18. Jul, 2021

<< Ren.Har. Sabtu, 17 Juli 2021 >>

<< Ren.Har. Sabtu, 17 Juli 2021 >>

Renungan Harian (833.2)
Sabtu, 17 Juli 2021

Selamat pagi Saudara-Saudara yang kukasih, selamat membaca Renungan Pagi ini. Biarlah Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya, Puji Tuhan.
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai kita sekalian dan menyertai semua orang di dunia,dengan kasih yang tidak binasa.

<< Ren.Har. Sabtu, 17 Juli 2021 >>

Doa. : Hal Berdoa (Matius 6:5-15)
Jud. : Humanis
Bac. : Yohanes 8:1-11
Nats. : Yohanes 8: 7
Bac.S. : Mazmur 132-138

Bacaan Alkitab : Yohanes 8:1-11
(1) tetapi Yesus pergi ke bukit Zaitun. (2) Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka. (3) Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah. (4) Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah. (5) Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?" (6) Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah. (7) Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu." (8) Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah. (9) Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya. (10) Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?" (11) Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."

Ayat Nats. : Yohanes 8: 7
(7) Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."

Bacaa Alkitab Setahun : Mazmur 132-138
Mazmur 132
Daud dan Sion, pilihan TUHAN

(1) Nyanyian ziarah.
Ingatlah, ya TUHAN, kepada Daud
dan segala penderitaannya,

(2) bagaimana ia telah bersumpah kepada TUHAN,
telah bernazar kepada Yang Mahakuat dari Yakub:

(3) "Sesungguhnya aku tidak akan masuk ke dalam kemah kediamanku,
tidak akan berbaring di ranjang petiduranku,

(4) sesungguhnya aku tidak akan membiarkan mataku tidur
atau membiarkan kelopak mataku terlelap,

(5) sampai aku mendapat tempat untuk TUHAN,
kediaman untuk Yang Mahakuat dari Yakub."

(6) Memang kita telah mendengar tentang itu di Efrata,
telah mendapatnya di padang Yaar.

(7) "Mari kita pergi ke kediaman-Nya,
sujud menyembah pada tumpuan kaki-Nya."

(8) Bangunlah, ya TUHAN, dan pergilah ke tempat perhentian-Mu,
Engkau serta tabut kekuatan-Mu!

(9) Biarlah imam-imam-Mu berpakaian kebenaran,
dan bersorak-sorai orang-orang yang Kaukasihi!

(10) Oleh karena Daud, hamba-Mu,
janganlah Engkau menolak orang yang Kauurapi!

(11) TUHAN telah menyatakan sumpah setia kepada Daud,
Ia tidak akan memungkirinya:
"Seorang anak kandungmu
akan Kududukkan di atas takhtamu;

(12) jika anak-anakmu berpegang pada perjanjian-Ku,
dan pada peraturan-peraturan-Ku yang Kuajarkan kepada mereka,
maka anak-anak mereka selama-lamanya
akan duduk di atas takhtamu."

(13) Sebab TUHAN telah memilih Sion,
mengingininya menjadi tempat kedudukan-Nya:

(14) "Inilah tempat perhentian-Ku selama-lamanya,
di sini Aku hendak diam, sebab Aku mengingininya.

(15) Perbekalannya akan Kuberkati dengan limpahnya,
orang-orangnya yang miskin akan Kukenyangkan dengan roti,

(16) imam-imamnya akan Kukenakan pakaian keselamatan,
dan orang-orangnya yang saleh akan bersorak-sorai dengan girang.

(17) Di sanalah Aku akan menumbuhkan sebuah tanduk bagi Daud,
Aku akan menyediakan sebuah pelita bagi orang yang Kuurapi.

(18) Musuh-musuhnya akan Kukenakan pakaian penuh malu,
tetapi di atas kepalanya akan bersemarak mahkotanya."

Mazmur 133
Persaudaraan yang rukun

(1) Nyanyian ziarah Daud.
Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya,
apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!

(2) Seperti minyak yang baik di atas kepala
meleleh ke janggut,
yang meleleh ke janggut Harun
dan ke leher jubahnya.

(3) Seperti embun gunung Hermon yang turun
ke atas gunung-gunung Sion.
Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat,
kehidupan untuk selama-lamanya.

Mazmur 134
Puji-pujian pada malam hari

(1) Nyanyian ziarah.
Mari, pujilah TUHAN,
hai semua hamba TUHAN,
yang datang melayani di rumah TUHAN
pada waktu malam.

(2) Angkatlah tanganmu ke tempat kudus
dan pujilah TUHAN!

(3) Kiranya TUHAN yang menjadikan langit dan bumi,
memberkati engkau dari Sion.

Mazmur 135
Hanya TUHAN yang patut dipuji

(1) Haleluya!
Pujilah nama TUHAN,
pujilah, hai hamba-hamba TUHAN,

(2) hai orang-orang yang datang melayani di rumah TUHAN,
di pelataran rumah Allah kita!

(3) Pujilah TUHAN, sebab TUHAN itu baik,
bermazmurlah bagi nama-Nya, sebab nama itu indah!

(4) Sebab TUHAN telah memilih Yakub bagi-Nya,
Israel menjadi milik kesayangan-Nya.

(5) Sesungguhnya aku tahu, bahwa TUHAN itu maha besar
dan Tuhan kita itu melebihi segala allah.

(6) TUHAN melakukan apa yang dikehendaki-Nya,
di langit dan di bumi,
di laut dan di segenap samudera raya;

(7) Ia menaikkan kabut dari ujung bumi,
Ia membuat kilat mengikuti hujan,
Ia mengeluarkan angin dari dalam perbendaharaan-Nya.

(8) Dialah yang memukul mati anak-anak sulung Mesir,
baik manusia maupun hewan,

(9) dan mendatangkan tanda-tanda dan mujizat-mujizat
ke tengah-tengahmu, hai Mesir, menentang Firaun dan menentang semua pegawainya.

(10) Dialah yang memukul kalah banyak bangsa,
dan membunuh raja-raja yang kuat:

(11) Sihon, raja orang Amori,
dan Og, raja negeri Basan,
dan segala kerajaan Kanaan,

(12) dan memberikan tanah mereka sebagai milik pusaka,
milik pusaka kepada Israel, umat-Nya.

(13) Ya TUHAN, nama-Mu adalah untuk selama-lamanya;
ya TUHAN, Engkau diingat turun-temurun.

(14) Sebab TUHAN akan memberi keadilan kepada umat-Nya,
dan akan sayang kepada hamba-hamba-Nya.

(15) Berhala bangsa-bangsa adalah perak dan emas,
buatan tangan manusia,

(16) mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata,
mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat,

(17) mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar,
juga nafas tidak ada dalam mulut mereka.

(18) Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya,
semua orang yang percaya kepadanya.

(19) Hai kaum Israel, pujilah TUHAN!
Hai kaum Harun, pujilah TUHAN!

(20) Hai kaum Lewi, pujilah TUHAN!
Hai orang-orang yang takut akan TUHAN, pujilah TUHAN!

(21) Terpujilah TUHAN dari Sion,
Dia yang diam di Yerusalem! Haleluya!

Mazmur 136
Kasih setia Allah kepada orang Israel

(1) Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(2) Bersyukurlah kepada Allah segala allah!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(3) Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(4) Kepada Dia yang seorang diri melakukan keajaiban-keajaiban besar!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(5) Kepada Dia yang menjadikan langit dengan kebijaksanaan!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(6) Kepada Dia yang menghamparkan bumi di atas air!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(7) Kepada Dia yang menjadikan benda-benda penerang yang besar;
bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(8) Matahari untuk menguasai siang;
bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(9) Bulan dan bintang-bintang untuk menguasai malam!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(10) Kepada Dia yang memukul mati anak-anak sulung Mesir;
bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(11) Dan membawa Israel keluar dari tengah-tengah mereka;
bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(12) Dengan tangan yang kuat dan dengan lengan yang teracung!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(13) Kepada Dia yang membelah Laut Teberau menjadi dua belahan;
bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(14) Dan menyeberangkan Israel dari tengah-tengahnya;
bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(15) Dan mencampakkan Firaun dengan tentaranya ke Laut Teberau!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(16) Kepada Dia yang memimpin umat-Nya melalui padang gurun!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(17) Kepada Dia yang memukul kalah raja-raja yang besar;
bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(18) Dan membunuh raja-raja yang mulia;
bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(19) Sihon, raja orang Amori;
bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(20) Dan Og, raja negeri Basan;
bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(21) Dan memberikan tanah mereka menjadi milik pusaka;
bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(22) Milik pusaka kepada Israel, hamba-Nya!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(23) Dia yang mengingat kita dalam kerendahan kita;
bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(24) Dan membebaskan kita dari pada para lawan kita;
bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(25) Dia yang memberikan roti kepada segala makhluk;
bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(26) Bersyukurlah kepada Allah semesta langit!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Mazmur 137
Di tepi sungai-sungai Babel

(1) Di tepi sungai-sungai Babel, di sanalah kita duduk sambil menangis,
apabila kita mengingat Sion.

(2) Pada pohon-pohon gandarusa di tempat itu
kita menggantungkan kecapi kita.

(3) Sebab di sanalah orang-orang yang menawan kita
meminta kepada kita memperdengarkan nyanyian,
dan orang-orang yang menyiksa kita meminta nyanyian sukacita:
"Nyanyikanlah bagi kami nyanyian dari Sion!"

(4) Bagaimanakah kita menyanyikan nyanyian TUHAN
di negeri asing?

(5) Jika aku melupakan engkau, hai Yerusalem,
biarlah menjadi kering tangan kananku!

(6) Biarlah lidahku melekat pada langit-langitku,
jika aku tidak mengingat engkau,
jika aku tidak jadikan Yerusalem
puncak sukacitaku!

(7) Ingatlah, ya TUHAN, kepada bani Edom,
yang pada hari pemusnahan Yerusalem mengatakan: "Runtuhkan, runtuhkan sampai ke dasarnya!"

(8) Hai puteri Babel, yang suka melakukan kekerasan,
berbahagialah orang yang membalas kepadamu perbuatan-perbuatan yang kaulakukan kepada kami!

(9) Berbahagialah orang yang menangkap dan memecahkan
anak-anakmu pada bukit batu!

Mazmur 138
Nyanyian syukur atas pertolongan TUHAN

(1) Dari Daud.
Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku,
di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu.

(2) Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus
dan memuji nama-Mu,
oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu;
sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.

(3) Pada hari aku berseru, Engkaupun menjawab aku,
Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.

(4) Semua raja di bumi akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN,
sebab mereka mendengar janji dari mulut-Mu;

(5) mereka akan menyanyi tentang jalan-jalan TUHAN,
sebab besar kemuliaan TUHAN.

(6) TUHAN itu tinggi, namun Ia melihat orang yang hina,
dan mengenal orang yang sombong dari jauh.

(7) Jika aku berada dalam kesesakan,
Engkau mempertahankan hidupku;
terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu,
dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku.

(8) TUHAN akan menyelesaikannya bagiku!
Ya TUHAN, kasih setia-Mu untuk selama-lamanya;
janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!
—————

  Tampilan cetak

  edisi sebelum | 07/Edisi 2021 | edisi berikut

Sabtu, 17 Juli 2021

Bacaan   : YOHANES 8:1-11
Setahun : Mazmur 132-138
Nas       : Ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka, "Siapa saja di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu." (Yohanes 8:7)

Humanis
Seorang pengacara sering mendapat komentar miring lantaran sering bertugas mendampingi tersangka/terdakwa. Suatu kali ia pun mengunggah status melalui akun media sosialnya: "Seandainya tersangka/terdakwa itu anggota keluarga Anda yang sangat Anda kasihi, Anda akan memahami posisi saya. Bukan karena saya senang pada orang jahat, namun karena rasa humanisme. Saya tidak membela mereka dengan menganggap benar kesalahan mereka. Namun dalam hukum mereka memiliki hak untuk didampingi."
Yesus pun memandang manusia sebagai objek terpenting. Ketika diperhadapkan dengan seorang perempuan yang kedapatan berbuat zina, Ia tidak segera menjatuhkan hukuman. Dengan mengedepankan sisi humanis bukan berarti Yesus memandang remeh dosa atau membuka peluang untuk tidak menghukum dosa. Dosa tetap perlu ditegur. Terbukti Yesus pun memberikan nasihat kepada perempuan itu supaya meninggalkan tabiat dosanya.
Bersikap humanis bukan berarti mengabaikan kesalahan orang lain. Bukankah diri kita pun bukan orang yang sempurna tanpa dosa? Maka ketika kita menemukan kesalahan pada orang lain hendaknya kita melihat diri kita sendiri! Selanjutnya, hendaklah kita bersikap lebih tegas menentang dosa dalam diri sendiri, daripada kepada orang lain. Selain itu, simpati harus tetap kita berikan kepada orang lain. Bukan terhadap dosa mereka, melainkan terhadap pribadi mereka yang melakukan pelanggaran itu. Kita dapat mengingatkan mereka dengan kasih yang membangun, bukan cibiran dan hukuman yang menjatuhkan. --EBL/www.renunganharian.net

SUKA MENGHAKIMI DAN SENANG MELIHAT ORANG LAIN DIHUKUM MERUPAKAN
TANDA SESEORANG BELUM MENGALAMI KASIH DAN PENGAMPUNAN ALLAH.
 
Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA
—————
Puji Tuhan, Trima Kasih Bapa kami yang di Sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami, karena itulah yang Tuhan Yesus ajarkan, agar kami mengampuni dahulu, semua kesalahan orang kepada kami, supaya Bapa yang di Surga akan mengampuni kesalahan-kesalahan kami (Markus 11:25-26),
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya), Puji Tuhan.
Terima kasih Tuhan Yesus untuk kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus tolonglah kami sesama saudara seiman bisa saling mendoakan satu sama lain, dan saling mendukung didalam persekutuan ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu, Puji Tuhan.
Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus, Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita yang hidup, semua ini kami mohonkan, Puji Tuhan, Haleluya, Amin.

Have a nice day
Happy Saturday
May God Bless you
Today and Always

Copyright: Sabda.org
http: //www.sabda.org/publikas/e-r
http: //www.renunganharian.net

Sumber:
[Muktiana Gumelar]
Blog. Rumah anak Tuhan
http. ///www.muktianapgumelar.net


Sabtu, 17 Juli 2021

17. Jul, 2021

<< Ren.Har. Jumat, 16 Juli 2021 >>

<< Ren.Har. Jumat, 16 Juli 2021 >>

Renungan Harian (833.1)
Jumat, 16 Juli 2021

Selamat pagi Saudara-Saudara yang kukasih, selamat membaca Renungan Pagi ini. Biarlah Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya, Puji Tuhan.
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai kita sekalian dan menyertai semua orang di dunia,dengan kasih yang tidak binasa.

<< Ren.Har. Jumat, 16 Juli 2021 >>

Doa. : Hal Berdoa (Matius 6:5-15)
Jud. : Diperkaya dalam Kemurahan Hati
Bac. : 2 Korintus 9 (1-15)
Nats. : 2 Korintus 9 :11
Bac.S. : Mazmur 120-131

Bacaan Alkitab : 2 Korintus 9 (1-15)
Pengumpulan uang untuk Yerusalem
(1) Tentang pelayanan kepada orang-orang kudus tidak perlu lagi aku menuliskannya kepada kamu. (2) Aku telah tahu kerelaan hatimu tentang mana aku megahkan kamu kepada orang-orang Makedonia. Kataku: "Akhaya sudah siap sedia sejak tahun yang lampau." Dan kegiatanmu telah menjadi perangsang bagi banyak orang. (3) Aku mengutus saudara-saudara itu, agar kemegahan kami dalam hal ini atas kamu jangan ternyata menjadi sia-sia, tetapi supaya kamu benar-benar siap sedia seperti yang telah kukatakan, (4) supaya, apabila orang-orang Makedonia datang bersama-sama dengan aku, jangan mereka mendapati kamu belum siap sedia, sehingga kami untuk tidak mengatakan kamu merasa malu atas keyakinan kami itu. (5) Sebab itu aku merasa perlu mendorong saudara-saudara itu untuk berangkat mendahului aku, supaya mereka lebih dahulu mengurus pemberian yang telah kamu janjikan sebelumnya, agar nanti tersedia sebagai bukti kemurahan hati kamu dan bukan sebagai pemberian yang dipaksakan.
Memberi dengan sukacita membawa berkat
(6) Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. (7) Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. (8) Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan. (9) Seperti ada tertulis: "Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya." (10) Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu; (11) kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami. (12) Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah. (13) Dan oleh sebab kamu telah tahan uji dalam pelayanan itu, mereka memuliakan Allah karena ketaatan kamu dalam pengakuan akan Injil Kristus dan karena kemurahan hatimu dalam membagikan segala sesuatu dengan mereka dan dengan semua orang, (14) sedangkan di dalam doa mereka, mereka juga merindukan kamu oleh karena kasih karunia Allah yang melimpah di atas kamu. (15) Syukur kepada Allah karena karunia-Nya yang tak terkatakan itu!

Ayat Nats. : 2 Korintus 9 :11
(11) kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami.

Bacaa Alkitab Setahun : Mazmur 120-131
Mazmur 120
Dikejar-kejar fitnah

(1) Nyanyian ziarah.
Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN
dan Ia menjawab aku:

(2) "Ya TUHAN, lepaskanlah aku
dari pada bibir dusta,
dari pada lidah penipu."

(3) Apakah yang diberikan kepadamu
dan apakah yang ditambahkan kepadamu,
hai lidah penipu?

(4) Panah-panah yang tajam dari pahlawan
dan bara kayu arar.

(5) Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh,
karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!

(6) Cukup lama aku tinggal
bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.

(7) Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara,
maka mereka menghendaki perang.

Mazmur 121
TUHAN, Penjaga Israel

(1) Nyanyian ziarah.
Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung;
dari manakah akan datang pertolonganku?

(2) Pertolonganku ialah dari TUHAN,
yang menjadikan langit dan bumi.

(3) Ia takkan membiarkan kakimu goyah,
Penjagamu tidak akan terlelap.

(4) Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur
Penjaga Israel.

(5) Tuhanlah Penjagamu,
Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.

(6) Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang,
atau bulan pada waktu malam.

(7) TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan;
Ia akan menjaga nyawamu.

(8) TUHAN akan menjaga keluar masukmu,
dari sekarang sampai selama-lamanya.

Mazmur 122
Doa sejahtera untuk Yerusalem

(1) Nyanyian ziarah Daud.
Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku:
"Mari kita pergi ke rumah TUHAN."

(2) Sekarang kaki kami berdiri
di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.

(3) Hai Yerusalem, yang telah didirikan
sebagai kota yang bersambung rapat,

(4) ke mana suku-suku berziarah,
yakni suku-suku TUHAN,
untuk bersyukur kepada nama TUHAN
sesuai dengan peraturan bagi Israel.

(5) Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan,
kursi-kursi milik keluarga raja Daud.

(6) Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem:
"Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.

(7) Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu,
dan sentosa di dalam purimu!"

(8) Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku
aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"

(9) Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita,
aku hendak mencari kebaikan bagimu.

Mazmur 123
Berharap kepada anugerah TUHAN

(1) Nyanyian ziarah.
Kepada-Mu aku melayangkan mataku,
ya Engkau yang bersemayam di sorga.

(2) Lihat, seperti mata para hamba laki-laki
memandang kepada tangan tuannya,
seperti mata hamba perempuan
memandang kepada tangan nyonyanya,
demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita,
sampai Ia mengasihani kita.

(3) Kasihanilah kami, ya TUHAN, kasihanilah kami,
sebab kami sudah cukup kenyang dengan penghinaan;

(4) jiwa kami sudah cukup kenyang
dengan olok-olok orang-orang yang merasa aman,
dengan penghinaan orang-orang yang sombong.

Mazmur 124
Terpujilah Penolong Israel

(1) Nyanyian ziarah Daud.
Jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita,
--biarlah Israel berkata demikian--

(2) jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita,
ketika manusia bangkit melawan kita,

(3) maka mereka telah menelan kita hidup-hidup,
ketika amarah mereka menyala-nyala terhadap kita;

(4) maka air telah menghanyutkan kita,
dan sungai telah mengalir melingkupi diri kita,

(5) maka telah mengalir melingkupi diri kita
air yang meluap-luap itu.

(6) Terpujilah TUHAN yang tidak menyerahkan kita
menjadi mangsa bagi gigi mereka!

(7) Jiwa kita terluput seperti burung
dari jerat penangkap burung;
jerat itu telah putus,
dan kitapun terluput!

(8) Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN,
yang menjadikan langit dan bumi.

Mazmur 125
Aman dalam lindungan TUHAN

(1) Nyanyian ziarah.
Orang-orang yang percaya kepada TUHAN
adalah seperti gunung Sion yang tidak goyang,
yang tetap untuk selama-lamanya.

(2) Yerusalem, gunung-gunung sekelilingnya;
demikianlah TUHAN sekeliling umat-Nya,
dari sekarang sampai selama-lamanya.

(3) Tongkat kerajaan orang fasik tidak akan tinggal tetap
di atas tanah yang diundikan kepada orang-orang benar,
supaya orang-orang benar tidak mengulurkan
tangannya kepada kejahatan.

(4) Lakukanlah kebaikan, ya TUHAN, kepada orang-orang baik
dan kepada orang-orang yang tulus hati;

(5) tetapi orang-orang yang menyimpang ke jalan yang berbelit-belit,
kiranya TUHAN mengenyahkan mereka bersama-sama
orang-orang yang melakukan kejahatan.
Damai sejahtera atas Israel!

Mazmur 126
Pengharapan di tengah-tengah penderitaan

(1) Nyanyian ziarah.
Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion,
keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.

(2) Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,
dan lidah kita dengan sorak-sorai.
Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa:
"TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"

(3) TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita,
maka kita bersukacita.

(4) Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN,
seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!

(5) Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata,
akan menuai dengan bersorak-sorai.

(6) Orang yang berjalan maju dengan menangis
sambil menabur benih,
pasti pulang dengan sorak-sorai
sambil membawa berkas-berkasnya.

Mazmur 127
Berkat TUHAN pangkal selamat

(1) Nyanyian ziarah Salomo.
Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah,
sia-sialah usaha orang yang membangunnya;
jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota,
sia-sialah pengawal berjaga-jaga.

(2) Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi
dan duduk-duduk sampai jauh malam,
dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--
sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

(3) Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN,
dan buah kandungan adalah suatu upah.

(4) Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan,
demikianlah anak-anak pada masa muda.

(5) Berbahagialah orang yang telah membuat penuh
tabung panahnya dengan semuanya itu.
Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara
dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Mazmur 128
Berkat atas rumah tangga

(1) Nyanyian ziarah.
Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN,
yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!

(2) Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu,
berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!

(3) Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur
di dalam rumahmu;
anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun
sekeliling mejamu!

(4) Sesungguhnya demikianlah akan diberkati
orang laki-laki yang takut akan TUHAN.

(5) Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion,
supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,

(6) dan melihat anak-anak dari anak-anakmu!
Damai sejahtera atas Israel!

Mazmur 129
Terluput dari kesesakan

(1) Nyanyian ziarah.
Mereka telah cukup menyesakkan aku sejak masa mudaku
--biarlah Israel berkata demikian--

(2) mereka telah cukup menyesakkan aku sejak masa mudaku,
tetapi mereka tidak dapat mengalahkan aku.

(3) Di atas punggungku pembajak membajak,
membuat panjang alur bajak mereka.

(4) TUHAN itu adil, Ia memotong
tali-tali orang fasik.

(5) Semua orang yang membenci Sion
akan mendapat malu dan akan mundur.

(6) Mereka seperti rumput di atas sotoh,
yang menjadi layu, sebelum dicabut,

(7) yang tidak digenggam tangan penyabit,
atau dirangkum orang yang mengikat berkas,

(8) sehingga orang-orang yang lewat tidak berkata:
"Berkat TUHAN atas kamu!
Kami memberkati kamu dalam nama TUHAN!"

Mazmur 130
Seruan dari dalam kesusahan

(1) Nyanyian ziarah.
Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya TUHAN!

(2) Tuhan, dengarkanlah suaraku!
Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian
kepada suara permohonanku.

(3) Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan,
Tuhan, siapakah yang dapat tahan?

(4) Tetapi pada-Mu ada pengampunan,
supaya Engkau ditakuti orang.

(5) Aku menanti-nantikan TUHAN, jiwaku menanti-nanti,
dan aku mengharapkan firman-Nya.

(6) Jiwaku mengharapkan Tuhan
lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi,
lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi.

(7) Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel!
Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan.

(8) Dialah yang akan membebaskan Israel
dari segala kesalahannya.

Mazmur 131
Menyerah kepada TUHAN

(1) Nyanyian ziarah Daud.
TUHAN, aku tidak tinggi hati,
dan tidak memandang dengan sombong;
aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar
atau hal-hal yang terlalu ajaib bagiku.

(2) Sesungguhnya, aku telah menenangkan dan mendiamkan jiwaku;
seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya,
ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku.

(3) Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel,
dari sekarang sampai selama-lamanya!
—————

  Tampilan cetak

  edisi sebelum | 07/Edisi 2021 | edisi berikut

Jumat, 16 Juli 2021

Bacaan   : 2 KORINTUS 9
Setahun : Mazmur 120-131
Nas       : Kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami. (2 Korintus 9:11)

Diperkaya dalam Kemurahan Hati
Salah satu jenis kelompok orang percaya yang senang saya temui adalah orang-orang yang murah hati. Apakah mereka selalu termasuk orang yang berkelimpahan secara materi? Ternyata tidak selalu, bahkan ada yang secara ekonomi terbilang cukup terbatas. Namun, mereka kaya dalam kemurahan hati, sehingga dimampukan untuk memberi dengan kerelaan dan penuh sukacita. Kondisi hati yang demikian saya percaya menarik perhatian Allah memberkati mereka.
Nas renungan hari ini mengajarkan kepada kita mengenai janji berkat kepada orang yang menunjukkan kemurahan hati, dimana Allah tak hanya melipatgandakan "benih yang ditaburkan", tetapi juga menumbuhkan buah-buah kebenaran dari si pemberi (ay. 10). Dari sini kita dapat memahami bahwa orang yang gemar berbagi, ada potensi untuk buah kebenaran dalam hidupnya semakin bertumbuh dan terlihat nyata. Berkat lainnya, hidup si pemberi akan diperkaya dalam kemurahan hati, sehingga ia seolah takkan pernah kehabisan cara untuk menunjukkan kemurahan hatinya kepada sesama. Kehidupan seperti ini disebutkan oleh firman Tuhan akan membangkitkan syukur kepada Allah bagi orang yang melihatnya.
Rindukah kita mengalami berkat dari kemurahan hati? Mari belajar untuk menjadi pribadi yang murah hati, dengan apa pun yang Tuhan percayakan kepada kita saat ini. Tak perlu membandingkan diri dengan keadaan orang lain, supaya kemurahan hati kita autentik, karena kita rindu menjadi saluran berkat bagi sesama. Bukankah Allah juga sudah terlebih dahulu bermurah hati dengan kita? --GHJ/www.renunganharian.net

DALAM KEMURAHAN HATI, ADA BERKAT TUHAN YANG DIALIRKAN.

