.
(4) (92-5) Sebab telah Kaubuat aku bersukacita, ya TUHAN, dengan pekerjaan-Mu,
karena perbuatan tangan-Mu aku akan bersorak-sorai.
(5) (92-6) Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN,
dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.
(6) (92-7) Orang bodoh tidak akan mengetahui,
dan orang bebal tidak akan mengerti hal itu.
(7) (92-8) Apabila orang-orang fasik bertunas seperti tumbuh-tumbuhan,
dan orang-orang yang melakukan kejahatan berkembang,
ialah supaya mereka dipunahkan untuk selama-lamanya.
(8) (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!
(9) (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN,
sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa,
semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.
(10) (92-11) Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng,
aku dituangi dengan minyak baru;
(11) (92-12) mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar
perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.
(12) (92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma,
akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
(13) (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN
akan bertunas di pelataran Allah kita.
(14) (92-15) Pada masa tua pun mereka masih berbuah,
menjadi gemuk dan segar,
(15) (92-16) untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar,
bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.

Mazmur 93
TUHAN, raja yang kekal
(1) TUHAN adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan,
TUHAN berpakaian, berikat pinggang kekuatan.
Sungguh, telah tegak dunia, tidak bergoyang;
(2) takhta-Mu tegak sejak dahulu kala, dari kekal Engkau ada.
(3) Sungai-sungai telah mengangkat, ya TUHAN,
sungai-sungai telah mengangkat suaranya,
sungai-sungai mengangkat bunyi hempasannya.
(4) Dari pada suara air yang besar,
dari pada pecahan ombak laut yang hebat,
lebih hebat TUHAN di tempat tinggi.
(5) Peraturan-Mu sangat teguh;
bait-Mu layak kudus,
ya TUHAN, untuk sepanjang masa.

Mazmur 94
Allah, pembela keadilan
(1) Ya Allah pembalas, ya TUHAN, ya Allah pembalas, tampillah!
(2) Bangunlah, ya Hakim bumi,
balaslah kepada orang-orang congkak apa yang mereka lakukan!
(3) Berapa lama lagi orang-orang fasik, ya TUHAN,
berapa lama lagi orang-orang fasik beria-ria?
(4) Mereka memuntahkan kata-kata yang kurang ajar
dan semua orang yang melakukan kejahatan itu menyombong.
(5) Umat-Mu, ya TUHAN, mereka remukkan,
dan milik-Mu sendiri mereka tindas;
(6) janda dan orang asing mereka sembelih,
dan anak-anak yatim mereka bunuh;
(7) dan mereka berkata: "TUHAN tidak melihatnya,
dan Allah Yakub tidak mengindahkannya."
(8) Perhatikanlah, hai orang-orang bodoh di antara rakyat!
Hai orang-orang bebal, bilakah kamu memakai akal budimu?
(9) Dia yang menanamkan telinga, masakan tidak mendengar?
Dia yang membentuk mata, masakan tidak memandang?
(10) Dia yang menghajar bangsa-bangsa, masakan tidak akan menghukum?
Dia yang mengajarkan pengetahuan kepada manusia?
(11) TUHAN mengetahui rancangan-rancangan manusia;
sesungguhnya semuanya sia-sia belaka.
(12) Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya TUHAN,
dan yang Kauajari dari Taurat-Mu,
(13) untuk menenangkan dia terhadap hari-hari malapetaka,
sampai digali lobang untuk orang fasik.
(14) Sebab TUHAN tidak akan membuang umat-Nya,
dan milik-Nya sendiri tidak akan ditinggalkan-Nya;
(15) sebab hukum akan kembali kepada keadilan,
dan akan diikuti oleh semua orang yang tulus hati.
(16) Siapakah yang bangkit bagiku melawan orang-orang jahat,
siapakah yang tampil bagiku melawan orang-orang yang melakukan kejahatan?
(17) Jika bukan TUHAN yang menolong aku,
nyaris aku diam di tempat sunyi.
(18) Ketika aku berpikir: "Kakiku goyang,"
maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku.
(19) Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku,
penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku.
(20) Masakan bersekutu dengan Engkau takhta kebusukan,
yang merancangkan bencana berdasarkan ketetapan?
(21) Mereka bersekongkol melawan jiwa orang benar,
dan menyatakan fasik darah orang yang tidak bersalah.
(22) Tetapi TUHAN adalah kota bentengku
dan Allahku adalah gunung batu perlindunganku.
(23) Ia akan membalas kepada mereka perbuatan jahat mereka,
dan karena kejahatan mereka Ia akan membinasakan mereka; TUHAN, Allah kita, akan membinasakan mereka.

Mazmur 95
Hormatilah TUHAN dan taatilah Dia
(1) Marilah kita bersorak-sorai untuk TUHAN,
bersorak-sorak bagi gunung batu keselamatan kita.
(2) Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur,
bersorak-sorak bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.
(3) Sebab TUHAN adalah Allah yang besar,
dan Raja yang besar mengatasi segala allah.
(4) Bagian-bagian bumi yang paling dalam ada di tangan-Nya,
puncak gunung-gunungpun kepunyaan-Nya.
(5) Kepunyaan-Nya laut, Dialah yang menjadikannya,
dan darat, tangan-Nyalah yang membentuknya.
(6) Masuklah, marilah kita sujud menyembah,
berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.
(7) Sebab Dialah Allah kita,
dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya.
Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya!
(8) Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba,
seperti pada hari di Masa di padang gurun,
(9) pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku,
menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku.
(10) Empat puluh tahun Aku jemu kepada angkatan itu,
maka kata-Ku: "Mereka suatu bangsa yang sesat hati,
dan mereka itu tidak mengenal jalan-Ku."
(11) Sebab itu Aku bersumpah dalam murka-Ku:
"Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku."

