6. Agt, 2014

Catatan Anna untuk : Firman Tuhan No.97 - No.102

Catatan Anna untuk : Firman Tuhan No.97 - No.102

F.Tuhan No.97 - No.102
************************
Catatan Anna untuk : Firman Tuhan No.97 - No.102
*************************
Firman Tuhan No.97 - No.102
*************************
97. Bacaan Alkitab : 2 Samuel 19:31-39
BARZILAI

98. Bacaan Alkitab : Wahyu 19:20
Pada Akhirnya Kita Menang

99. Bacaan Alkitab : Kejadian 20
JUJUR HANCUR?

100. Bacaan Alkitab : 2 Tesalonika 2:3
Guncangan Kecil Antikristus

101. Bacaan Alkitab : Markus 2:1-12
MENGENALI SIR BARTLE

102. Bacaan Alkitab : 2 Korintus 11:13-15
Penyamaran Cerdik

****************************************************

No. 97. Bacaan Alkitab : 2 Samuel 19:31-39
BARZILAI

Tampilan cetak
Selasa, 29 Juli 2014
Bacaan Alkitab : 2 Samuel 19:31-39
Barzilai ikut mengantarkan raja
(31) Juga Barzilai, orang Gilead itu, telah datang dari Ragelim dan ikut bersama-sama raja ke sungai Yordan untuk mengantarkannya sampai di sana. (32) Barzilai itu sudah sangat tua, delapan puluh tahun umurnya. Ia menyediakan makanan bagi raja selama ia tinggal di Mahanaim, sebab ia seorang yang sangat kaya. (33) Berkatalah raja kepada Barzilai: "Ikutlah aku, aku akan memelihara engkau di tempatku di Yerusalem." (34) Tetapi Barzilai menjawab raja: "Berapa tahun lagikah aku hidup, sehingga aku harus pergi bersama-sama dengan raja ke Yerusalem? (35) Sekarang ini aku telah berumur delapan puluh tahun; masakan aku masih dapat membedakan antara yang baik dan yang tidak baik? Atau masih dapatkah hambamu ini merasai apa yang hamba makan atau apa yang hamba minum? Atau masih dapatkah aku mendengarkan suara penyanyi laki-laki dan penyanyi perempuan? Apa gunanya hambamu ini lagi menjadi beban bagi tuanku raja? (36) Sepotong jalan saja hambamu ini berjalan ke seberang sungai Yordan bersama-sama dengan raja. Mengapa raja memberikan ganjaran yang sedemikian kepadaku? (37) Biarkanlah hambamu ini pulang, sehingga aku dapat mati di kotaku sendiri, dekat kubur ayahku dan ibuku. Tetapi inilah hambamu Kimham, ia boleh ikut dengan tuanku raja; perbuatlah kepadanya apa yang tuanku pandang baik." (38) Lalu berbicaralah raja: "Baiklah Kimham ikut dengan aku; aku akan berbuat kepadanya apa yang kaupandang baik, dan segala yang kaukehendaki dari padaku akan kulakukan untukmu." (39) Kemudian seluruh rakyat menyeberangi sungai Yordan. Juga raja menyeberang, setelah berpamitan dengan Barzilai dengan ciuman. Lalu orang inipun pulanglah ke tempat kediamannya.
----------------------------
Setahun : Pengkhotbah 9-12
----------------------------
Nats : Barzilai itu sudah sangat tua, delapan puluh tahun umurnya. Ia menyediakan makanan bagi raja selama ia tinggal di Mahanaim, sebab ia seorang yang sangat kaya. (2 Samuel 19:32)
----------------------------
BARZILAI
Seusai berkenalan dengan seseorang dan ia telah pergi menjauh, entah di dalam hati atau terucap, biasanya kita berkomentar tentang kenalan baru itu. Topik komentar yang paling menonjol pada umumnya mengenai apakah ia orang baik atau tidak. Mengapa demikian? Sebab sosok orang baik memang kita cari. Siapa mau bertemu dengan orang jahat? Siapa tidak ingin berjumpa dengan orang baik?

Perjalanan hidup Raja Daud diwarnai perjumpaan dengan aneka ragam manusia. Dari si bebal dan si kikir hingga si pengutuk. Dari sobat dan kerabat sampai penjilat dan pengkhianat. Dari ksatria pemberani sampai kaum penakut dan pengecut. Berjumpa orang jahat tentu menyedihkan. Sebaliknya berjumpa orang baik tentu amat menghibur. Suatu kali hati Daud pernah amat terpukul tatkala berjumpa pengkhianat dalam diri puteranya sendiri. Syukurlah, ketika lari dari kejaran Absalom, ia berjumpa orang-orang baik. Salah satunya ialah Barzilai. Seorang kaya yang murah hati, tulus, bijaksana, tahu diri, tidak egois, dan santun. Daud sangat diberkati kala bertemu dengannya.

Kita semua pasti pernah bersedih hati karena bertemu dengan orang-orang yang menyusahkan hidup kita. Terutama yang semula tak kita sangka-sangka. Namun, tengoklah juga sisi sebelah: hadirnya orang-orang baik yang Tuhan izinkan untuk menemani kita melewati masa-masa sulit dan menyedihkan itu. Pasti ada "Barzilai-Barzilai" di dalam hidup kita. Mungkin tak banyak, tapi ada dan bermakna di saat kita memerlukannya. --Pipi A Dhali /Renungan Harian

MASIH ADANYA ORANG BAIK DALAM HIDUP INI ADALAH SALAH SATU
WUJUD ANUGERAH DAN CARA TUHAN MEMELIHARA KITA.

****************************************************

No. 98. Bacaan Alkitab : Wahyu 19:20
Pada Akhirnya Kita Menang

CPG (Christian Pocket Guide).- Tuesday , 29 July 2014l
Pada Akhirnya Kita Menang
29 Juli 2014
Bacaan Hari ini:
Wahyu 19:20 "Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang."
--------------------------------------
Beberapa tahun lalu, sejarawan Arnold Toynbee mengatakan, "Dengan memaksa umat manusia menciptakan senjata-senjata mematikan dan di saat yang sama menciptakan ekonomi dunia yang saling bergantung satu sama lain, ilmu pengetahuan telah membawa umat manusia ke tingkat penderitaan yang lebih tinggi lagi. Siapa pun yang berhasil mewujudkan persatuan dan kedamaian dunia membuat manusia mendewakannya sebagai Kaisar baru mereka."
Pernyataan Toynbee ini cocok dengan skenario Alkitab.''
Mendewakan "Kaisar baru" akan terjadi di masa yang akan datang.
Banyak perkara akan terjadi, dan akan muncul seseorang yang didewakan di atas panggung dunia.
Pemimpin dunia ini akan melakukan apa yang orang lain tak pernah mampu lakukan sebelumnya: membawa perdamaian dunia.
Orang ini akan berjaya dan ia akan disambut sebagai pembawa damai terbesar yang pernah hidup.
Namun di balik itu, akan muncul sesosok manusia yang paling jahat, yang paling gila kuasa, yang pernah hidup di muka bumi ini.

Ini berhubungan dengan Antikristus (dalam Alkitab merujuk pada satu sosok).
Mengapa?
Salah satu alasannya adalah bahwa ada lebih dari 100 ayat dalam Alkitab yang secara rinci membahas asal-usul, kebangsaan, pekerjaan, karakter, kerajaan, dan hari akhir dari Antikristus ini.
Hal ini dibahas secara mendalam dalam kitab Wahyu dan Daniel.
Antikristus juga dirujuk dalam 2 Tesalonika dan dalam 1 Yohanes.
Banyaknya informasi dalam Alkitab tentang Antikristus sudah cukup bagi kita untuk memahami siapa dia dan apa yang akan dilakukannya.

Tapi saya pikir ada alasan lain mengapa kita harus tahu tentang Antikristus.
Saat kita membaca Alkitab dan melihatnya memerintah, saat kita melihat yang jahat berkuasa dalam budaya kita, segalanya di dunia ini seolah-olah akan berakhir buruk.
Tapi saat kita lanjut membaca kitab Wahyu, kita melihat bahwa akhirnya, Antikristus dikalahkan.
____________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 49-50; Roma 1
____________________________________
Kita melihat bahwa yang jahat ditaklukkan. Dan kita diingatkan bahwa kita menang pada akhirnya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

****************************************************

No. 99. Bacaan Alkitab : Kejadian 20
JUJUR HANCUR?

Tampilan cetak
Rabu, 30 Juli 2014
Bacaan Alkitab : Kejadian 20
Abraham dan Abimelekh
(1) Lalu Abraham berangkat dari situ ke Tanah Negeb dan ia menetap antara Kadesh dan Syur. Ia tinggal di Gerar sebagai orang asing. (2) Oleh karena Abraham telah mengatakan tentang Sara, isterinya: "Dia saudaraku," maka Abimelekh, raja Gerar, menyuruh mengambil Sara. (3) Tetapi pada waktu malam Allah datang kepada Abimelekh dalam suatu mimpi serta berfirman kepadanya: "Engkau harus mati oleh karena perempuan yang telah kauambil itu; sebab ia sudah bersuami." (4) Adapun Abimelekh belum menghampiri Sara. Berkatalah ia: "Tuhan! Apakah Engkau membunuh bangsa yang tak bersalah? (5) Bukankah orang itu sendiri mengatakan kepadaku: Dia saudaraku? Dan perempuan itu sendiri telah mengatakan: Ia saudaraku. Jadi hal ini kulakukan dengan hati yang tulus dan dengan tangan yang suci." (6) Lalu berfirmanlah Allah kepadanya dalam mimpi: "Aku tahu juga, bahwa engkau telah melakukan hal itu dengan hati yang tulus, maka Akupun telah mencegah engkau untuk berbuat dosa terhadap Aku; sebab itu Aku tidak membiarkan engkau menjamah dia. (7) Jadi sekarang, kembalikanlah isteri orang itu, sebab dia seorang nabi; ia akan berdoa untuk engkau, maka engkau tetap hidup; tetapi jika engkau tidak mengembalikan dia, ketahuilah, engkau pasti mati, engkau dan semua orang yang bersama-sama dengan engkau." (8) Keesokan harinya pagi-pagi Abimelekh memanggil semua hambanya dan memberitahukan seluruh peristiwa itu kepada mereka, lalu sangat takutlah orang-orang itu. (9) Kemudian Abimelekh memanggil Abraham dan berkata kepadanya: "Perbuatan apakah yang kaulakukan ini terhadap kami, dan kesalahan apakah yang kulakukan terhadap engkau, sehingga engkau mendatangkan dosa besar atas diriku dan kerajaanku? Engkau telah berbuat hal-hal yang tidak patut kepadaku." (10) Lagi kata Abimelekh kepada Abraham: "Apakah maksudmu, maka engkau melakukan hal ini?" (11) Lalu Abraham berkata: "Aku berpikir: Takut akan Allah tidak ada di tempat ini; tentulah aku akan dibunuh karena isteriku. (12) Lagipula ia benar-benar saudaraku, anak ayahku, hanya bukan anak ibuku, tetapi kemudian ia menjadi isteriku. (13) Ketika Allah menyuruh aku mengembara keluar dari rumah ayahku, berkatalah aku kepada isteriku: Tunjukkanlah kasihmu kepadaku, yakni: katakanlah tentang aku di tiap-tiap tempat di mana kita tiba: Ia saudaraku." (14) Kemudian Abimelekh mengambil kambing domba dan lembu sapi, hamba laki-laki dan perempuan, lalu memberikan semuanya itu kepada Abraham; Sara, isteri Abraham, juga dikembalikannya kepadanya. (15) Dan Abimelekh berkata: "Negeriku ini terbuka untuk engkau; menetaplah, di mana engkau suka." (16) Lalu katanya kepada Sara: "Telah kuberikan kepada saudaramu seribu syikal perak, itulah bukti kesucianmu bagi semua orang yang bersama-sama dengan engkau. Maka dalam segala hal engkau dibenarkan." (17) Lalu Abraham berdoa kepada Allah, dan Allah menyembuhkan Abimelekh dan isterinya dan budak-budaknya perempuan, sehingga mereka melahirkan anak. (18) Sebab tadinya TUHAN telah menutup kandungan setiap perempuan di istana Abimelekh karena Sara, isteri Abraham itu.
---------------------------
Setahun : Kidung Agung 1-4
----------------------------
Nats : Lalu Abraham berkata: "Aku berpikir: Takut akan Allah tidak ada di tempat ini; tentulah aku akan dibunuh karena isteriku." (Kejadian 20:11)
----------------------------
JUJUR HANCUR?
Sejak manusia jatuh dalam dosa, ketidakjujuran layaknya bumbu penyedap yang selalu ada di setiap menu kehidupan. Dengan alasan malu, takut, bahkan demi kebaikan, acap kali kita berkompromi dan berbohong. Slogan: "orang jujur akan hancur" secara tidak sadar mungkin kita yakini sebagai prinsip yang sudah melekat di tengah keseharian kita di masyarakat.