( ay. 10 ) 2 Korintus 9:10
(10) Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA
—————
Puji Tuhan, Trima Kasih Bapa kami yang di Sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami, karena itulah yang Tuhan Yesus ajarkan, agar kami mengampuni dahulu, semua kesalahan orang kepada kami, supaya Bapa yang di Surga akan mengampuni kesalahan-kesalahan kami (Markus 11:25-26),
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya), Puji Tuhan.
Terima kasih Tuhan Yesus untuk kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus tolonglah kami sesama saudara seiman bisa saling mendoakan satu sama lain, dan saling mendukung didalam persekutuan ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu, Puji Tuhan.
Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus, Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita yang hidup, semua ini kami mohonkan, Puji Tuhan, Haleluya, Amin.

Have a nice day
Happy Friday
May God Bless you
Today and Always

Copyright: Sabda.org
http: //www.sabda.org/publikas/e-r
http: //www.renunganharian.net

Sumber:
[Muktiana Gumelar]
Blog. Rumah anak Tuhan
http. ///www.muktianapgumelar.net


Jumat, 16 Juli 2021

16. Jul, 2021

<< Ren.Har. Kamis, 15 Juli 2021 >>

<< Ren.Har. Kamis, 15 Juli 2021 >>

Renungan Harian (832.3)
Kamis, 15 Juli 2021

Selamat pagi Saudara-Saudara yang kukasih, selamat membaca Renungan Pagi ini. Biarlah Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya, Puji Tuhan.
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai kita sekalian dan menyertai semua orang di dunia,dengan kasih yang tidak binasa.

<< Ren.Har. Kamis, 15 Juli 2021 >>

Doa. : Hal Berdoa (Matius 6:5-15)
Jud. : Waspada Berprasangka
Bac. : Yosua 22:9-34
Nats. : Yosua 22: 12
Bac.S. : Mazmur 119

Bacaan Alkitab : Yosua 22:9-34
Suku-suku di seberang Yordan mendirikan mezbah
(9) Maka pulanglah bani Ruben, bani Gad dan suku Manasye yang setengah itu dan mereka pergi meninggalkan orang Israel, keluar dari Silo di tanah Kanaan untuk pergi ke tanah Gilead, tanah milik mereka yang didiami mereka sesuai dengan titah TUHAN dengan perantaraan Musa. (10) Ketika mereka sampai ke Gelilot pada sungai Yordan, yang di tanah Kanaan, maka bani Ruben, bani Gad dan suku Manasye yang setengah itu mendirikan mezbah di sana di tepi sungai Yordan, mezbah yang besar bangunannya. (11) Lalu terdengarlah oleh orang Israel itu cakap orang: "Telah didirikan mezbah oleh bani Ruben, bani Gad dan suku Manasye yang setengah itu, mezbah menghadap ke tanah Kanaan, di Gelilot pada sungai Yordan, di sebelah wilayah orang Israel." (12) Ketika hal itu terdengar oleh orang Israel, berkumpullah segenap umat Israel di Silo, untuk maju memerangi mereka. (13) Kemudian orang Israel mengutus kepada bani Ruben, kepada bani Gad dan kepada suku Manasye yang setengah itu, ke tanah Gilead, imam Pinehas bin Eleazar, (14) dan bersama-sama dengan dia sepuluh pemimpin, yakni seorang pemimpin kaum keluarga sebagai wakil tiap-tiap suku Israel. Masing-masing mereka itu kepala kaum keluarganya di antara kaum-kaum orang Israel. (15) Setelah mereka sampai kepada bani Ruben, kepada bani Gad dan kepada suku Manasye yang setengah itu di tanah Gilead, berkatalah mereka kepada orang-orang itu, demikian: (16) "Beginilah kata segenap umat TUHAN: Apa macam perbuatanmu yang tidak setia ini terhadap Allah Israel, dengan sekarang berbalik dari pada TUHAN dan mendirikan mezbah bagimu, dengan demikian memberontak terhadap TUHAN pada hari ini? (17) Belum cukupkah bagi kita noda yang di Peor itu, yang dari padanya kita belum mentahirkan diri sampai hari ini dan yang menyebabkan umat TUHAN kena tulah, (18) sehingga kamu berbalik pula sekarang ini membelakangi TUHAN? Jika kamu hari ini memberontak terhadap TUHAN, maka besok Ia akan murka kepada segenap umat Israel. (19) Akan tetapi, jika sekiranya tanah milikmu itu najis, marilah menyeberang ke tanah milik TUHAN, tempat kedudukan Kemah Suci TUHAN, dan menetaplah di tengah-tengah kami. Tetapi janganlah memberontak terhadap TUHAN dan janganlah memberontak terhadap kami, dengan mendirikan mezbah bagimu sendiri, selain dari mezbah TUHAN, Allah kita. (20) Ketika Akhan bin Zerah berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan, bukankah segenap umat Israel kena murka? Bukan orang itu saja yang mati karena dosanya." (21) Lalu jawab bani Ruben, bani Gad dan suku Manasye yang setengah itu, katanya kepada para kepala kaum-kaum orang Israel: (22) "Allah segala allah, TUHAN, Allah segala allah, TUHAN, Dialah yang mengetahui, dan patutlah orang Israel mengetahuinya juga! Jika sekiranya hal ini terjadi dengan maksud memberontak atau dengan maksud berubah setia terhadap TUHAN biarlah jangan TUHAN selamatkan kami pada hari ini. (23) Jika sekiranya kami mendirikan mezbah untuk berbalik dari pada TUHAN, untuk mempersembahkan korban bakaran dan korban sajian di atasnya serta korban keselamatan di atasnya, biarlah TUHAN sendiri yang menuntut balas terhadap kami. (24) Tetapi sesungguhnya, kami telah melakukannya karena cemas. Sebab pikir kami: Di kemudian hari anak-anak kamu mungkin berkata kepada anak-anak kami, demikian: Apakah sangkut pautmu dengan TUHAN, Allah Israel? (25) Bukankah TUHAN telah menentukan sungai Yordan sebagai batas antara kami dan kamu, hai orang bani Ruben dan bani Gad! Kamu tidak mempunyai bagian akan TUHAN. Demikianlah mungkin anak-anak kamu membuat anak-anak kami berhenti dari pada takut akan TUHAN. (26) Sebab itu kata kami: Biarlah kita mendirikan mezbah itu bagi kita! Bukanlah untuk korban bakaran dan bukanlah untuk korban sembelihan, (27) tetapi supaya mezbah itu menjadi saksi antara kami dan kamu, dan antara keturunan kita kemudian, bahwa kami tetap beribadah kepada TUHAN di hadapan-Nya dengan korban bakaran, korban sembelihan dan korban keselamatan kami. Jadi tidaklah mungkin anak-anak kamu di kemudian hari berkata kepada anak-anak kami: Kamu tidak mempunyai bagian pada TUHAN. (28) Lagi kata kami: Apabila di kemudian hari demikian dikatakan mereka kepada kita dan kepada keturunan kita, maka kita akan berkata: Tengoklah bangunan tiruan mezbah TUHAN itu, yang telah dibuat oleh nenek moyang kami. Bukan untuk korban bakaran dan bukan untuk korban sembelihan, tetapi mezbah itu menjadi saksi antara kami dan kamu. (29) Jauhlah dari pada kami untuk memberontak terhadap TUHAN, dan untuk berbalik dari pada TUHAN pada hari ini dengan mendirikan mezbah untuk korban bakaran, korban sajian atau korban sembelihan, mezbah yang bukan mezbah TUHAN, Allah kita, yang ada di depan Kemah Suci-Nya!" (30) Setelah imam Pinehas dan para pemimpin umat serta para kepala kaum-kaum orang Israel yang bersama-sama dengan dia, mendengar perkataan yang dikatakan oleh bani Ruben, bani Gad dan bani Manasye itu, maka mereka menganggap hal itu baik. (31) Kemudian berkatalah imam Pinehas bin Eleazar kepada bani Ruben, bani Gad dan bani Manasye: "Sekarang tahulah kami bahwa TUHAN ada di tengah-tengah kita, sebab tidaklah kamu berubah setia terhadap TUHAN. Dengan demikian kamu telah melepaskan orang Israel dari hukuman TUHAN." (32) Sesudah itu imam Pinehas bin Eleazar serta para pemimpin itu meninggalkan bani Ruben dan bani Gad di tanah Gilead, pulang ke Kanaan kepada orang Israel, lalu disampaikanlah berita itu kepada mereka. (33) Hal itu dipandang baik oleh orang Israel, sehingga orang Israel memuji Allah dan tidak lagi berkata hendak maju memerangi mereka untuk memusnahkan negeri yang didiami bani Ruben dan bani Gad itu. (34) Dan bani Ruben dan bani Gad menamai mezbah itu: Saksi, karena inilah saksi antara kita, bahwa TUHAN itulah Allah.

Ayat Nats. : Yosua 22: 12
(12) Ketika hal itu terdengar oleh orang Israel, berkumpullah segenap umat Israel di Silo, untuk maju memerangi mereka.

Bacaa Alkitab Setahun : Mazmur 119
Mazmur 119
Bahagianya orang yang hidup menurut Taurat TUHAN

(1) Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela,
yang hidup menurut Taurat TUHAN.

(2) Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya,
yang mencari Dia dengan segenap hati,

(3) yang juga tidak melakukan kejahatan,
tetapi yang hidup menurut jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya.

(4) Engkau sendiri telah menyampaikan titah-titah-Mu,
supaya dipegang dengan sungguh-sungguh.

(5) Sekiranya hidupku tentu
untuk berpegang pada ketetapan-Mu!

(6) Maka aku tidak akan mendapat malu,
apabila aku mengamat-amati segala perintah-Mu.

(7) Aku akan bersyukur kepada-Mu dengan hati jujur,
apabila aku belajar hukum-hukum-Mu yang adil.

(8) Aku akan berpegang pada ketetapan-ketetapan-Mu,
janganlah tinggalkan aku sama sekali.

(9) Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih?
Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.

(10) Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau,
janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.

(11) Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu,
supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

(12) Terpujilah Engkau, ya TUHAN;
ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

(13) Dengan bibirku aku menceritakan
segala hukum yang Kauucapkan.

(14) Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu aku bergembira,
seperti atas segala harta.

(15) Aku hendak merenungkan titah-titah-Mu
dan mengamat-amati jalan-jalan-Mu.

(16) Aku akan bergemar dalam ketetapan-ketetapan-Mu;
firman-Mu tidak akan kulupakan.

(17) Lakukanlah kebajikan kepada hamba-Mu ini, supaya aku hidup,
dan aku hendak berpegang pada firman-Mu.

(18) Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang
keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu.

(19) Aku ini orang asing di dunia,
janganlah sembunyikan perintah-perintah-Mu terhadap aku.

(20) Hancur jiwaku karena rindu
kepada hukum-hukum-Mu setiap waktu.

(21) Engkau menghardik orang-orang yang kurang ajar, terkutuklah
orang yang menyimpang dari perintah-perintah-Mu.

(22) Gulingkanlah dari atasku cela dan penghinaan,
sebab aku memegang peringatan-peringatan-Mu.

(23) Sekalipun pemuka-pemuka duduk bersepakat melawan aku,
hamba-Mu ini merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu.

(24) Ya, peringatan-peringatan-Mu menjadi kegemaranku,
menjadi penasihat-penasihatku.

(25) Jiwaku melekat kepada debu,
hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu.

(26) Jalan-jalan hidupku telah aku ceritakan dan Engkau menjawab aku--
ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

(27) Buatlah aku mengerti petunjuk titah-titah-Mu,
supaya aku merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib.

(28) Jiwaku menangis karena duka hati,
teguhkanlah aku sesuai dengan firman-Mu.

(29) Jauhkanlah jalan dusta dari padaku,
dan karuniakanlah aku Taurat-Mu.

(30) Aku telah memilih jalan kebenaran,
telah menempatkan hukum-hukum-Mu di hadapanku.

(31) Aku telah berpaut pada peringatan-peringatan-Mu,
ya TUHAN, janganlah membuat aku malu.

(32) Aku akan mengikuti petunjuk perintah-perintah-Mu,
sebab Engkau melapangkan hatiku.

(33) Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu,
aku hendak memegangnya sampai saat terakhir.

(34) Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang Taurat-Mu;
aku hendak memeliharanya dengan segenap hati.

(35) Biarlah aku hidup menurut petunjuk perintah-perintah-Mu,
sebab aku menyukainya.

(36) Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu,
dan jangan kepada laba.

(37) Lalukanlah mataku dari pada melihat hal yang hampa,
hidupkanlah aku dengan jalan-jalan yang Kautunjukkan!

(38) Teguhkanlah pada hamba-Mu ini janji-Mu,
yang berlaku bagi orang yang takut kepada-Mu.

(39) Lalukanlah celaku yang menggetarkan aku,
karena hukum-hukum-Mu adalah baik.

(40) Sesungguhnya aku rindu kepada titah-titah-Mu,
hidupkanlah aku dengan keadilan-Mu!

(41) Kiranya kasih setia-Mu mendatangi aku, ya TUHAN,
keselamatan dari pada-Mu itu sesuai dengan janji-Mu,

(42) supaya aku dapat memberi jawab kepada orang yang mencela aku,
sebab aku percaya kepada firman-Mu.

(43) Janganlah sekali-kali mencabut firman kebenaran dari mulutku,
sebab aku berharap kepada hukum-hukum-Mu.