Mazmur 96
Allah, Tuhan dan Hakim seluruh dunia
(1) Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN,
menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi!
(2) Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya,
kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.
(3) Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa
dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa.
(4) Sebab TUHAN maha besar dan terpuji sangat,
Ia lebih dahsyat dari pada segala allah.
(5) Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah hampa,
tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit.
(6) Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya,
kekuatan dan kehormatan ada di tempat kudus-Nya.
(7) Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa,
kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan!
(8) Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya,
bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya!
(9) Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan,
gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi!
(10) Katakanlah di antara bangsa-bangsa: "TUHAN itu Raja!
Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran."
(11) Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak,
biarlah gemuruh laut serta isinya,
(12) biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya,
maka segala pohon di hutan bersorak-sorai
(13) di hadapan TUHAN, sebab Ia datang,
sebab Ia datang untuk menghakimi bumi.
Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan,
dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya.

Mazmur 97
TUHAN adalah Raja
(1) TUHAN adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak,
biarlah banyak pulau bersukacita!
(2) Awan dan kekelaman ada sekeliling Dia,
keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.
(3) Api menjalar di hadapan-Nya,
dan menghanguskan para lawan-Nya sekeliling.
(4) Kilat-kilat-Nya menerangi dunia,
bumi melihatnya dan gemetar.
(5) Gunung-gunung luluh seperti lilin di hadapan TUHAN,
di hadapan Tuhan seluruh bumi.
(6) Langit memberitakan keadilan-Nya,
dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.
(7) Semua orang yang beribadah kepada patung akan mendapat malu,
orang yang memegahkan diri karena berhala-berhala;
segala allah sujud menyembah kepada-Nya.
(8) Sion mendengarnya dan bersukacita,
puteri-puteri Yehuda bersorak-sorak,
oleh karena penghukuman-Mu, ya TUHAN.
(9) Sebab Engkaulah, ya TUHAN, Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi,
Engkau sangat dimuliakan di atas segala allah.
(10) Hai orang-orang yang mengasihi TUHAN, bencilah kejahatan!
Dia, yang memelihara nyawa orang-orang yang dikasihi-Nya, akan melepaskan mereka dari tangan orang-orang fasik.
(11) Terang sudah terbit bagi orang benar,
dan sukacita bagi orang-orang yang tulus hati.
(12) Bersukacitalah karena TUHAN, hai orang-orang benar,
dan nyanyikanlah syukur bagi nama-Nya yang kudus.

Mazmur 98
Saat penyelamatan sudah dekat
(1) Mazmur.
Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN,
sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib;
keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya,
oleh lengan-Nya yang kudus.
(2) TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya,
telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa.
(3) Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya
terhadap kaum Israel,
segala ujung bumi telah melihat
keselamatan yang dari pada Allah kita.
(4) Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi,
bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah!
(5) Bermazmurlah bagi TUHAN dengan kecapi,
dengan kecapi dan lagu yang nyaring,
(6) dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring
bersorak-soraklah di hadapan Raja, yakni TUHAN!
(7) Biarlah gemuruh laut serta isinya,
dunia serta yang diam di dalamnya!
(8) Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan,
dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama
(9) di hadapan TUHAN,
sebab Ia datang untuk menghakimi bumi.
Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan,
dan bangsa-bangsa dengan kebenaran.

Mazmur 99
TUHAN, Raja yang kudus
(1) TUHAN itu Raja, maka bangsa-bangsa gemetar.
Ia duduk di atas kerub-kerub, maka bumi goyang.
(2) TUHAN itu maha besar di Sion,
dan Ia tinggi mengatasi segala bangsa.
(3) Biarlah mereka menyanyikan syukur bagi nama-Mu yang besar dan dahsyat;
Kuduslah Ia!
(4) Raja yang kuat, yang mencintai hukum,
Engkaulah yang menegakkan kebenaran;
hukum dan keadilan di antara keturunan Yakub,
Engkaulah yang melakukannya.
(5) Tinggikanlah TUHAN, Allah kita,
dan sujudlah menyembah kepada tumpuan kaki-Nya!
Kuduslah Ia!
(6) Musa dan Harun di antara imam-imam-Nya,
dan Samuel di antara orang-orang yang menyerukan nama-Nya. Mereka berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab mereka.
(7) Dalam tiang awan Ia berbicara kepada mereka;
mereka telah berpegang pada peringatan-peringatan-Nya
dan ketetapan yang diberikan-Nya kepada mereka.
(8) TUHAN, Allah kami, Engkau telah menjawab mereka,
Engkau Allah yang mengampuni bagi mereka,
tetapi yang membalas perbuatan-perbuatan mereka.
(9) Tinggikanlah TUHAN, Allah kita,
dan sujudlah menyembah di hadapan gunung-Nya yang kudus! Sebab kuduslah TUHAN, Allah kita!

Mazmur 100
Pujilah Allah dalam bait-Nya
(1) Mazmur untuk korban syukur.
Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi!
(2) Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita,
datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!
(3) Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah;
Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita,
umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.
(4) Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur,
ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian,
bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!
(5) Sebab TUHAN itu baik,
kasih setia-Nya untuk selama-lamanya,
dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.
----------------------------------------------
Lagu2 Puji Pujian
---------------------

No.11 Terima Kasih Tuhan

Hanya dalam kasihMu Tuhan
Hanya saja namaMu Tuhan
Tempatku berlindung
Tempatku berteduh
Tempat ku mengadu

Hanya dalam kuasaMu Tuhan
Hanya saja padaMu Tuhan
Tempatku memohon
Tempatku meminta
Tempatku berdoa

Terima kasih Tuhan
Terima kasih Bapa
Dalam lindunganMu
Engkau pelihara kami
Dengan kasih sayang
Terima kasih Tuhan
Terima kasih Bapa
Dalam kegelapanku
Engkau menuntunku
Dengan penuh kasih sayang
----------------------------
Elia Pandean , Christy , Monica - TERIMA KASIH TUHAN

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=sEPXb_miOpc&feature=youtube_gdata_player
*******************************

No. 12. Kau lah Harapanku

Bukan dengan kekuatanku
Ku dapat jalani hidupku
Tanpa Tuhan yang disampingku
Ku tak mampu sendiri
Engkaulah kuatku
Yang menopangku

Reff :
Kupandang wajah-Mu dan berseru
Pertolonganku datang dari-Mu
Peganglah tanganku, jangan lepaskan
Kaulah harapan dalam hidupku
-------------------------------
Kaulah Harapan - Sari Simorangkir

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=HBu4DQ8z1VU&feature=youtube_gdata_player
********************************
***************
Puji Tuhan ,Trima Kasih Tuhan atas kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini.Tuhan kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu, Terpujilah Tuhan ,didalam Nama Tuhan Yesus Kristus Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita ,semua ini kami mohonkan . Puji Tuhan , Haleluyah, Amin.

