1. Jul, 2019

<< Renungan Harian, Minggu, 30 Juni 2019 >>

<< Renungan Harian, Minggu, 30 Juni 2019 >>

Renungan Harian (584.1)
Mingggu, 30 Juni 2019

Selamat pagi Saudara-Saudara yang kukasih,selamat membaca Renungan Pagi ini . Biarlah Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya,Puji Tuhan.
Damai sejahtera dan kasih dengan iman dari: Allah Bapa dan Putra Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,yang disebut dengan Trinitas , selalu menyertai kita sekalian.
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai kita sekalian dan menyertai semua orang di dunia,dengan kasih yang tidak binasa.(Matius 28:18-20)

<< Renungan Harian, Minggu, 30 Juni 2019 >>
Doa : Hal berdoa (Matius 6:5-15)
-----------
Jud. : Mewaspadai Ketamakan
Bac. : Lukas 12:13-21
Nats. : Lukas 12:15
Bac.S.: Mazmur 31-35
------------
Bacaan Alkitab : Lukas 12:13-21
Orang kaya yang bodoh
(13) Seorang dari orang banyak itu berkata kepada Yesus: "Guru, katakanlah kepada saudaraku supaya ia berbagi warisan dengan aku." (14) Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Saudara, siapakah yang telah mengangkat Aku menjadi hakim atau pengantara atas kamu?" (15) Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu." (16) Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: "Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya. (17) Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku.(18) Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku. (19) Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah! (20) Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? (21) Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."
-----------
Ayat Nats. : Lukas 12:15
(15) Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."
------------

  Tampilan cetak

  edisi sebelum | 06/Edisi 2019 | edisi berikut

Minggu, 30 Juni 2019

Bacaan   : Lukas 12:13-21
Setahun : Mazmur 31-35
Nas       : Kata-Nya lagi kepada mereka, "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung pada kekayaannya itu." (Lukas 12:15)

Mewaspadai Ketamakan

Seorang wanita paruh baya tampak lesu. Guratan kesedihan terlihat jelas di wajahnya akibat penipuan yang baru saja dialaminya. Entah mengapa, ia bisa begitu mudahnya percaya pada tawaran sekelompok orang yang ingin membeli rukonya dengan harga dua kali lipat. Ia pun tak ragu menyerahkan uang sebesar tujuh ratus lima puluh juta rupiah untuk dipinjam oleh kawanan tersebut. Namun, harapannya langsung sirna begitu ia menyadari bahwa ia baru saja ditipu. Ya, dorongan ketamakan memperoleh uang banyak dalam waktu singkat membuat wanita paruh baya itu terlena. Kini, ia pun hanya bisa menyesali kebodohannya.
Ketamakan termasuk godaan yang sudah berusia cukup tua dalam kehidupan manusia. Lewat daya pikatnya yang luar biasa, ibarat bensin yang dituangkan ke dalam kobaran api, ketamakan begitu menggoda hati manusia yang tidak mudah puas. Begitu banyak orang telah terkena jeratan ketamakan, mulai dari orang Kristen awam, para aktivis pelayanan, tak terkecuali para hamba Tuhan. Itulah sebabnya, Yesus dengan tegas berpesan kepada para murid-Nya agar berjaga-jaga dan mewaspadai ketamakan. Peringatan yang sebaiknya tidak diabaikan oleh setiap orang percaya mengingat begitu kuatnya godaan ketamakan.
Ketamakan hanya bisa diatasi dengan ucapan syukur dan membiasakan diri untuk mencukupkan diri dengan apa yang ada. Selain itu, kita juga perlu berhati-hati agar tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan besar, instan, dan tidak logis. Jika tidak berhati-hati, bukannya keuntungan yang diperoleh, melainkan kerugian dan penyesalan. --GHJ/www.renunganharian.net

JERAT KETAMAKAN HANYA DAPAT DIKALAHKAN
OLEH HATI YANG BERSYUKUR ATAS SEGALA BERKAT-NYA.
 
Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

---------------
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 31-35
Mazmur 31

Aman dalam tangan TUHAN

(1) Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud.
(31-2) Pada-Mu, TUHAN, aku berlindung,
janganlah sekali-kali aku mendapat malu.
Luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu,

(2) (31-3) sendengkanlah telinga-Mu kepadaku,
bersegeralah melepaskan aku!
Jadilah bagiku gunung batu tempat perlindungan,
kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku!

(3) (31-4) Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku,
dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku.

(4) (31-5) Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring
yang dipasang orang terhadap aku,
sebab Engkaulah tempat perlindunganku.

(5) (31-6) Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku;
Engkau membebaskan aku, ya TUHAN, Allah yang setia.

(6) (31-7) Engkau benci kepada orang-orang yang memuja berhala yang sia-sia,
tetapi aku percaya kepada TUHAN.

(7) (31-8) Aku akan bersorak-sorak dan bersukacita karena kasih setia-Mu,
sebab Engkau telah menilik sengsaraku,
telah memperhatikan kesesakan jiwaku,

(8) (31-9) dan tidak menyerahkan aku ke tangan musuh,
tetapi menegakkan kakiku di tempat yang lapang.

(9) (31-10) Kasihanilah aku, ya TUHAN, sebab aku merasa sesak;
karena sakit hati mengidaplah mataku, meranalah jiwa dan tubuhku.

(10) (31-11) Sebab hidupku habis dalam duka
dan tahun-tahun umurku dalam keluh kesah;
kekuatanku merosot karena sengsaraku,
dan tulang-tulangku menjadi lemah.

(11) (31-12) Di hadapan semua lawanku aku tercela,
menakutkan bagi tetangga-tetanggaku,
dan menjadi kekejutan bagi kenalan-kenalanku;
mereka yang melihat aku di jalan lari dari padaku.

(12) (31-13) Aku telah hilang dari ingatan seperti orang mati,
telah menjadi seperti barang yang pecah.

(13) (31-14) Sebab aku mendengar banyak orang berbisik-bisik,
--ada kegentaran dari segala pihak! --
mereka bersama-sama bermufakat mencelakakan aku,
mereka bermaksud mencabut nyawaku.

(14) (31-15) Tetapi aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN,
aku berkata: "Engkaulah Allahku!"

(15) (31-16) Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku
dari tangan musuh-musuhku dan orang-orang yang mengejar aku!

(16) (31-17) Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-Mu,
selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu!

(17) (31-18) TUHAN, janganlah membiarkan aku mendapat malu,
sebab aku berseru kepada-Mu;
biarlah orang-orang fasik mendapat malu
dan turun ke dunia orang mati dan bungkam.

(18) (31-19) Biarlah bibir dusta menjadi kelu,
yang mencaci maki orang benar dengan kecongkakan dan penghinaan!

(19) (31-20) Alangkah limpahnya kebaikan-Mu
yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau,
yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu,
di hadapan manusia!

(20) (31-21) Engkau menyembunyikan mereka dalam naungan wajah-Mu
terhadap persekongkolan orang-orang;
Engkau melindungi mereka dalam pondok
terhadap perbantahan lidah.

(21) (31-22) Terpujilah TUHAN, sebab kasih setia-Nya
ditunjukkan-Nya kepadaku dengan ajaib
pada waktu kesesakan!

(22) (31-23) Aku menyangka dalam kebingunganku:
"Aku telah terbuang dari hadapan mata-Mu."
Tetapi sesungguhnya Engkau mendengarkan suara permohonanku,
ketika aku berteriak kepada-Mu minta tolong.

(23) (31-24) Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya!
TUHAN menjaga orang-orang yang setiawan,
tetapi orang-orang yang berbuat congkak
diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung.

(24) (31-25) Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu,
hai semua orang yang berharap kepada TUHAN!

Mazmur 32

Kebahagiaan orang yang diampuni dosanya

(1) Dari Daud. Nyanyian pengajaran.
Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya,
yang dosanya ditutupi!

(2) Berbahagialah manusia,
yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN,
dan yang tidak berjiwa penipu!