Jika kita menyimak sepenggal kisah Abraham, kita pun mendapati aspek ketidakjujuran dalam dirinya. Dengan alasan takut dibunuh oleh Abimelekh, ia berdusta, mengatakan bahwa Sara ialah saudaranya-bukan istrinya. Tuhan Yesus, dalam Matius 5:37 memberikan penegasan mengenai bagaimana kita mesti bertindak jujur. Dia berkata bahwa kita mesti tegas, tidak kompromistis pada apa pun, sebab "... apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat." Dengan kata lain, sekecil apa pun ketidakjujuran, yang disebut dusta tetaplah dusta; dan itu adalah dosa, apa pun alasannya.

Setiap kita tentu pernah tidak jujur. Celakanya, sekali kita tidak jujur, akan diikuti oleh ketidakjujuran kedua, ketiga, dan seterusnya. Akibatnya, kita terperosok makin dalam di jurang kebohongan yang kita ciptakan sendiri. Bertobat, mohon pengampunan dan pertolongan Tuhan untuk lepas dari jerat itu. Jika diperhadapkan pada keseharian, memang tidak mudah menjalankannya. Ada risiko diabaikan, dijauhi, bahkan dimusuhi orang lain ketika kita tampil jujur di tengah dunia yang tidak jujur. Namun, Tuhan disenangkan dengan kejujuran kita. --Sigit Kurniawan D /Renungan Harian

MASIH ADANYA ORANG BAIK DALAM HIDUP INI ADALAH SALAH SATU
WUJUD ANUGERAH DAN CARA TUHAN MEMELIHARA KITA.
--------------------
Matius 5:37
(37) Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

Melakukan kebohongan sama dengan menyimpan bom waktu
Yang setiap saat dapat meledak dan menghancurkan Anda.

****************************************************

No. 100. Bacaan Alkitab : 2 Tesalonika 2:3
Guncangan Kecil Antikristus

CPG (Christian Pocket Guide).- Wednesday, 30 July 2014
Guncangan Kecil Antikristus
30 Juli 2014
Bacaan Hari ini:
2 Tesalonika 2:3 "Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa,"
--------------------------------------
Salah satu hal yang saya hargai tentang negara kami, Amerika Serikat, adalah kebebasan untuk beribadah.
Saya menghargai kebebasan untuk berdiri dan mengatakan apa yang saya percaya tanpa takut ditangkap atau dibunuh.
Saya menghargai kebebasan yang dimiliki orang lain yang punya pandangan iman yang berbeda dengan saya.
Meski saya mungkin tidak setuju dengan mereka, saya menghargai bahwa kami dapat mengatakan apa yang kami yakini di negara ini saat ini.

Bahkan meskipun saya bisa, saya tidak akan pernah memaksakan iman Kristen pada siapa pun.
Saya tidak pernah ingin kekristenan dipaksakan pada orang yang tidak mau mempercayainya.
Kita sebagai orang Kristen memiliki iman yang beralasan, dan hasrat kita adalah untuk membawa orang kepada Kristus dengan cara membagikan iman kita dengan mereka.
Bagaimanapun juga, Allah berkata, "Marilah, baiklah kita berperkara!" (Yesaya 1:18a).

Pada hari-hari terakhir, sebuah agama baru yang mudah diterima siapa pun akan muncul.
Akan ada banyak keyakinan yang bersinggungan dengan okultisme (ilmu gaib).
Dan setiap langkah menuju agama dunia merupakan guncangan kecil Antikristus.

Dalam budaya kita hari ini, kita melihat keyakinan atau pandangan yang merangkul semua agama.
Kita diberitahu bahwa kita semua berdoa kepada tuhan yang sama, bahwa kita semua mengikuti jalan yang berbeda untuk menuju satu tuhan yang sama.
Tapi saya mohon ini dibedakan.
Saya menyembah Allah Abraham, Ishak, dan Yakub.
Saya menyembah Tuhan dalam Alkitab, yang mengutus Yesus Kristus.
Tidak ada Tuhan lain.

Saya pikir di masa yang akan datang, kita akan melihat perkembangan toleransi atas setiap keyakinan yang ada.
Itu baik, tapi tidak dengan "iman yang toleran" seperti yang beberapa orang gambarkan.
Kita tidak boleh sedikit pun mentolerir itu.
____________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 51-53; Roma 2
____________________________________
Inilah sebabnya mengapa kita harus sangat berhati-hati. Iblis akan datang pada hari-hari terakhir dengan tipu muslihat agama.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

****************************************************

No. 101. Bacaan Alkitab : Markus 2:1-12
MENGENALI SIR BARTLE

Tampilan cetak
Kamis, 31 Juli 2014
Bacaan Alkitab : Markus 2:1-12
Orang lumpuh disembuhkan
(1) Kemudian, sesudah lewat beberapa hari, waktu Yesus datang lagi ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah. (2) Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintupun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka, (3) ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang. (4) Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring. (5) Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!" (6) Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya: (7) "Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?" (8) Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu? (9) Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan? (10) Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu : (11) "Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!" (12) Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: "Yang begini belum pernah kita lihat."
----------------------------
Setahun : Kidung Agung 5-8
----------------------------
Nats : Ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang. (Markus 2:3)
----------------------------
MENGENALI SIR BARTLE
Sir Bartle Frere, seorang bangsawan Inggris, menjadi Gubernur Bombay, India, pada 1862-1867. Keluarga dan teman-temannya mengenalnya sebagai "orang yang suka menolong". Suatu ketika ia kembali dari suatu perjalanan jauh, dan istrinya menyuruh pembantu yang masih baru untuk menjemput Sir Bartle dan membantu membawakan barang-barangnya. "Bagaimana saya dapat mengenali Sir Bartle?" tanya si pelayan. Istri gubernur itu menjawab, "Perhatikan laki-laki bertubuh tinggi yang sedang menolong orang lain."

Ada empat orang bermaksud membawa seseorang yang lumpuh kepada Yesus. Sayangnya, keadaan tidak memungkinkan sebab pintu rumah tempat Yesus sedang mengajar telah tertutup oleh begitu banyak orang. Namun, keempat orang ini tidak kehabisan akal. Mereka memutuskan naik ke atas dan membuka atap rumah itu sehingga mereka dapat menurunkan orang yang sakit lumpuh itu tepat di depan Yesus! Yesus memuji tindakan keempat orang itu sebagai tindakan orang yang beriman. Iman, yang ditunjukkan dengan kebaikan hati itu, telah menghasilkan mukjizat kesembuhan bagi orang yang lumpuh itu.

Meski Alkitab tidak mencatat nama mereka, perbuatan baik mereka membuat mereka dikenal dunia sepanjang masa. Ya, mereka dikenal karena kebaikan dan pertolongan untuk membawa orang kepada Yesus. Ketika kita melakukan perbuatan baik, kita pun sedang memperkenalkan nama Kristus kepada orang lain. Seperti itulah iman seharusnya bekerja: diwujudnyatakan dalam perbuatan baik kepada sesama. --Samuel Yudi S /Renungan Harian

PERBUATAN BAIK UNTUK MEMPERKENALKAN KRISTUS KEPADA SESAMA
ADALAH SALAH SATU PERWUJUDAN IMAN KITA.

****************************************************

No. 102. Bacaan Alkitab : 2 Korintus 11:13-15
Penyamaran Cerdik

CPG (Christian Pocket Guide).- Thursday, 31 July 2014
Penyamaran Cerdik
31 Juli 2014
Bacaan Hari ini:
2 Korintus 11:13-15 "Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang. Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka."
--------------------------------------
Salah satu tanda akhir zaman adalah orang-orang akan berpaling dari iman.
Alkitab berbicara tentang kemurtadan, pembangkangan iman di hari-hari terakhir (2 Tesalonika 3).
Kita membaca dalam 2 Timotius 4:3-4 yang pada hari-hari terakhir dijelaskan bahwa beberapa "orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng."

Kadang Iblis datang bagai singa yang mengaum dalam segala kebejatannya.
Tapi di lain waktu, ia datang sebagai malaikat terang dalam kemegahannya.
Itulah sebabnya Rasul Paulus menulis kepada jemaat di Galatia, "Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia" (Galatia 1:8)

Saat ini, ada orang-orang yang mengatakan bahwa kita perlu menata kembali imej gereja, bahwa kita tidak bisa melakukannya dengan cara lama.
Tapi saya pikir kita perlu melakukannya.
Sebaliknya, kita perlu menemukan kembali gereja seperti cara Yesus membangunnya dahulu.
Kita harus kembali ke template asli gereja.

Di beberapa gereja hari ini, khotbah-khotbahnya pendek, lebih seperti pidato singkat yang menggugah semangat, ketimbang sebagai saluran pesan firman Tuhan.
Saya ingin mendengar Firman Tuhan.
Saya ingin tahu apa yang Alkitab katakan tentang semua hal yang akan saya hadapi dalam kehidupan.