(44) Aku hendak berpegang pada Taurat-Mu senantiasa,
untuk seterusnya dan selamanya.

(45) Aku hendak hidup dalam kelegaan,
sebab aku mencari titah-titah-Mu.

(46) Aku hendak berbicara tentang peringatan-peringatan-Mu di hadapan raja-raja,
dan aku tidak akan mendapat malu.

(47) Aku hendak bergemar dalam perintah-perintah-Mu
yang kucintai itu.

(48) Aku menaikkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai,
dan aku hendak merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu.

(49) Ingatlah firman yang Kaukatakan kepada hamba-Mu,
oleh karena Engkau telah membuat aku berharap.

(50) Inilah penghiburanku dalam sengsaraku,
bahwa janji-Mu menghidupkan aku.

(51) Orang-orang yang kurang ajar sangat mencemoohkan aku,
tetapi aku tidak menyimpang dari Taurat-Mu.

(52) Aku ingat kepada hukum-hukum-Mu yang dari dahulu kala,
ya TUHAN, maka terhiburlah aku.

(53) Aku menjadi gusar terhadap orang-orang fasik,
yang meninggalkan Taurat-Mu.

(54) Ketetapan-ketetapan-Mu adalah nyanyian mazmur bagiku
di rumah yang kudiami sebagai orang asing.

(55) Pada waktu malam aku ingat kepada nama-Mu, ya TUHAN;
aku hendak berpegang pada Taurat-Mu.

(56) Inilah yang kuperoleh,
bahwa aku memegang titah-titah-Mu.

(57) Bagianku ialah TUHAN, aku telah berjanji
untuk berpegang pada firman-firman-Mu.

(58) Aku memohon belas kasihan-Mu dengan segenap hati,
kasihanilah aku sesuai dengan janji-Mu.

(59) Aku memikirkan jalan-jalan hidupku,
dan melangkahkan kakiku menuju peringatan-peringatan-Mu.

(60) Aku bersegera dan tidak berlambat-lambat
untuk berpegang pada perintah-perintah-Mu.

(61) Tali-tali orang-orang fasik membelit aku,
tetapi Taurat-Mu tidak kulupakan.

(62) Tengah malam aku bangun untuk bersyukur kepada-Mu
atas hukum-hukum-Mu yang adil.

(63) Aku bersekutu dengan semua orang yang takut kepada-Mu,
dan dengan orang-orang yang berpegang pada titah-titah-Mu.

(64) Bumi penuh dengan kasih setia-Mu, ya TUHAN,
ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

(65) Kebajikan telah Kaulakukan kepada hamba-Mu,
ya TUHAN, sesuai dengan firman-Mu.

(66) Ajarkanlah kepadaku kebijaksanaan dan pengetahuan yang baik,
sebab aku percaya kepada perintah-perintah-Mu.

(67) Sebelum aku tertindas, aku menyimpang,
tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu.

(68) Engkau baik dan berbuat baik;
ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

(69) Orang yang kurang ajar menodai aku dengan dusta,
tetapi aku, dengan segenap hati aku akan memegang titah-titah-Mu.

(70) Hati mereka tebal seperti lemak,
tetapi aku, Taurat-Mu ialah kesukaanku.

(71) Bahwa aku tertindas itu baik bagiku,
supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu.

(72) Taurat yang Kausampaikan adalah baik bagiku,
lebih dari pada ribuan keping emas dan perak.

(73) Tangan-Mu telah menjadikan aku dan membentuk aku,
berilah aku pengertian, supaya aku dapat belajar perintah-perintah-Mu.

(74) Orang-orang yang takut kepada-Mu melihat aku dan bersukacita,
sebab aku berharap kepada firman-Mu.

(75) Aku tahu, ya TUHAN, bahwa hukum-hukum-Mu adil,
dan bahwa Engkau telah menindas aku dalam kesetiaan.

(76) Biarlah kiranya kasih setia-Mu menjadi penghiburanku,
sesuai dengan janji yang Kauucapkan kepada hamba-Mu.

(77) Biarlah rahmat-Mu sampai kepadaku, supaya aku hidup,
sebab Taurat-Mu adalah kegemaranku.

(78) Biarlah orang-orang yang kurang ajar mendapat malu,
karena mereka berlaku bengkok terhadap aku tanpa alasan; tetapi aku akan merenungkan titah-titah-Mu.

(79) Biarlah berbalik kepadaku orang-orang yang takut kepada-Mu,
orang-orang yang tahu peringatan-peringatan-Mu.

(80) Biarlah hatiku tulus dalam ketetapan-ketetapan-Mu,
supaya jangan aku mendapat malu.

(81) Habis jiwaku merindukan keselamatan dari pada-Mu,
aku berharap kepada firman-Mu.

(82) Habis mataku merindukan janji-Mu;
aku berkata: "Bilakah Engkau akan menghiburkan aku?"

(83) Sebab aku telah menjadi seperti kirbat yang diasapi;
namun ketetapan-ketetapan-Mu tidak kulupakan.

(84) Berapa lagi hari-hari hamba-Mu ini?
Bilakah Engkau menghukum orang-orang yang mengejar aku?

(85) Orang-orang yang kurang ajar telah menggali lobang bagiku,
orang-orang yang tidak menuruti Taurat-Mu.

(86) Segala perintah-Mu dapat dipercaya;
mereka mengejar aku tanpa alasan--tolonglah aku!

(87) Hampir saja mereka menghabisi aku di bumi,
tetapi aku tidak meninggalkan titah-titah-Mu.

(88) Hidupkanlah aku sesuai dengan kasih setia-Mu,
supaya aku berpegang pada peringatan yang Kauberikan.

(89) Untuk selama-lamanya, ya TUHAN,
firman-Mu tetap teguh di sorga.

(90) Kesetiaan-Mu dari keturunan ke keturunan;
Engkau menegakkan bumi, sehingga tetap ada.

(91) Menurut hukum-hukum-Mu semuanya itu ada sekarang,
sebab segala sesuatu melayani Engkau.

(92) Sekiranya Taurat-Mu tidak menjadi kegemaranku,
maka aku telah binasa dalam sengsaraku.

(93) Untuk selama-lamanya aku tidak melupakan titah-titah-Mu,
sebab dengan itu Engkau menghidupkan aku.

(94) Aku kepunyaan-Mu, selamatkanlah aku,
sebab aku mencari titah-titah-Mu.

(95) Orang-orang fasik menantikan aku untuk membinasakan aku;
tetapi aku hendak memperhatikan peringatan-peringatan-Mu.

(96) Aku melihat batas-batas kesempurnaan,
tetapi perintah-Mu luas sekali.

(97) Betapa kucintai Taurat-Mu!
Aku merenungkannya sepanjang hari.

(98) Perintah-Mu membuat aku lebih bijaksana dari pada musuh-musuhku,
sebab selama-lamanya itu ada padaku.

(99) Aku lebih berakal budi dari pada semua pengajarku,
sebab peringatan-peringatan-Mu kurenungkan.

(100) Aku lebih mengerti dari pada orang-orang tua,
sebab aku memegang titah-titah-Mu.

(101) Terhadap segala jalan kejahatan aku menahan kakiku,
supaya aku berpegang pada firman-Mu.

(102) Aku tidak menyimpang dari hukum-hukum-Mu,
sebab Engkaulah yang mengajar aku.

(103) Betapa manisnya janji-Mu itu bagi langit-langitku,
lebih dari pada madu bagi mulutku.

(104) Aku beroleh pengertian dari titah-titah-Mu,
itulah sebabnya aku benci segala jalan dusta.

(105) Firman-Mu itu pelita bagi kakiku
dan terang bagi jalanku.

(106) Aku telah bersumpah dan aku akan menepatinya,
untuk berpegang pada hukum-hukum-Mu yang adil.

(107) Aku sangat tertindas,
ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu.

(108) Kiranya persembahan sukarela yang berupa puji-pujian berkenan kepada-Mu, ya TUHAN,
dan ajarkanlah hukum-hukum-Mu kepadaku.

(109) Aku selalu mempertaruhkan nyawaku,
namun Taurat-Mu tidak kulupakan.

(110) Orang-orang fasik telah memasang jerat terhadap aku,
tetapi aku tidak sesat dari titah-titah-Mu.

(111) Peringatan-peringatan-Mu adalah milik pusakaku untuk selama-lamanya,
sebab semuanya itu kegirangan hatiku.

(112) Telah kucondongkan hatiku untuk melakukan ketetapan-ketetapan-Mu,
untuk selama-lamanya, sampai saat terakhir.

(113) Orang yang bimbang hati kubenci,
tetapi Taurat-Mu kucintai.

(114) Engkaulah persembunyianku dan perisaiku;
aku berharap kepada firman-Mu.

(115) Menjauhlah dari padaku, hai penjahat-penjahat;
aku hendak memegang perintah-perintah Allahku.

(116) Topanglah aku sesuai dengan janji-Mu, supaya aku hidup,
dan janganlah membuat aku malu dalam pengharapanku.

(117) Sokonglah aku, supaya aku selamat;
aku hendak bersukacita dalam ketetapan-ketetapan-Mu senantiasa.

(118) Engkau menolak semua orang yang sesat dari ketetapan-ketetapan-Mu,
sebab sia-sia tipu muslihat mereka.

(119) Sebagai sanga Kauanggap semua orang fasik di bumi;
sebab itu aku mencintai peringatan-peringatan-Mu.

(120) Badanku gemetar karena ketakutan terhadap Engkau,
aku takut kepada penghukuman-Mu.

(121) Aku telah menjalankan hukum dan keadilan;
janganlah menyerahkan aku kepada pemeras-pemerasku!

(122) Jadilah jaminan bagi hamba-Mu untuk kebaikan,
janganlah orang-orang yang kurang ajar memeras aku.

(123) Mataku sangat merindukan keselamatan dari pada-Mu
dan merindukan janji-Mu yang adil.

(124) Perlakukanlah hamba-Mu sesuai dengan kasih setia-Mu,
dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

(125) Hamba-Mu aku ini, buatlah aku mengerti,
supaya aku tahu peringatan-peringatan-Mu.

(126) Waktu untuk bertindak telah tiba bagi TUHAN;
mereka telah merombak Taurat-Mu.

(127) Itulah sebabnya aku mencintai perintah-perintah-Mu
lebih dari pada emas, bahkan dari pada emas tua.

(128) Itulah sebabnya aku hidup jujur sesuai dengan segala titah-Mu;
segala jalan dusta aku benci.

(129) Peringatan-peringatan-Mu ajaib,
itulah sebabnya jiwaku memegangnya.

(130) Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang,
memberi pengertian kepada orang-orang bodoh.

(131) Mulutku kungangakan dan megap-megap,
sebab aku mendambakan perintah-perintah-Mu.

(132) Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku,
sebagaimana sepatutnya terhadap orang-orang yang mencintai nama-Mu.

(133) Teguhkanlah langkahku oleh janji-Mu,
dan janganlah segala kejahatan berkuasa atasku.

(134) Bebaskanlah aku dari pada pemerasan manusia,
supaya aku berpegang pada titah-titah-Mu.

(135) Sinarilah hamba-Mu dengan wajah-Mu,
dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-kepadaku.

(136) Air mataku berlinang seperti aliran air,
karena orang tidak berpegang pada Taurat-Mu.

(137) Engkau adil, ya TUHAN,
dan hukum-hukum-Mu benar.

(138) Telah Kauperintahkan peringatan-peringatan-Mu dalam keadilan
dan dalam kesetiaan belaka.

(139) Nyala cintaku menghabiskan aku,
sebab para lawanku melupakan segala firman-Mu.

(140) Janji-Mu sangat teruji,
dan hamba-Mu mencintainya.

(141) Aku ini kecil dan hina,
tetapi titah-titah-Mu tidak kulupakan.

(142) Keadilan-Mu adil untuk selama-lamanya,
dan Taurat-Mu benar.

(143) Aku ditimpa kesesakan dan kesusahan,
tetapi perintah-perintah-Mu menjadi kesukaanku.

(144) Peringatan-peringatan-Mu adil untuk selama-lamanya,
buatlah aku mengerti, supaya aku hidup.

(145) Aku berseru dengan segenap hati; jawablah aku, ya TUHAN!
Ketetapan-ketetapan-Mu hendak kupegang.

(146) Aku berseru kepada-Mu; selamatkanlah aku!
Aku hendak berpegang pada peringatan-peringatan-Mu.

(147) Pagi-pagi buta aku bangun dan berteriak minta tolong;
aku berharap kepada firman-Mu.

(148) Aku bangun mendahului waktu jaga malam
untuk merenungkan janji-Mu.

(149) Dengarlah suaraku sesuai dengan kasih setia-Mu;
ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan hukum-Mu.

(150) Mendekat orang-orang yang mengejar aku dengan maksud jahat,
mereka menjauh dari Taurat-Mu.

(151) Engkau dekat, ya TUHAN,
dan segala perintah-Mu adalah benar.

(152) Sejak dahulu aku tahu dari peringatan-peringatan-Mu,
bahwa Engkau telah menetapkannya untuk selama-lamanya.

(153) Lihatlah sengsaraku dan luputkanlah aku,
sebab Taurat-Mu tidak kulupakan.

(154) Perjuangkanlah perkaraku dan tebuslah aku,
hidupkanlah aku sesuai dengan janji-Mu.

(155) Keselamatan menjauh dari orang-orang fasik,
sebab ketetapan-ketetapan-Mu tidaklah mereka cari.

(156) Rahmat-Mu berlimpah, ya TUHAN,
hidupkanlah aku sesuai dengan hukum-hukum-Mu.

(157) Pengejar dan lawanku banyak,
tetapi aku tidak menyimpang dari peringatan-peringatan-Mu.

