15. Jul, 2014

<< Renungan Harian Senin, 14 Juli 2014 >>

<< Renungan Harian Senin, 14 Juli 2014 >>

Renungan Harian *
Juli 2014

<< Renungan Harian Senin, 14 Juli 2014 >>
Doa : Hal berdoa (Matius 6:5-15)
-------------------------
Judul: Takut Mengakui Kesalahan?
Baca: 1 Samuel 15:1-23
Anats: 1 Samuel 15:21
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 108-118
------------------------
Bacaan Alkitab : 1 Samuel 15:1-23
Saul ditolak sebagai raja
(1) Berkatalah Samuel kepada Saul: "Aku telah diutus oleh TUHAN untuk mengurapi engkau menjadi raja atas Israel, umat-Nya; oleh sebab itu, dengarkanlah bunyi firman TUHAN. (2) Beginilah firman TUHAN semesta alam: Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalang-halangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir. (3) Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai." (4) Lalu Saul memanggil rakyat berkumpul dan memeriksa barisan mereka di Telaim: ada dua ratus ribu orang pasukan berjalan kaki dan sepuluh ribu orang Yehuda. (5) Setelah Saul sampai ke kota orang Amalek, disuruhnyalah orang-orang menghadang di lembah. (6) Berkatalah Saul kepada orang Keni: "Berangkatlah, menjauhlah, pergilah dari tengah-tengah orang Amalek, supaya jangan kulenyapkan kamu bersama-sama dengan mereka. Bukankah kamu telah menunjukkan persahabatanmu kepada semua orang Israel, ketika mereka pergi dari Mesir?" Sesudah itu menjauhlah orang Keni dari tengah-tengah orang Amalek. (7) Lalu Saul memukul kalah orang Amalek mulai dari Hawila sampai ke Syur, yang di sebelah timur Mesir. (8) Agag, raja orang Amalek, ditangkapnya hidup-hidup, tetapi segenap rakyatnya ditumpasnya dengan mata pedang. (9) Tetapi Saul dan rakyat itu menyelamatkan Agag dan kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dan tambun, pula anak domba dan segala yang berharga: tidak mau mereka menumpas semuanya itu. Tetapi segala hewan yang tidak berharga dan yang buruk, itulah yang ditumpas mereka. (10) Lalu datanglah firman TUHAN kepada Samuel, demikian: (11) "Aku menyesal, karena Aku telah menjadikan Saul raja, sebab ia telah berbalik dari pada Aku dan tidak melaksanakan firman-Ku." Maka sakit hatilah Samuel dan ia berseru-seru kepada TUHAN semalam-malaman. (12) Lalu Samuel bangun pagi-pagi untuk bertemu dengan Saul, tetapi diberitahukan kepada Samuel, demikian: "Saul telah ke Karmel tadi dan telah didirikannya baginya suatu tanda peringatan; kemudian ia balik dan mengambil jurusan ke Gilgal." (13) Ketika Samuel sampai kepada Saul, berkatalah Saul kepadanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN; aku telah melaksanakan firman TUHAN." (14) Tetapi kata Samuel: "Kalau begitu apakah bunyi kambing domba, yang sampai ke telingaku, dan bunyi lembu-lembu yang kudengar itu?" (15) Jawab Saul: "Semuanya itu dibawa dari pada orang Amalek, sebab rakyat menyelamatkan kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dengan maksud untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allahmu; tetapi selebihnya telah kami tumpas." (16) Lalu berkatalah Samuel kepada Saul: "Sudahlah! Aku akan memberitahukan kepadamu apa yang difirmankan TUHAN kepadaku tadi malam." Kata Saul kepadanya: "Katakanlah." (17) Sesudah itu berkatalah Samuel: "Bukankah engkau, walaupun engkau kecil pada pemandanganmu sendiri, telah menjadi kepala atas suku-suku Israel? Dan bukankah TUHAN telah mengurapi engkau menjadi raja atas Israel? (18) TUHAN telah menyuruh engkau pergi, dengan pesan: Pergilah, tumpaslah orang-orang berdosa itu, yakni orang Amalek, berperanglah melawan mereka sampai engkau membinasakan mereka. (19) Mengapa engkau tidak mendengarkan suara TUHAN? Mengapa engkau mengambil jarahan dan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN?" (20) Lalu kata Saul kepada Samuel: "Aku memang mendengarkan suara TUHAN dan mengikuti jalan yang telah disuruh TUHAN kepadaku dan aku membawa Agag, raja orang Amalek, tetapi orang Amalek itu sendiri telah kutumpas. (21) Tetapi rakyat mengambil dari jarahan itu kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dari yang dikhususkan untuk ditumpas itu, untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allahmu, di Gilgal." (22) Tetapi jawab Samuel: "Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan. (23) Sebab pendurhakaan adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim. Karena engkau telah menolak firman TUHAN, maka Ia telah menolak engkau sebagai raja."
----------------------------
Ayat Nats : 1 Samuel 15:21
(21) Tetapi rakyat mengambil dari jarahan itu kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dari yang dikhususkan untuk ditumpas itu, untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allahmu, di Gilgal."
----------------------------

Tampilan cetak
Senin, 14 Juli 2014

Bacaan : 1 Samuel 15:1-23
Setahun : Mazmur 108-118
Nats : Tetapi rakyat mengambil dari jarahan itu kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dari yang dikhususkan untuk ditumpas itu, untuk mempersembahkan kurban kepada Tuhan, Allahmu, di Gilgal. (1 Samuel 15:21)

TAKUT MENGAKUI KESALAHAN?

Rupanya sudah menjadi sifat dasar manusia, ketika membuat kesalahan, ia sangat enggan untuk mengakuinya, malahan akan melemparkan kesalahan itu kepada orang lain, atau dengan kata lain mencari kambing hitam. Pada umumnya, kambing hitam ialah pihak yang tidak berdaya dan kedudukannya lebih rendah. Si pelaku mencari kambing hitam karena enggan disalahkan atau melindungi kepentingannya sendiri. Ia tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya.

Bacaan kita hari ini adalah mengenai Saul yang ditolak Tuhan menjadi raja. Ia menolak untuk taat kepada perintah Tuhan. Semestinya ia menumpas semua jarahan milik Bangsa Amalek, tetapi ia menjarah seolah-olah untuk kepentingan rakyatnya. Kemudian datanglah Nabi Samuel menemui dan menegur Saul atas tindakannya. Bukannya bertobat, Saul malah lari dari tanggung jawabnya dan melemparkan kesalahan kepada rakyat yang mengikutinya. Bukannya hadir dan membereskan masalah, Saul yang lari justru memperpanjang daftar masalah dan membuat ia kehilangan kepercayaan dari rakyatnya.

Kita, sebagai manusia, rentan berbuat kesalahan. Tuhan menghendaki agar kita memiliki kerendahan hati untuk menerima teguran dan jujur mengakui kesalahan yang kita perbuat. Pengakuan yang tulus menolong kita untuk tidak mengulangi kesalahan serupa. Dan, yang terutama, keterbukaan hati jauh lebih dihargai oleh Tuhan sehingga dengan demikian, ketika kita mengakui dosa kita, Dia akan mengampuni dan menyucikan kita dari kejahatan (1 Yoh 1:9). --Samuel Yudi S /Renungan Harian

PENGAMPUNAN TERSEDIA KETIKA KITA MEMILIKI KETERBUKAAN HATI
UNTUK MAU DITEGUR DAN MENGAKUI SEGALA PELANGGARAN KITA.


Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
-------------
(1 Yoh 1:9)- 1 Yohanes 1:9 .
(9) Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

---------------------------------------------------------------
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 108-118

Mazmur 108
Syukur dan doa
(1) Nyanyian. Mazmur Daud.
(108-2) Hatiku siap, ya Allah,
aku mau menyanyi, aku mau bermazmur.
Bangunlah, hai jiwaku,
(2) (108-3) bangunlah, hai gambus dan kecapi,
aku mau membangunkan fajar.
(3) (108-4) Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya TUHAN,
dan aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa;
(4) (108-5) sebab kasih-Mu besar mengatasi langit,
dan setia-Mu sampai ke awan-awan.
(5) (108-6) Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah,
dan biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi.
(6) (108-7) Supaya terluput orang-orang yang Kaucintai,
selamatkanlah dengan tangan kanan-Mu dan jawablah aku!
(7) (108-8) Allah telah berfirman di tempat kudus-Nya:
"Aku hendak beria-ria, Aku hendak membagi-bagikan Sikhem, dan lembah Sukot hendak Kuukur.
(8) (108-9) Gilead punya-Ku, Manasye punya-Ku,
Efraim ialah pelindung kepala-Ku, Yehuda ialah tongkat kerajaan-Ku,
(9) (108-10) Moab ialah tempat pembasuhan-Ku,
kepada Edom Aku melemparkan kasut-Ku,
dan karena Filistea Aku bersorak-sorai."
(10) (108-11) Siapakah yang akan membawa aku ke kota yang berkubu?
Siapakah yang menuntun aku ke Edom?
(11) (108-12) Bukankah Engkau, ya Allah, yang telah membuang kami,
dan yang tidak maju, ya Allah, bersama-sama bala tentara kami?
(12) (108-13) Berikanlah kepada kami pertolongan terhadap lawan,
sebab sia-sia penyelamatan dari manusia.
(13) (108-14) Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa,
sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.

Mazmur 109
Doa seorang yang kena fitnah
(1) Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud.
Ya Allah pujianku, janganlah berdiam diri!
(2) Sebab mulut orang fasik dan mulut penipu ternganga terhadap aku,
mereka berbicara terhadap aku dengan lidah dusta;
(3) dengan kata-kata kebencian mereka menyerang aku
dan memerangi aku tanpa alasan.
(4) Sebagai balasan terhadap kasihku mereka menuduh aku,
sedang aku mendoakan mereka.
(5) Mereka membalas kejahatan kepadaku ganti kebaikan
dan kebencian ganti kasihku.
(6) "Angkatlah seorang fasik atas dia,
dan biarlah seorang pendakwa berdiri di sebelah kanannya;
(7) apabila dihakimi, biarlah ia keluar sebagai orang bersalah,
dan biarlah doanya menjadi dosa.
(8) Biarlah umurnya berkurang,
biarlah jabatannya diambil orang lain.
(9) Biarlah anak-anaknya menjadi yatim,
dan isterinya menjadi janda.
(10) Biarlah anak-anaknya mengembara tidak keruan dan mengemis,
dan dihalau dari reruntuhan rumahnya.
(11) Biarlah penagih hutang menyita segala kepunyaannya,
dan orang-orang lain menjarah hasil jerih payahnya.
(12) Janganlah ada orang yang tetap menunjukkan kasihnya kepadanya,
dan janganlah ada orang yang sayang kepada anak-anaknya yang menjadi yatim.
(13) Biarlah dilenyapkan keturunannya,
dan dihapuskan namanya dalam angkatan yang kemudian.
(14) Biarlah kesalahan nenek moyangnya diingat-ingat di hadapan TUHAN,
dan janganlah dihapuskan dosa ibunya.
(15) Biarlah itu selalu diperhatikan TUHAN,
supaya ingatan kepada mereka dilenyapkan dari bumi.
(16) Oleh karena ia tidak ingat menunjukkan kasih,
tetapi mengejar orang sengsara dan miskin
dan orang yang hancur hati sampai mereka mati.
(17) Ia cinta kepada kutuk--biarlah itu datang kepadanya;
ia tidak suka kepada berkat--biarlah itu menjauh dari padanya.
(18) Ia memakai kutuk sebagai bajunya--
biarlah itu merembes seperti air ke dalam dirinya,
dan seperti minyak ke dalam tulang-tulangnya;
(19) biarlah itu baginya seperti pakaian yang dikenakannya,
sebagai ikat pinggang yang senantiasa dipakainya.
(20) Biarlah semuanya itu dari pihak TUHAN menjadi upah orang yang mendakwa aku,
dan upah orang-orang yang berkata-kata jahat terhadap aku."
(21) Tetapi Engkau, ya ALLAH, Tuhanku,
bertindaklah kepadaku oleh karena nama-Mu,
lepaskanlah aku oleh sebab kasih setia-Mu yang baik!
(22) Sebab sengsara dan miskin aku,
dan hatiku terluka dalam diriku;
(23) aku menghilang seperti bayang-bayang pada waktu memanjang,
aku dikebutkan seperti belalang.
(24) Lututku melentuk oleh sebab berpuasa,
dan badanku menjadi kurus, habis lemaknya.
(25) Aku telah menjadi cela bagi mereka;
melihat aku, mereka menggelengkan kepalanya.
(26) Tolonglah aku, ya TUHAN, Allahku,
selamatkanlah aku sesuai dengan kasih setia-Mu,
(27) supaya mereka tahu, bahwa tangan-Mulah ini,
bahwa Engkaulah, ya TUHAN, yang telah melakukannya.
(28) Biar mereka mengutuk, Engkau akan memberkati;
biarlah lawan-lawanku mendapat malu,
tetapi hamba-Mu ini kiranya bersukacita.
(29) Biarlah orang-orang yang mendakwa aku berpakaikan noda,
dan berselimutkan malunya sebagai jubah.
(30) Aku hendak bersyukur sangat kepada TUHAN dengan mulutku,
dan aku hendak memuji-muji Dia di tengah-tengah orang banyak.
(31) Sebab Ia berdiri di sebelah kanan orang miskin
untuk menyelamatkannya dari orang-orang yang menghukumnya.