** have a nice day *
°˚˚° Happy Friday. °˚˚°
° May God Bless you °
° Today and Always °
°˚˚°
Sumber: [Muktiana Gumelar]
www.renunganharian.net
Copyright - SABDA.org -
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh
Jumat, 11 Juli 2014

11. Jul, 2014

***CPG (Christian Pocket Guide) .- Thursday, 10 July 2014

***CPG (Christian Pocket Guide) .- Thursday, 10 July 2014

***CPG (Christian Pocket Guide) .- Thursday, 10 July 2014

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Segalanya Tidak Masuk Akal
10 Juli 2014

Bacaan Hari ini:
Ayub 42:1-3, 6 "Maka jawab Ayub kepada TUHAN: "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal. Firman-Mu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui. Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

--------------------------------------
Pesan Sponsor :
T-Shirt worldcup HANYA 79rb
http://goo.gl/HiZfmD
--------------------------------------

Ketimbang bertanya "mengapa?" pada Allah, Anda perlu belajar untuk mempercayai-Nya dalam segala hal yang tidak dapat Anda mengerti.

Dalam pasal ke 37 kitab Ayub, Ayub bertanya "pertanyaan mengapa":
"Mengapa hal ini terjadi padaku? Mengapa Kau membiarkan ini terjadi? Mengapa aku begitu sengsara? Mengapa begitu banyak kekhawatiran? Mengapa Kau belum menjawab doa-doaku?"

Namun dalam pasal 38, Ayub berhenti bertanya "mengapa."
Dan Allah, berkata, "Sekarang Aku ingin mengajukanmu beberapa pertanyaan."
Dan pada kedua pasal berikutnya, Allah pun mengajukan pertanyaan dengan bertubi-tubi, yang hanya bisa dijawab oleh-Nya.

Allah bertanya hal-hal seperti ini, "Di mana kau ketika Aku menciptakan alam semesta? Bisakah kau menjelaskan hukum gravitasi?"
Dan, setelah dua pasal tersebut, Ayub menyadari bahwa ia hanyalah seorang manusia, dan pengetahuannya terbatas.
Siapakah dia mempertanyakan Allah?

Ayub berhenti bertanya, dan mulai percaya.
Jawabnya kepada Allah, "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal. Firman-Mu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui. Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu" (Ayub 42:1-3, 6).

Apa yang Anda lakukan dalam situasi ketika Anda tidak bisa melihat gambaran besar Allah, rancangan Allah, hal-hal yang tidak Anda mengerti dan tidak masuk akal buat Anda?

Ingatkan diri Anda dengan hal-hal tentang Allah yang Anda tahu.
Bahkan di tengah-tengah keraguannya, Ayub menegaskan apa yang ia tahu benar tentang Allah:
Allah adalah kasih (Ayub 10:12), Allah berkuasa (Ayub 36:22), Allah yang memegang kendali (Ayub 34:13), Allah punya rencana untuk hidupnya (Ayub 23:14), Allah akan melindunginya (Ayub 5:11).

Saya tidak tahu apa yang sedang Anda hadapi dalam hidup, tapi biarkan saya mengatakan ini:
Allah begitu bersemangat dan dengan seksama mengetahui setiap detail yang sedang Anda alami sekarang.
Dia memperhatikan setiap napas Anda.
Tidak ada yang luput dari perhatian-Nya.

Anda mungkin tidak mengerti mengapa Anda mengalami apa yang sedang Anda alami, tetapi Anda perlu katakan ini pada Allah:
"Aku tahu Kau Allah yang baik; Aku tahu Kau mengasihiku; Aku tahu Kau punya kuasa; Aku tahu Kau memperhatikan setiap detail kehidupanku; Aku tahu Kau memegang kendali; Aku tahu Kau punya rencana; Aku tahu Kau akan melindungiku."
Tetaplah percaya pada Allah-apa pun yang terjadi.

Apa pun yang sedang Anda alami, beritahu Allah apa yang benar-benar Anda rasakan.
Dia bisa menanganinya!
Terima bantuan dari orang lain.
Berhenti bertanya "mengapa", dan mulai mempercayai Allah untuk hal-hal yang tidak Anda mengerti.

Renungkan hal ini:

Apa saja hal-hal yang Anda tahu benar tentang Allah?
Bagaimana Anda tahu itu semua benar?
Bagaimana kebenaran-kebenaran tersebut membantu Anda untuk lebih percaya pada Allah?

Tulis sebuah doa untuk Allah yang menegaskan tentang siapa Dia, mengapa Anda bisa percaya pada-Nya, dan yang mengungkapkan rasa syukur Anda atas kasih dan perhatian-Nya kepada Anda.
____________________________________