Paulus menulis kepada Timotius, "Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran" (2 Timotius 4:2).
____________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 54-56; Roma 3
____________________________________
Penangkal tipu muslihat yang akan lebih sering kita lihat di hari-hari akhir ini ialah dengan mendengar dan mengetahui Firman Tuhan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

****************************************************
****************************************************

6. Agt, 2014

Catatan Anna untuk : Firman Tuhan No.91 - No.96

Catatan Anna untuk : Firman Tuhan No.91 - No.96

F.Tuhan No.91 - No.96
************************
Catatan Anna untuk : Firman Tuhan No.91 - No.96
*************************
Firman Tuhan No.91 - No.96
*************************
91. Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 19:1-19
TERPROVOKASI

92. Bacaan Alkitab : Wahyu 3:11
Tidak Ada Yang Bisa Ditunjukkan

93. Bacaan Alkitab : Kejadian 3
DOSA MERUSAK HUBUNGAN

94. Bacaan Alkitab : Matius 24: 4-5
Peniru Ulung

95. Bacaan Alkitab : Kejadian 3
DOSA MERUSAK HUBUNGAN

96. Bacaan Alkitab : 1 Korintus 10:13
Ketika Pencobaan Datang

****************************************************

No. 91. Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 19:1-19
TERPROVOKASI

Tampilan cetak
Sabtu, 26 Juli 2014
Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 19:1-19
Daud berperang melawan bani Amon dan orang Aram
(1) Sesudah itu matilah Nahas, raja bani Amon, lalu anaknya menjadi raja menggantikan dia. (2) Lalu berkatalah Daud: "Aku akan menunjukkan persahabatan kepada Hanun bin Nahas, sebab ayahnya telah menunjukkan persahabatan kepadaku." Sebab itu Daud mengirim utusan untuk menyampaikan pesan turut berdukacita kepadanya karena kematian ayahnya. Tetapi ketika pegawai-pegawai Daud sampai ke negeri bani Amon itu, kepada Hanun, untuk menyampaikan pesan turut berdukacita kepadanya, (3) berkatalah pemuka-pemuka bani Amon itu kepada Hanun: "Apakah menurut anggapanmu Daud hendak menghormati ayahmu, karena ia telah mengutus kepadamu orang-orang yang menyampaikan pesan turut berdukacita? Bukankah dengan maksud untuk menyelidik, untuk mengintai dan menghancurkan negeri ini maka pegawai-pegawainya datang kepadamu?" (4) Lalu Hanun menyuruh menangkap pegawai-pegawai Daud itu, disuruhnya mencukur mereka dan memotong pakaian mereka pada bagian tengah sampai pangkal paha mereka, kemudian dilepasnya mereka. (5) Ketika mereka berjalan pulang, diberitahukan kepada Daud tentang orang-orang itu, lalu disuruhnya orang menemui mereka, sebab orang-orang itu sangat dipermalukan. Raja berkata: "Tinggallah di Yerikho sampai janggutmu itu tumbuh, kemudian datanglah kembali." (6) Setelah dilihat bani Amon, bahwa mereka telah membuat dirinya dibenci oleh Daud, maka Hanun dan bani Amon itu mengirim seribu talenta perak untuk menyewa kereta dan orang-orang berkuda dari Aram-Mesopotamia, dari Aram-Maakha dan dari Aram-Zoba. (7) Mereka menyewa tiga puluh dua ribu kereta, serta raja negeri Maakha dengan tentaranya, yang datang berkemah dekat Medeba. Juga bani Amon itu berkumpul dari kota-kota mereka dan datang untuk berperang. (8) Ketika Daud mendengar hal itu, disuruhnyalah Yoab maju dengan segenap tentara dan pahlawan. (9) Lalu bani Amon maju, diaturnya barisan perangnya di depan pintu kota, sedang raja-raja yang ikut datang ada tersendiri di padang. (10) Ketika Yoab melihat, bahwa serangan itu mengancam dia dari depan dan dari belakang, maka dipilihnyalah sebagian dari orang pilihan Israel, lalu ia mengatur barisan mereka berhadapan dengan orang Aram itu. (11) Selebihnya dari rakyat itu ditempatkannya di bawah pimpinan Abisai, adiknya, dan mereka mengatur barisannya berhadapan dengan bani Amon itu. (12) Lalu berkatalah Yoab: "Jika orang Aram itu lebih kuat dari padaku, maka haruslah engkau menolong aku, tetapi jika bani Amon itu lebih kuat dari padamu, maka aku akan menolong engkau. (13) Kuatkanlah hatimu dan marilah kita menguatkan hati untuk bangsa kita dan untuk kota-kota Allah kita. TUHAN kiranya melakukan yang baik di mata-Nya." (14) Lalu Yoab dan tentara yang bersama-sama dengan dia maju menghadapi orang Aram itu untuk berperang dan orang-orang itu melarikan diri dari hadapannya. (15) Ketika bani Amon melihat, bahwa orang Aram sudah melarikan diri, maka merekapun larilah dari hadapan Abisai, adik Yoab, dan masuk ke dalam kota. Sesudah itu Yoab pulang ke Yerusalem. (16) Ketika orang Aram melihat, bahwa mereka telah terpukul kalah oleh orang Israel, maka mereka mengirim utusan-utusan dan menyuruh orang Aram yang di seberang sungai Efrat maju berperang di bawah pimpinan Sofakh, panglima tentara Hadadezer. (17) Setelah hal itu diberitahukan kepada Daud, maka dikumpulkannya seluruh orang Israel, diseberanginya sungai Yordan, lalu sampai ke dekat mereka, dan diaturnya barisannya melawan mereka. Ketika Daud mengatur barisannya berhadapan dengan orang Aram itu untuk berperang, maka mereka bertempur melawan dia, (18) tetapi orang Aram itu lari dari hadapan orang Israel, dan Daud membunuh dari orang Aram itu tujuh ribu ekor kuda kereta dan empat puluh ribu orang pasukan berjalan kaki; juga Sofakh, panglima tentara itu, dibunuhnya. (19) Ketika dilihat orang-orang yang takluk kepada Hadadezer, bahwa mereka telah terpukul kalah oleh orang Israel, maka mereka mengadakan perdamaian dengan Daud dan takluk kepadanya; sesudah itu orang Aram tidak mau lagi memberi pertolongan kepada bani Amon.
----------------------------
Setahun : Amsal 28-31
----------------------------
Nats : Apakah menurut anggapanmu Daud hendak menghormati ayahmu ... Bukankah dengan maksud untuk menyelidik, untuk mengintai dan menghancurkan negeri ini maka pegawai-pegawainya datang kepadamu? (1 Tawarikh 19:3)
----------------------------
TERPROVOKASI
Saat terjadi kerusuhan Mei 1998 di Jakarta, beberapa pengamat memperkirakan bahwa saat itu isu antiras tertentu sengaja dihembuskan oleh beberapa orang untuk memengaruhi massa agar bertindak anarkis dan menjurus kriminal. Akibatnya, terjadilah pengrusakan toko dan rumah diikuti dengan penjarahan harta benda dan pemerkosaan. Para provokator itu telah "sukses" membakar amarah massa.

Para pemuka bani Amon berhasil memengaruhi Hanun, putra Raja Nahas, supaya tidak memercayai maksud baik Daud yang mengirim utusan untuk mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Raja Nahas. Hanun pun terprovokasi sehingga ia menangkap utusan Daud dan mempermalukan mereka dengan cara mencukur janggut serta memotong pakaian mereka. Itu berarti, tawaran persahabatan Daud telah disambut dengan penghinaan. Walau terlambat, Hanun sadar bahwa tindakannya tersebut dapat menimbulkan masalah besar. Sayang, bukannya meminta maaf dan berdamai, malah menabuh genderang perang. Akhirnya, bani Amon yang dibantu tentara Aram dikalahkan pasukan Israel.

Pilihan atau tindakan keliru dapat terjadi jika kita mendengarkan "provokator". Kita menjadi gampang terpancing emosi jika hati penuh kecurigaan. Akibatnya fatal. Persahabatan hancur dan orang lain pun jadi korban. Oleh karena itu, jangan mudah terhasut untuk bertindak buruk kepada orang lain. Tenangkan hati dan mohon hikmat Tuhan sebelum bertindak. Bukankah damai lebih baik daripada pertikaian? --Eddy Nugroho /Renungan Harian

MENANG JADI ARANG,
KALAH JADI ABU. (PEPATAH LAMA)

****************************************************

No. 92. Bacaan Alkitab : Wahyu 3:11
Tidak Ada Yang Bisa Ditunjukkan

CPG (Christian Pocket Guide).- Saturday, 26 July 2014
Tidak Ada Yang Bisa Ditunjukkan
26 Juli 2014
Bacaan Hari ini:
Wahyu 3:11 "Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu."
--------------------------------------
Apakah Anda tahu adalah mungkin bagi kita punya jiwa yang selamat tapi pada saat yang sama, hidup yang sesat?
Jiwa yang selamat berarti Anda diselamatkan karena Anda percaya pada Yesus dan bukan karena perbuatan baik Anda.
Anda telah berbalik dari dosa dan menaruh iman Anda di dalam Kristus.
Dan Tuhan memiliki rencana untuk hidup Anda: Dia ingin Anda melayani Dia.

Tapi banyak orang Kristen tidak berbuat banyak untuk Tuhan, seperti sebagaimana mestinya.
Mereka tersesat.
Alkitab mengatakan bahwa kita akan berdiri di hadapan Allah suatu hari nanti, dan pekerjaan kita akan diuji untuk melihat seperti apa itu (1 Korintus3: 12-14).
Jika pekerjaan kita dibangun dengan motivasi yang salah, itu akan terbakar, tapi jiwa kita akan diselamatkan.

Yesus berkata, "Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu" (Wahyu 3:11).
Berpeganglah teguh.
Bertahanlah.
Jangan lepaskan.
Waspadalah.
Jangan kendurkan genggaman Anda.
Jika Anda melakukannya, Anda bisa kehilangan mahkota Anda.

Mahkota adalah simbol dari upah yang sedang menanti orang Kristen.
Melepaskan mahkota Anda berarti melepaskan upah Anda.
Alkitab berbicara tentang mahkota yang Allah berikan atas kesetiaan kita kepada-Nya (Wahyu 3:11).
Kitab 1 Tesalonika 2:19 menyebutkan tentang mahkota sukacita yang akan muncul menjadi mahkota kemegahan.
Kemudian, dalam 2 Timotius 4: 8, disebutkan tentang mahkota kebenaran.
Yakobus 1:12 berbicara tentang mahkota kehidupan atas upah kita bertahan dalam godaan dan tekun dalam pencobaan.

Inilah hadiah yang Allah berikan kepada masing-masing kita.
Tetapi betapa sedihnya bagi mereka yang ketika berdiri di hadapan-Nya tapi tidak punya apa pun untuk ditunjukkan atas hasil kehidupan yang diberikan-Nya kepada mereka.
____________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 40-42; Kisah Para Rasul 27
____________________________________
Berpeganglah terus,jangan lepaskan iman Anda kepada Kristus karena ada upah yang besar menanti.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

****************************************************

No. 93. Bacaan Alkitab : Kejadian 3
DOSA MERUSAK HUBUNGAN

Tampilan cetak
Minggu, 27 Juli 2014
Bacaan Alkitab : Kejadian 3
Manusia jatuh ke dalam dosa
(1) Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" (2) Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, (3) tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati." (4) Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, (5) tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat." (6) Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. (7) Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat. (8) Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman. (9) Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?" (10) Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi." (11) Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?" (12) Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan." (13) Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: "Apakah yang telah kauperbuat ini?" Jawab perempuan itu: "Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan." (14) Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu. (15) Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya." (16) Firman-Nya kepada perempuan itu: "Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu." (17) Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu: (18) semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu; (19) dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu." (20) Manusia itu memberi nama Hawa kepada isterinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup. (21) Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka. (22) Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya." (23) Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil. (24) Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyala beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.
----------------------------
Setahun : Pengkhotbah 1-4
----------------------------
Nats : Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah. (Kejadian 3:8)
----------------------------
DOSA MERUSAK HUBUNGAN
Akibat paling dahsyat dari dosa dan kesalahan yang dibuat seseorang bukanlah tindakan salah yang dilakukannya. Akibat yang paling parah dari dosa tidak lain rusaknya hubungan si pelaku kesalahan dengan Allah, dengan dirinya sendiri, dengan sesamanya, dan dengan alam semesta. Itulah kerusakan yang harus ditanggung akibat kesalahannya.