Mazmur 110
Penobatan raja imam
(1) Mazmur Daud.
Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku:
"Duduklah di sebelah kanan-Ku,
sampai Kubuat musuh-musuhmu
menjadi tumpuan kakimu."
(2) Tongkat kekuatanmu akan diulurkan TUHAN dari Sion:
memerintahlah di antara musuhmu!
(3) Pada hari tentaramu bangsamu merelakan diri untuk maju
dengan berhiaskan kekudusan;
dari kandungan fajar
tampil bagimu keremajaanmu seperti embun.
(4) TUHAN telah bersumpah,
dan Ia tidak akan menyesal:
"Engkau adalah imam untuk selama-lamanya,
menurut Melkisedek."
(5) TUHAN ada di sebelah kananmu;
Ia meremukkan raja-raja pada hari murka-Nya,
(6) Ia menghukum bangsa-bangsa, sehingga mayat-mayat bergelimpangan;
Ia meremukkan orang-orang yang menjadi kepala di negeri luas.
(7) Dari sungai di tepi jalan ia minum,
oleh sebab itu ia mengangkat kepala.

Mazmur 111
Kebajikan Allah
(1) Haleluya! Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati,
dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah.
(2) Besar perbuatan-perbuatan TUHAN,
layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya.
(3) Agung dan bersemarak pekerjaan-Nya,
dan keadilan-Nya tetap untuk selamanya.
(4) Perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib dijadikan-Nya peringatan;
TUHAN itu pengasih dan penyayang.
(5) Diberikan-Nya rezeki kepada orang-orang yang takut akan Dia.
Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya.
(6) Kekuatan perbuatan-Nya diberitakan-Nya kepada umat-Nya,
dengan memberikan kepada mereka milik pusaka bangsa-bangsa.
(7) Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan,
segala titah-Nya teguh,
(8) kokoh untuk seterusnya dan selamanya,
dilakukan dalam kebenaran dan kejujuran.
(9) Dikirim-Nya kebebasan kepada umat-Nya,
diperintahkan-Nya supaya perjanjian-Nya itu untuk selama-lamanya;
nama-Nya kudus dan dahsyat.
(10) Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN,
semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.

Mazmur 112
Bahagia orang benar
(1) Haleluya!
Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN,
yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.
(2) Anak cucunya akan perkasa di bumi;
angkatan orang benar akan diberkati.
(3) Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya,
kebajikannya tetap untuk selamanya.
(4) Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar;
pengasih dan penyayang orang yang adil.
(5) Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman,
yang melakukan urusannya dengan sewajarnya.
(6) Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya;
orang benar itu akan diingat selama-lamanya.
(7) Ia tidak takut kepada kabar celaka,
hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN.
(8) Hatinya teguh, ia tidak takut,
sehingga ia memandang rendah para lawannya.
(9) Ia membagi-bagikan, ia memberikan kepada orang miskin;
kebajikannya tetap untuk selama-lamanya,
tanduknya meninggi dalam kemuliaan.
(10) Orang fasik melihatnya, lalu sakit hati,
ia menggertakkan giginya, lalu hancur;
keinginan orang fasik akan menuju kebinasaan.

Mazmur 113
TUHAN meninggikan orang rendah
(1) Haleluya!
Pujilah, hai hamba-hamba TUHAN,
pujilah nama TUHAN!
(2) Kiranya nama TUHAN dimasyhurkan,
sekarang ini dan selama-lamanya.
(3) Dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari
terpujilah nama TUHAN.
(4) TUHAN tinggi mengatasi segala bangsa,
kemuliaan-Nya mengatasi langit.
(5) Siapakah seperti TUHAN, Allah kita,
yang diam di tempat yang tinggi,
(6) yang merendahkan diri untuk melihat
ke langit dan ke bumi?
(7) Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu
dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur,
(8) untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan,
bersama-sama dengan para bangsawan bangsanya.
(9) Ia mendudukkan perempuan yang mandul di rumah
sebagai ibu anak-anak, penuh sukacita.
Haleluya!

Mazmur 114
Kejadian yang ajaib pada waktu Israel keluar dari Mesir
(1) Pada waktu Israel keluar dari Mesir,
kaum keturunan Yakub dari bangsa yang asing bahasanya,
(2) maka Yehuda menjadi tempat kudus-Nya,
Israel wilayah kekuasaan-Nya.
(3) Laut melihatnya, lalu melarikan diri,
sungai Yordan berbalik ke hulu.
(4) Gunung-gunung melompat-lompat seperti domba jantan,
dan bukit-bukit seperti anak domba.
(5) Ada apa, hai laut, sehingga engkau melarikan diri,
hai sungai Yordan, sehingga engkau berbalik ke hulu,
(6) hai gunung-gunung, sehingga kamu melompat-lompat seperti domba jantan,
hai bukit-bukit, sehingga kamu seperti anak domba?
(7) Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN,
di hadapan Allah Yakub,
(8) yang mengubah gunung batu menjadi kolam air,
dan batu yang keras menjadi mata air!

Mazmur 115
Kemuliaan hanya bagi Allah
(1) Bukan kepada kami, ya TUHAN, bukan kepada kami,
tetapi kepada nama-Mulah beri kemuliaan,
oleh karena kasih-Mu, oleh karena setia-Mu!
(2) Mengapa bangsa-bangsa akan berkata:
"Di mana Allah mereka?"
(3) Allah kita di sorga;
Ia melakukan apa yang dikehendaki-Nya!
(4) Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas,
buatan tangan manusia,
(5) mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata,
mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat,
(6) mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar,
mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium,
(7) mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba-raba,
mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan,
dan tidak dapat memberi suara dengan kerongkongannya.
(8) Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya,
dan semua orang yang percaya kepadanya.
(9) Hai Israel, percayalah kepada TUHAN! --
Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.
(10) Hai kaum Harun, percayalah kepada TUHAN! --
Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.
(11) Hai orang-orang yang takut akan TUHAN, percayalah kepada TUHAN! --
Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.
(12) TUHAN telah mengingat kita; Ia akan memberkati,
memberkati kaum Israel, memberkati kaum Harun,
(13) memberkati orang-orang yang takut akan TUHAN,
baik yang kecil maupun yang besar.
(14) Kiranya TUHAN memberi pertambahan kepada kamu,
kepada kamu dan kepada anak-anakmu.
(15) Diberkatilah kamu oleh TUHAN,
yang menjadikan langit dan bumi.
(16) Langit itu langit kepunyaan TUHAN,
dan bumi itu telah diberikan-Nya kepada anak-anak manusia.
(17) Bukan orang-orang mati akan memuji-muji TUHAN,
dan bukan semua orang yang turun ke tempat sunyi,
(18) tetapi kita, kita akan memuji TUHAN,
sekarang ini dan sampai selama-lamanya.
Haleluya!

Mazmur 116
Terluput dari belenggu maut
(1) Aku mengasihi TUHAN, sebab Ia mendengarkan
suaraku dan permohonanku.
(2) Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku,
maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya.
(3) Tali-tali maut telah meliliti aku,
dan kegentaran terhadap dunia orang mati menimpa aku,
aku mengalami kesesakan dan kedukaan.
(4) Tetapi aku menyerukan nama TUHAN:
"Ya TUHAN, luputkanlah kiranya aku!"
(5) TUHAN adalah pengasih dan adil,
Allah kita penyayang.
(6) TUHAN memelihara orang-orang sederhana;
aku sudah lemah, tetapi diselamatkan-Nya aku.
(7) Kembalilah tenang, hai jiwaku,
sebab TUHAN telah berbuat baik kepadamu.
(8) Ya, Engkau telah meluputkan aku dari pada maut,
dan mataku dari pada air mata, dan kakiku dari pada tersandung.
(9) Aku boleh berjalan di hadapan TUHAN,
di negeri orang-orang hidup.
(10) Aku percaya, sekalipun aku berkata:
"Aku ini sangat tertindas."
(11) Aku ini berkata dalam kebingunganku:
"Semua manusia pembohong."
(12) Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN
segala kebajikan-Nya kepadaku?
(13) Aku akan mengangkat piala keselamatan,
dan akan menyerukan nama TUHAN,
(14) akan membayar nazarku kepada TUHAN
di depan seluruh umat-Nya.
(15) Berharga di mata TUHAN
kematian semua orang yang dikasihi-Nya.
(16) Ya TUHAN, aku hamba-Mu!
Aku hamba-Mu, anak dari hamba-Mu perempuan!
Engkau telah membuka ikatan-ikatanku!
(17) Aku akan mempersembahkan korban syukur kepada-Mu,
dan akan menyerukan nama TUHAN,
(18) akan membayar nazarku kepada TUHAN
di depan seluruh umat-Nya,
(19) di pelataran rumah TUHAN,
di tengah-tengahmu, ya Yerusalem! Haleluya!

Mazmur 117
Pujilah TUHAN, hai segala bangsa
(1) Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala
suku bangsa!
(2) Sebab kasih-Nya hebat atas kita,
dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya.
Haleluya!