(158) Melihat pengkhianat-pengkhianat, aku merasa jemu,
karena mereka tidak berpegang pada janji-Mu.

(159) Lihatlah, betapa aku mencintai titah-titah-Mu!
Ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan kasih setia-Mu.

(160) Dasar firman-Mu adalah kebenaran
dan segala hukum-hukum-Mu yang adil adalah untuk selama-lamanya.

(161) Pembesar-pembesar mengejar aku tanpa alasan,
tetapi hanya terhadap firman-Mu hatiku gemetar.

(162) Aku gembira atas janji-Mu,
seperti orang yang mendapat banyak jarahan.

(163) Aku benci dan merasa jijik terhadap dusta,
tetapi Taurat-Mu kucintai.

(164) Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau,
karena hukum-hukum-Mu yang adil.

(165) Besarlah ketenteraman pada orang-orang yang mencintai Taurat-Mu,
tidak ada batu sandungan bagi mereka.

(166) Aku menantikan keselamatan dari pada-Mu, ya TUHAN,
dan aku melakukan perintah-perintah-Mu.

(167) Aku berpegang pada peringatan-peringatan-Mu,
dan aku amat mencintainya.

(168) Aku berpegang pada titah-titah-Mu dan peringatan-peringatan-Mu,
sebab seluruh hidupku terbuka di hadapan-Mu.

(169) Biarlah teriakku sampai ke hadapan-Mu, ya TUHAN;
berilah aku pengertian sesuai dengan firman-Mu.

(170) Biarlah permohonanku datang ke hadapan-Mu;
lepaskanlah aku sesuai dengan janji-Mu.

(171) Biarlah bibirku mengucapkan puji-pujian,
sebab Engkau mengajarkan ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

(172) Biarlah lidahku menyanyikan janji-Mu,
sebab segala perintah-Mu benar.

(173) Biarlah tangan-Mu menjadi penolongku,
sebab aku memilih titah-titah-Mu.

(174) Aku rindu kepada keselamatan dari pada-Mu, ya TUHAN,
dan Taurat-Mu menjadi kesukaanku.

(175) Biarlah jiwaku hidup, supaya memuji-muji Engkau,
dan biarlah hukum-hukum-Mu menolong aku.

(176) Aku sesat seperti domba yang hilang, carilah hamba-Mu ini,
sebab perintah-perintah-Mu tidak kulupakan.
—————

  Tampilan cetak

  edisi sebelum | 07/Edisi 2021 | edisi berikut

Kamis, 15 Juli 2021

Bacaan   : YOSUA 22:9-34
Setahun : Mazmur 119
Nas       : Ketika hal itu terdengar oleh orang Israel, berkumpullah segenap umat Israel di Silo, untuk maju memerangi mereka. (Yosua 22:12)

Waspada Berprasangka
Suku Ruben, Gad dan setengah suku Manasye mendapat tanah pusaka tanpa menyeberangi Yordan. Namun mereka berjanji ikut menyeberang dan turut berperang bersama suku Israel lainnya hingga semua suku mendapat milik pusaka. Setelah menunaikan tugas itu, Yosua melepas mereka pulang ke tanah milik mereka dan memberkati mereka. Lalu, dua setengah suku ini mendirikan mezbah di tepi Yordan. Ketika berita itu terdengar oleh suku-suku Israel lainnya, mereka berkumpul dan bersiap memerangi mereka. Mereka mengira bahwa suku-suku di seberang Yordan telah berpaling dari Tuhan dan mendirikan pusat peribadatan sendiri. Mereka khawatir bahwa ketidaksetiaan itu bisa mendatangkan hukuman atas seluruh Israel, seperti yang sudah terjadi pada kasus di Peor (Bil. 25) dan Akhan (Yos. 7).
Syukurnya, orang Israel mengirim utusan untuk mengetahui apa yang terjadi. Ternyata, mereka mendirikan mezbah itu untuk menjadi pengingat bahwa mereka adalah satu dengan bangsa Israel. Itu bukanlah pusat ibadah tandingan. Mezbah itu jadi pengingat bagi generasi selanjutnya, baik bagi mereka di sebelah timur dan barat sungai Yordan, bahwa mereka adalah satu. Setelah mengetahui kebenaran itu, seluruh Israel menganggapnya baik dan memuji Allah.
Prasangka muncul ketika kita menyimpulkan sesuatu berdasarkan informasi yang minim. Sebaiknya, mari kita luangkan waktu untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Dengan demikian, kita dapat terhindar dari berbagai persoalan yang tidak perlu. --HT/www.renunganharian.net

JANGANLAH KITA GEGABAH BERTINDAK ATAS DASAR PRASANGKA,
MELAINKAN ATAS DASAR KEBENARAN YANG TERPERCAYA.

( Bil.25 ) Bilangan 25: 1-18
Israel menyembah Baal-Peor
(1) Sementara Israel tinggal di Sitim, mulailah bangsa itu berzinah dengan perempuan-perempuan Moab. (2) Perempuan-perempuan ini mengajak bangsa itu ke korban sembelihan bagi allah mereka, lalu bangsa itu turut makan dari korban itu dan menyembah allah orang-orang itu. (3) Ketika Israel berpasangan dengan Baal-Peor, bangkitlah murka TUHAN terhadap Israel; (4) lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Tangkaplah semua orang yang mengepalai bangsa itu dan gantunglah mereka di hadapan TUHAN di tempat terang, supaya murka TUHAN yang bernyala-nyala itu surut dari pada Israel." (5) Lalu berkatalah Musa kepada hakim-hakim Israel: "Baiklah masing-masing kamu membunuh orang-orangnya yang telah berpasangan dengan Baal-Peor." (6) Kebetulan datanglah salah seorang Israel membawa seorang perempuan Midian kepada sanak saudaranya dengan dilihat Musa dan segenap umat Israel yang sedang bertangis-tangisan di depan pintu Kemah Pertemuan. (7) Ketika hal itu dilihat oleh Pinehas, anak Eleazar, anak imam Harun, bangunlah ia dari tengah-tengah umat itu dan mengambil sebuah tombak di tangannya, (8) mengejar orang Israel itu sampai ke ruang tengah, dan menikam mereka berdua, yakni orang Israel dan perempuan itu, pada perutnya. Maka berhentilah tulah itu menimpa orang Israel. (9) Orang yang mati karena tulah itu ada dua puluh empat ribu orang banyaknya. (10) TUHAN berfirman kepada Musa: (11) "Pinehas, anak Eleazar, anak imam Harun, telah menyurutkan murka-Ku dari pada orang Israel, oleh karena ia begitu giat membela kehormatan-Ku di tengah-tengah mereka, sehingga tidaklah Kuhabisi orang Israel dalam cemburu-Ku. (12) Sebab itu katakanlah: Sesungguhnya Aku berikan kepadanya perjanjian keselamatan yang dari pada-Ku (13) untuk menjadi perjanjian mengenai keimaman selama-lamanya bagi dia dan bagi keturunannya, karena ia telah begitu giat membela Allahnya dan telah mengadakan pendamaian bagi orang Israel." (14) Nama orang Israel yang mati terbunuh bersama-sama dengan perempuan Midian itu ialah Zimri bin Salu, pemimpin salah satu puak orang Simeon, (15) dan nama perempuan Midian yang mati terbunuh itu ialah Kozbi binti Zur; Zur itu adalah seorang kepala kaum yaitu puak di Midian. (16) Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Musa: (17) "Lawanlah orang Midian itu, dan tewaskanlah mereka, (18) sebab mereka telah melawan kamu dengan daya upaya yang dirancang mereka terhadap kamu dalam hal Peor dan dalam hal Kozbi, saudara mereka, yakni anak perempuan seorang pemimpin Midian; Kozbi itu mati terbunuh pada waktu turunnya tulah karena Peor itu."

( Yos. 7 ) Yosua 7:1-26
Dosa dan hukuman Akhan
(1) Tetapi orang Israel berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan itu, karena Akhan bin Karmi bin Zabdi bin Zerah, dari suku Yehuda, mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu. Lalu bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel. (2) Yosua menyuruh orang dari Yerikho ke Ai, yang letaknya dekat Bet-Awen, di sebelah timur Betel, dan berkata kepada mereka, demikian: "Pergilah ke sana dan intailah negeri itu." Maka pergilah orang-orang itu ke sana dan mengintai kota Ai. (3) Kemudian kembalilah mereka kepada Yosua dan berkata kepadanya: "Tidak usah seluruh bangsa itu pergi, biarlah hanya kira-kira dua atau tiga ribu orang pergi untuk menggempur Ai itu; janganlah kaususahkan seluruh bangsa itu dengan berjalan ke sana, sebab orang-orang di sana sedikit saja." (4) Maka berangkatlah kira-kira tiga ribu orang dari bangsa itu ke sana; tetapi mereka melarikan diri di depan orang-orang Ai. (5) Sebab orang-orang Ai menewaskan kira-kira tiga puluh enam orang dari mereka; orang-orang Israel itu dikejar dari depan pintu gerbang kota itu sampai ke Syebarim dan dipukul kalah di lereng. Lalu tawarlah hati bangsa itu amat sangat. (6) Yosuapun mengoyakkan jubahnya dan sujudlah ia dengan mukanya sampai ke tanah di depan tabut TUHAN hingga petang, bersama dengan para tua-tua orang Israel, sambil menaburkan debu di atas kepalanya. (7) Dan berkatalah Yosua: "Ah, Tuhanku ALLAH, mengapa Engkau menyuruh bangsa ini menyeberangi sungai Yordan? supaya kami diserahkan kepada orang Amori untuk dibinasakan? Lebih baik kalau kami putuskan tadinya untuk tinggal di seberang sungai Yordan itu! (8) O Tuhan, apakah yang akan kukatakan, setelah orang Israel lari membelakangi musuhnya? (9) Apabila hal itu terdengar oleh orang Kanaan dan seluruh penduduk negeri ini, maka mereka akan mengepung kami dan melenyapkan nama kami dari bumi ini. Dan apakah yang akan Kaulakukan untuk memulihkan nama-Mu yang besar itu?" (10) Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Bangunlah! Mengapa engkau sujud demikian? (11) Orang Israel telah berbuat dosa, mereka melanggar perjanjian-Ku yang Kuperintahkan kepada mereka, mereka mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu, mereka mencurinya, mereka menyembunyikannya dan mereka menaruhnya di antara barang-barangnya. (12) Sebab itu orang Israel tidak dapat bertahan menghadapi musuhnya. Mereka membelakangi musuhnya, sebab mereka itupun dikhususkan untuk ditumpas. Aku tidak akan menyertai kamu lagi jika barang-barang yang dikhususkan itu tidak kamu punahkan dari tengah-tengahmu. (13) Bangunlah, kuduskanlah bangsa itu dan katakan: Kuduskanlah dirimu untuk esok hari, sebab, demikianlah firman TUHAN, Allah Israel: Hai, orang Israel ada barang-barang yang dikhususkan di tengah-tengahmu; kamu tidak akan dapat bertahan menghadapi musuhmu, sebelum barang-barang yang dikhususkan itu kamu jauhkan dari tengah-tengah kamu. (14) Besok pagi kamu harus tampil ke muka suku demi suku dan suku yang ditunjuk oleh TUHAN harus tampil ke muka kaum demi kaum, dan kaum yang ditunjuk oleh TUHAN harus tampil ke muka keluarga demi keluarga dan keluarga yang ditunjuk oleh TUHAN harus tampil ke muka seorang demi seorang. (15) Dan siapa yang didapati menyimpan barang-barang yang dikhususkan itu, akan dibakar dengan api, ia dan segala sesuatu yang ada padanya, sebab ia telah melanggar perjanjian TUHAN dan berbuat noda di antara orang Israel." (16) Keesokan harinya bangunlah Yosua pagi-pagi, lalu menyuruh orang Israel tampil ke muka suku demi suku, maka didapatilah suku Yehuda. (17) Ketika disuruhnya tampil ke muka kaum-kaum Yehuda, maka didapatinya kaum Zerah. Ketika disuruhnya tampil ke muka kaum Zerah, seorang demi seorang, maka didapatilah Zabdi. (18) Ketika disuruhnya keluarga orang itu tampil ke muka, seorang demi seorang, maka didapatilah Akhan bin Karmi bin Zabdi bin Zerah, dari suku Yehuda. (19) Berkatalah Yosua kepada Akhan: "Anakku, hormatilah TUHAN, Allah Israel, dan mengakulah di hadapan-Nya; katakanlah kepadaku apa yang kauperbuat, jangan sembunyikan kepadaku." (20) Lalu Akhan menjawab Yosua, katanya: "Benar, akulah yang berbuat dosa terhadap TUHAN, Allah Israel, sebab beginilah perbuatanku: (21) aku melihat di antara barang-barang jarahan itu jubah yang indah, buatan Sinear, dan dua ratus syikal perak dan sebatang emas yang lima puluh syikal beratnya; aku mengingininya, maka kuambil; semuanya itu disembunyikan di dalam kemahku dalam tanah, dan perak itu di bawah sekali." (22) Lalu Yosua menyuruh orang segera pergi ke kemah itu, dan sesungguhnya, semuanya itu disembunyikan dalam kemah Akhan, dan perak itu ada di bawah sekali. (23) Maka mereka mengambil semuanya itu dari dalam kemah, lalu membawanya kepada Yosua dan kepada semua orang Israel, dan mencurahkannya di hadapan TUHAN. (24) Kemudian Yosua, beserta seluruh Israel mengambil Akhan bin Zerah, dan perak, jubah dan emas sebatang itu, anak-anaknya yang laki-laki dan perempuan, lembunya, keledainya dan kambing dombanya, kemahnya dan segala kepunyaannya, lalu semuanya itu dibawa ke lembah Akhor. (25) Berkatalah Yosua: "Seperti engkau mencelakakan kami, maka TUHAN pun mencelakakan engkau pada hari ini." Lalu seluruh Israel melontari dia dengan batu, semuanya itu dibakar dengan api dan dilempari dengan batu. (26) Sesudah itu didirikanlah di atasnya suatu timbunan batu yang besar, yang masih ada sampai sekarang. Lalu surutlah murka TUHAN yang bernyala-nyala itu. Oleh sebab itu nama tempat itu sampai sekarang disebutkan lembah Akhor.