(3) Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu
karena aku mengeluh sepanjang hari;

(4) sebab siang malam tangan-Mu menekan aku dengan berat,
sumsumku menjadi kering, seperti oleh teriknya musim panas. Sela

(5) Dosaku kuberitahukan kepada-Mu
dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan;
aku berkata: "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,"
dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela

(6) Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu,
selagi Engkau dapat ditemui;
sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi,
itu tidak melandanya.

(7) Engkaulah persembunyian bagiku,
terhadap kesesakan Engkau menjaga aku,
Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak. Sela

(8) Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu
jalan yang harus kautempuh;
Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.

(9) Janganlah seperti kuda atau bagal yang tidak berakal,
yang kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang,
kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau.

(10) Banyak kesakitan diderita orang fasik,
tetapi orang percaya kepada TUHAN
dikelilingi-Nya dengan kasih setia.

(11) Bersukacitalah dalam TUHAN
dan bersorak-soraklah, hai orang-orang benar;
bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur!

Mazmur 33

Puji-pujian kepada Allah Israel

(1) Bersorak-sorailah, hai orang-orang benar, dalam TUHAN!
Sebab memuji-muji itu layak bagi orang-orang jujur.

(2) Bersyukurlah kepada TUHAN dengan kecapi,
bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali!

(3) Nyanyikanlah bagi-Nya nyanyian baru;
petiklah kecapi baik-baik dengan sorak-sorai!

(4) Sebab firman TUHAN itu benar,
segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan.

(5) Ia senang kepada keadilan dan hukum;
bumi penuh dengan kasih setia TUHAN.

(6) Oleh firman TUHAN langit telah dijadikan,
oleh nafas dari mulut-Nya segala tentaranya.

(7) Ia mengumpulkan air laut seperti dalam bendungan,
Ia menaruh samudera raya ke dalam wadah.

(8) Biarlah segenap bumi takut kepada TUHAN,
biarlah semua penduduk dunia gentar terhadap Dia!

(9) Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi;
Dia memberi perintah, maka semuanya ada.

(10) TUHAN menggagalkan rencana bangsa-bangsa;
Ia meniadakan rancangan suku-suku bangsa;

(11) tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya,
rancangan hati-Nya turun-temurun.

(12) Berbahagialah bangsa, yang Allahnya ialah TUHAN,
suku bangsa yang dipilih-Nya menjadi milik-Nya sendiri!

(13) TUHAN memandang dari sorga,
Ia melihat semua anak manusia;

(14) dari tempat kediaman-Nya Ia menilik
semua penduduk bumi.

(15) Dia yang membentuk hati mereka sekalian,
yang memperhatikan segala pekerjaan mereka.

(16) Seorang raja tidak akan selamat oleh besarnya kuasa;
seorang pahlawan tidak akan tertolong oleh besarnya kekuatan.

(17) Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan,
yang sekalipun besar ketangkasannya tidak dapat memberi keluputan.

(18) Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia,
kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya,

(19) untuk melepaskan jiwa mereka dari pada maut
dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.

(20) Jiwa kita menanti-nantikan TUHAN.
Dialah penolong kita dan perisai kita!

(21) Ya, karena Dia hati kita bersukacita,
sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya.

(22) Kasih setia-Mu, ya TUHAN, kiranya menyertai kami,
seperti kami berharap kepada-Mu.

Mazmur 34

Dalam perlindungan TUHAN

(1) Dari Daud, pada waktu ia pura-pura tidak waras pikirannya di depan Abimelekh, sehingga ia diusir, lalu pergi.
(34-2) Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu;
puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku.

(2) (34-3) Karena TUHAN jiwaku bermegah;
biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.

(3) (34-4) Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku,
marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya!

(4) (34-5) Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku,
dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.

(5) (34-6) Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya,
maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu.

(6) (34-7) Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar;
Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.

(7) (34-8) Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia,
lalu meluputkan mereka.

(8) (34-9) Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu!
Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!

(9) (34-10) Takutlah akan TUHAN, hai orang-orang-Nya yang kudus,
sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia!

(10) (34-11) Singa-singa muda merana kelaparan,
tetapi orang-orang yang mencari TUHAN, tidak kekurangan sesuatupun yang baik.