Mazmur 118
Nyanyian puji-pujian
(1) Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
(2) Biarlah Israel berkata:
"Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!"
(3) Biarlah kaum Harun berkata:
"Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!"
(4) Biarlah orang yang takut akan TUHAN berkata:
"Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!"
(5) Dalam kesesakan aku telah berseru kepada TUHAN.
TUHAN telah menjawab aku dengan memberi kelegaan.
(6) TUHAN di pihakku. Aku tidak akan takut.
Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?
(7) TUHAN di pihakku, menolong aku;
aku akan memandang rendah mereka yang membenci aku.
(8) Lebih baik berlindung pada TUHAN
dari pada percaya kepada manusia.
(9) Lebih baik berlindung pada TUHAN
dari pada percaya kepada para bangsawan.
(10) Segala bangsa mengelilingi aku--
demi nama TUHAN, sesungguhnya aku pukul mereka mundur.
(11) Mereka mengelilingi aku, ya mengelilingi aku--
demi nama TUHAN, sesungguhnya aku pukul mereka mundur.
(12) Mereka mengelilingi aku seperti lebah,
mereka menyala-nyala seperti api duri, --
demi nama TUHAN, sesungguhnya aku pukul mereka mundur.
(13) Aku ditolak dengan hebat sampai jatuh,
tetapi TUHAN menolong aku.
(14) TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku;
Ia telah menjadi keselamatanku.
(15) Suara sorak-sorai dan kemenangan
di kemah orang-orang benar:
"Tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan,
(16) tangan kanan TUHAN berkuasa meninggikan,
tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan!"
(17) Aku tidak akan mati, tetapi hidup,
dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan TUHAN.
(18) TUHAN telah menghajar aku dengan keras,
tetapi Ia tidak menyerahkan aku kepada maut.
(19) Bukakanlah aku pintu gerbang kebenaran,
aku hendak masuk ke dalamnya, hendak mengucap syukur kepada TUHAN.
(20) Inilah pintu gerbang TUHAN,
orang-orang benar akan masuk ke dalamnya.
(21) Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku
dan telah menjadi keselamatanku.
(22) Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan
telah menjadi batu penjuru.
(23) Hal itu terjadi dari pihak TUHAN,
suatu perbuatan ajaib di mata kita.
(24) Inilah hari yang dijadikan TUHAN,
marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!
(25) Ya TUHAN, berilah kiranya keselamatan!
Ya TUHAN, berilah kiranya kemujuran!
(26) Diberkatilah dia yang datang dalam nama TUHAN!
Kami memberkati kamu dari dalam rumah TUHAN.
(27) Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.
Ikatkanlah korban hari raya itu dengan tali,
pada tanduk-tanduk mezbah.
(28) Allahku Engkau, aku hendak bersyukur kepada-Mu,
Allahku, aku hendak meninggikan Engkau.
(29) Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
----------------------------------------------
Lagu2 Puji Pujian
---------------------

No.3. Bagi Tuhan Tak Ada Yang Mustahil

Ku yakin saat kau berfirman
Ku menang saat kau bertindak
Hidupku hanya ditentukan
Oleh perkataanMu

Ku aman karna kau menjaga
Ku kuat karna kau menopang
Hidupku hanya ditentukan
Oleh kuasaMu

Bagi Tuhan tak ada yang mustahil
Bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin
MujizatNya disediakan bagiku
Ku diangkat dan dipulihkanNya

Ku yakin saat kau berfirman
Ku menang saat kau bertindak
Hidupku hanya ditentukan
Oleh perkataanMu

Ku aman karna kau menjaga
Ku kuat karna kau menopang
Hidupku hanya ditentukan
Oleh kuasaMu

Bagi Tuhan tak ada yang mustahil
Bagi Tuhan tak ada yang tak mungkinl
-----------------------------
Bagi Tuhan Tak Ada Yang Mustahil - Sari Simorangkir

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=ngSNcjSeg_c&feature=youtube_gdata_player
********************************

No.4. Hati s'bagai hamba

Ku tak membawa apapun juga
saat ku datang ke dunia
Ku tinggal semua pada akhirnya
saat ku kembali ke surga

Reff:
Inilah yang ku punya
hati s'bagai hamba
yang mau taat dan setia
padaMu Bapa

Kemanapun ku bawa
hati yang menyembah
dalam Roh dan kebenaran
sampai s'lamanya

Bridge:
Bagaimana ku membalas kasihMu
S'gala yang ku punya itu milikMu
Itu milikMu oh...
----------------------------
HATI SBAGAI HAMBA ~ BY NIKITA ( WITH LYRICS )

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=icZ_nd33MYI&feature=youtube_gdata_player
*********************************
***************
Puji Tuhan ,Trima Kasih Tuhan atas kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini.Tuhan kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu, Terpujilah Tuhan ,didalam Nama Tuhan Yesus Kristus Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita ,semua ini kami mohonkan . Puji Tuhan , Haleluyah, Amin.

** have a nice day *
°˚˚° Happy Monday. °˚˚°
° May God Bless you °
° Today and Always °
°˚˚°
Sumber: [Muktiana Gumelar]
www.renunganharian.net
Copyright - SABDA.org -
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh
Senin, 14 Juli 2014

15. Jul, 2014

*CPG (Christian Pocket Guide).- Monday, 14 July 2014

*CPG (Christian Pocket Guide).- Monday, 14 July 2014

*CPG (Christian Pocket Guide).-
Monday, 14 July 2014

Bagaimana Menjadi Diri Sendiri; Bukan Orang Lain
14 Juli 2014

Bacaan Hari ini:
Roma 9:20 "Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: 'Mengapakah engkau membentuk aku demikian?'"

--------------------------------------
Pesan Sponsor :
Alat Pembersih Hama Riddex HANYA 79rb
http://goo.gl/eWKBLR
--------------------------------------

Allah tahu apa yang terbaik bagi kita, maka kita harus bersyukur menerima cara-Nya membentuk kita.
Alkitab berkata, "Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: "Mengapakah engkau membentuk aku demikian?" (Roma 9:20).

Kondisi Anda, dengan kuasa penuh diciptakan oleh Allah untuk mewujudkan tujuan-Nya.
Jadi, Anda tidak boleh membenci atau menolaknya.
Daripada berusaha membentuk kembali diri Anda untuk menjadi seperti orang lain, Anda harus merayakan kondisi yang telah Dia berikan hanya untuk Anda.
"Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus" (Efesus 4:7).

Cara menerima kondisi Anda adalah dengan mengakui keterbatasan Anda.
Tidak ada orang yang ahli dalam segala hal, dan tidak ada orang yang dipanggil Tuhan untuk melakukan segalanya.
Kita semua punya peranan masing-masing di dunia ini.
Paulus memahami bahwa panggilannya bukanlah untuk menaklukkan segala sesuatu atau untuk menyenangkan semua orang, tetapi untuk memusatkan perhatiannya hanya pada jemaat yang telah Allah buat untuk membentuknya (Galatia 2:7-8).
Dia mengatakan, "Sebaliknya kami tidak mau bermegah melampaui batas, melainkan tetap di dalam batas-batas daerah kerja yang dipatok Allah bagi kami, yang meluas sampai kepada kamu juga" (2 Korintus 10:13).

Kata "batas-batas" di atas mengacu pada fakta bahwa Allah telah menugaskan kita masing-masing satu bidang atau satu lingkup layanan.
Kondisi Anda menentukan spesialisasi Anda.
Ketika kita berusaha memperluas jangkauan pelayanan kita melampaui apa yang Allah telah tetapkan bagi kita, maka kita akan tertekan.
Sama seperti setiap pelari yang diberi jalurnya masing-masing dalam perlombaan, kita juga harus secara individual "berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita" (Ibrani 12:1).

Jangan iri kepada pelari di jalur sebelah Anda, tapi fokuslah menyelesaikan perlombaan Anda.
Allah ingin Anda menikmati menggunakan bentuk dan kondisi yang telah Ia ciptakan untuk Anda.
Alkitab mengatakan, "Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain" (Galatia 6:4).

Iblis akan berusaha mencuri sukacita pelayanan Anda dengan beberapa cara:
menggoda Anda untuk membandingkan pelayanan Anda dengan orang lain, dan menggoda Anda untuk menyesuaikan pelayanan Anda dengan ekspektasi orang lain.
Kedua hal itu merupakan perangkap mematikan yang akan mengalihkan perhatian Anda dari melayani Allah sebagaimana mestinya.
Setiap kali Anda kehilangan sukacita pelayanan, mulailah menilik apakah salah satu dari godaan tersebut adalah penyebabnya.

Renungkan hal ini:

Menurut Anda mengapa kita begitu mudah membandingkan diri kita dengan orang lain, bahkan dalam pelayanan?
Bagaimana itu akan mempengaruhi pelayanan kita dan gereja?

Bagaimana cara Allah membentuk Anda dalam pelayanan?
Kondisi apa yang membatasi Anda?

Bagaimana Anda mengetahui hal-hal yang Allah harapkan dalam pelayanan Anda?
Apa sajakah itu?
____________________________________

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 10-12; Kisah Para Rasul 19:1-20

Mazmur 10
(1) Mengapa Engkau berdiri jauh-jauh, ya TUHAN,
dan menyembunyikan diri-Mu dalam waktu-waktu kesesakan?
(2) Karena congkak orang fasik giat memburu orang yang tertindas;
mereka terjebak dalam tipu daya yang mereka rancangkan.
(3) Karena orang fasik memuji-muji keinginan hatinya,
dan orang yang loba mengutuki dan menista TUHAN.
(4) Kata orang fasik itu dengan batang hidungnya ke atas:
"Allah tidak akan menuntut! Tidak ada Allah!", itulah seluruh pikirannya.
(5) Tindakan-tindakannya selalu berhasil;
hukum-hukum-Mu tinggi sekali, jauh dari dia;
ia menganggap remeh semua lawannya.
(6) Ia berkata dalam hatinya: "Aku takkan goyang.
Aku tidak akan ditimpa malapetaka turun-temurun."
(7) Mulutnya penuh dengan sumpah serapah, dengan tipu dan penindasan;
di lidahnya ada kelaliman dan kejahatan.
(8) Ia duduk menghadang di gubuk-gubuk,
di tempat yang tersembunyi ia membunuh orang yang tak bersalah.
Matanya mengintip orang yang lemah;
(9) ia mengendap di tempat yang tersembunyi
seperti singa di dalam semak-semak;
ia mengendap untuk menangkap orang yang tertindas.
Ia menangkap orang yang tertindas itu
dengan menariknya ke dalam jaringnya.
(10) Ia membungkuk, dan meniarap,
lalu orang-orang lemah jatuh ke dalam cakarnya yang kuat.
(11) Ia berkata dalam hatinya: "Allah melupakannya;
Ia menyembunyikan wajah-Nya, dan tidak akan melihatnya untuk seterusnya."
(12) Bangkitlah, TUHAN! Ya Allah, ulurkanlah tangan-Mu,
janganlah lupakan orang-orang yang tertindas.
(13) Mengapa orang fasik menista Allah,
sambil berkata dalam hatinya: "Engkau tidak menuntut?"
(14) Engkau memang melihatnya, sebab Engkaulah yang melihat kesusahan dan sakit hati,
supaya Engkau mengambilnya ke dalam tangan-Mu sendiri.
Kepada-Mulah orang lemah menyerahkan diri;
untuk anak yatim Engkau menjadi penolong.
(15) Patahkanlah lengan orang fasik dan orang jahat,
tuntutlah kefasikannya, sampai Engkau tidak menemuinya lagi.
(16) TUHAN adalah Raja untuk seterusnya dan selama-lamanya.
Bangsa-bangsa lenyap dari tanah-Nya.
(17) Keinginan orang-orang yang tertindas telah Kaudengarkan, ya TUHAN;
Engkau menguatkan hati mereka, Engkau memasang telinga-Mu,
(18) untuk memberi keadilan kepada anak yatim dan orang yang terinjak;
supaya tidak ada lagi seorang manusia di bumi yang berani menakut-nakuti.