Bacaan Alkitab Setahun :
Ayub 41-42; Kisah Para Rasul 16:19-40

Ayub 41
(1) (40-20) "Dapatkah engkau menarik buaya dengan kail, atau mengimpit lidahnya dengan tali? (2) (40-21) Dapatkah engkau mengenakan tali rotan pada hidungnya, mencocok rahangnya dengan kaitan? (3) (40-22) Mungkinkah ia mengajukan banyak permohonan belas kasihan kepadamu, atau berbicara dengan lemah lembut kepadamu? (4) (40-23) Mungkinkah ia mengikat perjanjian dengan engkau, sehingga engkau mengambil dia menjadi hamba untuk selama-lamanya? (5) (40-24) Dapatkah engkau bermain-main dengan dia seperti dengan burung, dan mengikat dia untuk anak-anakmu perempuan? (6) (40-25) Mungkinkah kawan-kawan nelayan memperdagangkan dia, atau membagi-bagikan dia di antara pedagang-pedagang? (7) (40-26) Dapatkah engkau menusuki kulitnya dengan serampang, dan kepalanya dengan tempuling? (8) (40-27) Letakkan tanganmu ke atasnya! Ingatlah pertarungannya! Engkau takkan melakukannya lagi! (9) (40-28) Sesungguhnya, harapanmu hampa! Baru saja melihat dia, orang sudah terbanting. (10) (41-1) Orang yang nekatpun takkan berani membangkitkan marahnya. Siapakah yang dapat bertahan di hadapan Aku? (11) (41-2) Siapakah yang menghadapi Aku, yang Kubiarkan tetap selamat? Apa yang ada di seluruh kolong langit, adalah kepunyaan-Ku. (12) (41-3) Aku tidak akan berdiam diri tentang anggota-anggota badannya, tentang keperkasaannya dan perawakannya yang tampan. (13) (41-4) Siapakah dapat menyingkapkan pakaian luarnya? Baju zirahnya yang berlapis dua, siapakah dapat menembusnya? (14) (41-5) Siapa dapat membuka pintu moncongnya? Di sekeliling giginya ada kengerian. (15) (41-6) Punggungnya adalah perisai-perisai yang bersusun, terlekat rapat seperti meterai. (16) (41-7) Rapat hubungannya yang satu dengan yang lain, sehingga angin tidak dapat masuk; (17) (41-8) yang satu melekat pada yang lain, bertautan tak terceraikan lagi. (18) (41-9) Bersinnya menyinarkan cahaya, matanya laksana merekahnya fajar. (19) (41-10) Dari dalam mulutnya keluar suluh, dan berpancaran bunga api. (20) (41-11) Dari dalam lubang hidungnya mengepul uap bagaikan dari dalam belanga yang mendidih dan menggelegak isinya. (21) (41-12) Nafasnya menyalakan bara, dan nyala api keluar dari dalam mulutnya. (22) (41-13) Di dalam tengkuknya ada kekuatan; ketakutan berlompatan di hadapannya. (23) (41-14) Daging gelambirnya berlekatan, melekat padanya, tidak tergerak. (24) (41-15) Hatinya keras seperti batu, keras seperti batu kilangan bawah. (25) (41-16) Bila ia bangkit, maka semua yang berkuasa menjadi gentar, menjadi bingung karena ketakutan. (26) (41-17) Bila ia diserang dengan pedang, ia tidak mempan, demikian juga dengan tombak, seligi atau lembing. (27) (41-18) Besi dirasanya seperti jerami, tembaga seperti kayu lapuk. (28) (41-19) Anak panah tidak dapat menghalau dia, batu umban seolah-olah berubah padanya menjadi jerami. (29) (41-20) Gada dianggapnya jerami dan ia menertawakan desingan lembing. (30) (41-21) Pada bagian bawahnya ada tembikar yang runcing; ia membujur di atas lumpur seperti pengeretan pengirik. (31) (41-22) Lubuk dibuatnya berbual-bual seperti periuk, laut dijadikannya tempat memasak campuran rempah-rempah. (32) (41-23) Ia meninggalkan jejak yang bercahaya, sehingga samudera raya disangka orang rambut putih. (33) (41-24) Tidak ada taranya di atas bumi; itulah makhluk yang tidak mengenal takut. (34) (41-25) Segala yang tinggi takut kepadanya; ia adalah raja atas segala binatang yang ganas."

Ayub 42
Ayub mencabut perkataannya dan menyesalkan diri
(1) Maka jawab Ayub kepada TUHAN: (2) "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal. (3) Firman-Mu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui. (4) Firman-Mu: Dengarlah, maka Akulah yang akan berfirman; Aku akan menanyai engkau, supaya engkau memberitahu Aku. (5) Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. (6) Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

Keadaan Ayub dipulihkan

(7) Setelah TUHAN mengucapkan firman itu kepada Ayub, maka firman TUHAN kepada Elifas, orang Teman: "Murka-Ku menyala terhadap engkau dan terhadap kedua sahabatmu, karena kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub. (8) Oleh sebab itu, ambillah tujuh ekor lembu jantan dan tujuh ekor domba jantan dan pergilah kepada hamba-Ku Ayub, lalu persembahkanlah semuanya itu sebagai korban bakaran untuk dirimu, dan baiklah hamba-Ku Ayub meminta doa untuk kamu, karena hanya permintaannyalah yang akan Kuterima, supaya Aku tidak melakukan aniaya terhadap kamu, sebab kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub." (9) Maka pergilah Elifas, orang Teman, Bildad, orang Suah, dan Zofar, orang Naama, lalu mereka melakukan seperti apa yang difirmankan TUHAN kepada mereka. Dan TUHAN menerima permintaan Ayub. (10) Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu. (11) Kemudian datanglah kepadanya semua saudaranya laki-laki dan perempuan dan semua kenalannya yang lama, dan makan bersama-sama dengan dia di rumahnya. Mereka menyatakan turut berdukacita dan menghibur dia oleh karena segala malapetaka yang telah ditimpakan TUHAN kepadanya, dan mereka masing-masing memberi dia uang satu kesita dan sebuah cincin emas. (12) TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya yang selanjutnya lebih dari pada dalam hidupnya yang dahulu; ia mendapat empat belas ribu ekor kambing domba, dan enam ribu unta, seribu pasang lembu, dan seribu ekor keledai betina. (13) Ia juga mendapat tujuh orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan; (14) dan anak perempuan yang pertama diberinya nama Yemima, yang kedua Kezia dan yang ketiga Kerenhapukh. (15) Di seluruh negeri tidak terdapat perempuan yang secantik anak-anak Ayub, dan mereka diberi ayahnya milik pusaka di tengah-tengah saudara-saudaranya laki-laki. (16) Sesudah itu Ayub masih hidup seratus empat puluh tahun lamanya; ia melihat anak-anaknya dan cucu-cucunya sampai keturunan yang keempat. (17) Maka matilah Ayub, tua dan lanjut umur.