Bila manusia lepas hubungan dengan Allah, ia bisa menjadi rakus. Lihatlah, bagaimana Adam mengambil buah dari satu-satunya pohon yang dilarang Allah. Padahal, saat itu ada ribuan pohon lain, yang buahnya boleh dimakan. Akibat tindakan tersebut, hubungan manusia dengan Allah-sumber hidup dan sumber kebahagiaannya-menjadi rusak. Manusia menjadi takut, malu, dan bersembunyi ketika Tuhan menghampirinya (ay. 8). Padahal, tadinya manusia sudah hidup begitu bahagia bersama Allah. Ia bisa begitu bebas bergaul, bercakap-cakap, dan menikmati hidupnya saat ia menaati Allah (Kejadian 1:28, 31; 2:16-25). Ketika memilih berbuat dosa, manusia kehilangan hubungan akrab dengan Allah yang mengasihi mereka.

Tak ada cara lain bagi manusia untuk kembali mengalami kebahagiaan dalam hidupnya, kecuali ia mau meninggalkan dosa dan kembali kepada Allah yang menjadi sumber kebahagiaannya. Bagaimana cara kita melakukan hal ini? Ketika Anda mendengar suara Tuhan menghampiri, janganlah lari menjauhkan diri. Sebaliknya, datanglah mendekat kepada-Nya, akuilah dosa kesalahan Anda, Dia siap menyambut dengan pengampunan-Nya! --Susanto /Renungan Harian

MESKI DOSA KITA SEMERAH KIRMIZI, JANGAN LARI DARI TUHAN.
DIA MENGAMPUNI DAN MENGUBAH DOSA MENJADI SEPUTIH SALJU.
--------------------------
(Kejadian 1:28, 31; 2:16-25).
Kejadian 1:28, 31;
(28) Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

(31) Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Kejadian 2:16-25 :
(16) Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, (17) tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." (18) TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia." (19) Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu. (20) Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia. (21) Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. (22) Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. (23) Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki." (24) Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. (25) Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.

****************************************************

No. 94. Bacaan Alkitab : Matius 24: 4-5
Peniru Ulung

CPG (Christian Pocket Guide).- Sunday, 27 July 2014
Peniru Ulung
27 Juli 2014
Bacaan Hari ini:
Matius 24: 4-5 "Jawab Yesus kepada mereka: 'Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang."
--------------------------------------
Di zaman ini, sepertinya semua orang memiliki telepon seluler.
Kemana pun Anda pergi, orang-orang sedang berbicara di ponsel mereka.
Bahkan sekarang ada ponsel untuk anjing yang berbentuk seperti kerah baju dengan speaker kecil yang memungkinkan Anda untuk berbicara dengan anjing kesayangan Anda.

Padahal dulu kita bisa hidup tanpa ponsel.

Saya ingat ketika ponsel pertama kali beredar di pasaran, berat dan daya tahan baterainya sangat singkat.
Kemudian datang Blackberry, yang saat itu sangat populer.
Namun tak disangka, perusahaan ini terguncang krisis ketika pada tahun 2007, Apple merilis iPhone.
Jika Anda masuk ke setiap toko ponsel hari ini, Anda akan melihat bahwa kebanyakan ponsel menyerupai iPhone.
Model yang sama, prototipe yang mirip, semua ponsel mengubah bentuknya.

Setiap kali ada sesuatu yang populer, setiap kali ada sesuatu yang berhasil, setiap kali ada sesuatu yang ampuh, bisa dipastikan, akan selalu ada tiruannya.

Peniru yang paling ulung adalah Setan, yang punya imitasi murahan akan segala hal yang baik.
Bagi semua orang Kristen sejati yang percaya kepada Yesus, Iblis punya banyak pengikut Kristus palsu di luar sana yang berpura-pura menjadi pribadi yang bukan diri mereka sendiri.
Kita menyaksikan mujizat-mujizat nyata yang dilakukan oleh tangan Allah, Setan pun punya tiruan palsunya.
Allah mempunyai Anak, Yesus. Dan suatu hari, Setan pun akan memilikinya, imitasi Yesus, Antikristus.
Anak Iblis ini akan menjadi penjelmaan Yesus paling hina dalam sejarah dosa dan pemberontakan.

Berikut adalah pilihan Anda: Apakah Anda akan menjadi pengikut Yesus Kristus atau Antikristus?
Percaya pada Allah atau Setan.
Jika Anda membuat pilihan yang tepat, maka Anda dapat mengetahui dengan pasti bahwa nama Anda akan tertulis dalam Kitab Kehidupan.
Tapi jika itu tidak tertulis dalam Kitab Kehidupan, berarti Anda telah gagal.
____________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 43-45; Kisah Para Rasul 28:1-16
____________________________________
Akan semakin banyak peniru-peniru ulung di sekitar kita menjelang kedatangan Tuhan yang kedua kalinya. Waspadalah dan tetap berjaga-jaga.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

****************************************************

No. 95. Bacaan Alkitab : Kejadian 3
DOSA MERUSAK HUBUNGAN

Tampilan cetak
Senin, 28 Juli 2014
Bacaan Alkitab : Markus 10:46-52
Yesus menyembuhkan Bartimeus
(46) Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerikho. Dan ketika Yesus keluar dari Yerikho, bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan. (47) Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru: "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!" (48) Banyak orang menegornya supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: "Anak Daud, kasihanilah aku!" (49) Lalu Yesus berhenti dan berkata: "Panggillah dia!" Mereka memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya: "Kuatkan hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau." (50) Lalu ia menanggalkan jubahnya, ia segera berdiri dan pergi mendapatkan Yesus. (51) Tanya Yesus kepadanya: "Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?" Jawab orang buta itu: "Rabuni, supaya aku dapat melihat!" (52) Lalu kata Yesus kepadanya: "Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!" Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.
----------------------------
Setahun : Pengkhotbah 5-8
----------------------------
Nats : Tanya Yesus kepadanya, "Apa yang kaukehendaki Kuperbuat bagimu?" (Markus 10:51)
----------------------------
TAWARAN YANG MENYEJUKKAN
Bayangkan Anda mengalami situasi semacam ini, Saat Anda bersama keluarga sedang asyik menonton film di televisi, tiba-tiba listrik padam. Kebetulan di rumah sedang tidak tersedia lilin, lampu darurat, atau alat penerang lain. Dunia tiba-tiba menjadi gelap gulita dan Anda tidak dapat melihat apa-apa; hanya terdengar suara kepanikan dari orang-orang di sekitar Anda. Dalam situasi itu, kita dapat sejenak merasakan kondisi seorang buta.

Bartimeus tidak mampu melihat keindahan dunia ini sejak ia dilahirkan. Ia hanya mampu melihat dengan indra lain, yaitu dengan membayangkan melalui imajinasinya. Hal yang menarik adalah pertemuannya dengan Yesus. Sekalipun harus dengan susah payah, akhirnya ia mendapatkan kesempatan itu. Bartimeus tentu sangat lega tatkala Yesus mengajukan pertanyaan: "Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?" Sungguh kata-kata ini sangat menyejukkan hati bagi seseorang seperti dirinya. Bartimeus merasa bahwa di tengah penderitaannya, ternyata Yesus selalu memedulikannya.

Di sekitar kita banyak orang yang "buta", orang yang mengalami kesedihan, dan membutuhkan pertolongan. Saat kita berjumpa dengan orang-orang itu, apakah kita juga bertindak seperti Yesus dengan menawarkan sebuah kalimat yang menyejukkan hati? "Apa yang bisa saya bantu?" Pertanyaannya adalah apakah kita juga memiliki kepedulian kepada orang-orang di sekitar kita? Kepedulian kita, meskipun diungkapkan dengan cara sederhana, kiranya dapat menyejukkan hati mereka. --Samuel Yudi S /Renungan Harian

SEBARIS KALIMAT KEPEDULIAN KITA
ADALAH OBAT BAGI JIWA YANG TERLUKA.

****************************************************

No. 96. Bacaan Alkitab : 1 Korintus 10:13
Ketika Pencobaan Datang

CPG (Christian Pocket Guide).- Monday , 28 July 2014
Ketika Pencobaan Datang
28 Juli 2014
Bacaan Hari ini:
1 Korintus 10:13 "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya."
--------------------------------------
Dalam Perjanjian Baru, kita membaca Yesus berkata kepada Petrus, "Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu" (Lukas 22: 31-32).

Tempatkan diri Anda dalam posisi Petrus.
Ketika sedang duduk di dekat Tuhan, Dia menoleh kepada Anda, menatap mata Anda, menyebut nama Anda, dan berkata, "Setan sudah begitu sering memintamu untuk pergi meninggalkan pemeliharaan dan perlindungan Allah. Iblis sedang mencari dirimu."
Saya tidak tahu dengan Anda, tapi jika Yesus Kristus, Anak Allah, berkata seperti itu pada saya, berarti saya akan mendapatkan masalah.

Petrus bagaikan sebuah ikan besar yang ingin ditangkap Setan.
Saya penasaran apakah Allah menunda aksi-Nya menolong Petrus supaya bisa menunjukkan kuasa-Nya: "Setan sering memintamu untuk menjadi anak buahnya... tapi Aku punya kabar baik, Petrus, Aku sudah berdoa untukmu."

Ini merupakan satu pengingat kita, bahwa ketika Iblis datang mengetuk pintu kita, kita harus berseru, "Tuhan, bisakah Engkau menyingkirkannya?"
Tapi meski Iblis adalah musuh yang kuat, ia tetap saja merupakan makhluk ciptaan Allah, dan tentu saja tidak sekuat Dia.
Meskipun demikian, kita tidak mau berhubungan dengan Iblis, ataupun salah satu dari anak buahnya.
Kita ingin berdiri di belakang perlindungan Allah.

Terlepas dari kekuatan Iblis dan rencana jahatnya, ia harus terlebih dahulu meminta izin Allah sebelum menyerang anak-anak-Nya.
Tapi jangan khawatir, pagar perlindungan sudah Allah pasang di sekitar kita.
____________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 46-48; Kisah Para Rasul 28:17-31
____________________________________
Allah tahu perkara apa yang telah siap Anda hadapi. Dan Dia tidak akan memberikan Anda pencobaan yang lebih dari yang bisa Anda hadapi. Mari berpegang pada janji Allah ini!
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

****************************************************
****************************************************




6. Agt, 2014

Catatan Anna untuk : Firman Tuhan No.85 - No.90

Catatan Anna untuk : Firman Tuhan No.85 - No.90

F.Tuhan No.85 - No.90
************************
Catatan Anna untuk : Firman Tuhan No.85 - No.90
*************************
Firman Tuhan No.85 - No.90
*************************
85. Bacaan Alkitab : Lukas 22:1-6
PENGKHIANATAN

86. Bacaan Alkitab : Lukas 18:8
Akankah Dia Mendapati Iman di Bumi?

87. Bacaan Alkitab : Mazmur 27:1-14
TAK DILUPAKAN

88. Bacaan Alkitab : Matius 14:29
Mulailah Dengan Sebuah Langkah

89. Bacaan Alkitab : 1 Yohanes 4:7-21
MENGUNJUNGI SI SAKIT

90. Bacaan Alkitab : 1 Yohanes 4:7-21
MENGUNJUNGI SI SAKIT

****************************************************

No. 85. Bacaan Alkitab : Lukas 22:1-6
PENGKHIANATAN

Tampilan cetak
Rabu, 23 Juli 2014
Bacaan Alkitab : Lukas 22:1-6
Rencana untuk membunuh Yesus
(1) Hari raya Roti Tidak Beragi, yang disebut Paskah, sudah dekat. (2) Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mencari jalan, bagaimana mereka dapat membunuh Yesus, sebab mereka takut kepada orang banyak.