Mazmur 11
TUHAN, tempat perlindungan
(1) Untuk pemimpin biduan. Dari Daud.
Pada TUHAN aku berlindung,
bagaimana kamu berani berkata kepadaku:
"Terbanglah ke gunung seperti burung!"
(2) Sebab, lihat orang fasik melentur busurnya,
mereka memasang anak panahnya pada tali busur,
untuk memanah orang yang tulus hati di tempat gelap.
(3) Apabila dasar-dasar dihancurkan,
apakah yang dapat dibuat oleh orang benar itu?
(4) TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus;
TUHAN, takhta-Nya di sorga;
mata-Nya mengamat-amati,
sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia.
(5) TUHAN menguji orang benar dan orang fasik,
dan Ia membenci orang yang mencintai kekerasan.
(6) Ia menghujani orang-orang fasik dengan arang berapi dan belerang;
angin yang menghanguskan, itulah isi piala mereka.
(7) Sebab TUHAN adalah adil
dan Ia mengasihi keadilan;
orang yang tulus akan memandang wajah-Nya.

Mazmur 12
Doa minta tolong terhadap orang yang curang
(1) Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Yang kedelapan. Mazmur Daud.
(12-2) Tolonglah kiranya, TUHAN, sebab orang saleh telah habis,
telah lenyap orang-orang yang setia dari antara anak-anak manusia.
(2) (12-3) Mereka berkata dusta, yang seorang kepada yang lain,
mereka berkata dengan bibir yang manis dan hati yang bercabang.
(3) (12-4) Biarlah TUHAN mengerat segala bibir yang manis
dan setiap lidah yang bercakap besar,
(4) (12-5) dari mereka yang berkata: "Dengan lidah kami, kami menang!
Bibir kami menyokong kami! Siapakah tuan atas kami?"
(5) (12-6) Oleh karena penindasan terhadap orang-orang yang lemah,
oleh karena keluhan orang-orang miskin,
sekarang juga Aku bangkit, firman TUHAN;
Aku memberi keselamatan kepada orang yang menghauskannya.
(6) (12-7) Janji TUHAN adalah janji yang murni,
bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.
(7) (12-8) Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya,
Engkau akan menjaga kami senantiasa terhadap angkatan ini.
(8) (12-9) Orang-orang fasik berjalan ke mana-mana,
sementara kebusukan muncul di antara anak-anak manusia.

Kisah Para Rasul 19:1-20
Paulus di Efesus
(1) Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid. (2) Katanya kepada mereka: "Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?" Akan tetapi mereka menjawab dia: "Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus." (3) Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan baptisan Yohanes." (4) Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus." (5) Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. (6) Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat. (7) Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang. (8) Selama tiga bulan Paulus mengunjungi rumah ibadat di situ dan mengajar dengan berani. Oleh pemberitaannya ia berusaha meyakinkan mereka tentang Kerajaan Allah. (9) Tetapi ada beberapa orang yang tegar hatinya. Mereka tidak mau diyakinkan, malahan mengumpat Jalan Tuhan di depan orang banyak. Karena itu Paulus meninggalkan mereka dan memisahkan murid-muridnya dari mereka, dan setiap hari berbicara di ruang kuliah Tiranus. (10) Hal ini dilakukannya dua tahun lamanya, sehingga semua penduduk Asia mendengar firman Tuhan, baik orang Yahudi maupun orang Yunani. (11) Oleh Paulus Allah mengadakan mujizat-mujizat yang luar biasa, (12) bahkan orang membawa saputangan atau kain yang pernah dipakai oleh Paulus dan meletakkannya atas orang-orang sakit, maka lenyaplah penyakit mereka dan keluarlah roh-roh jahat.

Anak-anak Skewa

(13) Juga beberapa tukang jampi Yahudi, yang berjalan keliling di negeri itu, mencoba menyebut nama Tuhan Yesus atas mereka yang kerasukan roh jahat dengan berseru, katanya: "Aku menyumpahi kamu demi nama Yesus yang diberitakan oleh Paulus." (14) Mereka yang melakukan hal itu ialah tujuh orang anak dari seorang imam kepala Yahudi yang bernama Skewa. (15) Tetapi roh jahat itu menjawab: "Yesus aku kenal, dan Paulus aku ketahui, tetapi kamu, siapakah kamu?" (16) Dan orang yang dirasuk roh jahat itu menerpa mereka dan menggagahi mereka semua dan mengalahkannya, sehingga mereka lari dari rumah orang itu dengan telanjang dan luka-luka. (17) Hal itu diketahui oleh seluruh penduduk Efesus, baik orang Yahudi maupun orang Yunani, maka ketakutanlah mereka semua dan makin masyhurlah nama Tuhan Yesus. (18) Banyak di antara mereka yang telah menjadi percaya, datang dan mengaku di muka umum, bahwa mereka pernah turut melakukan perbuatan-perbuata seperti itu. (19) Banyak juga di antara mereka, yang pernah melakukan sihir, mengumpulkan kitab-kitabnya lalu membakarnya di depan mata semua orang. Nilai kitab-kitab itu ditaksir lima puluh ribu uang perak. (20) Dengan jalan ini makin tersiarlah firman Tuhan dan makin berkuasa.
____________________________________

Allah tahu apa yang terbaik bagi hidup Anda, maka Anda harus bersyukur menerima cara-Nya membentuk Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
____________________________________

Lagu2 Puji Pujian
---------------------

No.3. Bagi Tuhan Tak Ada Yang Mustahil

Ku yakin saat kau berfirman
Ku menang saat kau bertindak
Hidupku hanya ditentukan
Oleh perkataanMu

Ku aman karna kau menjaga
Ku kuat karna kau menopang
Hidupku hanya ditentukan
Oleh kuasaMu

Bagi Tuhan tak ada yang mustahil
Bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin
MujizatNya disediakan bagiku
Ku diangkat dan dipulihkanNya

Ku yakin saat kau berfirman
Ku menang saat kau bertindak
Hidupku hanya ditentukan
Oleh perkataanMu

Ku aman karna kau menjaga
Ku kuat karna kau menopang
Hidupku hanya ditentukan
Oleh kuasaMu

Bagi Tuhan tak ada yang mustahil
Bagi Tuhan tak ada yang tak mungkinl
-----------------------------
Bagi Tuhan Tak Ada Yang Mustahil - Sari Simorangkir

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=ngSNcjSeg_c&feature=youtube_gdata_player
********************************

No.4. Hati s'bagai hamba

Ku tak membawa apapun juga
saat ku datang ke dunia
Ku tinggal semua pada akhirnya
saat ku kembali ke surga

Reff:
Inilah yang ku punya
hati s'bagai hamba
yang mau taat dan setia
padaMu Bapa

Kemanapun ku bawa
hati yang menyembah
dalam Roh dan kebenaran
sampai s'lamanya

Bridge:
Bagaimana ku membalas kasihMu
S'gala yang ku punya itu milikMu
Itu milikMu oh...
----------------------------
HATI SBAGAI HAMBA ~ BY NIKITA ( WITH LYRICS )

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=icZ_nd33MYI&feature=youtube_gdata_player
*********************************
***************
Puji Tuhan ,Trima Kasih Tuhan atas kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini.Tuhan kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu, Terpujilah Tuhan ,didalam Nama Tuhan Yesus Kristus Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita ,semua ini kami mohonkan . Puji Tuhan , Haleluyah, Amin.

** have a nice day *
°˚˚° Happy Monday. °˚˚°
° May God Bless you °
° Today and Always °
°˚˚°
Sumber: [Muktiana Gumelar]
NEW!
App CPG (Christian Pocket Guide) utk Android dgn fitur baru Radio, Video, Karaoke, Renungan Harian,dll!
Yuk download di Google Play:
http://goo.gl/8I4d7w

14. Jul, 2014

###CPG (Christian Pocket Guide).- Sunday, 13 July 2014

###CPG (Christian Pocket Guide).- Sunday, 13 July 2014

###CPG (Christian Pocket Guide).-
Sunday, 13 July 2014

Allah Berfirman; Jangan Tunda Impian Anda
13 Juli 2014

Bacaan Hari ini:
Pengkhotbah 11:4 "Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai."

--------------------------------------
Pesan Sponsor :
Koleksi Tempat Passport Mulai 60 ribuan
http://goo.gl/6JN0LT
--------------------------------------

Hari terbaik untuk memulai impian Anda adalah hari ini-bukan saat Anda telah menyelesaikan semua masalah Anda atau ketika Anda punya lebih banyak uang di bank.
Sesungguhnya "hari-hari itu" tak akan pernah datang.

Alkitab mengatakan "Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai" (Pengkhotbah 11:4).

Pencarian kita yang tanpa henti akan kesempurnaan sering menjadi bahan bakar penundaan kita.
Dan hal itu menahan kita untuk mengejar impian kita.

Jika Anda menunggu sampai keadaan Anda dirasa sempurna untuk mengikuti panggilan Anda, maka Anda tidak akan pernah memulainya.
Semua itu tidak akan beres.
Jika Anda menunggu sampai Anda bebas dari utang sebelum memberi persepuluhan, maka Anda tak akan pernah bisa mandiri dalam hal finansial.

Begitu pun dengan impian Anda.
Jika Anda menunggu sampai anak-anak Anda dewasa dan keluar dari rumah atau sampai Anda memiliki banyak uang di bank untuk mulai mewujudkan mimpi yang telah Allah rancangkan untuk Anda, maka kemungkinan besar, Anda tidak akan pernah sampai di sana.

Hidup Anda dan pencarian Anda dalam mewujudkan impian kiranya dijalani dalam kondisi yang jauh dari sempurna, yang apa adanya.
Sebab itu akan memampukan Anda untuk melihat kesempurnaan dari sisi yang berbeda.

Jadi, mulailah sekarang.
Bagaimana pun situasinya, mulailah mewujudkan impian Anda hari ini.
Hari esok mungkin tak akan pernah datang.

Renungkan hal ini:

Mengapa penundaan begitu menggoda saat kita tengah berusaha mewujudkan impian kita?

Apa alasan-alasan yang Anda buat untuk menunda mengejar impian Anda?

Apa satu tindakan nyata yang bisa Anda lakukan besok untuk mencegah Anda menunda mengejar impian Anda?
____________________________________

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 7-9; Kisah Para Rasul 18
Mazmur 7
Allah, Hakim yang adil
(1) Nyanyian ratapan Daud, yang dinyanyikan untuk TUHAN karena Kush,
orang Benyamin itu.
(7-2) Ya TUHAN, Allahku, pada-Mu aku berlindung;
selamatkanlah aku dari semua orang yang mengejar aku dan lepaskanlah aku,
(2) (7-3) supaya jangan mereka seperti singa menerkam aku
dan menyeret aku, dengan tidak ada yang melepaskan.
(3) (7-4) Ya TUHAN, Allahku, jika aku berbuat ini:
jika ada kecurangan di tanganku,
(4) (7-5) jika aku melakukan yang jahat terhadap orang yang hidup damai dengan aku,
atau merugikan orang yang melawan aku dengan tidak ada alasannya,
(5) (7-6) maka musuh kiranya mengejar aku sampai menangkap aku,
dan menginjak-injak hidupku ke tanah,
dan menaruh kemuliaanku ke dalam debu. Sela
(6) (7-7) Bangkitlah, TUHAN, dalam murka-Mu,
berdirilah menghadapi geram orang-orang yang melawan aku, bangunlah untukku, ya Engkau yang telah memerintahkan penghakiman!
(7) (7-8) Biarlah bangsa-bangsa berkumpul mengelilingi Engkau,
dan bertakhtalah di atas mereka di tempat yang tinggi.
(8) (7-9) TUHAN mengadili bangsa-bangsa.
Hakimilah aku, TUHAN, apakah aku benar,
dan apakah aku tulus ikhlas.
(9) (7-10) Biarlah berakhir kejahatan orang fasik,
tetapi teguhkanlah orang yang benar,
Engkau, yang menguji hati dan batin orang,
ya Allah yang adil.
(10) (7-11) Perisai bagiku adalah Allah,
yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati;
(11) (7-12) Allah adalah Hakim yang adil
dan Allah yang murka setiap saat.
(12) (7-13) Sungguh, kembali ia mengasah pedangnya,
melentur busurnya dan membidik.
(13) (7-14) Terhadap dirinya ia mempersiapkan senjata-senjata yang mematikan,
dan membuat anak panahnya menjadi menyala.
(14) (7-15) Sesungguhnya, orang itu hamil dengan kejahatan,
ia mengandung kelaliman dan melahirkan dusta.
(15) (7-16) Ia membuat lobang dan menggalinya,
tetapi ia sendiri jatuh ke dalam pelubang yang dibuatnya.
(16) (7-17) Kelaliman yang dilakukannya kembali menimpa kepalanya,
dan kekerasannya turun menimpa batu kepalanya.
(17) (7-18) Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan-Nya,
dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Mahatinggi.