(11) (34-12) Marilah anak-anak, dengarkanlah aku,
takut akan TUHAN akan kuajarkan kepadamu!

(12) (34-13) Siapakah orang yang menyukai hidup,
yang mengingini umur panjang untuk menikmati yang baik?

(13) (34-14) Jagalah lidahmu terhadap yang jahat
dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu;

(14) (34-15) jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik,
carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya!

(15) (34-16) Mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar,
dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong;

(16) (34-17) wajah TUHAN menentang orang-orang yang berbuat jahat
untuk melenyapkan ingatan kepada mereka dari muka bumi.

(17) (34-18) Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar,
dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.

(18) (34-19) TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati,
dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.

(19) (34-20) Kemalangan orang benar banyak,
tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;

(20) (34-21) Ia melindungi segala tulangnya,
tidak satupun yang patah.

(21) (34-22) Kemalangan akan mematikan orang fasik,
dan siapa yang membenci orang benar akan menanggung hukuman.

(22) (34-23) TUHAN membebaskan jiwa hamba-hamba-Nya,
dan semua orang yang berlindung pada-Nya tidak akan menanggung hukuman.

Mazmur 35

Doa minta tolong terhadap musuh

(1) Dari Daud.
Berbantahlah, TUHAN, melawan orang yang berbantah dengan aku,
berperanglah melawan orang yang berperang melawan aku!

(2) Peganglah perisai dan utar-utar,
bangunlah menolong aku,

(3) cabutlah tombak dan kapak
menghadapi orang-orang yang mengejar aku;
katakanlah kepada jiwaku:
"Akulah keselamatanmu!"

(4) Biarlah mendapat malu dan kena noda,
orang-orang yang ingin mencabut nyawaku;
biarlah mundur dan tersipu-sipu
orang-orang yang merancang kecelakaanku!

(5) Biarlah mereka seperti sekam dibawa angin,
didorong Malaikat TUHAN;

(6) biarlah jalan mereka gelap dan licin,
dan Malaikat TUHAN mengejar mereka!

(7) Karena tanpa alasan mereka memasang jaring terhadap aku,
tanpa alasan mereka menggali pelubang untuk nyawaku.

(8) Biarlah kebinasaan mendatangi dia dengan tidak disangka-sangka,
jerat yang dipasangnya, biarlah menangkap dia sendiri, biarlah ia jatuh dan musnah!

(9) Tetapi aku bersorak-sorak karena TUHAN,
aku girang karena keselamatan dari pada-Nya;

(10) segala tulangku berkata:
"Ya, TUHAN, siapakah yang seperti Engkau,
yang melepaskan orang sengsara dari tangan orang yang lebih kuat dari padanya,
orang sengsara dan miskin dari tangan orang yang merampasi dia?"

(11) Saksi-saksi yang gemar kekerasan bangkit berdiri,
apa yang tidak kuketahui, itulah yang mereka tuntut dari padaku.

(12) Mereka membalas kebaikanku dengan kejahatan;
perasaan bulus mencekam aku.

(13) Tetapi aku, ketika mereka sakit,
aku memakai pakaian kabung;
aku menyiksa diriku dengan berpuasa,
dan doaku kembali timbul dalam dadaku,

(14) seolah-olah temanku atau saudarakulah yang sakit,
demikianlah aku berlaku;
seperti orang yang berkeluh kesah karena kematian ibu,
demikianlah aku tunduk dengan pakaian kabung.

(15) Tetapi ketika aku tersandung jatuh, bersukacitalah mereka dan berkerumun,
berkerumun melawan aku;
orang-orang asing yang tidak kukenal
menista aku dengan tidak henti-hentinya;

(16) dengan fasik mereka mengolok-olok terus,
menggertakkan giginya terhadap aku.

(17) Sampai berapa lama, Tuhan, Engkau memandangi saja?
Selamatkanlah jiwaku dari perusakan mereka,
nyawaku dari singa-singa muda!