Yudas mengkhianati Yesus
(3) Maka masuklah Iblis ke dalam Yudas, yang bernama Iskariot, seorang dari kedua belas murid itu. (4) Lalu pergilah Yudas kepada imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal Bait Allah dan berunding dengan mereka, bagaimana ia dapat menyerahkan Yesus kepada mereka. (5) Mereka sangat gembira dan bermupakat untuk memberikan sejumlah uang kepadanya. (6) Ia menyetujuinya, dan mulai dari waktu itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus kepada mereka tanpa setahu orang banyak.
----------------------------
Setahun : Amsal 15-19
----------------------------
Nats : Yudas pun pergi kepada imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal Bait Allah dan berunding dengan mereka, bagaimana ia dapat menyerahkan Yesus kepada mereka. (Lukas 22:4)
----------------------------
PENGKHIANATAN
Di panggung politik kita kerap mendapati bahwa lawan dan kawan tidaklah jelas. Hari ini jadi kawan, besok menjadi lawan. Kepentinganlah yang kerap menjadi landasan dalam berpolitik. Jika memiliki kesamaan kepentingan, jadilah kawan; jika ada beda kepentingan, jadilah lawan.

Imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat, dan kepala-kepala pengawal Bait Allah berkolusi karena memiliki kepentingan yang sama, yaitu membunuh Yesus. Sangat mengerikan! Pemimpin agama mendalangi pembunuhan! Lebih ironis lagi, saat itu mendekati perayaan Paskah bagi kaum Yahudi. Mereka takut pada orang banyak yang selalu ada di sekeliling Yesus. Jika Yesus ditangkap di depan umum, mereka khawatir akan memancing kericuhan. Itu sebabnya mereka mencari cara yang tidak mengganggu stabilitas keamanan. Maka, datanglah Yudas menemui imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal Bait Allah. Karena pengaruh Iblis, ia menawarkan langkah untuk menangkap Yesus. Kendala ketakutan terhadap orang banyak disingkirkan dengan mudah oleh pengkhianatan seorang murid.

Yudas menjadi contoh bagaimana murid Tuhan mungkin saja menjadi pengkhianat. Yudas, oleh kuasa Iblis, dipenuhi oleh kepentingan pribadinya. Masing-masing kita memiliki kepentingan, tetapi semua mesti ditundukkan kepada maksud dan kehendak Tuhan, bukan kepentingan pribadi yang menjadikan kita berkhianat pada kebenaran. Sudahkah Anda menundukkan diri kepada maksud dan kehendak Kristus hari demi hari? --Eddy Nugroho /Renungan Harian

TUHAN ADALAH KAWAN SEJATI, MAKA SEMESTINYA
MELAYANI DIA ADALAH KEPENTINGAN KITA YANG ABADI.

****************************************************

No. 86. Bacaan Alkitab : Lukas 18:8
Akankah Dia Mendapati Iman di Bumi?

CPG (Christian Pocket Guide).- Wednesday, 23 July 2014
Akankah Dia Mendapati Iman di Bumi?
23 Juli 2014
Bacaan Hari ini:
Lukas 18:8 "Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"
--------------------------------------
Saya paling tidak suka jika jatuh sakit.
Saya tidak suka berbaring di tempat tidur, tidak bisa bergerak sama sekali.
Segera setelah saya mulai merasa lebih baik, saya langsung pergi ke luar.
Dan ketika saya merasa semakin lebih baik, saya akan berolahraga atau berjalan cepat.
Meski setelah itu saya merasa amat lelah.

Dalam Wahyu 3, kita menemukan deskripsi sebuah gereja yang bangkit kembali, gereja di Filadelfia.
Sang Penyembuh memberikan wahyu ilahi-Nya: "Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapaâ¦" (Wahyu 3:8).
Yesus bukannya mencibir kelemahan mereka, tapi Dia justru memberi pujian atas kekuatan mereka.
Mereka bagaikan orang sakit yang sedang memulihkan kesehatannya.

Gereja di Filadelfia ini bukanlah gereja super seperti pada akhir zaman, melainkan gereja yang bangkit kembali.
Jika pernah ada gereja super di bumi ini, itu adalah gereja di abad pertama.
Meski mereka punya kekurangan, tapi itu merupakan gereja yang mengubah dunia.
Dan itu juga gereja yang memberi kita template yang harus kita ikuti.

Yang ditekankan dalam Wahyu 3 adalah bahwa gereja di Filadelfia muncul kembali.
Gereja ini bangkit kembali.
Kebangkitan adalah apa yang Yesus Kristus lakukan bagi kita, dan kebangkitan adalah karya istimewa Roh Kudus.
Mari kita doakan agar Dia mengirimkan kebangunan atau kebangkitan rohani ke batas bumi Indonesia.

Penginjilan adalah apa yang kita lakukan untuk Allah.
Yesus bertanya, "Jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"
Inti dibalik pertanyaan-Nya ini ialah bukanlah mempertanyakan akankah ada gereja yang menaklukkan dunia, tapi akankah ada gereja yang mau berbuat sesuatu buat dunia.

Yesus memuji gereja di Filadelfia atas langkah-langkah kecil yang mereka ambil, dan kita perlu mengambil langkah-langkah kecil itu juga.
____________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 33-34; Kisah Para Rasul 24
____________________________________
Allah telah memberi kita kekuatan yang cukup untuk melakukan apa yang menjadi panggilan kita.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

****************************************************

No. 87. Bacaan Alkitab : Mazmur 27:1-14
TAK DILUPAKAN

Tampilan cetak
Kamis, 24 Juli 2014
Bacaan Alkitab : Mazmur 27:1-14
Aman dalam perlindungan Allah
(1) Dari Daud.
TUHAN adalah terangku dan keselamatanku,
kepada siapakah aku harus takut?
TUHAN adalah benteng hidupku,
terhadap siapakah aku harus gemetar?
(2) Ketika penjahat-penjahat menyerang aku
untuk memakan dagingku,
yakni semua lawanku dan musuhku,
mereka sendirilah yang tergelincir dan jatuh.
(3) Sekalipun tentara berkemah mengepung aku,
tidak takut hatiku;
sekalipun timbul peperangan melawan aku,
dalam hal itupun aku tetap percaya.
(4) Satu hal telah kuminta kepada TUHAN,
itulah yang kuingini:
diam di rumah TUHAN
seumur hidupku,
menyaksikan kemurahan TUHAN
dan menikmati bait-Nya.
(5) Sebab Ia melindungi aku dalam pondok-Nya
pada waktu bahaya;
Ia menyembunyikan aku dalam persembunyian di kemah-Nya,
Ia mengangkat aku ke atas gunung batu.
(6) Maka sekarang tegaklah kepalaku,
mengatasi musuhku sekeliling aku;
dalam kemah-Nya aku mau mempersembahkan korban dengan sorak-sorai;
aku mau menyanyi dan bermazmur bagi TUHAN.
(7) Dengarlah, TUHAN, seruan yang kusampaikan,
kasihanilah aku dan jawablah aku!
(8) Hatiku mengikuti firman-Mu: "Carilah wajah-Ku";
maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN.
(9) Janganlah menyembunyikan wajah-Mu kepadaku,
janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka;
Engkaulah pertolonganku,
janganlah membuang aku
dan janganlah meninggalkan aku,
ya Allah penyelamatku!
(10) Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku,
namun TUHAN menyambut aku.
(11) Tunjukkanlah jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN,
dan tuntunlah aku di jalan yang rata
oleh sebab seteruku.
(12) Janganlah menyerahkan aku kepada nafsu lawanku,
sebab telah bangkit menyerang aku saksi-saksi dusta,
dan orang-orang yang bernafaskan kelaliman.
(13) Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN
di negeri orang-orang yang hidup!
(14) Nantikanlah TUHAN!
Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu!
Ya, nantikanlah TUHAN!
----------------------------
Setahun : Amsal 20-23
----------------------------
Nats : Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku. (Mazmur 27:10)
----------------------------
TAK DILUPAKAN
Seorang ibu membawa anaknya ke Bandung, namun kemudian ia meninggalkan anak itu di tempat umum. Mengapa ia tega melakukannya? Menurut pengakuannya, ia sudah tidak sanggup lagi merawat anak yang sakit parah karena menderita maag akut. Anak itu sudah dibawa ke rumah sakit, namun tak kunjung sembuh. Si ibu lalu nekad membawanya ke Bandung dengan niat hendak membuang anak itu. Ibu itu mengatakan, tidak peduli lagi kepada anaknya karena si anak selalu menyusahkan hidupnya. Betapa sakit hati si anak itu jika mengetahui sikap ibunya itu.

Daud juga merasakan betapa sakit hatinya ketika orangtuanya melupakannya. Hal ini terjadi ketika Isai, ayahnya, lebih membanggakan ketujuh anaknya yang lain untuk diperkenalkan kepada nabi Samuel, sementara Daud justru dilupakannya (1 Sam 16:11). Kita tentu bisa membayangkan betapa pedih perasaan seorang anak yang diperlakukan demikian oleh orangtua kandungnya sendiri. Tertolak dan dilupakan! Daud mengungkapkan kepedihan itu kepada Allahnya, dan pengalaman pahit itu kemudian menyingkapkan penerimaan dan kasih Allah: bahwa Allah selalu menyambut dan memedulikan dirinya (ay. 10).

Tidak sedikit orang menjadi sakit hati dan tidak mampu mengampuni karena perasaan tertolak yang dialaminya. Pengalaman Daud menunjukkan bahwa Tuhan, Sang Kasih, tidak pernah sedetik pun melupakan umat-Nya. Penerimaan Tuhan menjadikan Daud seorang yang tetap mengasihi dan mengampuni keluarga yang melupakannya. Bagaimana dengan kita? --Samuel Yudi S /Renungan Harian

TUHAN MENYAMBUT KITA SEBAGAI ANAK-ANAK-NYA
MESKIPUN ORANG YANG TERDEKAT DENGAN KITA TELAH MELUPAKAN KITA.

****************************************************

No. 88. Bacaan Alkitab : Matius 14:29
Mulailah Dengan Sebuah Langkah

CPG (Christian Pocket Guide). Thursday, 24 July 2014
Mulailah Dengan Sebuah Langkah
24 Juli 2014
Bacaan Hari ini:
Matius 14:29 "Kata Yesus: 'Datanglah!' Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus."
--------------------------------------
Kadang orang mengkritik Petrus karena ia tenggelam saat berjalan di atas air waktu menuju ke arah Yesus.
Tapi selain Yesus sendiri, Petrus adalah satu-satunya orang yang pernah berjalan di atas air.
Dan, omong-omong, itu bukan satu tindakan lancang, sebab Petrus meminta izin pada Yesus, dan Dia mengiyakannya.

Saya bisa bayangkan Petrus memijakkan satu kakinya di atas air sambil menyeimbangkan badannya, lalu melangkahkan kakinya yang lain.
Dan segera setelah itu, ia pun mulai berdiri di atas air.
kemudian ia mengambil langkah pertama, kemudian langkah berikutnya.

Tapi pada saat itu, gelombang sedang pasang dan laut bergejolak, dan Petrus mungkin berpikir, "Apa yang sedang kulakukan?"
Kemudian dia pun mulai tenggelam.

Saat ia berseru kepada Yesus, Tuhan mengulurkan tangan-Nya, meraih dia, dan menariknya untuk berdiri.
Kemudian Dia berkata, "Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?" (Matius 14:31).
Menarik bahwa dalam bahasa aslinya, "kurang percaya" dalam ayat ini, adalah satu kata.
Ada satu kelembutan tersirat di dalam kata tersebut, bagaikan sebuah nama panggilan. "Oh, kau yang kurang percaya."
Kau melakukannya dengan baik.
Aku sangat bangga padamu, Petrus.
Yesus menyemangatinya, dan mereka pun berjalan kembali ke perahu.
Meski gagal, Petrus telah mengambil langkah iman.