KIsah Para Rasul 16:19-40
Kepala penjara Filipi
(19) Ketika tuan-tuan perempuan itu melihat, bahwa harapan mereka akan mendapat penghasilan lenyap, mereka menangkap Paulus dan Silas, lalu menyeret mereka ke pasar untuk menghadap penguasa. (20) Setelah mereka membawa keduanya menghadap pembesar-pembesar kota itu, berkatalah mereka, katanya: "Orang-orang ini mengacau kota kita ini, karena mereka orang Yahudi, (21) dan mereka mengajarkan adat istiadat, yang kita sebagai orang Rum tidak boleh menerimanya atau menurutinya." (22) Juga orang banyak bangkit menentang mereka. Lalu pembesar-pembesar kota itu menyuruh mengoyakkan pakaian dari tubuh mereka dan mendera mereka. (23) Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh. (24) Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat. (25) Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. (26) Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. (27) Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri. (28) Tetapi Paulus berseru dengan suara nyaring, katanya: "Jangan celakakan dirimu, sebab kami semuanya masih ada di sini!" (29) Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh, lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas. (30) Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?" (31) Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu." (32) Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya. (33) Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis. (34) Lalu ia membawa mereka ke rumahnya dan menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah. (35) Setelah hari siang pembesar-pembesar kota menyuruh pejabat-pejabat kota pergi kepada kepala penjara dengan pesan: "Lepaskanlah kedua orang itu!" (36) Kepala penjara meneruskan pesan itu kepada Paulus, katanya: "Pembesar-pembesar kota telah menyuruh melepaskan kamu; jadi keluarlah kamu sekarang dan pergilah dengan selamat!" (37) Tetapi Paulus berkata kepada orang-orang itu: "Tanpa diadili mereka telah mendera kami, warganegara-warganegara Roma, di muka umum, lalu melemparkan kami ke dalam penjara. Sekarang mereka mau mengeluarkan kami dengan diam-diam? Tidak mungkin demikian! Biarlah mereka datang sendiri dan membawa kami ke luar." (38) Pejabat-pejabat itu menyampaikan perkataan itu kepada pembesar-pembesar kota. Ketika mereka mendengar, bahwa Paulus dan Silas adalah orang Rum, maka takutlah mereka. (39) Mereka datang minta maaf lalu membawa kedua rasul itu ke luar dan memohon, supaya mereka meninggalkan kota itu. (40) Lalu mereka meninggalkan penjara itu dan pergi ke rumah Lidia; dan setelah bertemu dengan saudara-saudara di situ dan menghiburkan mereka, berangkatlah kedua rasul itu.
____________________________________

Tuhan itu baik, Tuhan itu maha kasih, Tuhan itu adil. Tidak akan ada yang dapat menyelami kasih-Nya dalam hidup Anda. Dia sangat mengenal Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
____________________________________

Lagu2 Puji Pujian
---------------------

No.11 Terima Kasih Tuhan

Hanya dalam kasihMu Tuhan
Hanya saja namaMu Tuhan
Tempatku berlindung
Tempatku berteduh
Tempat ku mengadu

Hanya dalam kuasaMu Tuhan
Hanya saja padaMu Tuhan
Tempatku memohon
Tempatku meminta
Tempatku berdoa

Terima kasih Tuhan
Terima kasih Bapa
Dalam lindunganMu
Engkau pelihara kami
Dengan kasih sayang
Terima kasih Tuhan
Terima kasih Bapa
Dalam kegelapanku
Engkau menuntunku
Dengan penuh kasih sayang
----------------------------
Elia Pandean , Christy , Monica - TERIMA KASIH TUHAN

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=sEPXb_miOpc&feature=youtube_gdata_player
*******************************

No. 12. Kau lah Harapanku

Bukan dengan kekuatanku
Ku dapat jalani hidupku
Tanpa Tuhan yang disampingku
Ku tak mampu sendiri
Engkaulah kuatku
Yang menopangku

Reff :
Kupandang wajah-Mu dan berseru
Pertolonganku datang dari-Mu
Peganglah tanganku, jangan lepaskan
Kaulah harapan dalam hidupku
-------------------------------
Kaulah Harapan - Sari Simorangkir

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=HBu4DQ8z1VU&feature=youtube_gdata_player
********************************
***************
Puji Tuhan ,Trima Kasih Tuhan atas kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini.Tuhan kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu, Terpujilah Tuhan ,didalam Nama Tuhan Yesus Kristus Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita ,semua ini kami mohonkan . Puji Tuhan , Haleluyah, Amin.

** have a nice day *
°˚˚° Happy Thursday. °˚˚°
° May God Bless you °
° Today and Always °
°˚˚°
Sumber: [Muktiana Gumelar]
NEW!
App CPG (Christian Pocket Guide) utk Android dgn fitur baru Radio, Video, Karaoke, Renungan Harian,dll!
Yuk download di Google Play:
http://goo.gl/8I4d7w

11. Jul, 2014

<< Renungan Harian Kamis, 10 Juli 2014 >>

<< Renungan Harian Kamis, 10 Juli 2014 >>

Renungan Harian ***
Juli 2014

<< Renungan Harian Kamis, 10 Juli 2014 >>
Doa : Hal berdoa (Matius 6:5-15)
-------------------------
Judul: Tim Paulus
Baca: Filipi 4:2-9
Anats: Filipi 4:3
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 88-91
------------------------
Bacaan Alkitab : Filipi 4:2-9
Nasihat-nasihat terakhir
(2) Euodia kunasihati dan Sintikhe kunasihati, supaya sehati sepikir dalam Tuhan. (3) Bahkan, kuminta kepadamu juga, Sunsugos, temanku yang setia: tolonglah mereka. Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam pekabaran Injil, bersama-sama dengan Klemens dan kawan-kawanku sekerja yang lain, yang nama-namanya tercantum dalam kitab kehidupan. (4) Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! (5) Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! (6) Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. (7) Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. (8) Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. (9) Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.
----------------------------
Ayat Nats : Filipi 4:3
(3) Bahkan, kuminta kepadamu juga, Sunsugos, temanku yang setia: tolonglah mereka. Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam pekabaran Injil, bersama-sama dengan Klemens dan kawan-kawanku sekerja yang lain, yang nama-namanya tercantum dalam kitab kehidupan.
----------------------------