(18) Aku mau menyanyikan syukur kepada-Mu dalam jemaah yang besar,
di tengah-tengah rakyat yang banyak aku mau memuji-muji Engkau.

(19) Janganlah sekali-kali bersukacita atas aku
orang-orang yang memusuhi aku tanpa sebab,
atau mengedip-ngedipkan mata
orang-orang yang membenci aku tanpa alasan.

(20) Karena mereka tidak membicarakan damai,
dan terhadap orang-orang yang rukun di negeri
mereka merancangkan penipuan,

(21) mereka membuka mulutnya lebar-lebar terhadap aku
dan berkata: "Syukur, syukur, mata kami telah melihatnya!"

(22) Engkau telah melihatnya, TUHAN, janganlah berdiam diri,
ya Tuhan, janganlah jauh dari padaku!

(23) Terjagalah dan bangunlah membela hakku,
membela perkaraku, ya Allahku dan Tuhanku!

(24) Hakimilah aku sesuai dengan keadilan-Mu, ya TUHAN Allahku,
supaya mereka jangan bersukacita atasku!

(25) Janganlah mereka berkata dalam hatinya:
"Syukur, itulah keinginan kami!" Dan janganlah mereka berkata: "Kami telah menelannya!"

(26) Biarlah bersama-sama mendapat malu dan tersipu-sipu
orang-orang yang bersukacita atas kemalanganku;
biarlah berpakaian malu dan noda
orang-orang yang membesarkan dirinya terhadap aku!

(27) Biarlah bersorak-sorai dan bersukacita
orang-orang yang ingin melihat aku dibenarkan!
Biarlah mereka tetap berkata: "TUHAN itu besar,
Dia menginginkan keselamatan hamba-Nya!"

(28) Dan lidahku akan menyebut-nyebut keadilan-Mu,
memuji-muji Engkau sepanjang hari.
------------

Puji Tuhan ,Trima Kasih Bapa kami yang di Sorga , Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu,jadilah kehendak-Mu  di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami , karena itulah yang Tuhan Yesus ajarkan , agar kami mengampuni dahulu semua kesalahan orang kepada kami,supaya Bapa yang di Surga akan mengampuni kesalahan- kesalahan kami (Markus 11:25-26) ,
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya), Puji Tuhan.
Terima kasih  Tuhan Yesus untuk kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus tolonglah kami sesama saudara seiman bisa saling mendoakan satu sama lain, dan saling mendukung didalam persekutuan ini , Puji Tuhan.
Tuhan Yesus kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu. Puji Tuhan.
Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus , Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita yang hidup, semua ini kami mohonkan. Puji Tuhan, Haleluya, Amin.


** have a nice day **
Happy Sunday
°May God Bless you°ya
°Today and Always°
°˚˚°
Copyright - SABDA.org
http://www.sabda.org/publikas/e-r
www.renunganharian.net

Sumber:
[Muktiana Gumelar]
Blog. Rumah anak Tuhan
www.muktianapgumelar.net


Minggu, 30 Juni 2019

30. Jun, 2019

<< Renungan Harian, Sabtu, 29 Juni 2019 >>

<< Renungan Harian, Sabtu, 29 Juni 2019 >>

Renungan Harian (583.3)
Sabtu, 29 Juni 2019

Selamat pagi Saudara-Saudara yang kukasih,selamat membaca Renungan Pagi ini . Biarlah Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya,Puji Tuhan.
Damai sejahtera dan kasih dengan iman dari: Allah Bapa dan Putra Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,yang disebut dengan Trinitas , selalu menyertai kita sekalian.
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai kita sekalian dan menyertai semua orang di dunia,dengan kasih yang tidak binasa.(Matius 28:18-20)