Ini mengingatkan kita bahwa Allah menghargai, bahkan iman yang kecil sekalipun, dan mengubahnya menjadi iman yang besar jika kita mau mengambil langkah iman.
Begitu sering kita menginginkan cetak biru rencana besar-Nya.
Tapi mulailah dengan sebuah langkah.
Mulailah dari tempat Anda berada.
Lakukan apa yang Anda bisa.

Anda memiliki banyak kesempatan.
Mulailah dengan seseorang yang menurut Anda membutuhkan Kristus di tahun ini.
Berdoalah untuknya.
Berbagilah dengannya.
Dan ingat bahwa pintu-pintu kesempatan belum tentu terbuka selamanya untuk Anda.
Semuanya dimulai dengan sebuah langkah kecil.
____________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 35-36; Kisah Para Rasul 25
____________________________________
Anda memiliki banyak kesempatan, dan Dia sedang membuka pintu-pintu kesempatan itu terbuka untuk Anda. Mari melangkah bersama Kristus.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

****************************************************

No. 89. Bacaan Alkitab : 1 Yohanes 4:7-21
MENGUNJUNGI SI SAKIT

Tampilan cetak
Jumat, 25 Juli 2014
Bacaan Alkitab : 1 Yohanes 4:7-21
Allah adalah kasih
(7) Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. (8) Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. (9) Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. (10) Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita. (11) Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi. (12) Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita. (13) Demikianlah kita ketahui, bahwa kita tetap berada di dalam Allah dan Dia di dalam kita: Ia telah mengaruniakan kita mendapat bagian dalam Roh-Nya. (14) Dan kami telah melihat dan bersaksi, bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia. (15) Barangsiapa mengaku, bahwa Yesus adalah Anak Allah, Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah. (16) Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia. (17) Dalam hal inilah kasih Allah sempurna di dalam kita, yaitu kalau kita mempunyai keberanian percaya pada hari penghakiman, karena sama seperti Dia, kita juga ada di dalam dunia ini. (18) Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih. (19) Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. (20) Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. (21) Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.
----------------------------
Setahun : Amsal 24-27
----------------------------
Nats : Siapa yang tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah yang tidak dilihatnya. (1 Yohanes 4:20)
----------------------------
MENGUNJUNGI SI SAKIT
Suatu ketika, sebelum saya memimpin suatu acara persekutuan doa, seorang ibu menghampiri saya dengan mata berkaca-kaca. Ia terbata-bata menceritakan keponakannya yang hampir sepuluh tahun sakit. Ia telah menyampaikan hal itu kepada pendeta jemaat berkali-kali, tetapi ia hanya mendapatkan jawaban, "Ya, kita doakan." Padahal, ia mengharapkan kunjungan. Setelah persekutuan doa itu saya memutuskan berkunjung. Ternyata, kondisi sang keponakan sangat memprihatinkan: tinggal di gubuk reot di antara tumpukan-tumpukan sampah, tidur beralas tikar kotor di atas tanah, dan mengalami gangguan mental.

Ada kalanya, Tuhan mempertemukan kita dengan orang yang memiliki kebutuhan khusus. Dan, saat itu bisa merupakan kesempatan untuk menunjukkan kasih nyata kepada orang tersebut. Yohanes mengatakan bahwa kita harus saling mengasihi karena kasih berasal dari Allah, dan Allah adalah kasih (ay. 7, 8). Namun, Yohanes menyatakan kecenderungan kita yang kerap kali tidak mempraktikkan kasih kepada sesama manusia yang tampak di depan mata sehingga kasih kita kepada Allah yang tak kelihatan patut dipertanyakan.

Kita bisa saja berkata bahwa kita mengasihi Allah, berulang-ulang kepada siapa saja. Namun, orang lain melihat wujudnya dalam praktik kasih kita kepada sesama; hal praktis, sesederhana apa pun perbuatan kita kepada sesama, menunjukkan seberapa besar kasih dan pengenalan kita kepada Allah. --Piter Randan Bua /Renungan Harian

PERBUATLAH KASIH SEBANYAK DAN SESERING MUNGKIN KEPADA SESAMA,
SUPAYA MEREKA MELIHAT KASIH ALLAH DI DALAM DAN MELALUI HIDUP KITA.

****************************************************

No. 90. Bacaan Alkitab : 1 Yohanes 4:7-21
MENGUNJUNGI SI SAKIT

CPG (Christian Pocket Guide).- Friday, 25 July 2014
Budaya ABC
25 Juli 2014
Bacaan Hari ini:
Wahyu 3:8 "Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku."
--------------------------------------
Saya belum pernah melihat kasus buta huruf yang separah di gereja kita hari ini.
Begitu banyak orang pergi ke gereja tapi mereka hanya ingin dihibur.
Mereka ingin terpesona.
Dan mereka ingin segala sesuatunya dari gereja, kecuali Firman Allah.

Satu hal yang selalu berada di garis terdepan gereja kami, ialah pengajaran Firman Tuhan.
Mengapa hal ini penting?
Karena salah satu tanda akhir zaman adalah kemurtadan.
Orang-orang yang tinggal di akhir zaman akan begitu menjauh dari iman.
Menurut 1Timotius 4, "Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan" (ayat 1).
Dengan mengetahui Firman Tuhan dan memelihara firman-Nya akan membentengi Anda dari dosa ini.

Karena kita semakin dekat dengan kedatangan Kristus, maka menjadi seorang Kristen akan lebih sulit.
Akan ada banyak hal yang secara rohani akan menjadi semakin jahat di dunia ini.
Saat ini kita hidup dalam apa yang saya sebut sebagai budaya ABC:
Antyhing But Christ (apa saja asal bukan Kristus).
Pada awalnya mereka tidak ada masalah dengan agama apapun yang ingin Anda percaya-asal bukan Alkitab dan Yesus Kristus.
Lalu tiba-tiba Anda mendapati diri Anda berada dalam kesulitan.
Tiba-tiba Anda merasa bagai orang yang fanatik.
Anda merasa bagai orang yang berpikiran sempit.
Anda merasa bagai orang yang tak toleran.
Anda merasa bagai orang yang penuh kebencian.
Dan itu disebabkan karena Anda percaya bahwa Alkitab itu benar, dan Anda ingin hidup hanya bagi Yesus Kristus.
Jangan khawatir, Allah akan memberi Anda kekuatan untuk menjalani hidup ini, tapi memang, orang banyak akan menentang Anda.
____________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 37-39; Kisah Para Rasul 26
____________________________________
Jadi, terlepas dari apakah Anda adalah orang yang modern atau kolot, tetaplah baca Firman Tuhan. Pahami Firman Tuhan. Dan yang lebih penting, taati Firman Tuhan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

****************************************************
****************************************************


23. Jul, 2014

Catatan Anna untuk : Firman Tuhan No.1 - No.84

Catatan Anna untuk : Firman Tuhan No.1 - No.84

Firman Tuhan No.1- No.84
****************************
Catatan Anna untuk : Firman Tuhan No.1 - No.84
****************************
Firman Tuhan No.1 - No.84
***************************
Firman Tuhan No.79 - No.84
*************************
79. Bacaan Alkitab : 1 Timotius 1:12-17
MENJADI CONTOH

80. Bacaan Alkitab : Kolose 4: 3-4
Pintu yang Belum Pernah Terbuka

81. Bacaan Alkitab : Amsal16:1-9
CUKUP DIDOAKAN

82. Bacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 14:27
Pintu-Pintu Kesempatan

83. Bacaan Alkitab : Mazmur 23
KETIKA TAKUT

84. Bacaan Alkitab : Mazmur 23
Segala Sesuatu

*************************************
Firman Tuhan No.73 - No.78
*************************
73. Bacaan Alkitab : 1 Korintus 4:6-13
FILOSOFI POHON KARET

74. Bacaan Alkitab : Wahyu 12:11
Kekuatan Kesaksian

75. Bacaan Alkitab : Filipi 3:1B-16
MELUPAKAN MASA LALU

76. Bacaan Alkitab : Wahyu 12:11
Di Tangan-Nya

77. Bacaan Alkitab : Mazmur 119:1-16
MELAWAN DOSA

78. Bacaan Alkitab : Wahyu 1:17-18
Dia Memegang Kunci

*************************************
Firman Tuhan No.67 - No.72
*************************
67. Bacaan Alkitab : 1 Samuel 15:1-23
TAKUT MENGAKUI KESALAHAN?

68. Bacaan Alkitab : 1 Samuel 15:1-23
Bagaimana Menjadi Diri Sendiri; Bukan Orang Lain

69. Bacaan Alkitab : Yakobus 3:1-12
MENGENDALIKAN LIDAH

70. Bacaan Alkitab : 2 Timotius 1:6-7
Allah Mengeluarkan yang Terbaik dari Dalam Diri Anda

71. Bacaan Alkitab : Kejadian 50:15-21
PENGAMPUNAN YUSUF

72. Bacaan Alkitab : Roma 3:24
Apakah Keselamatan itu Cuma-Cuma

*************************************
Firman Tuhan No.61 - No.66
*************************
61. Bacaan Alkitab : Lukas 12:13-21
PLEONEXIA

62. Bacaan Alkitab : Bilangan 14:3
Bagaimana Berjuang Melawan Pendapat Dunia

63. Bacaan Alkitab : 2 Korintus 5:1-10
GARPU DI TANGAN

64. Bacaan Alkitab : Yosua 14:10b-12a
Tak Pernah Ada Kata Terlambat untuk Memulai Panggilan Anda

65. Bacaan Alkitab : 1 Samuel 3:1-21
SINYAL ROHANI

66. Bacaan Alkitab : Pengkhotbah 11:4
Allah Berfirman; Jangan Tunda Impian Anda

*************************************
Firman Tuhan No.55 - No.60
*************************
55. Bacaan Alkitab : 1 Korintus 3:10-23
MENCIPTAKAN MAHAKARYA

56. Bacaan Alkitab : Galatia 6:2
Siapa yang Bisa Anda Mintai Tolong?

57. Bacaan Alkitab : Mazmur 1:1-6
BAHAGIA

58. Bacaan Alkitab : 1 Korintus 13:9, 12
Tuhan; Mengapa ini Terjadi Kepadaku?

59. Bacaan Alkitab : Filipi 4:2-9
TIM PAULUS

60. Bacaan Alkitab : Ayub 42:1-3, 6
Apa yang Harus Dilakukan Ketika Segalanya Tidak Masuk Akal

***************************************
Firman Tuhan No. 49 - No. 54
*************************
49. Bacaan Alkitab : Roma 12:1-8
IBADAH SEJATI

50. Bacaan Alkitab : Ibrani 10:35
Dimana Saya Bisa Mendapatkan Keberanian yang Luar Biasa Itu?

51. Bacaan Alkitab : 1 Samuel 16:1-13
MELEBIHI MATA ELANG

52. Bacaan Alkitab : Ratapan 2:19
Jangan Pendam Rasa Sakit Anda; Katakan Pada-Nya

53. Bacaan Alkitab : Filipi 1:18-26
HADIR UNTUK MENOLONG

54. Bacaan Alkitab : Nehemia 4:10
Bagaimana Saya dapat Mengatasi Keputusasaan?

***************************************
Firman Tuhan No. 43 - No. 48
*************************
43. Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 24
PEMIMPIN YANG AMANAH