Mazmur 8
Manusia hina sebagai makhluk mulia
(1) Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Gitit. Mazmur Daud.
(8-2) Ya TUHAN, Tuhan kami,
betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!
Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan.
(2) (8-3) Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu
telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu,
untuk membungkamkan musuh dan pendendam.
(3) (8-4) Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu,
bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan:
(4) (8-5) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya?
Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?
(5) (8-6) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah,
dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.
(6) (8-7) Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu;
segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya:
(7) (8-8) kambing domba dan lembu sapi sekalian,
juga binatang-binatang di padang;
(8) (8-9) burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut,
dan apa yang melintasi arus lautan.
(9) (8-10) Ya TUHAN, Tuhan kami,
betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!

Mazmur 9
Allah, Pelindung orang-orang saleh
(1) Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Mut-Laben. Mazmur Daud.
(9-2) Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hatiku,
aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib;
(2) (9-3) aku mau bersukacita dan bersukaria karena Engkau,
bermazmur bagi nama-Mu, ya Mahatinggi,
(3) (9-4) sebab musuhku mundur,
tersandung jatuh dan binasa di hadapan-Mu.
(4) (9-5) Sebab Engkau membela perkaraku dan hakku,
sebagai Hakim yang adil Engkau duduk di atas takhta.
(5) (9-6) Engkau telah menghardik bangsa-bangsa,
telah membinasakan orang-orang fasik;
nama mereka telah Kauhapuskan
untuk seterusnya dan selama-lamanya;
(6) (9-7) musuh telah habis binasa,
menjadi timbunan puing senantiasa:
kota-kota telah Kauruntuhkan;
lenyaplah ingatan kepadanya.
(7) (9-8) Tetapi TUHAN bersemayam untuk selama-lamanya,
takhta-Nya didirikan-Nya untuk menjalankan penghakiman.
(8) (9-9) Dialah yang menghakimi dunia dengan keadilan
dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran.
(9) (9-10) Demikianlah TUHAN adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak,
tempat perlindungan pada waktu kesesakan.
(10) (9-11) Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu,
sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN.
(11) (9-12) Bermazmurlah bagi TUHAN, yang bersemayam di Sion,
beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa,
(12) (9-13) sebab Dia, yang membalas penumpahan darah, ingat kepada orang yang tertindas;
teriak mereka tidaklah dilupakan-Nya.
(13) (9-14) Kasihanilah aku, ya TUHAN;
lihatlah sengsaraku, disebabkan oleh orang-orang yang membenci aku, ya Engkau, yang mengangkat aku dari pintu gerbang maut,
(14) (9-15) supaya aku menceritakan segala perbuatan-Mu yang terpuji
dan bersorak-sorak di pintu gerbang puteri Sion karena keselamatan yang dari pada-Mu.
(15) (9-16) Bangsa-bangsa terbenam dalam pelubang yang dibuatnya,
kakinya tertangkap dalam jaring yang dipasangnya sendiri.
(16) (9-17) TUHAN telah memperkenalkan diri-Nya, Ia menjalankan penghakiman;
orang fasik terjerat dalam perbuatan tangannya sendiri. Higayon. Sela
(17) (9-18) Orang-orang fasik akan kembali ke dunia orang mati,
ya, segala bangsa yang melupakan Allah.
(18) (9-19) Sebab bukan untuk seterusnya orang miskin dilupakan,
bukan untuk selamanya hilang harapan orang sengsara.
(19) (9-20) Bangkitlah, TUHAN, janganlah manusia merajalela;
biarlah bangsa-bangsa dihakimi di hadapan-Mu!
(20) (9-21) Biarlah mereka menjadi takut, ya TUHAN,
sehingga bangsa-bangsa itu mengakui, bahwa mereka manusia saja. Sela

Kisah Para Rasul 18
Paulus di Korintus
(1) Kemudian Paulus meninggalkan Atena, lalu pergi ke Korintus. (2) Di Korintus ia berjumpa dengan seorang Yahudi bernama Akwila, yang berasal dari Pontus. Ia baru datang dari Italia dengan Priskila, isterinya, karena kaisar Klaudius telah memerintahkan, supaya semua orang Yahudi meninggalkan Roma. Paulus singgah ke rumah mereka. (3) Dan karena mereka melakukan pekerjaan yang sama, ia tinggal bersama-sama dengan mereka. Mereka bekerja bersama-sama, karena mereka sama-sama tukang kemah. (4) Dan setiap hari Sabat Paulus berbicara dalam rumah ibadat dan berusaha meyakinkan orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani. (5) Ketika Silas dan Timotius datang dari Makedonia, Paulus dengan sepenuhnya dapat memberitakan firman, di mana ia memberi kesaksian kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesus adalah Mesias. (6) Tetapi ketika orang-orang itu memusuhi dia dan menghujat, ia mengebaskan debu dari pakaiannya dan berkata kepada mereka: "Biarlah darahmu tertumpah ke atas kepalamu sendiri; aku bersih, tidak bersalah. Mulai dari sekarang aku akan pergi kepada bangsa-bangsa lain." (7) Maka keluarlah ia dari situ, lalu datang ke rumah seorang bernama Titius Yustus, yang beribadah kepada Allah, dan yang rumahnya berdampingan dengan rumah ibadat. (8) Tetapi Krispus, kepala rumah ibadat itu, menjadi percaya kepada Tuhan bersama-sama dengan seisi rumahnya, dan banyak dari orang-orang Korintus, yang mendengarkan pemberitaan Paulus, menjadi percaya dan memberi diri mereka dibaptis. (9) Pada suatu malam berfirmanlah Tuhan kepada Paulus di dalam suatu penglihatan: "Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam! (10) Sebab Aku menyertai engkau dan tidak ada seorangpun yang akan menjamah dan menganiaya engkau, sebab banyak umat-Ku di kota ini." (11) Maka tinggallah Paulus di situ selama satu tahun enam bulan dan ia mengajarkan firman Allah di tengah-tengah mereka. (12) Akan tetapi setelah Galio menjadi gubernur di Akhaya, bangkitlah orang-orang Yahudi bersama-sama melawan Paulus, lalu membawa dia ke depan pengadilan. (13) Kata mereka: "Ia ini berusaha meyakinkan orang untuk beribadah kepada Allah dengan jalan yang bertentangan dengan hukum Taurat." (14) Ketika Paulus hendak mulai berbicara, berkatalah Galio kepada orang-orang Yahudi itu: "Hai orang-orang Yahudi, jika sekiranya dakwaanmu mengenai suatu pelanggaran atau kejahatan, sudahlah sepatutnya aku menerima perkaramu, (15) tetapi kalau hal itu adalah perselisihan tentang perkataan atau nama atau hukum yang berlaku di antara kamu, maka hendaklah kamu sendiri mengurusnya; aku tidak rela menjadi hakim atas perkara yang demikian." (16) Lalu ia mengusir mereka dari ruang pengadilan. (17) Maka orang itu semua menyerbu Sostenes, kepala rumah ibadat, lalu memukulinya di depan pengadilan itu; tetapi Galio sama sekali tidak menghiraukan hal itu.

Paulus kembali ke Antiokhia

(18) Paulus tinggal beberapa hari lagi di Korintus. Lalu ia minta diri kepada saudara-saudara di situ, dan berlayar ke Siria, sesudah ia mencukur rambutnya di Kengkrea, karena ia telah bernazar. Priskila dan Akwila menyertai dia. (19) Lalu sampailah mereka di Efesus. Paulus meninggalkan Priskila dan Akwila di situ. Ia sendiri masuk ke rumah ibadat dan berbicara dengan orang-orang Yahudi. (20) Mereka minta kepadanya untuk tinggal lebih lama di situ, tetapi ia tidak mengabulkannya. (21) Ia minta diri dan berkata: "Aku akan kembali kepada kamu, jika Allah menghendakinya." Lalu bertolaklah ia dari Efesus. (22) Ia sampai di Kaisarea dan setelah naik ke darat dan memberi salam kepada jemaat, ia berangkat ke Antiokhia. (23) Setelah beberapa hari lamanya ia tinggal di situ, ia berangkat pula, lalu menjelajahi seluruh tanah Galatia dan Frigia untuk meneguhkan hati semua murid.

Apolos di Efesus

(24) Sementara itu datanglah ke Efesus seorang Yahudi bernama Apolos, yang berasal dari Aleksandria. Ia seorang yang fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal-soal Kitab Suci. (25) Ia telah menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus, tetapi ia hanya mengetahui baptisan Yohanes. (26) Ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. Tetapi setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa dia ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Allah. (27) Karena Apolos ingin menyeberang ke Akhaya, saudara-saudara di Efesus mengirim surat kepada murid-murid di situ, supaya mereka menyambut dia. Setibanya di Akhaya maka ia, oleh kasih karunia Allah, menjadi seorang yang sangat berguna bagi orang-orang yang percaya. (28) Sebab dengan tak jemu-jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias.
____________________________________

Hari terbaik untuk memulai impian Anda adalah hari ini-bukan saat Anda telah menyelesaikan semua masalah Anda. Jadi jangan takut untuk bermimpi.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
____________________________________

Lagu2 Puji Pujian
---------------------

No.14. Tuhan Selalu Punya Cara

Kau selalu punya cara untuk menolongku
Kau selalu punya jalan keajaibanMu
Kau dahsyat dalam segala perbuatanMu
Dan ku tenang didalam caraMu

Tak kan ku ragu Tuhan
JanjiMu yang menghidupkanku
Hanya padaMu Tuhan ku berseru
Dan mataku tertuju padaMu

Back to Reff 2x

Kau selalu punya cara untuk menolongku
Punya jalan keajaibanMu
Kau dahsyat dalam segala perbuatanMu
Dan ku tenang didalam caraMu
Dan ku tenang didalam caraMu
--------------------------------------
Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=71LVXsHEMuY&feature=youtube_gdata_player

Tuhan Selalu Punya Cara - Garren Lumoindong feat Angel Pieters
*********************************************************

No. 15. Aku Percaya

Tiada yang seperti Engkau
Begitu mengasihiku
Kau Tuhan sanggup menjawab
Semua seru doaku

Tiada yang seperti Engkau
Begitu mengasihiku

Kau Tuhan sanggup melawat
Seluruh kehidupanku

Reff :
Aku percaya
Tuhanku ajaib
Kau turun tangan memulihkanku

Aku percaya
Tuhanku dahsyat
Kau turun tangan memberkatiku
-------------------------------
Aku Percaya - Sari Simorangkir

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=YCCmq-lxdt8&feature=youtube_gdata_player
*********************************
***************
Puji Tuhan ,Trima Kasih Tuhan atas kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini.Tuhan kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu, Terpujilah Tuhan ,didalam Nama Tuhan Yesus Kristus Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita ,semua ini kami mohonkan . Puji Tuhan , Haleluyah, Amin.