<< Renungan Harian, Sabtu, 29 Juni 2019 >>
Doa : Hal berdoa (Matius 6:5-15)
-----------
Jud. : Awas Tersesat!
Bac. : Kisah Para Rasul 16:4-12
Nats. : Kisah Para Rasul 16: 9
Bac.S.: Mazmur 23-30
------------
Bacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 16:4-12
Paulus menyeberang ke Makedonia
(4) Dalam perjalanan keliling dari kota ke kota Paulus dan Silas menyampaikan keputusan-keputusan yang diambil para rasul dan para penatua di Yerusalem dengan pesan, supaya jemaat-jemaat menurutinya. (5)Demikianlah jemaat-jemaat diteguhkan dalam iman dan makin lama makin bertambah besar jumlahnya. (6) Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia. (7) Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh Yesus tidak mengizinkan mereka. (8) Setelah melintasi Misia, mereka sampai di Troas. (9) Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya, katanya: "Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!" (10) Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia, karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwa Allah telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana. (11) Lalu kami bertolak dari Troas dan langsung berlayar ke Samotrake, dan keesokan harinya tibalah kami di Neapolis; (12) dari situ kami ke Filipi, kota pertama di bagian Makedonia ini, suatu kota perantauan orang Roma. Di kota itu kami tinggal beberapa hari.
-----------
Ayat Nats. : Kisah Para Rasul 16: 9
(9) Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya, katanya: "Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!"
------------

  Tampilan cetak

  edisi sebelum | 06/Edisi 2019 | edisi berikut

Sabtu, 29 Juni 2019

Bacaan   : Kisah Para Rasul 16:4-12
Setahun : Mazmur 23-30
Nas       : Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: Ada seorang Makedonia berdiri di situ dan memohon kepadanya, "Menyeberanglah kemari dan tolonglah kami!" (Kisah Para Rasul 16:9)

Awas Tersesat!

Seorang wisatawan asal Yogyakarta, bernasib kurang beruntung. Bersama rombongan, ia tersesat saat mengikuti petunjuk dari aplikasi peta di ponselnya. Mereka diarahkan ke jalanan desa yang sempit dan penuh lumpur. Maksud hati ingin melihat keindahan matahari terbit di Bukit Sikunir, Wonosobo, mobil yang mereka tumpangi malah terjebak lumpur dan macet. Peta online yang seharusnya dapat diandalkan justru menyesatkan.
Dalam perjalanannya memberitakan Injil bersama Silas, Paulus dapat saja tersesat. Ia dapat membelot pergi memberitakan Injil ke Asia dan mengabaikan tuntunan Roh Kudus (ay. 6). Namun, Paulus tidak demikian. Hubungan yang intim dengan Tuhan membuatnya peka untuk menetapkan langkah mulai dari tanah Frigia, tanah Galatia, bahkan hampir masuk ke daerah Bitinia. Di sini tampak bahwa Roh Kudus aktif mengambil bagian dalam pergerakan misi Allah (ay. 6-8). Melalui penglihatan pun, Paulus diarahkan ke Makedonia dan menarik kesimpulan bahwa Allah mau mereka memberitakan Injil di sana (ay. 9-10).
Dalam hidup ini, kita cenderung mencoba mencari arah hidup berdasarkan peta, relasi, dan pengalaman sendiri, tanpa melibatkan Roh Kudus. Kita merasa jalan Tuhan itu abstrak dan susah untuk dilewati. Seberapa pun kita berusaha, kita sering tersesat dari rencana-Nya dan tidak tepat sasaran. Kita perlu belajar taat pada tuntunan-Nya dan tidak mengeraskan hati! Siapa tahu dengan kita bersikap taat, kita jadi teladan dalam memenangkan banyak orang bagi Tuhan. --YDS/www.renunganharian.net

HENDAKLAH HIDUP KITA SELALU BERBICARA
SOAL RENCANA-NYA, BUKAN RENCANA KITA.


(ay. 6) Kisah Para Rasul 16: 6
(6) Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia.

(ay. 6-8) Kisah Para Rasul 16: 6-8
(6) Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia. (7) Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh Yesus tidak mengizinkan mereka. (8) Setelah melintasi Misia, mereka sampai di Troas.

(ay. 9-10) Kisah Para Rasul 16: 9-10
(9) Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya, katanya: "Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!" (10) Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia, karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwa Allah telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana.