44. Bacaan Alkitab : Ibrani 10:36-37
Mengapa Kadang Allah Berkata 'Belum'

45. Bacaan Alkitab : Yeremia 22:13-19
MEMILIH PEMIMPIN

46. Bacaan Alkitab : Matius 10:32
Hidup dengan Keteguhan Hati yang Luar Biasa

47. Bacaan Alkitab : Matius 6:19-24
MENULIS DENGAN MATA

48. Bacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 18:9b
Keberanian untuk Berdiri

*****************************
Firman Tuhan No. 37 - No. 42
*************************
37. Bacaan Alkitab : Matius 3:1-12
BUAH PERTOBATAN

38. Bacaan Alkitab : Wahyu 12:10
Si Pendakwa

39. Bacaan Alkitab : Filipi 3:1-16
TUJUAN BARU

40. Bacaan Alkitab : Ibrani 10:19-20
Si Penakluk

41. Bacaan Alkitab : 2 Korintus 5:11-21
TEOLOGI KUCING DAN ANJING

42. Bacaan Alkitab : Ibrani 10:22
Pentingnya Hati Nurani

*******************************
Firman Tuhan No. 31 - No. 36
*************************
31. Bacaan Alkitab : Rut 1: 7-18
PENGUJI KESETIAAN

32. Bacaan Alkitab : Pengkhotbah 3:1,7
Mengapa Saya Berkata Begitu?

33. Bacaan Alkitab : Kejadian 3:1-7
WAYANG YANG JAHAT

34. Bacaan Alkitab : Ayub 1:6
Butuh Izin

35. Bacaan Alkitab : Hakim-Hakim 16
TUHAN BESERTAMU?

36. Bacaan Alkitab : Wahyu 12:12
Waktu Yang Singkat

***************************************
Firman Tuhan No. 25 - No. 30
*************************
25. Bacaan Alkitab : 2 Kotintus 5:11-21
KUDA BERSAYAP

26. Bacaan Alkitab : 2 Kotintus 5:11-21
Obat untuk Dosa Kita

27. Bacaan Alkitab : Amsal 3:1-8
RESEP PANJANG UMUR

28. Bacaan Alkitab : Efesus 6:12
Pertempuran yang Berbeda

29. Bacaan Alkitab : Matius 12:9-15A
MELANGGAR ATURAN?

30. Bacaan Alkitab : Matius Wahyu 12:7
Allah Tidak Ada Bandingannya

***************************************
Firman Tuhan No. 19 - No. 24
*************************
19. Bacaan Alkitab : 2 Samuel 9:1-13
MEMULIHKAN MEFIBOSET

20. Bacaan Alkitab : Efesus 4:28
Masalah yang Meluas

21. Bacaan Alkitab : Ester 7:1-10
TERJERAT KEANGKUHAN

22. Bacaan Alkitab : Keluaran 20:16
BERPIKIR Sebelum Berbicara

23. Bacaan Alkitab : Yohanes 8:1-11
SALAH

24. Bacaan Alkitab : Keluaran 20:17
Jangan Tamak

***************************************
Firman Tuhan No. 13 - No. 18
**************************************
13. Bacaan Alkitab : 2 Raja-Raja 11:1-20
DEMI KENYAMANAN

14. Bacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 5:29
Pengetahuan dan Tanggung Jawab

15. Bacaan Alkitab : Daniel 5:1-30
BELAJAR DARI SEJARAH

16. Bacaan Alkitab : Efesus 4:31-32
Bagaimana Dengan Kebencian?

17. Bacaan Alkitab : Matius 19:1-12
SUSAH DIAJAR

18. Bacaan Alkitab : Keluaran 20:14
Tidak Terlalu Buruk?

******************************
Firman Tuhan No. 7 - No. 12
*****************************
07. Bacaan Alkitab : Amsal 27:1-20
"DIPUKUL" TEMAN

08. Bacaan Alkitab : Matius 7:1-2
Ayat Alkitab Terpopuler

09. Bacaan Alkitab : Lukas 15:11-32
KEMBALI KEPADA BAPA

10. Bacaan Alkitab : Yakobus 1:12
Hidup ini Tidak Sia-Sia

11. Bacaan Alkitab : 1 Tesalonika 5:12-22
Dalam Segala Hal

12. Bacaan Alkitab : 2 Timotius 3:1-2
Rencana Allah bagi Keluarga

***************************************
Firman Tuhan No. 1 - No. 06
****************************
01. Bacaan Alkitab : Lukas 5:27-32
MENGGARAMI LAUT
02. Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 20:1,3
Berdoa Terlebih Dahulu; Lebih Banyak Berdoa
03. Bacaan Alkitab : 2 Samuel 14:25-30
CACAT
04. Bacaan Alkitab : Matius 12:39
Andai Saja...
05. Bacaan Alkitab : Efesus 3:14-21
SIKAP DOA
06. Bacaan Alkitab : Matius 6:18-20
Mengirim ke Surga

********************************************

23. Jul, 2014

Catatan Anna untuk : Firman Tuhan No.79 - No.84

Catatan Anna untuk : Firman Tuhan No.79 - No.84

F.Tuhan No.79 - No.84
************************
Catatan Anna untuk : Firman Tuhan No.79 - No.84
*************************
Firman Tuhan No.79 - No.84
*************************
79. Bacaan Alkitab : 1 Timotius 1:12-17
MENJADI CONTOH

80. Bacaan Alkitab : Kolose 4: 3-4
Pintu yang Belum Pernah Terbuka

81. Bacaan Alkitab : Amsal16:1-9
CUKUP DIDOAKAN

82. Bacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 14:27
Pintu-Pintu Kesempatan

83. Bacaan Alkitab : Mazmur 23
KETIKA TAKUT

84. Bacaan Alkitab : Mazmur 23
Segala Sesuatu

****************************************************

No. 79. Bacaan Alkitab : 1 Timotius 1:12-17
MENJADI CONTOH

Tampilan cetak
Minggu, 20 Juli 2014
Bacaan Alkitab : 1 Timotius 1:12-17
Ucapan syukur atas kasih karunia Allah
(12) Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku (13) aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman. (14) Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus. (15) Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka akulah yang paling berdosa. (16) Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal. (17) Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin.
----------------------------
Setahun : Amsal 1-5
----------------------------
Nats : Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian, aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang ke (1 Timotius 1:16)
----------------------------
MENJADI CONTOH
Pernahkah Anda membuat pengakuan bahwa Anda orang paling jahat, berdosa, dan segala yang buruk yang melekat dalam diri Anda, serta menceritakan bahwa Anda punya masa lalu yang sangat kelam? Tentu tidak mudah menyampaikan pengakuan sedemikian terbuka.

Paulus menyatakan dirinya sebagai penghujat, penganiaya, dan ganas kepada pengikut Kristus (ay. 13). Ia menyebut dirinya orang yang paling berdosa (16). Sampai suatu ketika, dalam perjalanan ke Damsyik untuk memburu dan menganiaya para pengikut Kristus, Tuhan menjumpainya (Kisah 9:1). Ia dibuat buta oleh cahaya kemuliaan Tuhan, dan akhirnya pulih setelah didoakan Ananias. Peristiwa itu menjadi titik balik dalam hidupnya. Seorang penganiaya yang penuh amarah terhadap jemaat berubah menjadi pemberita Injil yang sangat militan dan tidak setengah-setengah. Ini merupakan bentuk kasih Tuhan kepada Paulus. Allah menunjukkan seluruh kesabaran-Nya kepada Paulus. Bahkan, Tuhan melihatnya setia dan mempercayakan pelayanan besar dan mulia kepadanya (ay. 12).

Kita pun orang berdosa. Namun demikian, Allah punya caranya yang unik bagi setiap pribadi untuk memproses dan mengubah hidup kita. Ucapkanlah syukur untuk kesabaran Allah atas hidup kita dan mempercayakan pelayanan dan pekerjaan yang kita jalani saat ini. Berdoalah juga supaya pengalaman Anda bersama Tuhan ini menjadikan Anda teladan yang menolong orang lain mengalami penyertaan Tuhan yang mengubahkan hidup mereka. --Piter Randan Bua /Renungan Harian

TUHAN MENERIMA KITA APA ADANYA.
TETAPI DIA TIDAK MEMBIARKAN KITA SEADANYA. (MAX LUCADO)
---------------
(Kisah 9:1) - Kisah Para Rasul 9:1
(1) Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar,

****************************************************

No. 80. Bacaan Alkitab : Kolose 4: 3-4
Pintu yang Belum Pernah Terbuka

CPG (Christian Pocket Guide).- Sunday, 20 July 2014
Pintu yang Belum Pernah Terbuka
20 Juli 2014
Bacaan Hari ini:
Kolose 4: 3-4 "Berdoa jugalah untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami, sehingga kami dapat berbicara tentang rahasia Kristus, yang karenanya aku dipenjarakan. Dengan demikian aku dapat menyatakannya, sebagaimana seharusnya."
--------------------------------------
Yesus telah menganugerahkan kita-sebagai gereja-sebuah pintu yang belum pernah terbuka sebelumnya.
Kita membaca dalam Wahyu 3:7, "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka."

Jika kunci pintu itu adalah simbol dari otoritas-Nya, maka pintu tersebut adalah simbol dari kesempatan atau peluang untuk kita.
Pintu terbuka adalah sebuah konsep yang sering digunakan dalam Perjanjian Baru.
Paulus berbicara tentang hal ini dalam 2 Korintus 2:12 "Ketika aku tiba di Troas untuk memberitakan Injil Kristus, aku dapati, bahwa Tuhan telah membuka jalan untuk pekerjaan di sana."

Dalam Kisah Para Rasul 14:27, Paulus dan Barnabas menjelaskan tentang sebuah pintu iman yang dibuka bagi bangsa-bangsa lain yang belum percaya.

Kita harus berdoa agar pintu-pintu tersebut dibukakan dalam kehidupan kita.
Paulus pada intinya berkata, "Doakanlah kami juga supaya Allah memberi kami banyak kesempatan untuk memberitakan tentang rencana misterius Kristus. Itulah mengapa aku ada di sini di dalam rantai pesan ini. Doakanlah agar aku dapat memberitakan pesan ini sejelas-jelasnya."

Ketika kebaktian akbar di gereja kami kian mendekat, kadang jemaat saya bertanya kepada saya apa yang harus mereka doakan untuk saya.
Jawaban saya sama dengan Paulus:
Pertama, agar Allah membukakan pintu untuk memampukan saya menyampaikan Firman-Nya, dan kedua, agar saya mampu memberitakan pesan-Nya sejelas-jelasnya.

Kita semua harus mencari pintu-pintu terbuka itu.
Kita tidak boleh puas pada pencapaian pelayanan kita di masa lalu.
Kita harus mencari kesempatan-kesempatan di hari ini dan di masa yang akan datang.

Anda tahu, tahun ini, bulan ini, mungkin adalah kesempatan terakhir bagi Anda untuk melewati pintu yang terbuka.
Hanya karena sebuah pintu terbuka sekarang, bukan berarti ia akan terbuka selamanya.