Tampilan cetak
Kamis, 10 Juli 2014

Bacaan : Filipi 4:2-9
Setahun : Mazmur 88-91
Nats : Bahkan, kuminta kepadamu juga, Sunsugos, temanku yang setia: Tolonglah mereka. Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam pekabaran Injil, bersama-sama dengan Klemens dan kawan-kawan sekerjaku yang lain. (Filipi 4:3)

TIM PAULUS

Saya terkesan dengan kegiatan misi sebuah kelompok pelayanan dari Bekasi, Jawa Barat. Tuhan menaruh kerinduan dalam hati mereka untuk memberitakan Injil ke bangsa-bangsa. Setiap orang antusias untuk terlibat di dalamnya, mulai dari anak-anak sampai mereka yang telah berusia lanjut. Mereka pergi ke negara sasaran, melayani jemaat Indonesia di sana, berdoa bersama bagi negara tersebut, membagikan bingkisan, dan sebagainya.

Saya pernah beranggapan bahwa Paulus termasuk "manusia super" yang bisa melakukan segala sesuatu seorang diri. Rupanya saya keliru. Dalam menuntaskan tugas pekabaran Injil, ia tidak berjuang sendiri. Ada beberapa saudara seiman yang berjuang bersamanya. Ada Euodia dan Sintikhe yang dinasihati agar sehati sepikir dalam Tuhan (ay. 2), ada Sunsugos yang disebut "teman yang setia" (ay. 3), ada pula Klemens, dan beberapa orang yang tidak disebutkan namanya oleh Paulus. Mereka bagian dari "tim pekabaran Injil" yang sama-sama berjuang demi terselesaikannya tugas pelayanan yang Allah berikan.

Tugas pekabaran Injil adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya milik satu orang atau satu kelompok tertentu. Mungkin kita tidak termasuk dalam tim pelayanan misi, tetapi kita dapat tetap terlibat dalam pekabaran Injil. Misalnya, mendoakan para pelayan Injil, memberi persembahan untuk misi, atau menyediakan kebutuhan mereka yang melakukan perjalanan misi. Baik mereka yang di lapangan maupun yang "di balik layar", semua sama pentingnya di hadapan Tuhan. --Go Hok Jin /Renungan Harian

TANGGUNG JAWAB YANG DIPIKUL BERSAMA TIDAK TERASA BERAT,
TERUTAMA SAAT TIAP ORANG MELAKUKAN BAGIANNYA DENGAN BAIK.


Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/

---------------------------------------------------------------
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 88-91

Mazmur 88
Doa pada waktu sakit payah
(1) Nyanyian. Mazmur bani Korah. Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Mahalat Leanot. Nyanyian pengajaran Heman, orang Ezrahi.
(88-2) Ya TUHAN, Allah yang menyelamatkan aku,
siang hari aku berseru-seru,
pada waktu malam aku menghadap Engkau.
(2) (88-3) Biarlah doaku datang ke hadapan-Mu,
sendengkanlah telinga-Mu kepada teriakku;
(3) (88-4) sebab jiwaku kenyang dengan malapetaka,
dan hidupku sudah dekat dunia orang mati.
(4) (88-5) Aku telah dianggap termasuk orang-orang yang turun ke liang kubur;
aku seperti orang yang tidak berkekuatan.
(5) (88-6) Aku harus tinggal di antara orang-orang mati,
seperti orang-orang yang mati dibunuh, terbaring dalam kubur,
yang tidak Kauingat lagi,
sebab mereka terputus dari kuasa-Mu.
(6) (88-7) Telah Kautaruh aku dalam liang kubur yang paling bawah,
dalam kegelapan, dalam tempat yang dalam.
(7) (88-8) Aku tertekan oleh panas murka-Mu,
dan segala pecahan ombak-Mu Kautindihkan kepadaku. Sela
(8) (88-9) Telah Kaujauhkan kenalan-kenalanku dari padaku,
telah Kaubuat aku menjadi kekejian bagi mereka.
Aku tertahan dan tidak dapat keluar;
(9) (88-10) mataku merana karena sengsara.
Aku telah berseru kepada-Mu, ya TUHAN, sepanjang hari,
telah mengulurkan tanganku kepada-Mu.
(10) (88-11) Apakah Kaulakukan keajaiban bagi orang-orang mati?
Masakan arwah bangkit untuk bersyukur kepada-Mu? Sela
(11) (88-12) Dapatkah kasih-Mu diberitakan di dalam kubur,
dan kesetiaan-Mu di tempat kebinasaan?
(12) (88-13) Diketahui orangkah keajaiban-keajaiban-Mu dalam kegelapan,
dan keadilan-Mu di negeri segala lupa?
(13) (88-14) Tetapi aku ini, ya TUHAN, kepada-Mu aku berteriak minta tolong,
dan pada waktu pagi doaku datang ke hadapan-Mu.
(14) (88-15) Mengapa, ya TUHAN, Kaubuang aku,
Kausembunyikan wajah-Mu dari padaku?
(15) (88-16) Aku tertindas dan menjadi inceran maut sejak kecil,
aku telah menanggung kengerian dari pada-Mu, aku putus asa.
(16) (88-17) Kehangatan murka-Mu menimpa aku,
kedahsyatan-Mu membungkamkan aku,
(17) (88-18) mengelilingi aku seperti air banjir sepanjang hari,
mengepung aku serentak.
(18) (88-19) Telah Kaujauhkan dari padaku sahabat dan teman,
kenalan-kenalanku adalah kegelapan.