-------------:

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

---------------
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 23-30
Mazmur 23

TUHAN, gembalaku yang baik

(1) Mazmur Daud.
TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

(2) Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau,
Ia membimbing aku ke air yang tenang;

(3) Ia menyegarkan jiwaku.
Ia menuntun aku di jalan yang benar
oleh karena nama-Nya.

(4) Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman,
aku tidak takut bahaya,
sebab Engkau besertaku;
gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

(5) Engkau menyediakan hidangan bagiku,
di hadapan lawanku;
Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak;
pialaku penuh melimpah.

(6) Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku,
seumur hidupku;
dan aku akan diam dalam rumah TUHAN
sepanjang masa.

Mazmur 24

Kedatangan Raja Kemuliaan dalam Bait Allah

(1) Mazmur Daud.
Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya,
dan dunia serta yang diam di dalamnya.

(2) Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan
dan menegakkannya di atas sungai-sungai.

(3) "Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN?
Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?"

(4) "Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,
yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan,
dan yang tidak bersumpah palsu.

(5) Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN
dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.

(6) Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia,
yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub." Sela

(7) Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang,
dan terangkatlah kamu,
hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!

(8) "Siapakah itu Raja Kemuliaan?"
"TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!"

(9) Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang,
dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!

(10) "Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?"
"TUHAN semesta alam,
Dialah Raja Kemuliaan!" Sela

Mazmur 25

Doa mohon ampun dan perlindungan

(1) Dari Daud.
Kepada-Mu, ya TUHAN, kuangkat jiwaku;

(2) Allahku, kepada-Mu aku percaya;
janganlah kiranya aku mendapat malu;
janganlah musuh-musuhku beria-ria atas aku.

(3) Ya, semua orang yang menantikan Engkau takkan mendapat malu;
yang mendapat malu ialah mereka yang berbuat khianat dengan tidak ada alasannya.

(4) Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN,
tunjukkanlah itu kepadaku.

(5) Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku,
sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.

(6) Ingatlah segala rahmat-Mu dan kasih setia-Mu, ya TUHAN,
sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala.

(7) Dosa-dosaku pada waktu muda
dan pelanggaran-pelanggaranku janganlah Kauingat,
tetapi ingatlah kepadaku sesuai dengan kasih setia-Mu,
oleh karena kebaikan-Mu, ya TUHAN.

(8) TUHAN itu baik dan benar;
sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.

(9) Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum,
dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.

(10) Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran
bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.

(11) Oleh karena nama-Mu, ya TUHAN,
ampunilah kesalahanku, sebab besar kesalahan itu.

(12) Siapakah orang yang takut akan TUHAN?
Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya.

(13) Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan
dan anak cucunya akan mewarisi bumi.

(14) TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia,
dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

(15) Mataku tetap terarah kepada TUHAN,
sebab Ia mengeluarkan kakiku dari jaring.

(16) Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku,
sebab aku sebatang kara dan tertindas.

(17) Lapangkanlah hatiku yang sesak
dan keluarkanlah aku dari kesulitanku!

(18) Tiliklah sengsaraku dan kesukaranku,
dan ampunilah segala dosaku.

(19) Lihatlah, betapa banyaknya musuhku,
dan bagaimana mereka membenci aku dengan sangat mendalam.

(20) Jagalah kiranya jiwaku dan lepaskanlah aku;
janganlah aku mendapat malu, sebab aku berlindung pada-Mu.

(21) Ketulusan dan kejujuran kiranya mengawal aku,
sebab aku menanti-nantikan Engkau.

(22) Ya Allah, bebaskanlah orang Israel
dari segala kesesakannya!

Mazmur 26
Doa mohon dibenarkan oleh TUHAN

(1) Dari Daud.
Berilah keadilan kepadaku, ya TUHAN,
sebab aku telah hidup dalam ketulusan;
kepada TUHAN aku percaya
dengan tidak ragu-ragu.

(2) Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku;
selidikilah batinku dan hatiku.

(3) Sebab mataku tertuju pada kasih setia-Mu,
dan aku hidup dalam kebenaran-Mu.

(4) Aku tidak duduk dengan penipu,
dan dengan orang munafik aku tidak bergaul;

(5) aku benci kepada perkumpulan orang yang berbuat jahat,
dan dengan orang fasik aku tidak duduk.