Jadi, maukah Anda berjalan melewati pintu-pintu yang terbuka itu?
Maukah Anda mencari kesempatan-kesempatan itu?
Maukah Anda melakukan panggilan Allah untuk Anda?
____________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 26-28; Kisah Para Rasul 22
____________________________________
Jangan puas pada pencapaian pelayanan di masa lalu, setiap kesempatan akan menjadi peluang untuk Anda berkembang dan bertumbuh.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

****************************************************

No. 81. Bacaan Alkitab : Amsal16:1-9
CUKUP DIDOAKAN

Tampilan cetak
Senin, 21 Juli 2014
Bacaan Alkitab : Amsal16:1-9
(1) Manusia dapat menimbang-nimbang dalam hati, tetapi jawaban lidah berasal dari pada TUHAN. (2) Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati. (3) Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu. (4) TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing, bahkan orang fasik dibuat-Nya untuk hari malapetaka. (5) Setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi TUHAN; sungguh, ia tidak akan luput dari hukuman. (6) Dengan kasih dan kesetiaan, kesalahan diampuni, karena takut akan TUHAN orang menjauhi kejahatan. (7) Jikalau TUHAN berkenan kepada jalan seseorang, maka musuh orang itupun didamaikan-Nya dengan dia. (8) Lebih baik penghasilan sedikit disertai kebenaran, dari pada penghasilan banyak tanpa keadilan. (9) Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya.
----------------------------
Setahun : Amsal 6-10
----------------------------
Nats : Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu. (Amsal 16: 3)
----------------------------
CUKUP DIDOAKAN
Siapa yang tidak bersukacita mendengar ayat nas hari ini? Bayangkan jika segala sesuatu berjalan sesuai dengan rencana kita! Menyenangkan, bukan? Siapa pun tentu mengusahakan berbagai cara agar rencana pribadi bisa berhasil. Kita berpikir, jika syaratnya "sekadar" menyerahkan perbuatan ke dalam Tuhan, bukankah ini suatu perkara yang mudah? Berdoa dan selesai. Tinggal tunggu hasilnya. Benarkah?

Tanpa sadar, kita kerap kali menggunakan ayat-ayat Alkitab untuk mencari keuntungan diri sendiri dan meneguhkan keinginan-keinginan kita. Ini adalah salah satu ayat favorit bagi orang yang sedang berencana, bukan? Kemudian, kita menganggap segala rencana pasti beres jika dibawa dalam doa kepada Tuhan. Kita menghindari ayat lain yang sepertinya tidak sejalan walaupun mungkin ayat tersebut merupakan ayat kunci utama di Alkitab. Kita kerap hanya berhenti di ayat 3 bacaan kita dan tidak terlalu memperhatikan ayat sebelum dan sesudahnya.

Kita perlu menyelaraskan setiap perencanaan kita dengan standar dan kehendak Tuhan. Ayat 1 dan 2 menunjukkan bahwa apa yang baik di mata manusia belum tentu baik bagi Dia dan karenanya kita perlu mencari kehendak-Nya dengan lebih sungguhsungguh. Setelah ayat tiga kita mendapati bahwa Tuhan akan menyelaraskan rencana kita agar sesuai dengan kehendak-Nya. Dan itu berarti akan ada pembelajaran yang kita jalani sepanjang proses tersebut. Sudahkah kita menyelaraskan diri dengan rencana Tuhan? --Endang B /Renungan Harian

TUHAN MENERIMA KITA APA ADANYA.
TETAPI DIA TIDAK MEMBIARKAN KITA SEADANYA. (MAX LUCADO)

****************************************************

No. 82.. Bacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 14:27
Pintu-Pintu Kesempatan

CPG (Christian Pocket Guide).- Monday, 21 July 2014
Pintu-Pintu Kesempatan
21 Juli 2014
Bacaan Hari ini:
Kisah Para Rasul 14:27 "Setibanya di situ mereka memanggil jemaat berkumpul, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang Allah lakukan dengan perantaraan mereka, dan bahwa Ia telah membuka pintu bagi bangsa-bangsa lain kepada iman."
--------------------------------------
Orang-orang percaya di abad pertama, di gereja Filadefia, hidup di bawah kekuasaan Romawi.
Bangsa Romawi telah membentuk apa yang dikenal sebagai Pax Romana, yang berarti perdamaian paksa.
Perang tidak diperbolehkan, dan bangsa Romawi mengadopsi banyak pemikiran, filsafat serta agama dan kepercayaan orang Yunani.
Orang Romawi bereksperimen dengan hal-hal ini, mereka terus mencari-cari yang pas buat mereka.

Bangsa Romawi juga menetapkan Yunani sebagai bahasa resmi kerajaan.
Mereka membangun sistem jalan yang sangat baik pula.
Jadi dengan bahasa yang dikenal luas itu-akses ke sebagian besar bangsa saat itu-gereja keluar menyebarkan pesan Injil.
Penyebaran ini pun berjalan sempurna.

Sekarang mari kita berpikir tentang zaman ini.
Dalam banyak hal, teknologi modern telah menciptakan sebuah desa global (dunia).
Televisi, Internet, dan media social telah menjadikan dunia ini terasa lebih kecil.
Saya pernah membaca bahwa 70 sampai 80 persen dari populasi dunia kini memiliki smartphone.
Kita sekarang dapat berkomunikasi dengan cara-cara yang berbeda dengan zaman dulu.
Dalam artian, kita sekarang punya satu bahasa umum, yaitu budaya, gaya hidup.

Kadang dalam hidup kita, kita hanya memikirkan tentang berapa banyak yang bisa kita dapatkan dari studi Alkitab kita, atau berapa banyak berkat yang bisa kita dapat dari gereja.
Itu sah-sah saja.
Tapi ingat, kita diberkati untuk menjadi berkat.
Jadi, jika kita hanya menimbun apa yang Tuhan telah berikan pada kita dan tidak berbagi dengan orang lain, maka kita sudah salah persepsi.

Seseorang pernah berkata pada saya, "Kecuali jika iman seseorang menyelamatkan dia dari keegoisan dan mengubahnya untuk melayani, maka imannya itu akan menyelamatkan dia dari neraka menuju surga."

Ada pintu-pintu yang telah terbuka di kehidupan kita saat ini.
Telitilah kesempatan-kesempatan itu.
Orang yang menutup dirinya untuk Injil tahun lalu, mungkin akan membuka dirinya tahun ini.
Jadi, berdoalah untuk pintu-pintu kesempatan itu.
____________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 29-30; Kisah Para Rasul 23:1-11
____________________________________
Ada pintu-pintu yang telah terbuka di kehidupan kita saat ini. Telitilah kesempatan-kesempatan itu. Jadi, berdoalah untuk pintu-pintu kesempatan itu.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

****************************************************

No. 83. Bacaan Alkitab : Mazmur 23
KETIKA TAKUT

Tampilan cetak
Selasa, 22 Juli 2014
Bacaan Alkitab : Mazmur 23
TUHAN, gembalaku yang baik
(1) Mazmur Daud.
TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
(2) Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau,
Ia membimbing aku ke air yang tenang;
(3) Ia menyegarkan jiwaku.
Ia menuntun aku di jalan yang benar
oleh karena nama-Nya.
(4) Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman,
aku tidak takut bahaya,
sebab Engkau besertaku;
gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
(5) Engkau menyediakan hidangan bagiku,
di hadapan lawanku;
Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak;
pialaku penuh melimpah.
(6) Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku,
seumur hidupku;
dan aku akan diam dalam rumah TUHAN
sepanjang masa.
----------------------------
Setahun : Amsal 11-14
----------------------------
Nats : Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. (Mazmur 23:4)
----------------------------
KETIKA TAKUT
Pada Februari 2013, pemerintah kota Bandung menghimbau pengusaha tempat hiburan malam untuk menghentikan kegiatan usahanya pada pukul 24.00. Hal ini untuk menciptakan suasana malam hari yang tenang dan tertib. Seperti biasa, ada pihak yang mendukung, ada pula yang menolak. Dalam sebuah acara radio, saya tergelitik mendengar alasan salah seorang pendengar yang menolak. Menurutnya, jika tempat hiburan tutup pada pukul 24.00, suasana malam kota Bandung akan sepi. Suasana ini akan membuatnya takut keluar rumah. Bagaimana jika ada keperluan mendesak?

Sekalipun terdengar berlebihan, jika direnungkan lebih jauh, alasan itu cukup masuk akal. Suasana malam yang sepi dan kelam cenderung membangkitkan bayangan akan hal-hal yang jahat dan mengerikan. Namun, jika rasa takut itu sampai melumpuhkan kita, tentu hal itu sudah tidak wajar.

Kita perlu belajar mengatasi rasa takut. Bukan hanya rasa takut akan malam sepi mencekam, tapi rasa takut akan apa pun. Perjalanan hidup kita tak selamanya aman dan nyaman. Ada kalanya masalah dan pergumulan muncul. Seolah kita berjalan dalam lembah kekelaman. Nah, ketika rasa takut menyerang, andalkan Allah semata. Kita dapat mengikuti ucapan Daud, "Aku tidak takut bahaya." Bukan karena kekuatan dan kegagahan kita, tapi karena penyertaan Tuhan. Gada dan tongkat-Nya, itulah yang menghibur kita (ay. 4). Kalahkan rasa takut, dan teruslah berjalan. Ketahuilah, kebajikan dan kemurahan-Nya akan mengikuti kita, seumur hidup kita (ay. 6). --Okky Sutanto /Renungan Harian

TIDAK APA MERASA TAKUT,
TETAPI JANGAN MENJADI PENAKUT.

****************************************************

No. 84. Bacaan Alkitab : Mazmur 23
Segala Sesuatu

CPG (Christian Pocket Guide).- Tuesday, 22 July 2014
Segala Sesuatu
22 Juli 2014
Bacaan Hari ini:
Roma 8:28 "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah."
--------------------------------------
Ada saat-saat di dalam hidup kita, sebagai orang Kristen, dimana Allah mengabulkan atau sebaliknya tidak mengabulkan hal-hal yang kita ingin Dia lakukan.
Namun rencana-Nya, karya-Nya yang ajaib, ada di luar nalar kita.
Dan karena kita tidak melihat gambaran besar rencana-Nya, kita terkadang salah menuduh-Nya.
Kita sering berpikir Dia telah meninggalkan kita.
Ini merupakan saat-saat genting dimana kita harus tetap percaya pada-Nya, mengingat bahwa Dia adalah penulis dan penyempurna iman kita.
Dengan kata lain, apa yang Dia mulai, akan Dia selesaikan.

Ingat dengan firman indah dari bab pertama kitab Filipi?
"Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus" (Filipi 1: 6).

Sepertinya semakin saya tua, semakin perhatian saya mudah teralihkan dan sering lupa.
Apa jadinya kalau Allah lupa dengan kita?
Sungguh mengerikan.
Bayangkan ketika Anda sedang berada di tengah-tengah nyala api siksaan dan Allah menyaksikan dan menunggu saat yang tepat untuk membebaskan kita dari sana, lalu tiba-tiba telepon-Nya berdering dan Dia pergi selama 10 tahun lamanya!
Untungnya Dia tidak pernah melupakan kita.
Dia tetap dan sampai selama-lamanya memegang kuasa.
Dia tahu persis apa yang Dia lakukan.
Dia akan menyelesaikan apa yang telah Dia mulai.

Kadang di tengah-tengah proses tersebut, kita berpikir Dia lupa dengan kita.
Tapi Dia tidak.
Justru kita yang sering melupakan-Nya.
Dari sudut pandang manusia yang terbatas, kita hanya memikirkan hal-hal yang sifatnya sementara, tetapi Allah tinggal di alam kekekalan.
Dia memikirkan hal-hal yang kekal selamanya.
Kita hanya berpikir untuk hari ini, tapi Dia sudah punya rencana untuk esok hari.
Bahkan, Dia sudah tahu apa yang akan terjadi.
Kita mendambakan hari-hari yang mudah, tapi Dia memikirkan bagaimana caranya membuat kita menjadi orang yang lebih baik dari hari ke hari.

Jadi mari kita percaya pada-Nya.
Apapun keadaan atau kesulitan kita, mari kita tetap percaya pada janji-Nya.
____________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 31-32; Kisah Para Rasul 23:12-35
____________________________________
Dia turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)

****************************************************
****************************************************