Mazmur 89
Kesetiaan TUHAN kepada Daud
(1) Nyanyian pengajaran Etan, orang Ezrahi.
(89-2) Aku hendak menyanyikan kasih setia TUHAN selama-lamanya,
hendak memperkenalkan kesetiaan-Mu dengan mulutku turun-temurun.
(2) (89-3) Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya;
kesetiaan-Mu tegak seperti langit.
(3) (89-4) Engkau telah berkata: "Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku,
Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku:
(4) (89-5) Untuk selama-lamanya Aku hendak menegakkan anak cucumu,
dan membangun takhtamu turun-temurun." Sela
(5) (89-6) Sebab itu langit bersyukur karena keajaiban-keajaiban-Mu, ya TUHAN,
bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaah orang-orang kudus.
(6) (89-7) Sebab siapakah di awan-awan yang sejajar dengan TUHAN,
yang sama seperti TUHAN di antara penghuni sorgawi?
(7) (89-8) Allah disegani dalam kalangan orang-orang kudus,
dan sangat ditakuti melebihi semua yang ada di sekeliling-Nya.
(8) (89-9) Ya TUHAN, Allah semesta alam, siapakah seperti Engkau?
Engkau kuat, ya TUHAN, dan kesetiaan-Mu ada di sekeliling-Mu.
(9) (89-10) Engkaulah yang memerintah kecongkakan laut,
pada waktu naik gelombang-gelombangnya, Engkau juga yang meredakannya.
(10) (89-11) Engkaulah yang meremukkan Rahab seperti orang terbunuh,
dengan lengan-Mu yang kuat Engkau telah mencerai-beraikan musuh-Mu.
(11) (89-12) Punya-Mulah langit, punya-Mulah juga bumi,
dunia serta isinya Engkaulah yang mendasarkannya.
(12) (89-13) Utara dan selatan, Engkaulah yang menciptakannya,
Tabor dan Hermon bersorak-sorai karena nama-Mu.
(13) (89-14) Punya-Mulah lengan yang perkasa,
kuat tangan-Mu dan tinggi tangan kanan-Mu.
(14) (89-15) Keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Mu,
kasih dan kesetiaan berjalan di depan-Mu.
(15) (89-16) Berbahagialah bangsa yang tahu bersorak-sorai,
ya TUHAN, mereka hidup dalam cahaya wajah-Mu;
(16) (89-17) karena nama-Mu mereka bersorak-sorak sepanjang hari,
dan karena keadilan-Mu mereka bermegah.
(17) (89-18) Sebab Engkaulah kemuliaan kekuatan mereka,
dan karena Engkau berkenan, tanduk kami meninggi.
(18) (89-19) Sebab perisai kita kepunyaan TUHAN,
dan raja kita kepunyaan Yang Kudus Israel.
(19) (89-20) Pernah Engkau berbicara dalam penglihatan
kepada orang-orang yang Kaukasihi, kata-Mu:
"Telah Kutaruh mahkota di atas kepala seorang pahlawan,
telah Kutinggikan seorang pilihan dari antara bangsa itu.
(20) (89-21) Aku telah mendapat Daud, hamba-Ku;
Aku telah mengurapinya dengan minyak-Ku yang kudus,
(21) (89-22) maka tangan-Ku tetap dengan dia,
bahkan lengan-Ku meneguhkan dia.
(22) (89-23) Musuh tidak akan menyergapnya,
dan orang curang tidak akan menindasnya.
(23) (89-24) Aku akan menghancurkan lawannya dari hadapannya,
dan orang-orang yang membencinya akan Kubunuh.
(24) (89-25) Kesetiaan-Ku dan kasih-Ku menyertai dia,
dan oleh karena nama-Ku tanduknya akan meninggi.
(25) (89-26) Aku akan membuat tangannya menguasai laut,
dan tangan kanannya menguasai sungai-sungai.
(26) (89-27) Diapun akan berseru kepada-Ku: 'Bapaku Engkau,
Allahku dan gunung batu keselamatanku.'
(27) (89-28) Akupun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung,
menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi.
(28) (89-29) Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia untuk selama-lamanya,
dan perjanjian-Ku teguh bagi dia.
(29) (89-30) Aku menjamin akan adanya anak cucunya sampai selama-lamanya,
dan takhtanya seumur langit.
(30) (89-31) Jika anak-anaknya meninggalkan Taurat-Ku
dan mereka tidak hidup menurut hukum-Ku,
(31) (89-32) jika ketetapan-Ku mereka langgar
dan tidak berpegang pada perintah-perintah-Ku,
(32) (89-33) maka Aku akan membalas pelanggaran mereka dengan gada,
dan kesalahan mereka dengan pukulan-pukulan.
(33) (89-34) Tetapi kasih setia-Ku tidak akan Kujauhkan dari padanya
dan Aku tidak akan berlaku curang dalam hal kesetiaan-Ku.
(34) (89-35) Aku tidak akan melanggar perjanjian-Ku,
dan apa yang keluar dari bibir-Ku tidak akan Kuubah.
(35) (89-36) Sekali Aku bersumpah demi kekudusan-Ku,
tentulah Aku tidak akan berbohong kepada Daud:
(36) (89-37) Anak cucunya akan ada untuk selama-lamanya,
dan takhtanya seperti matahari di depan mata-Ku,
(37) (89-38) seperti bulan yang ada selama-lamanya,
suatu saksi yang setia di awan-awan." Sela
(38) (89-39) Tetapi Engkau sendiri menolak dan membuang,
menjadi gemas kepada orang yang Kauurapi,
(39) (89-40) membatalkan perjanjian dengan hamba-Mu,
menajiskan mahkotanya laksana debu,
(40) (89-41) melanda segala temboknya,
membuat kubu-kubunya menjadi reruntuhan.
(41) (89-42) Semua orang yang lewat di jalan merampoknya,
dan ia menjadi cela bagi tetangganya.
(42) (89-43) Engkau telah meninggikan tangan kanan para lawannya,
telah membuat semua musuhnya bersukacita.
(43) (89-44) Juga Kaubalikkan mata pedangnya,
dan tidak membuat dia dapat bertahan dalam peperangan.
(44) (89-45) Engkau menghentikan kegemilangannya,
dan takhtanya Kaucampakkan ke bumi.
(45) (89-46) Kaupendekkan masa mudanya,
Kauselubungi dia dengan malu. Sela
(46) (89-47) Berapa lama lagi, ya TUHAN, Engkau bersembunyi terus-menerus,
berkobar-kobar murka-Mu laksana api?
(47) (89-48) Ingatlah apa umur hidup itu,
betapa sia-sia Kauciptakan semua anak manusia!
(48) (89-49) Siapakah orang yang hidup dan yang tidak mengalami kematian,
yang dapat meluputkan nyawanya dari kuasa dunia orang mati? Sela
(49) (89-50) Di manakah kasih setia-Mu yang mula-mula, ya Tuhan,
yang telah Kaujanjikan dengan sumpah kepada Daud demi kesetiaan-Mu?
(50) (89-51) Ingatlah cela hamba-Mu, ya Tuhan,
bahwa dalam dadaku aku menanggung penghinaan segala bangsa,
(51) (89-52) yang dilontarkan oleh musuh-musuh-Mu, ya TUHAN,
yang dilontarkan mencela jejak langkah orang yang Kauurapi.
(52) (89-53) Terpujilah TUHAN untuk selama-lamanya!
Amin, ya amin.