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA
—————
Puji Tuhan, Trima Kasih Bapa kami yang di Sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami, karena itulah yang Tuhan Yesus ajarkan, agar kami mengampuni dahulu, semua kesalahan orang kepada kami, supaya Bapa yang di Surga akan mengampuni kesalahan-kesalahan kami (Markus 11:25-26),
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya), Puji Tuhan.
Terima kasih Tuhan Yesus untuk kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus tolonglah kami sesama saudara seiman bisa saling mendoakan satu sama lain, dan saling mendukung didalam persekutuan ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu, Puji Tuhan.
Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus, Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita yang hidup, semua ini kami mohonkan, Puji Tuhan, Haleluya, Amin.

Have a nice day
Happy Thursday
May God Bless you
Today and Always

Copyright: Sabda.org
http: //www.sabda.org/publikas/e-r
http: //www.renunganharian.net

Sumber:
[Muktiana Gumelar]
Blog. Rumah anak Tuhan
http. ///www.muktianapgumelar.net


Kamis, 15 Juli 2021

15. Jul, 2021

<< Ren.Har. Rabu, 14 Juli 2021 >>

<< Ren.Har. Rabu, 14 Juli 2021 >>

Renungan Harian (832.2)
Rabu, 14 Juli 2021

Selamat pagi Saudara-Saudara yang kukasih, selamat membaca Renungan Pagi ini. Biarlah Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya, Puji Tuhan.
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai kita sekalian dan menyertai semua orang di dunia,dengan kasih yang tidak binasa.

<< Ren.Har. Rabu, 14 Juli 2021 >>

Doa. : Hal Berdoa (Matius 6:5-15)
Jud. : Kecerdasan untuk Berkarya
Bac. : Kejadian 11:1-9
Nats. : Kejadian 11: 4
Bac.S. : Mazmur 108-118

Bacaan Alkitab : Kejadian 11:1-9
Menara Babel
(1) Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya. (2) Maka berangkatlah mereka ke sebelah timur dan menjumpai tanah datar di tanah Sinear, lalu menetaplah mereka di sana. (3) Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik." Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan ter gala-gala sebagai tanah liat. (4) Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi." (5) Lalu turunlah TUHAN untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu, (6) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. (7) Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing." (8) Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu. (9) Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN ke seluruh bumi.

Ayat Nats. : Kejadian 11: 4
(4) Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi."

Bacaa Alkitab Setahun : Mazmur 108-118
Mazmur 108
Syukur dan doa

(1) Nyanyian. Mazmur Daud.
(108-2) Hatiku siap, ya Allah,
aku mau menyanyi, aku mau bermazmur.
Bangunlah, hai jiwaku,

(2) (108-3) bangunlah, hai gambus dan kecapi,
aku mau membangunkan fajar.

(3) (108-4) Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya TUHAN,
dan aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa;

(4) (108-5) sebab kasih-Mu besar mengatasi langit,
dan setia-Mu sampai ke awan-awan.

(5) (108-6) Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah,
dan biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi.

(6) (108-7) Supaya terluput orang-orang yang Kaucintai,
selamatkanlah dengan tangan kanan-Mu dan jawablah aku!

(7) (108-8) Allah telah berfirman di tempat kudus-Nya:
"Aku hendak beria-ria, Aku hendak membagi-bagikan Sikhem, dan lembah Sukot hendak Kuukur.

(8) (108-9) Gilead punya-Ku, Manasye punya-Ku,
Efraim ialah pelindung kepala-Ku, Yehuda ialah tongkat kerajaan-Ku,

(9) (108-10) Moab ialah tempat pembasuhan-Ku,
kepada Edom Aku melemparkan kasut-Ku,
dan karena Filistea Aku bersorak-sorai."

(10) (108-11) Siapakah yang akan membawa aku ke kota yang berkubu?
Siapakah yang menuntun aku ke Edom?

(11) (108-12) Bukankah Engkau, ya Allah, yang telah membuang kami,
dan yang tidak maju, ya Allah, bersama-sama bala tentara kami?

(12) (108-13) Berikanlah kepada kami pertolongan terhadap lawan,
sebab sia-sia penyelamatan dari manusia.

(13) (108-14) Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa,
sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.

Mazmur 109
Doa seorang yang kena fitnah

(1) Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud.
Ya Allah pujianku, janganlah berdiam diri!

(2) Sebab mulut orang fasik dan mulut penipu ternganga terhadap aku,
mereka berbicara terhadap aku dengan lidah dusta;

(3) dengan kata-kata kebencian mereka menyerang aku
dan memerangi aku tanpa alasan.

(4) Sebagai balasan terhadap kasihku mereka menuduh aku,
sedang aku mendoakan mereka.

(5) Mereka membalas kejahatan kepadaku ganti kebaikan
dan kebencian ganti kasihku.

(6) "Angkatlah seorang fasik atas dia,
dan biarlah seorang pendakwa berdiri di sebelah kanannya;

(7) apabila dihakimi, biarlah ia keluar sebagai orang bersalah,
dan biarlah doanya menjadi dosa.

(8) Biarlah umurnya berkurang,
biarlah jabatannya diambil orang lain.

(9) Biarlah anak-anaknya menjadi yatim,
dan isterinya menjadi janda.

(10) Biarlah anak-anaknya mengembara tidak keruan dan mengemis,
dan dihalau dari reruntuhan rumahnya.

(11) Biarlah penagih hutang menyita segala kepunyaannya,
dan orang-orang lain menjarah hasil jerih payahnya.

(12) Janganlah ada orang yang tetap menunjukkan kasihnya kepadanya,
dan janganlah ada orang yang sayang kepada anak-anaknya yang menjadi yatim.

(13) Biarlah dilenyapkan keturunannya,
dan dihapuskan namanya dalam angkatan yang kemudian.

(14) Biarlah kesalahan nenek moyangnya diingat-ingat di hadapan TUHAN,
dan janganlah dihapuskan dosa ibunya.

(15) Biarlah itu selalu diperhatikan TUHAN,
supaya ingatan kepada mereka dilenyapkan dari bumi.

(16) Oleh karena ia tidak ingat menunjukkan kasih,
tetapi mengejar orang sengsara dan miskin
dan orang yang hancur hati sampai mereka mati.

(17) Ia cinta kepada kutuk--biarlah itu datang kepadanya;
ia tidak suka kepada berkat--biarlah itu menjauh dari padanya.

(18) Ia memakai kutuk sebagai bajunya--
biarlah itu merembes seperti air ke dalam dirinya,
dan seperti minyak ke dalam tulang-tulangnya;

(19) biarlah itu baginya seperti pakaian yang dikenakannya,
sebagai ikat pinggang yang senantiasa dipakainya.

(20) Biarlah semuanya itu dari pihak TUHAN menjadi upah orang yang mendakwa aku,
dan upah orang-orang yang berkata-kata jahat terhadap aku."

(21) Tetapi Engkau, ya ALLAH, Tuhanku,
bertindaklah kepadaku oleh karena nama-Mu,
lepaskanlah aku oleh sebab kasih setia-Mu yang baik!

(22) Sebab sengsara dan miskin aku,
dan hatiku terluka dalam diriku;

(23) aku menghilang seperti bayang-bayang pada waktu memanjang,
aku dikebutkan seperti belalang.

(24) Lututku melentuk oleh sebab berpuasa,
dan badanku menjadi kurus, habis lemaknya.

(25) Aku telah menjadi cela bagi mereka;
melihat aku, mereka menggelengkan kepalanya.

(26) Tolonglah aku, ya TUHAN, Allahku,
selamatkanlah aku sesuai dengan kasih setia-Mu,

(27) supaya mereka tahu, bahwa tangan-Mulah ini,
bahwa Engkaulah, ya TUHAN, yang telah melakukannya.

(28) Biar mereka mengutuk, Engkau akan memberkati;
biarlah lawan-lawanku mendapat malu,
tetapi hamba-Mu ini kiranya bersukacita.

(29) Biarlah orang-orang yang mendakwa aku berpakaikan noda,
dan berselimutkan malunya sebagai jubah.

(30) Aku hendak bersyukur sangat kepada TUHAN dengan mulutku,
dan aku hendak memuji-muji Dia di tengah-tengah orang banyak.

(31) Sebab Ia berdiri di sebelah kanan orang miskin
untuk menyelamatkannya dari orang-orang yang menghukumnya.

Mazmur 110
Penobatan raja imam

(1) Mazmur Daud.
Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku:
"Duduklah di sebelah kanan-Ku,
sampai Kubuat musuh-musuhmu
menjadi tumpuan kakimu."

(2) Tongkat kekuatanmu akan diulurkan TUHAN dari Sion:
memerintahlah di antara musuhmu!

(3) Pada hari tentaramu bangsamu merelakan diri untuk maju
dengan berhiaskan kekudusan;
dari kandungan fajar
tampil bagimu keremajaanmu seperti embun.

(4) TUHAN telah bersumpah,
dan Ia tidak akan menyesal:
"Engkau adalah imam untuk selama-lamanya,
menurut Melkisedek."

(5) TUHAN ada di sebelah kananmu;
Ia meremukkan raja-raja pada hari murka-Nya,

(6) Ia menghukum bangsa-bangsa, sehingga mayat-mayat bergelimpangan;
Ia meremukkan orang-orang yang menjadi kepala di negeri luas.

(7) Dari sungai di tepi jalan ia minum,
oleh sebab itu ia mengangkat kepala.

Mazmur 111
Kebajikan Allah

(1) Haleluya! Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati,
dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah.

(2) Besar perbuatan-perbuatan TUHAN,
layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya.

(3) Agung dan bersemarak pekerjaan-Nya,
dan keadilan-Nya tetap untuk selamanya.

(4) Perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib dijadikan-Nya peringatan;
TUHAN itu pengasih dan penyayang.

(5) Diberikan-Nya rezeki kepada orang-orang yang takut akan Dia.
Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya.

(6) Kekuatan perbuatan-Nya diberitakan-Nya kepada umat-Nya,
dengan memberikan kepada mereka milik pusaka bangsa-bangsa.

(7) Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan,
segala titah-Nya teguh,

(8) kokoh untuk seterusnya dan selamanya,
dilakukan dalam kebenaran dan kejujuran.

(9) Dikirim-Nya kebebasan kepada umat-Nya,
diperintahkan-Nya supaya perjanjian-Nya itu untuk selama-lamanya;
nama-Nya kudus dan dahsyat.

(10) Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN,
semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.

Mazmur 112
Bahagia orang benar

(1) Haleluya!
Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN,
yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.

(2) Anak cucunya akan perkasa di bumi;
angkatan orang benar akan diberkati.

(3) Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya,
kebajikannya tetap untuk selamanya.

(4) Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar;
pengasih dan penyayang orang yang adil.

(5) Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman,
yang melakukan urusannya dengan sewajarnya.

(6) Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya;
orang benar itu akan diingat selama-lamanya.

(7) Ia tidak takut kepada kabar celaka,
hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN.

(8) Hatinya teguh, ia tidak takut,
sehingga ia memandang rendah para lawannya.

(9) Ia membagi-bagikan, ia memberikan kepada orang miskin;
kebajikannya tetap untuk selama-lamanya,
tanduknya meninggi dalam kemuliaan.

(10) Orang fasik melihatnya, lalu sakit hati,
ia menggertakkan giginya, lalu hancur;
keinginan orang fasik akan menuju kebinasaan.

Mazmur 113
TUHAN meninggikan orang rendah

(1) Haleluya!
Pujilah, hai hamba-hamba TUHAN,
pujilah nama TUHAN!

(2) Kiranya nama TUHAN dimasyhurkan,
sekarang ini dan selama-lamanya.

(3) Dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari
terpujilah nama TUHAN.

(4) TUHAN tinggi mengatasi segala bangsa,
kemuliaan-Nya mengatasi langit.

(5) Siapakah seperti TUHAN, Allah kita,
yang diam di tempat yang tinggi,

(6) yang merendahkan diri untuk melihat
ke langit dan ke bumi?

(7) Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu
dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur,

(8) untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan,
bersama-sama dengan para bangsawan bangsanya.

(9) Ia mendudukkan perempuan yang mandul di rumah
sebagai ibu anak-anak, penuh sukacita.
Haleluya!

Mazmur 114
Kejadian yang ajaib pada waktu Israel keluar dari Mesir

(1) Pada waktu Israel keluar dari Mesir,
kaum keturunan Yakub dari bangsa yang asing bahasanya,

(2) maka Yehuda menjadi tempat kudus-Nya,
Israel wilayah kekuasaan-Nya.

(3) Laut melihatnya, lalu melarikan diri,
sungai Yordan berbalik ke hulu.

(4) Gunung-gunung melompat-lompat seperti domba jantan,
dan bukit-bukit seperti anak domba.

(5) Ada apa, hai laut, sehingga engkau melarikan diri,
hai sungai Yordan, sehingga engkau berbalik ke hulu,

(6) hai gunung-gunung, sehingga kamu melompat-lompat seperti domba jantan,
hai bukit-bukit, sehingga kamu seperti anak domba?