** have a nice day *
°˚˚° Happy Sunday. °˚˚°
° May God Bless you °
° Today and Always °
°˚˚°
Sumber: [Muktiana Gumelar]
NEW!
App CPG (Christian Pocket Guide) utk Android dgn fitur baru Radio, Video, Karaoke, Renungan Harian,dll!
Yuk download di Google Play:
http://goo.gl/8I4d7w

14. Jul, 2014

<< Renungan Harian Minggu, 13 Juli 2014 >>

<< Renungan Harian Minggu, 13 Juli 2014 >>

Renungan Harian ###
Juli 2014

<< Renungan Harian Minggu, 13 Juli 2014 >>
Doa : Hal berdoa (Matius 6:5-15)
-------------------------
Judul: Sinyal Rohani
Baca: 1 Samuel 3:1-21
Anats: 1 Samuel 3:10
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 106-107
------------------------
Bacaan Alkitab : 1 Samuel 3:1-21
Samuel terpanggil
(1) Samuel yang muda itu menjadi pelayan TUHAN di bawah pengawasan Eli. Pada masa itu firman TUHAN jarang; penglihatan-penglihatanpun tidak sering. (2) Pada suatu hari Eli, yang matanya mulai kabur dan tidak dapat melihat dengan baik, sedang berbaring di tempat tidurnya. (3) Lampu rumah Allah belum lagi padam. Samuel telah tidur di dalam bait suci TUHAN, tempat tabut Allah. (4) Lalu TUHAN memanggil: "Samuel! Samuel!", dan ia menjawab: "Ya, bapa." (5) Lalu berlarilah ia kepada Eli, serta katanya: "Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?" Tetapi Eli berkata: "Aku tidak memanggil; tidurlah kembali." Lalu pergilah ia tidur. (6) Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi. Samuelpun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta berkata: "Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?" Tetapi Eli berkata: "Aku tidak memanggil, anakku; tidurlah kembali." (7) Samuel belum mengenal TUHAN; firman TUHAN belum pernah dinyatakan kepadanya. (8) Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi, untuk ketiga kalinya. Iapun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta katanya: "Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?" Lalu mengertilah Eli, bahwa Tuhanlah yang memanggil anak itu. (9) Sebab itu berkatalah Eli kepada Samuel: "Pergilah tidur dan apabila Ia memanggil engkau, katakanlah: Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar." Maka pergilah Samuel dan tidurlah ia di tempat tidurnya. (10) Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: "Samuel! Samuel!" Dan Samuel menjawab: "Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar." (11) Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Ketahuilah, Aku akan melakukan sesuatu di Israel, sehingga setiap orang yang mendengarnya, akan bising kedua telinganya. (12) Pada waktu itu Aku akan menepati kepada Eli segala yang telah Kufirmankan tentang keluarganya, dari mula sampai akhir. (13) Sebab telah Kuberitahukan kepadanya, bahwa Aku akan menghukum keluarganya untuk selamanya karena dosa yang telah diketahuinya, yakni bahwa anak-anaknya telah menghujat Allah, tetapi ia tidak memarahi mereka! (14) Sebab itu Aku telah bersumpah kepada keluarga Eli, bahwa dosa keluarga Eli takkan dihapuskan dengan korban sembelihan atau dengan korban sajian untuk selamanya." (15) Samuel tidur sampai pagi; kemudian dibukanya pintu rumah TUHAN. Samuel segan memberitahukan penglihatan itu kepada Eli. (16) Tetapi Eli memanggil Samuel, katanya: "Samuel, anakku." Jawab Samuel: "Ya, bapa." (17) Kata Eli: "Apakah yang disampaikan-Nya kepadamu? Janganlah kausembunyikan kepadaku. Kiranya beginilah Allah menghukum engkau, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika engkau menyembunyikan sepatah katapun kepadaku dari apa yang disampaikan-Nya kepadamu itu." (18) Lalu Samuel memberitahukan semuanya itu kepadanya dengan tidak menyembunyikan sesuatupun. Kemudian Eli berkata: "Dia TUHAN, biarlah diperbuat-Nya apa yang dipandang-Nya baik." (19) Dan Samuel makin besar dan TUHAN menyertai dia dan tidak ada satupun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur. (20) Maka tahulah seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi TUHAN. (21) Dan TUHAN selanjutnya menampakkan diri di Silo, sebab Ia menyatakan diri di Silo kepada Samuel dengan perantaraan firman-Nya.
----------------------------
Ayat Nats : 1 Samuel 3:10
(10) Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: "Samuel! Samuel!" Dan Samuel menjawab: "Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar."
----------------------------

Tampilan cetak
Minggu, 13 Juli 2014

Bacaan : 1 Samuel 3:1-21
Setahun : Mazmur 106-107
Nats : Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: "Samuel! Samuel!" Dan Samuel menjawab: "Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar." (1 Samuel 3:10)

SINYAL ROHANI

Sekarang ini hampir semua orang-baik di kota maupun di desa-nyaris tak bisa lepas dari telepon seluler. Itu terjadi karena setiap orang hendak berjaga-jaga bila sewaktu-waktu ia menerima panggilan atau butuh mengontak orang lain. Jika sudah begitu, hati pun akan merasa tenang karena semua urusan selesai. Baik di kantor, di rumah, maupun di luar negeri, siapa saja bisa saling berkomunikasi dengan mudah asal ada sinyal. Sebenarnya, kita juga membutuhkan hubungan langsung seperti ini dengan surga. Kita jadi bisa tenang dan kuat menjalani perjuangan hidup ini, dengan mendengarkan suara-Nya yang menuntun hidup kita melalui Firman-Nya.

Dalam bacaan kita, tampaknya Imam Eli begitu sibuk melayani hingga ia malah kehilangan kepekaan rohani untuk mendengar suara Tuhan (ay. 1-2). Ketidakpekaan ini membuat dirinya tidak merasa bersalah ketika membiarkan kejahatan anak-anaknya (ay. 12-14). Sebaliknya, Samuel yang sejak muda membantu Eli melayani di rumah Tuhan, malah mampu mendengar suara Tuhan. Ini bisa terjadi, karena Samuel memiliki hati yang murni dan terbuka sebagai hamba Tuhan.

Apakah hati Anda masih cukup bersih dan peka untuk menaati suara Tuhan? Jangan biarkan kesibukan pribadi, pekerjaan, keluarga, bahkan pelayanan malah melemahkan Anda hingga sinyal rohani di hati Anda tak peka lagi. Jika ada dosa, jangan biarkan hal itu mengalangi relasi Anda dengan Tuhan. Cepat bereskan, agar Anda dapat berseru, "Berbicaralah Tuhan, sebab hamba-Mu ini siap untuk mendengar." --Susanto /Renungan Harian

BILA HATI BERSIH, RADAR ROHANI KITA AKAN PEKA
UNTUK MENANGKAP SUARA TUHAN DAN KEHENDAK-NYA.


Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/

---------------------------------------------------------------
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 106-107

Mazmur 106
Kasih setia Allah dan ketegaran hati Israel
(1) Haleluya!
Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
(2) Siapakah yang dapat memberitahukan keperkasaan TUHAN,
memperdengarkan segala pujian kepada-Nya?
(3) Berbahagialah orang-orang yang berpegang pada hukum,
yang melakukan keadilan di segala waktu!
(4) Ingatlah aku, ya TUHAN, demi kemurahan terhadap umat-Mu,
perhatikanlah aku, demi keselamatan dari pada-Mu,
(5) supaya aku melihat kebaikan pada orang-orang pilihan-Mu,
supaya aku bersukacita dalam sukacita umat-Mu,
dan supaya aku bermegah bersama-sama milik-Mu sendiri.
(6) Kami dan nenek moyang kami telah berbuat dosa,
kami telah bersalah, telah berbuat fasik.
(7) Nenek moyang kami di Mesir
tidak mengerti perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib,
tidak ingat besarnya kasih setia-Mu,
tetapi mereka memberontak terhadap Yang Mahatinggi di tepi Laut Teberau.
(8) Namun diselamatkan-Nya mereka oleh karena nama-Nya,
untuk memperkenalkan keperkasaan-Nya.
(9) Dihardik-Nya Laut Teberau, sehingga kering,
dibawa-Nya mereka berjalan melalui samudera raya seperti melalui padang gurun.
(10) Demikian diselamatkan-Nya mereka dari tangan pembenci,
ditebus-Nya mereka dari tangan musuh;
(11) air menutupi para lawan mereka,
seorangpun dari pada mereka tiada tinggal.
(12) Ketika itu percayalah mereka kepada segala firman-Nya,
mereka menyanyikan puji-pujian kepada-Nya.
(13) Tetapi segera mereka melupakan perbuatan-perbuatan-Nya,
dan tidak menantikan nasihat-Nya;
(14) mereka dirangsang nafsu di padang gurun,
dan mencobai Allah di padang belantara.
(15) Diberikan-Nya kepada mereka apa yang mereka minta,
dan didatangkan-Nya penyakit paru-paru di antara mereka.
(16) Mereka cemburu kepada Musa di perkemahan,
dan kepada Harun, orang kudus TUHAN.
(17) Bumi terbuka dan menelan Datan,
menutupi kumpulan Abiram.
(18) Api menyala di kalangan mereka,
nyala api menghanguskan orang-orang fasik itu.
(19) Mereka membuat anak lembu di Horeb,
dan sujud menyembah kepada patung tuangan;
(20) mereka menukar Kemuliaan mereka
dengan bangunan sapi jantan yang makan rumput.
(21) Mereka melupakan Allah yang telah menyelamatkan mereka,
yang telah melakukan hal-hal yang besar di Mesir:
(22) perbuatan-perbuatan ajaib di tanah Ham,
perbuatan-perbuatan dahsyat di tepi Laut Teberau.
(23) Maka Ia mengatakan hendak memusnahkan mereka,
kalau Musa, orang pilihan-Nya,
tidak mengetengahi di hadapan-Nya,
untuk menyurutkan amarah-Nya, sehingga Ia tidak memusnahkan mereka.
(24) Mereka menolak negeri yang indah itu,
tidak percaya kepada firman-Nya.
(25) Mereka menggerutu di kemahnya
dan tidak mendengarkan suara TUHAN.
(26) Lalu Ia mengangkat tangan-Nya terhadap mereka
untuk meruntuhkan mereka di padang gurun,
(27) dan untuk mencerai-beraikan anak cucu mereka ke antara bangsa-bangsa,
dan menyerakkan mereka ke pelbagai negeri.
(28) Mereka berpaut pada Baal Peor,
dan memakan korban-korban sembelihan bagi orang mati.
(29) Mereka menyakiti hati-Nya dengan perbuatan mereka,
maka timbullah tulah di antara mereka.
(30) Tetapi Pinehas berdiri dan menjalankan hukum,
maka berhentilah tulah itu.
(31) Hal itu diperhitungkan kepadanya sebagai jasa
turun-temurun, untuk selama-lamanya.
(32) Mereka menggusarkan Dia dekat air Meriba,
sehingga Musa kena celaka karena mereka;
(33) sebab mereka memahitkan hatinya,
sehingga ia teledor dengan kata-katanya.
(34) Mereka tidak memunahkan bangsa-bangsa,
seperti yang diperintahkan TUHAN kepada mereka,
(35) tetapi mereka bercampur baur dengan bangsa-bangsa,
dan belajar cara-cara mereka bekerja.
(36) Mereka beribadah kepada berhala-berhala mereka,
yang menjadi perangkap bagi mereka.
(37) Mereka mengorbankan anak-anak lelaki mereka,
dan anak-anak perempuan mereka kepada roh-roh jahat,
(38) dan menumpahkan darah orang yang tak bersalah,
darah anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan mereka,
yang mereka korbankan kepada berhala-berhala Kanaan,
sehingga negeri itu cemar oleh hutang darah.
(39) Mereka menajiskan diri dengan apa yang mereka lakukan,
dan berzinah dalam perbuatan-perbuatan mereka.
(40) Maka menyalalah murka TUHAN terhadap umat-Nya,
dan Ia jijik kepada milik-Nya sendiri.
(41) Diserahkan-Nyalah mereka ke tangan bangsa-bangsa,
sehingga orang-orang yang membenci mereka berkuasa atas mereka.
(42) Mereka diimpit oleh musuhnya,
sehingga takluk ke bawah kuasanya.
(43) Banyak kali dilepaskan-Nya mereka,
tetapi mereka bersikap memberontak dengan rencana-rencana mereka, tenggelam dalam kesalahan mereka.
(44) Namun Ia menilik kesusahan mereka,
ketika Ia mendengar teriak mereka.
(45) Ia ingat akan perjanjian-Nya karena mereka,
dan menyesal sesuai dengan kasih setia-Nya yang besar.
(46) Diberi-Nya mereka mendapat rahmat
dari pihak semua orang yang menawan mereka.
(47) Selamatkanlah kami, ya TUHAN, Allah kami,
dan kumpulkanlah kami dari antara bangsa-bangsa,
supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus,
dan bermegah dalam puji-pujian kepada-Mu.
(48) Terpujilah TUHAN, Allah Israel,
dari selama-lamanya sampai selama-lamanya,
dan biarlah seluruh umat mengatakan: "Amin!"
Haleluya!