Mazmur 90
Allah, tempat perlindungan yang kekal
(1) Doa Musa, abdi Allah.
Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami
turun-temurun.
(2) Sebelum gunung-gunung dilahirkan,
dan bumi dan dunia diperanakkan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah.
(3) Engkau mengembalikan manusia kepada debu,
dan berkata: "Kembalilah, hai anak-anak manusia!"
(4) Sebab di mata-Mu seribu tahun
sama seperti hari kemarin, apabila berlalu,
atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.
(5) Engkau menghanyutkan manusia; mereka seperti mimpi,
seperti rumput yang bertumbuh,
(6) di waktu pagi berkembang dan bertumbuh,
di waktu petang lisut dan layu.
(7) Sungguh, kami habis lenyap karena murka-Mu,
dan karena kehangatan amarah-Mu kami terkejut.
(8) Engkau menaruh kesalahan kami di hadapan-Mu,
dan dosa kami yang tersembunyi dalam cahaya wajah-Mu.
(9) Sungguh, segala hari kami berlalu karena gemas-Mu,
kami menghabiskan tahun-tahun kami seperti keluh.
(10) Masa hidup kami tujuh puluh tahun
dan jika kami kuat, delapan puluh tahun,
dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan;
sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.
(11) Siapakah yang mengenal kekuatan murka-Mu
dan takut kepada gemas-Mu?
(12) Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian,
hingga kami beroleh hati yang bijaksana.
(13) Kembalilah, ya TUHAN--berapa lama lagi? --
dan sayangilah hamba-hamba-Mu!
(14) Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu,
supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami.
(15) Buatlah kami bersukacita seimbang dengan hari-hari Engkau menindas kami,
seimbang dengan tahun-tahun kami mengalami celaka.
(16) Biarlah kelihatan kepada hamba-hamba-Mu perbuatan-Mu,
dan semarak-Mu kepada anak-anak mereka.
(17) Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami,
dan teguhkanlah perbuatan tangan kami,
ya, perbuatan tangan kami, teguhkanlah itu.

Mazmur 91
Dalam lindungan Allah
(1) Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi
dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa
(2) akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku,
Allahku, yang kupercayai."
(3) Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung,
dari penyakit sampar yang busuk.
(4) Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau,
di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung,
kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok.
(5) Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam,
terhadap panah yang terbang di waktu siang,
(6) terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap,
terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang.
(7) Walau seribu orang rebah di sisimu,
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,
tetapi itu tidak akan menimpamu.
(8) Engkau hanya menontonnya dengan matamu sendiri
dan melihat pembalasan terhadap orang-orang fasik.
(9) Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu,
Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu,
(10) malapetaka tidak akan menimpa kamu,
dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu;
(11) sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu
untuk menjaga engkau di segala jalanmu.
(12) Mereka akan menatang engkau di atas tangannya,
supaya kakimu jangan terantuk kepada batu.
(13) Singa dan ular tedung akan kaulangkahi,
engkau akan menginjak anak singa dan ular naga.
(14) "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya,
Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.
(15) Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab,
Aku akan menyertai dia dalam kesesakan,
Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.
(16) Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia,
dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku."
----------------------------------------------
Lagu2 Puji Pujian
---------------------

No.11 Terima Kasih Tuhan

Hanya dalam kasihMu Tuhan
Hanya saja namaMu Tuhan
Tempatku berlindung
Tempatku berteduh
Tempat ku mengadu

Hanya dalam kuasaMu Tuhan
Hanya saja padaMu Tuhan
Tempatku memohon
Tempatku meminta
Tempatku berdoa

Terima kasih Tuhan
Terima kasih Bapa
Dalam lindunganMu
Engkau pelihara kami
Dengan kasih sayang
Terima kasih Tuhan
Terima kasih Bapa
Dalam kegelapanku
Engkau menuntunku
Dengan penuh kasih sayang
----------------------------
Elia Pandean , Christy , Monica - TERIMA KASIH TUHAN

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=sEPXb_miOpc&feature=youtube_gdata_player
*******************************

No. 12. Kau lah Harapanku

Bukan dengan kekuatanku
Ku dapat jalani hidupku
Tanpa Tuhan yang disampingku
Ku tak mampu sendiri
Engkaulah kuatku
Yang menopangku

Reff :
Kupandang wajah-Mu dan berseru
Pertolonganku datang dari-Mu
Peganglah tanganku, jangan lepaskan
Kaulah harapan dalam hidupku
-------------------------------
Kaulah Harapan - Sari Simorangkir

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=HBu4DQ8z1VU&feature=youtube_gdata_player
********************************
***************
Puji Tuhan ,Trima Kasih Tuhan atas kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini.Tuhan kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu, Terpujilah Tuhan ,didalam Nama Tuhan Yesus Kristus Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita ,semua ini kami mohonkan . Puji Tuhan , Haleluyah, Amin.

** have a nice day *
°˚˚° Happy Thursday. °˚˚°
° May God Bless you °
° Today and Always °
°˚˚°
Sumber: [Muktiana Gumelar]
www.renunganharian.net
Copyright - SABDA.org -
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh
Kamis, 10 Juli 2014
,