(7) Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN,
di hadapan Allah Yakub,

(8) yang mengubah gunung batu menjadi kolam air,
dan batu yang keras menjadi mata air!

Mazmur 115
Kemuliaan hanya bagi Allah

(1) Bukan kepada kami, ya TUHAN, bukan kepada kami,
tetapi kepada nama-Mulah beri kemuliaan,
oleh karena kasih-Mu, oleh karena setia-Mu!

(2) Mengapa bangsa-bangsa akan berkata:
"Di mana Allah mereka?"

(3) Allah kita di sorga;
Ia melakukan apa yang dikehendaki-Nya!

(4) Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas,
buatan tangan manusia,

(5) mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata,
mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat,

(6) mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar,
mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium,

(7) mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba-raba,
mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan,
dan tidak dapat memberi suara dengan kerongkongannya.

(8) Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya,
dan semua orang yang percaya kepadanya.

(9) Hai Israel, percayalah kepada TUHAN! --
Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.

(10) Hai kaum Harun, percayalah kepada TUHAN! --
Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.

(11) Hai orang-orang yang takut akan TUHAN, percayalah kepada TUHAN! --
Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.

(12) TUHAN telah mengingat kita; Ia akan memberkati,
memberkati kaum Israel, memberkati kaum Harun,

(13) memberkati orang-orang yang takut akan TUHAN,
baik yang kecil maupun yang besar.

(14) Kiranya TUHAN memberi pertambahan kepada kamu,
kepada kamu dan kepada anak-anakmu.

(15) Diberkatilah kamu oleh TUHAN,
yang menjadikan langit dan bumi.

(16) Langit itu langit kepunyaan TUHAN,
dan bumi itu telah diberikan-Nya kepada anak-anak manusia.

(17) Bukan orang-orang mati akan memuji-muji TUHAN,
dan bukan semua orang yang turun ke tempat sunyi,

(18) tetapi kita, kita akan memuji TUHAN,
sekarang ini dan sampai selama-lamanya.
Haleluya!

Mazmur 116
Terluput dari belenggu maut

(1) Aku mengasihi TUHAN, sebab Ia mendengarkan
suaraku dan permohonanku.

(2) Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku,
maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya.

(3) Tali-tali maut telah meliliti aku,
dan kegentaran terhadap dunia orang mati menimpa aku,
aku mengalami kesesakan dan kedukaan.

(4) Tetapi aku menyerukan nama TUHAN:
"Ya TUHAN, luputkanlah kiranya aku!"

(5) TUHAN adalah pengasih dan adil,
Allah kita penyayang.

(6) TUHAN memelihara orang-orang sederhana;
aku sudah lemah, tetapi diselamatkan-Nya aku.

(7) Kembalilah tenang, hai jiwaku,
sebab TUHAN telah berbuat baik kepadamu.

(8) Ya, Engkau telah meluputkan aku dari pada maut,
dan mataku dari pada air mata, dan kakiku dari pada tersandung.

(9) Aku boleh berjalan di hadapan TUHAN,
di negeri orang-orang hidup.

(10) Aku percaya, sekalipun aku berkata:
"Aku ini sangat tertindas."

(11) Aku ini berkata dalam kebingunganku:
"Semua manusia pembohong."

(12) Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN
segala kebajikan-Nya kepadaku?

(13) Aku akan mengangkat piala keselamatan,
dan akan menyerukan nama TUHAN,

(14) akan membayar nazarku kepada TUHAN
di depan seluruh umat-Nya.

(15) Berharga di mata TUHAN
kematian semua orang yang dikasihi-Nya.

(16) Ya TUHAN, aku hamba-Mu!
Aku hamba-Mu, anak dari hamba-Mu perempuan!
Engkau telah membuka ikatan-ikatanku!

(17) Aku akan mempersembahkan korban syukur kepada-Mu,
dan akan menyerukan nama TUHAN,

(18) akan membayar nazarku kepada TUHAN
di depan seluruh umat-Nya,

(19) di pelataran rumah TUHAN,
di tengah-tengahmu, ya Yerusalem! Haleluya!

Mazmur 117
Pujilah TUHAN, hai segala bangsa

(1) Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala
suku bangsa!

(2) Sebab kasih-Nya hebat atas kita,
dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya.
Haleluya!

Mazmur 118
Nyanyian puji-pujian

(1) Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

(2) Biarlah Israel berkata:
"Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!"

(3) Biarlah kaum Harun berkata:
"Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!"

(4) Biarlah orang yang takut akan TUHAN berkata:
"Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!"

(5) Dalam kesesakan aku telah berseru kepada TUHAN.
TUHAN telah menjawab aku dengan memberi kelegaan.

(6) TUHAN di pihakku. Aku tidak akan takut.
Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

(7) TUHAN di pihakku, menolong aku;
aku akan memandang rendah mereka yang membenci aku.

(8) Lebih baik berlindung pada TUHAN
dari pada percaya kepada manusia.

(9) Lebih baik berlindung pada TUHAN
dari pada percaya kepada para bangsawan.

(10) Segala bangsa mengelilingi aku--
demi nama TUHAN, sesungguhnya aku pukul mereka mundur.

(11) Mereka mengelilingi aku, ya mengelilingi aku--
demi nama TUHAN, sesungguhnya aku pukul mereka mundur.

(12) Mereka mengelilingi aku seperti lebah,
mereka menyala-nyala seperti api duri, --
demi nama TUHAN, sesungguhnya aku pukul mereka mundur.

(13) Aku ditolak dengan hebat sampai jatuh,
tetapi TUHAN menolong aku.

(14) TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku;
Ia telah menjadi keselamatanku.

(15) Suara sorak-sorai dan kemenangan
di kemah orang-orang benar:
"Tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan,

(16) tangan kanan TUHAN berkuasa meninggikan,
tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan!"

(17) Aku tidak akan mati, tetapi hidup,
dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan TUHAN.

(18) TUHAN telah menghajar aku dengan keras,
tetapi Ia tidak menyerahkan aku kepada maut.

(19) Bukakanlah aku pintu gerbang kebenaran,
aku hendak masuk ke dalamnya, hendak mengucap syukur kepada TUHAN.

(20) Inilah pintu gerbang TUHAN,
orang-orang benar akan masuk ke dalamnya.

(21) Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku
dan telah menjadi keselamatanku.

(22) Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan
telah menjadi batu penjuru.

(23) Hal itu terjadi dari pihak TUHAN,
suatu perbuatan ajaib di mata kita.

(24) Inilah hari yang dijadikan TUHAN,
marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!

(25) Ya TUHAN, berilah kiranya keselamatan!
Ya TUHAN, berilah kiranya kemujuran!

(26) Diberkatilah dia yang datang dalam nama TUHAN!
Kami memberkati kamu dari dalam rumah TUHAN.

(27) Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.
Ikatkanlah korban hari raya itu dengan tali,
pada tanduk-tanduk mezbah.

(28) Allahku Engkau, aku hendak bersyukur kepada-Mu,
Allahku, aku hendak meninggikan Engkau.

(29) Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
—————

  Tampilan cetak

  edisi sebelum | 07/Edisi 2021 | edisi berikut

Rabu, 14 Juli 2021

Bacaan   : KEJADIAN 11:1-9
Setahun : Mazmur 108-118
Nas       : Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi." (Kejadian 11:4)

Kecerdasan untuk Berkarya
Steve Truitt, pembawa acara suatu program dalam Discovery Channel, mendapat kesempatan untuk mencoba simulator pesawat ulang-alik. Didampingi oleh pemandu profesional, Steve lantas mencoba simulator itu, yang dirasakannya seperti mengendalikan pesawat sebenarnya. Melihat kecanggihan alat itu, saya merasa takjub dengan kecerdasan orang-orang yang membuat semua peralatan modern itu, sehingga dapat dipakai untuk melatih para pilot pesawat ulang-alik NASA, agar mereka tetap aman saat bertugas.
Kecerdasan manusia memang sudah terlihat sejak masa awal manusia diciptakan. Adam, kita tahu tak hanya diberi Allah mandat mengelola Taman Eden, tetapi juga memberi nama segala binatang yang ada (Kej. 2:15, 20). Sementara, nas renungan hari ini menunjukkan bahwa manusia sudah mampu membuat menara tinggi, yang jika tidak dikacaukan Allah-karena Allah tidak berkenan dengan motivasi mereka membangun menara-kemungkinan besar upaya mereka akan berhasil. Inilah bukti bahwa manusia lahir dengan membawa sebagian "kecerdasan ilahi" dalam dirinya, karena "napas hidup" yang Allah tiupkan dalam setiap manusia.
Sebagai orang percaya, kita pun dapat mengembangkan kecerdasan kita semaksimal mungkin. Yakinlah bahwa dengan pertolongan Tuhan, kita pun dapat menghasilkan karya yang bermanfaat. Hanya, kita perlu memastikan agar hasil dari pengembangan kecerdasan itu tidak bertentangan dengan firman-Nya, tidak merugikan orang lain, dan tidak membuat lingkungan sekitar menjadi rusak. --GHJ/www.renunganharian.net

DALAM KECERDASAN YANG TUHAN BERIKAN,
ADA KEWAJIBAN UNTUK BERKARYA.

( Kej. 2: 15, 20 ) Kejadian 2 : 15, 20
(15) TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.

(20) Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA
—————
Puji Tuhan, Trima Kasih Bapa kami yang di Sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami, karena itulah yang Tuhan Yesus ajarkan, agar kami mengampuni dahulu, semua kesalahan orang kepada kami, supaya Bapa yang di Surga akan mengampuni kesalahan-kesalahan kami (Markus 11:25-26),
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya), Puji Tuhan.
Terima kasih Tuhan Yesus untuk kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus tolonglah kami sesama saudara seiman bisa saling mendoakan satu sama lain, dan saling mendukung didalam persekutuan ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu, Puji Tuhan.
Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus, Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita yang hidup, semua ini kami mohonkan, Puji Tuhan, Haleluya, Amin.

Have a nice day
Happy Wednesday
May God Bless you
Today and Always

Copyright: Sabda.org
http: //www.sabda.org/publikas/e-r
http: //www.renunganharian.net

Sumber:
[Muktiana Gumelar]
Blog. Rumah anak Tuhan
http. ///www.muktianapgumelar.net


Rabu, 14 Juli 2021

14. Jul, 2021

<< Ren.Har. Minggu, 11 Juli 2021 >>

<< Ren.Har. Minggu, 11 Juli 2021 >>

Renungan Harian (831.2)
Minggu, 11 Juli 2021

Selamat pagi Saudara-Saudara yang kukasih, selamat membaca Renungan Pagi ini. Biarlah Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya, Puji Tuhan.
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai kita sekalian dan menyertai semua orang di dunia,dengan kasih yang tidak binasa.

<< Ren.Har. Minggu, 11 Juli 2021 >>

Doa. : Hal Berdoa (Matius 6:5-15)
Jud. : Kerja sebagai Berkat
Bac. : Kejadian 2:8-20
Nats. : Kejadian 2: 15
Bac.S. : Mazmur 92-100

Bacaan Alkitab : Kejadian 2:8-20
Manusia dan taman Eden
(8) Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu. (9) Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. (10) Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang. (11) Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada. (12) Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan batu krisopras. (13) Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush. (14) Nama sungai yang ketiga ialah Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat. (15) TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. (16) Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, (17) tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." (18) TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia." (19) Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu. (20) Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.

Ayat Nats. : Kejadian 2: 15
(15) TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.

Bacaa Alkitab Setahun : Mazmur 92-100
Mazmur 92
TUHAN, Hakim yang adil

(1) Mazmur. Nyanyian untuk hari Sabat.
(92-2) Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN,
dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu,
ya Yang Mahatinggi,

(2) (92-3) untuk memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi
dan kesetiaan-Mu di waktu malam,

(3) (92-4) dengan bunyi-bunyian sepuluh tali dan dengan gambus,
dengan iringan kecapi.

(4) (92-5) Sebab telah Kaubuat aku bersukacita, ya TUHAN, dengan pekerjaan-Mu,
karena perbuatan tangan-Mu aku akan bersorak-sorai.

(5) (92-6) Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN,
dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.

(6) (92-7) Orang bodoh tidak akan mengetahui,
dan orang bebal tidak akan mengerti hal itu.

(7) (92-8) Apabila orang-orang fasik bertunas seperti tumbuh-tumbuhan,
dan orang-orang yang melakukan kejahatan berkembang,
ialah supaya mereka dipunahkan untuk selama-lamanya.

(8) (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!

(9) (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN,
sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa,
semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.

(10) (92-11) Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng,
aku dituangi dengan minyak baru;

(11) (92-12) mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar
perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.

(12) (92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma,
akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;

(13) (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN
akan bertunas di pelataran Allah kita.

(14) (92-15) Pada masa tua pun mereka masih berbuah,
menjadi gemuk dan segar,

(15) (92-16) untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar,
bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.

Mazmur 93
TUHAN, raja yang kekal

(1) TUHAN adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan,
TUHAN berpakaian, berikat pinggang kekuatan.
Sungguh, telah tegak dunia, tidak bergoyang;

(2) takhta-Mu tegak sejak dahulu kala, dari kekal Engkau ada.

(3) Sungai-sungai telah mengangkat, ya TUHAN,
sungai-sungai telah mengangkat suaranya,
sungai-sungai mengangkat bunyi hempasannya.

(4) Dari pada suara air yang besar,
dari pada pecahan ombak laut yang hebat,
lebih hebat TUHAN di tempat tinggi.

(5) Peraturan-Mu sangat teguh;
bait-Mu layak kudus,
ya TUHAN, untuk sepanjang masa.