Mazmur 107
Nyanyian syukur dari orang-orang yang ditebus TUHAN
(1) Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
(2) Biarlah itu dikatakan orang-orang yang ditebus TUHAN,
yang ditebus-Nya dari kuasa yang menyesakkan,
(3) yang dikumpulkan-Nya dari negeri-negeri,
dari timur dan dari barat, dari utara dan dari selatan.
(4) Ada orang-orang yang mengembara di padang belantara,
jalan ke kota tempat kediaman orang tidak mereka temukan;
(5) mereka lapar dan haus,
jiwa mereka lemah lesu di dalam diri mereka.
(6) Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka,
dan dilepaskan-Nya mereka dari kecemasan mereka.
(7) Dibawa-Nya mereka menempuh jalan yang lurus,
sehingga sampai ke kota tempat kediaman orang.
(8) Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya,
karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia,
(9) sebab dipuaskan-Nya jiwa yang dahaga,
dan jiwa yang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan.
(10) Ada orang-orang yang duduk di dalam gelap dan kelam,
terkurung dalam sengsara dan besi.
(11) Karena mereka memberontak terhadap perintah-perintah Allah,
dan menista nasihat Yang Mahatinggi,
(12) maka ditundukkan-Nya hati mereka ke dalam kesusahan,
mereka tergelincir, dan tidak ada yang menolong.
(13) Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka,
dan diselamatkan-Nyalah mereka dari kecemasan mereka,
(14) dibawa-Nya mereka keluar dari dalam gelap dan kelam,
dan diputuskan-Nya belenggu-belenggu mereka.
(15) Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya,
karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia,
(16) sebab dipecahkan-Nya pintu-pintu tembaga,
dan dihancurkan-Nya palang-palang pintu besi.
(17) Ada orang-orang menjadi sakit oleh sebab kelakuan mereka yang berdosa,
dan disiksa oleh sebab kesalahan-kesalahan mereka;
(18) mereka muak terhadap segala makanan
dan mereka sudah sampai pada pintu gerbang maut.
(19) Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka,
dan diselamatkan-Nya mereka dari kecemasan mereka,
(20) disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka,
diluputkan-Nya mereka dari liang kubur.
(21) Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya,
karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia.
(22) Biarlah mereka mempersembahkan korban syukur,
dan menceritakan pekerjaan-pekerjaan-Nya dengan sorak-sorai!
(23) Ada orang-orang yang mengarungi laut dengan kapal-kapal,
yang melakukan perdagangan di lautan luas;
(24) mereka melihat pekerjaan-pekerjaan TUHAN,
dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib di tempat yang dalam.
(25) Ia berfirman, maka dibangkitkan-Nya angin badai
yang meninggikan gelombang-gelombangnya.
(26) Mereka naik sampai ke langit dan turun ke samudera raya,
jiwa mereka hancur karena celaka;
(27) mereka pusing dan terhuyung-huyung seperti orang mabuk,
dan kehilangan akal.
(28) Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka,
dan dikeluarkan-Nya mereka dari kecemasan mereka,
(29) dibuat-Nyalah badai itu diam,
sehingga gelombang-gelombangnya tenang.
(30) Mereka bersukacita, sebab semuanya reda,
dan dituntun-Nya mereka ke pelabuhan kesukaan mereka.
(31) Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya,
karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia.
(32) Biarlah mereka meninggikan Dia dalam jemaat umat itu,
dan memuji-muji Dia dalam majelis para tua-tua.
(33) Dibuat-Nya sungai-sungai menjadi padang gurun,
dan pancaran-pancaran air menjadi tanah gersang,
(34) tanah yang subur menjadi padang asin,
oleh sebab kejahatan orang-orang yang diam di dalamnya.
(35) Dibuat-Nya padang gurun menjadi kolam air,
dan tanah kering menjadi pancaran-pancaran air.
(36) Ditempatkan-Nya di sana orang-orang lapar,
dan mereka mendirikan kota tempat kediaman;
(37) mereka menabur di ladang-ladang dan membuat kebun-kebun anggur,
yang mengeluarkan buah-buahan sebagai hasil.
(38) Diberkati-Nya mereka sehingga mereka bertambah banyak dengan sangat,
dan hewan-hewan mereka tidak dibuat-Nya berkurang.
(39) Tetapi mereka menjadi berkurang dan membungkuk
oleh sebab tekanan celaka dan duka.
(40) Ditumpahkan-Nya kehinaan ke atas orang-orang terkemuka,
dan dibuat-Nya mereka mengembara di padang tandus yang tiada jalan;
(41) tetapi orang miskin dibentengi-Nya terhadap penindasan,
dan dibuat-Nya kaum-kaum mereka seperti kawanan domba banyaknya.
(42) Orang-orang benar melihatnya, lalu bersukacita,
tetapi segala kecurangan tutup mulut.
(43) Siapa yang mempunyai hikmat? Biarlah ia berpegang pada semuanya ini,
dan memperhatikan segala kemurahan TUHAN.
----------------------------------------------
Lagu2 Puji Pujian
---------------------

No.14. Tuhan Selalu Punya Cara

Kau selalu punya cara untuk menolongku
Kau selalu punya jalan keajaibanMu
Kau dahsyat dalam segala perbuatanMu
Dan ku tenang didalam caraMu

Tak kan ku ragu Tuhan
JanjiMu yang menghidupkanku
Hanya padaMu Tuhan ku berseru
Dan mataku tertuju padaMu

Back to Reff 2x

Kau selalu punya cara untuk menolongku
Punya jalan keajaibanMu
Kau dahsyat dalam segala perbuatanMu
Dan ku tenang didalam caraMu
Dan ku tenang didalam caraMu
--------------------------------------
Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=71LVXsHEMuY&feature=youtube_gdata_player

Tuhan Selalu Punya Cara - Garren Lumoindong feat Angel Pieters
*********************************************************

No. 15. Aku Percaya

Tiada yang seperti Engkau
Begitu mengasihiku
Kau Tuhan sanggup menjawab
Semua seru doaku

Tiada yang seperti Engkau
Begitu mengasihiku

Kau Tuhan sanggup melawat
Seluruh kehidupanku

Reff :
Aku percaya
Tuhanku ajaib
Kau turun tangan memulihkanku

Aku percaya
Tuhanku dahsyat
Kau turun tangan memberkatiku
-------------------------------
Aku Percaya - Sari Simorangkir

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=YCCmq-lxdt8&feature=youtube_gdata_player
*********************************
***************
Puji Tuhan ,Trima Kasih Tuhan atas kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini.Tuhan kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu, Terpujilah Tuhan ,didalam Nama Tuhan Yesus Kristus Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita ,semua ini kami mohonkan . Puji Tuhan , Haleluyah, Amin.

** have a nice day *
°˚˚° Happy Sunday. °˚˚°
° May God Bless you °
° Today and Always °
°˚˚°
Sumber: [Muktiana Gumelar]
www.renunganharian.net
Copyright - SABDA.org -
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh
Minggu, 13 Juli 2014

13. Jul, 2014

##CPG (Christian Pocket Guide).- Saturday, 12 July 2014

##CPG (Christian Pocket Guide).- Saturday, 12 July 2014

##CPG (Christian Pocket Guide).-
Saturday, 12 July 2014

Tak Pernah Ada Kata Terlambat untuk Memulai Panggilan Anda
12 Juli 2014

Bacaan Hari ini:
Yosua 14:10b-12a "Kini sudah empat puluh lima tahun lamanya, sejak diucapkan TUHAN firman itu kepada Musa, dan selama itu orang Israel mengembara di padang gurun. Jadi sekarang, telah berumur delapan puluh lima tahun aku hari ini; pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk. Oleh sebab itu, berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan TUHAN pada waktu itu, sebab engkau sendiri mendengar pada waktu itu, bahwa di sana ada orang Enak dengan kota-kota yang besar dan berkubu."

--------------------------------------
Pesan Sponsor :
Dummy Dome Camera HANYA 49rb
http://goo.gl/4lFYkt
--------------------------------------

Jika Anda hendak mengikuti panggilan Tuhan atas hidup Anda, percayalah Anda tidak pernah, dan tidak akan pernah terlambat.

Setelah Yosua mengirim 12 pengintai ke Tanah Perjanjian, mereka kembali dan melaporkan bahwa tempat itu terlalu sulit bagi umat Allah untuk ditinggali.
Karena ketidakpercayaan mereka, Allah membuat mereka berkelana di padang gurun selama 40 tahun.
Itu menyebabkan matinya satu generasi karena mereka tidak percaya pada janji-janji Allah.
Tapi Kaleb dan Yosua percaya, dan mereka harus hidup bagi umat yang lain.

Ketika orang Israel kembali ke Tanah Perjanjian 40 tahun kemudian, Kaleb berusia 85 tahun.
Kaleb berkata, "Kini sudah empat puluh lima tahun lamanya, sejak diucapkan TUHAN firman itu kepada Musa, dan selama itu orang Israel mengembara di padang gurun. Jadi sekarang, telah berumur delapan puluh lima tahun aku hari ini; pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk. Oleh sebab itu, berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan TUHAN pada waktu itu, sebab engkau sendiri mendengar pada waktu itu, bahwa di sana ada orang Enak dengan kota-kota yang besar dan berkubu" (Yosua 14:10b-12a).

"Berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan TUHAN pada waktu itu," seru Kaleb.
Tanah yang ia inginkan penuh dengan raksasa dan kota-kota berkubu dengan tembok besar.
Dia seakan berseru kepada Allah, "Berikan padaku tugas terberat itu. Berikan padaku kota yang paling sulit itu. Berikan padaku tempat dengan raksasa-raksasa besar itu. Berikan padaku bukit-bukit itu. Aku tidak ingin tempat yang mudah. Aku tahu aku berusia 85 tahun, tapi aku masih punya keberanian untuk melakukan hal-hal besar untuk-Mu."

Baru-baru ini ketika saya pergi ke toko buku untuk membeli kartu ulang tahun untuk cucu saya, saya melihat sesuatu yang belum pernah saya lihat sebelumnya di seksi kartu ucapan.
Mereka sekarang menjual kartu ulang tahun yang ke-80, ke-85, ke-90, ke-95, bahkan yang ke-100!
Sewaktu saya kecil, saya tidak pernah melihat kartu-kartu semacam ini, karena di zaman sekarang, manusia hidup lebih lama.
Ketika ayah saya lahir, usia maksimal rata-rata seorang pria Amerika adalah 76.
Namun kini usia harapan hidup rata-rata pria telah meningkat, setidaknya 12 tahun.

Beberapa dari Anda mungkin berpikir sudah saatnya berhenti melakukan aktivitas.
Tapi saya beritahu Anda satu hal, ini waktunya Anda bertindak dan berbuat sesuatu untuk Tuhan.
Apakah Anda pikir Dia akan membiarkan Anda hidup 30 tahun lagi hanya untuk bermain golf?

Inilah satu kata yang tidak ada dalam Alkitab:
pensiun.
Anda mungkin telah pensiun, tapi Anda tetap dapat melayani Tuhan.
Anda punya lebih banyak hikmat dan pengalaman sekarang, dan Dia tidak akan menyia-nyiakan itu.

Di usia 85 tahun, Kaleb memulai misi terbesar dalam hidupnya.
Musa berusia 80 tahun ketika Allah memanggilnya untuk membebaskan umat Allah.
Abraham berusia 79 tahun ketika ia menerima panggilan Allah.

Jika Anda berada di generasi Kaleb, Anda harus percaya bahwa tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai panggilan hidup Anda.
Yang terbaik belum datang!

Renungkan hal ini:

Jika Anda berada di generasi Kaleb, bagaimana Anda ingin menghabiskan "masa pensiun" Anda agar berguna bagi Kerajaan Allah?
Bagaimana Anda akan mengikuti panggilan Anda dalam 10, 20, atau 30 tahun ke depan bagi Tuhan?

Terlepas dalam tahap apa Anda berada sekarang, apa yang Anda lakukan untuk mengikuti apa yang menjadi panggilan Anda?

____________________________________

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 4-6; Kisah Para Rasul 17:16-34

Mazmur 4
Doa pada malam hari
(1) Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi. Mazmur Daud.
(4-2) Apabila aku berseru, jawablah aku,
ya Allah, yang membenarkan aku.
Di dalam kesesakan Engkau memberi kelegaan kepadaku.
Kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku!
(2) (4-3) Hai orang-orang, berapa lama lagi kemuliaanku dinodai,
berapa lama lagi kamu mencintai yang sia-sia dan mencari kebohongan? Sela
(3) (4-4) Ketahuilah, bahwa TUHAN telah memilih bagi-Nya seorang yang dikasihi-Nya;
TUHAN mendengarkan, apabila aku berseru kepada-Nya.
(4) (4-5) Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa;
berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam. Sela
(5) (4-6) Persembahkanlah korban yang benar
dan percayalah kepada TUHAN.
(6) (4-7) Banyak orang berkata: "Siapa yang akan memperlihatkan yang baik kepada kita?"
Biarlah cahaya wajah-Mu menyinari kami, ya TUHAN!
(7) (4-8) Engkau telah memberikan sukacita kepadaku,
lebih banyak dari pada mereka ketika mereka kelimpahan gandum dan anggur.
(8) (4-9) Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur,
sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.

Mazmur 5
Doa pada pagi hari
(1) Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan suling. Mazmur Daud.
(5-2) Berilah telinga kepada perkataanku, ya TUHAN,
indahkanlah keluh kesahku.
(2) (5-3) Perhatikanlah teriakku minta tolong,
ya Rajaku dan Allahku, sebab kepada-Mulah aku berdoa.
(3) (5-4) TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku,
pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu.
(4) (5-5) Sebab Engkau bukanlah Allah yang berkenan kepada kefasikan;
orang jahat takkan menumpang pada-Mu.
(5) (5-6) Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu;
Engkau membenci semua orang yang melakukan kejahatan.
(6) (5-7) Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong,
TUHAN jijik melihat penumpah darah dan penipu.
(7) (5-8) Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar,
aku akan masuk ke dalam rumah-Mu,
sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus
dengan takut akan Engkau.
(8) (5-9) TUHAN, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu
karena seteruku;
ratakanlah jalan-Mu di depanku.
(9) (5-10) Sebab perkataan mereka tidak ada yang jujur,
batin mereka penuh kebusukan,
kerongkongan mereka seperti kubur ternganga,
lidah mereka merayu-rayu.
(10) (5-11) Biarlah mereka menanggung kesalahan mereka, ya Allah,
biarlah mereka jatuh karena rancangannya sendiri;
buanglah mereka karena banyaknya pelanggaran mereka,
sebab mereka memberontak terhadap Engkau.
(11) (5-12) Tetapi semua orang yang berlindung pada-Mu akan bersukacita,
mereka akan bersorak-sorai selama-lamanya, karena Engkau menaungi mereka;
dan karena Engkau akan bersukaria orang-orang yang mengasihi nama-Mu.
(12) (5-13) Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN;
Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai.

Mazmur 6
Doa dalam pergumulan
(1) Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi. Menurut lagu: Yang kedelapan. Mazmur Daud.
(6-2) Ya TUHAN, janganlah menghukum aku dalam murka-Mu, dan janganlah menghajar aku dalam kepanasan amarah-Mu.
(2) (6-3) Kasihanilah aku, TUHAN, sebab aku merana;
sembuhkanlah aku, TUHAN, sebab tulang-tulangku gemetar,
(3) (6-4) dan jiwakupun sangat terkejut;
tetapi Engkau, TUHAN, berapa lama lagi?
(4) (6-5) Kembalilah pula, TUHAN, luputkanlah jiwaku,
selamatkanlah aku oleh karena kasih setia-Mu.
(5) (6-6) Sebab di dalam maut tidaklah orang ingat kepada-Mu;
siapakah yang akan bersyukur kepada-Mu di dalam dunia orang mati?
(6) (6-7) Lesu aku karena mengeluh;
setiap malam aku menggenangi tempat tidurku,
dengan air mataku aku membanjiri ranjangku.
(7) (6-8) Mataku mengidap karena sakit hati,
rabun karena semua lawanku.
(8) (6-9) Menjauhlah dari padaku, kamu sekalian yang melakukan kejahatan,
sebab TUHAN telah mendengar tangisku;
(9) (6-10) TUHAN telah mendengar permohonanku,
TUHAN menerima doaku.
(10) (6-11) Semua musuhku mendapat malu dan sangat terkejut;
mereka mundur dan mendapat malu dalam sekejap mata.

Kisah Para Rasul 17:16-34
Paulus di Atena
(16) Sementara Paulus menantikan mereka di Atena, sangat sedih hatinya karena ia melihat, bahwa kota itu penuh dengan patung-patung berhala. (17) Karena itu di rumah ibadat ia bertukar pikiran dengan orang-orang Yahudi dan orang-orang yang takut akan Allah, dan di pasar setiap hari dengan orang-orang yang dijumpainya di situ. (18) Dan juga beberapa ahli pikir dari golongan Epikuros dan Stoa bersoal jawab dengan dia dan ada yang berkata: "Apakah yang hendak dikatakan si peleter ini?" Tetapi yang lain berkata: "Rupa-rupanya ia adalah pemberita ajaran dewa-dewa asing." Sebab ia memberitakan Injil tentang Yesus dan tentang kebangkitan-Nya. (19) Lalu mereka membawanya menghadap sidang Areopagus dan mengatakan: "Bolehkah kami tahu ajaran baru mana yang kauajarkan ini? (20) Sebab engkau memperdengarkan kepada kami perkara-perkara yang aneh. Karena itu kami ingin tahu, apakah artinya semua itu." (21) Adapun orang-orang Atena dan orang-orang asing yang tinggal di situ tidak mempunyai waktu untuk sesuatu selain untuk mengatakan atau mendengar segala sesuatu yang baru. (22) Paulus pergi berdiri di atas Areopagus dan berkata: "Hai orang-orang Atena, aku lihat, bahwa dalam segala hal kamu sangat beribadah kepada dewa-dewa. (23) Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat barang-barang pujaanmu, aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: Kepada Allah yang tidak dikenal. Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu. (24) Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia, (25) dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang. (26) Dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka, (27) supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing. (28) Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga. (29) Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia. (30) Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat. (31) Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati." (32) Ketika mereka mendengar tentang kebangkitan orang mati, maka ada yang mengejek, dan yang lain berkata: "Lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu." (33) Lalu Paulus pergi meninggalkan mereka. (34) Tetapi beberapa orang laki-laki menggabungkan diri dengan dia dan menjadi percaya, di antaranya juga Dionisius, anggota majelis Areopagus, dan seorang perempuan bernama Damaris, dan juga orang-orang lain bersama-sama dengan mereka.
____________________________________

Anda punya lebih banyak hikmat dan pengalaman sampai sekarang, tapi ingat Anda tetap harus melayani Tuhan di sepanjang hidup Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
____________________________________

Lagu2 Puji Pujian
---------------------
No. 36. Allah Kuasa Melakukan Segala Perkara

Allah kuasa melakukan segala perkara
Allahku Maha Kuasa
Dia ciptakan seisi dunia
Atur segala masa
Allahku Maha Kuasa

Allah kuasa melakukan segala perkara
Allahku Maha Kuasa
Dia ampuni yang berdosa
Sembuhkan yang sakit
Allahku Maha Kuasa
---------------------------
Allah Kuasa Melakukan Segala Perkara, Yesus Nama Yang Indah - Video Clips by JoVie DiNo Jansen.mp4

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=h7nUA0aZfJY&feature=youtube_gdata_player
*******************************

No. 37. “JADIKAN AKU RUMAH DOAMU”

Ku bawa hidupku sekarang
Ke tempat kudus mu Tuhan
Di mezbah Mu kuserahkan
Seluruh hidupku

Penuhi hatiku sekarang
Dengan urapan yang baru
Agar aku lebih lagi
Mendengar suara Mu

Jadikan aku Tuhan
Rumah doa Mu
Agar semua suku banga
Sujud* menyembah Mu
Jadikan aku Tuhan
Rumah doa Mu
Agar semua suku bangsa
Datang menyembah Mu
---------------------------
Jadikanku Rumah DoaMu - Pdt. DR.Ir. Niko N

Check out this video on YouTube:
http://www.youtube.com/watch?v=4WEfjdYbadk&feature=youtube_gdata_player
*******************************
***************
Puji Tuhan ,Trima Kasih Tuhan atas kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini.Tuhan kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu, Terpujilah Tuhan ,didalam Nama Tuhan Yesus Kristus Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita ,semua ini kami mohonkan . Puji Tuhan , Haleluyah, Amin.

** have a nice day *
°˚˚° Happy Saturday °˚˚°
° May God Bless you °
° Today and Always °
°˚˚°
Sumber: [Muktiana Gumelar]
NEW!
App CPG (Christian Pocket Guide) utk Android dgn fitur baru Radio, Video, Karaoke, Renungan Harian,dll!
Yuk download di Google Play:
http://goo.gl/8I4d7w