Mazmur 94
Allah, pembela keadilan

(1) Ya Allah pembalas, ya TUHAN, ya Allah pembalas, tampillah!

(2) Bangunlah, ya Hakim bumi,
balaslah kepada orang-orang congkak apa yang mereka lakukan!

(3) Berapa lama lagi orang-orang fasik, ya TUHAN,
berapa lama lagi orang-orang fasik beria-ria?

(4) Mereka memuntahkan kata-kata yang kurang ajar
dan semua orang yang melakukan kejahatan itu menyombong.

(5) Umat-Mu, ya TUHAN, mereka remukkan,
dan milik-Mu sendiri mereka tindas;

(6) janda dan orang asing mereka sembelih,
dan anak-anak yatim mereka bunuh;

(7) dan mereka berkata: "TUHAN tidak melihatnya,
dan Allah Yakub tidak mengindahkannya."

(8) Perhatikanlah, hai orang-orang bodoh di antara rakyat!
Hai orang-orang bebal, bilakah kamu memakai akal budimu?

(9) Dia yang menanamkan telinga, masakan tidak mendengar?
Dia yang membentuk mata, masakan tidak memandang?

(10) Dia yang menghajar bangsa-bangsa, masakan tidak akan menghukum?
Dia yang mengajarkan pengetahuan kepada manusia?

(11) TUHAN mengetahui rancangan-rancangan manusia;
sesungguhnya semuanya sia-sia belaka.

(12) Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya TUHAN,
dan yang Kauajari dari Taurat-Mu,

(13) untuk menenangkan dia terhadap hari-hari malapetaka,
sampai digali lobang untuk orang fasik.

(14) Sebab TUHAN tidak akan membuang umat-Nya,
dan milik-Nya sendiri tidak akan ditinggalkan-Nya;

(15) sebab hukum akan kembali kepada keadilan,
dan akan diikuti oleh semua orang yang tulus hati.

(16) Siapakah yang bangkit bagiku melawan orang-orang jahat,
siapakah yang tampil bagiku melawan orang-orang yang melakukan kejahatan?

(17) Jika bukan TUHAN yang menolong aku,
nyaris aku diam di tempat sunyi.

(18) Ketika aku berpikir: "Kakiku goyang,"
maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku.

(19) Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku,
penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku.

(20) Masakan bersekutu dengan Engkau takhta kebusukan,
yang merancangkan bencana berdasarkan ketetapan?

(21) Mereka bersekongkol melawan jiwa orang benar,
dan menyatakan fasik darah orang yang tidak bersalah.

(22) Tetapi TUHAN adalah kota bentengku
dan Allahku adalah gunung batu perlindunganku.

(23) Ia akan membalas kepada mereka perbuatan jahat mereka,
dan karena kejahatan mereka Ia akan membinasakan mereka; TUHAN, Allah kita, akan membinasakan mereka.

Mazmur 95
Hormatilah TUHAN dan taatilah Dia

(1) Marilah kita bersorak-sorai untuk TUHAN,
bersorak-sorak bagi gunung batu keselamatan kita.

(2) Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur,
bersorak-sorak bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.

(3) Sebab TUHAN adalah Allah yang besar,
dan Raja yang besar mengatasi segala allah.

(4) Bagian-bagian bumi yang paling dalam ada di tangan-Nya,
puncak gunung-gunungpun kepunyaan-Nya.

(5) Kepunyaan-Nya laut, Dialah yang menjadikannya,
dan darat, tangan-Nyalah yang membentuknya.

(6) Masuklah, marilah kita sujud menyembah,
berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.

(7) Sebab Dialah Allah kita,
dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya.
Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya!

(8) Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba,
seperti pada hari di Masa di padang gurun,

(9) pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku,
menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku.

(10) Empat puluh tahun Aku jemu kepada angkatan itu,
maka kata-Ku: "Mereka suatu bangsa yang sesat hati,
dan mereka itu tidak mengenal jalan-Ku."

(11) Sebab itu Aku bersumpah dalam murka-Ku:
"Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku."

Mazmur 96
Allah, Tuhan dan Hakim seluruh dunia

(1) Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN,
menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi!

(2) Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya,
kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.

(3) Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa
dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa.

(4) Sebab TUHAN maha besar dan terpuji sangat,
Ia lebih dahsyat dari pada segala allah.

(5) Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah hampa,
tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit.

(6) Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya,
kekuatan dan kehormatan ada di tempat kudus-Nya.

(7) Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa,
kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan!

(8) Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya,
bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya!

(9) Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan,
gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi!

(10) Katakanlah di antara bangsa-bangsa: "TUHAN itu Raja!
Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran."

(11) Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak,
biarlah gemuruh laut serta isinya,

(12) biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya,
maka segala pohon di hutan bersorak-sorai

(13) di hadapan TUHAN, sebab Ia datang,
sebab Ia datang untuk menghakimi bumi.
Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan,
dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya.

Mazmur 97
TUHAN adalah Raja

(1) TUHAN adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak,
biarlah banyak pulau bersukacita!

(2) Awan dan kekelaman ada sekeliling Dia,
keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.

(3) Api menjalar di hadapan-Nya,
dan menghanguskan para lawan-Nya sekeliling.

(4) Kilat-kilat-Nya menerangi dunia,
bumi melihatnya dan gemetar.

(5) Gunung-gunung luluh seperti lilin di hadapan TUHAN,
di hadapan Tuhan seluruh bumi.

(6) Langit memberitakan keadilan-Nya,
dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.

(7) Semua orang yang beribadah kepada patung akan mendapat malu,
orang yang memegahkan diri karena berhala-berhala;
segala allah sujud menyembah kepada-Nya.

(8) Sion mendengarnya dan bersukacita,
puteri-puteri Yehuda bersorak-sorak,
oleh karena penghukuman-Mu, ya TUHAN.

(9) Sebab Engkaulah, ya TUHAN, Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi,
Engkau sangat dimuliakan di atas segala allah.

(10) Hai orang-orang yang mengasihi TUHAN, bencilah kejahatan!
Dia, yang memelihara nyawa orang-orang yang dikasihi-Nya, akan melepaskan mereka dari tangan orang-orang fasik.

(11) Terang sudah terbit bagi orang benar,
dan sukacita bagi orang-orang yang tulus hati.

(12) Bersukacitalah karena TUHAN, hai orang-orang benar,
dan nyanyikanlah syukur bagi nama-Nya yang kudus.

Mazmur 98
Saat penyelamatan sudah dekat

(1) Mazmur.
Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN,
sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib;
keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya,
oleh lengan-Nya yang kudus.

(2) TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya,
telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa.

(3) Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya
terhadap kaum Israel,
segala ujung bumi telah melihat
keselamatan yang dari pada Allah kita.

(4) Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi,
bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah!

(5) Bermazmurlah bagi TUHAN dengan kecapi,
dengan kecapi dan lagu yang nyaring,

(6) dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring
bersorak-soraklah di hadapan Raja, yakni TUHAN!

(7) Biarlah gemuruh laut serta isinya,
dunia serta yang diam di dalamnya!

(8) Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan,
dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama

(9) di hadapan TUHAN,
sebab Ia datang untuk menghakimi bumi.
Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan,
dan bangsa-bangsa dengan kebenaran.

Mazmur 99
TUHAN, Raja yang kudus

(1) TUHAN itu Raja, maka bangsa-bangsa gemetar.
Ia duduk di atas kerub-kerub, maka bumi goyang.

(2) TUHAN itu maha besar di Sion,
dan Ia tinggi mengatasi segala bangsa.

(3) Biarlah mereka menyanyikan syukur bagi nama-Mu yang besar dan dahsyat;
Kuduslah Ia!

(4) Raja yang kuat, yang mencintai hukum,
Engkaulah yang menegakkan kebenaran;
hukum dan keadilan di antara keturunan Yakub,
Engkaulah yang melakukannya.

(5) Tinggikanlah TUHAN, Allah kita,
dan sujudlah menyembah kepada tumpuan kaki-Nya!
Kuduslah Ia!

(6) Musa dan Harun di antara imam-imam-Nya,
dan Samuel di antara orang-orang yang menyerukan nama-Nya. Mereka berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab mereka.

(7) Dalam tiang awan Ia berbicara kepada mereka;
mereka telah berpegang pada peringatan-peringatan-Nya
dan ketetapan yang diberikan-Nya kepada mereka.

(8) TUHAN, Allah kami, Engkau telah menjawab mereka,
Engkau Allah yang mengampuni bagi mereka,
tetapi yang membalas perbuatan-perbuatan mereka.

(9) Tinggikanlah TUHAN, Allah kita,
dan sujudlah menyembah di hadapan gunung-Nya yang kudus! Sebab kuduslah TUHAN, Allah kita!

Mazmur 100
Pujilah Allah dalam bait-Nya

(1) Mazmur untuk korban syukur.
Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi!

(2) Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita,
datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!

(3) Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah;
Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita,
umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.

(4) Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur,
ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian,
bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!

(5) Sebab TUHAN itu baik,
kasih setia-Nya untuk selama-lamanya,
dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.
—————

  Tampilan cetak

  edisi sebelum | 07/Edisi 2021 | edisi berikut

Minggu, 11 Juli 2021

Bacaan   : KEJADIAN 2:8-20
Setahun : Mazmur 92-100
Nas       : TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. (Kejadian 2:15)

Kerja sebagai Berkat
Banyak orang merasa frustrasi dengan pekerjaannya. Mereka terpaksa bekerja demi mempertahankan penghasilan saja. Sebuah survei menyebutkan bahwa 90% karyawan tidak menyukai pekerjaan mereka. Tentu saja ini berdampak pada produktivitas mereka, sehingga dalam survei lainnya, sebanyak 50% karyawan tidak merasa puas dengan hasil kerja mereka.
Sebagian orang memandang kerja sebagai beban. Bahkan ada juga yang menganggapnya sebagai kutukan atau hukuman Tuhan. Memang setelah Adam berdosa, Tuhan berkata bahwa ia akan bersusah payah mencari rezeki dan akan berpeluh untuk mencari makan (Kej. 3:17, 19). Namun sebenarnya, sejak awal, mereka telah diberi tanggung jawab untuk mengusahakan dan memelihara Taman Eden, bukan hanya menikmati hasilnya. Adam juga diberi wewenang untuk menamai semua hewan. Mereka juga bekerja. Bedanya, bekerja di dunia yang berdosa tentu jauh lebih sulit.
Jadi ternyata, bekerja bukanlah hukuman Allah untuk menyusahkan manusia. Alkitab memandang kerja sebagai berkat, pemberian Allah dan saluran berkat-Nya. Dengan bekerja, kita sedang menaati Allah untuk mengusahakan kesejahteraan di bumi. Bahkan, Allah sendiri digambarkan sebagai Pekerja (bdk. Kej. 1 & Yoh. 5:17).
Menyadari bahwa Allah dapat dimuliakan melalui pekerjaan kita tentunya akan mendorong kita bekerja dengan baik. Sebab kerja juga menjadikan kita bermanfaat bagi sesama. Karenanya kita hendaknya bekerja dengan segenap hati, seperti untuk Tuhan, dan untuk memuliakan Dia (Kol. 3:23; bdk. 1Kor. 10:31). --HT/www.renunganharian.net

MARI USAHAKAN KUALITAS TERBAIK MELALUI PEKERJAAN KITA
KARENA MELALUINYA KITA DAPAT MEMULIAKAN NAMA TUHAN.

( Kej. 3:17,19 ) Kejadian 3 : 17 , 19
(17) Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:

(19) dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu."

( bdk. Kej.1 & Yoh.5:17 ) Bandingkan Kej.1 & Yohanes 5:17
Bandingkan Kej.1 (1-31). Dengan
Allah menciptakan langit dan bumi serta isinya
(1) Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. (2) Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. (3) Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. (4) Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. (5) Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. (6) Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air." (7) Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. (8) Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua. (9) Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian. (10) Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. (11) Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian. (12) Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. (13) Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga. (14) Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, (15) dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian. (16) Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. (17) Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, (18) dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. (19) Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat. (20) Berfirmanlah Allah: "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala." (21) Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. (22) Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya: "Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak." (23) Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima. (24) Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar." Dan jadilah demikian. (25) Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. (26) Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." (27) Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. (28) Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." (29) Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu. (30) Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya." Dan jadilah demikian. (31) Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Bandingkan dengan Yohanes 5:17
(17) Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga."

( Kol.3:23 : bdk. 1 Kor.10:31) Kolose 3:23. Bandingkan 1 Korintus 10:31
Kolose 3:23. Bandingkan
(23) Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Bandingkan 1 Korintus 10:31
(31) Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA
—————
Puji Tuhan, Trima Kasih Bapa kami yang di Sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami, karena itulah yang Tuhan Yesus ajarkan, agar kami mengampuni dahulu, semua kesalahan orang kepada kami, supaya Bapa yang di Surga akan mengampuni kesalahan-kesalahan kami (Markus 11:25-26),
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya), Puji Tuhan.
Terima kasih Tuhan Yesus untuk kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus tolonglah kami sesama saudara seiman bisa saling mendoakan satu sama lain, dan saling mendukung didalam persekutuan ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu, Puji Tuhan.
Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus, Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita yang hidup, semua ini kami mohonkan, Puji Tuhan, Haleluya, Amin.

Have a nice day
Happy Sunday
May God Bless you
Today and Always

Copyright: Sabda.org
http: //www.sabda.org/publikas/e-r
http: //www.renunganharian.net

Sumber:
[Muktiana Gumelar]
Blog. Rumah anak Tuhan
http. ///www.muktianapgumelar.net


Minggu, 11 Juli 2021