(6) Aku membasuh tanganku tanda tak bersalah,
lalu berjalan mengelilingi mezbah-Mu, ya TUHAN,

(7) sambil memperdengarkan nyanyian syukur dengan nyaring,
dan menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib.

(8) TUHAN, aku cinta pada rumah kediaman-Mu
dan pada tempat kemuliaan-Mu bersemayam.

(9) Janganlah mencabut nyawaku bersama-sama orang berdosa,
atau hidupku bersama-sama orang penumpah darah,

(10) yang pada tangannya melekat perbuatan mesum,
dan yang tangan kanannya menerima suapan.

(11) Tetapi aku ini hidup dalam ketulusan;
bebaskanlah aku dan kasihanilah aku.

(12) Kakiku berdiri di tanah yang rata;
aku mau memuji TUHAN dalam jemaah.

Mazmur 27

Aman dalam perlindungan Allah

(1) Dari Daud.
TUHAN adalah terangku dan keselamatanku,
kepada siapakah aku harus takut?
TUHAN adalah benteng hidupku,
terhadap siapakah aku harus gemetar?

(2) Ketika penjahat-penjahat menyerang aku
untuk memakan dagingku,
yakni semua lawanku dan musuhku,
mereka sendirilah yang tergelincir dan jatuh.

(3) Sekalipun tentara berkemah mengepung aku,
tidak takut hatiku;
sekalipun timbul peperangan melawan aku,
dalam hal itupun aku tetap percaya.

(4) Satu hal telah kuminta kepada TUHAN,
itulah yang kuingini:
diam di rumah TUHAN
seumur hidupku,
menyaksikan kemurahan TUHAN
dan menikmati bait-Nya.

(5) Sebab Ia melindungi aku dalam pondok-Nya
pada waktu bahaya;
Ia menyembunyikan aku dalam persembunyian di kemah-Nya,
Ia mengangkat aku ke atas gunung batu.

(6) Maka sekarang tegaklah kepalaku,
mengatasi musuhku sekeliling aku;
dalam kemah-Nya aku mau mempersembahkan korban dengan sorak-sorai;
aku mau menyanyi dan bermazmur bagi TUHAN.

(7) Dengarlah, TUHAN, seruan yang kusampaikan,
kasihanilah aku dan jawablah aku!

(8) Hatiku mengikuti firman-Mu: "Carilah wajah-Ku";
maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN.

(9) Janganlah menyembunyikan wajah-Mu kepadaku,
janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka;
Engkaulah pertolonganku,
janganlah membuang aku
dan janganlah meninggalkan aku,
ya Allah penyelamatku!

(10) Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku,
namun TUHAN menyambut aku.

(11) Tunjukkanlah jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN,
dan tuntunlah aku di jalan yang rata
oleh sebab seteruku.

(12) Janganlah menyerahkan aku kepada nafsu lawanku,
sebab telah bangkit menyerang aku saksi-saksi dusta,
dan orang-orang yang bernafaskan kelaliman.

(13) Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN
di negeri orang-orang yang hidup!

(14) Nantikanlah TUHAN!
Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu!
Ya, nantikanlah TUHAN!

Mazmur 28

TUHAN, perisaiku

(1) Dari Daud.
Kepada-Mu, ya TUHAN, gunung batuku, aku berseru,
janganlah berdiam diri terhadap aku,
sebab, jika Engkau tetap membisu terhadap aku,
aku menjadi seperti orang yang turun ke dalam liang kubur.

(2) Dengarkanlah suara permohonanku,
apabila aku berteriak kepada-Mu minta tolong,
dan mengangkat tanganku
ke arah tempat-Mu yang maha kudus.

(3) Janganlah menyeret aku bersama-sama dengan orang fasik
ataupun dengan orang
yang melakukan kejahatan, yang ramah dengan teman-temannya,
tetapi yang hatinya penuh kejahatan.

(4) Ganjarilah mereka menurut perbuatan mereka
dan menurut kelakuan mereka yang jahat;
ganjarilah mereka setimpal dengan perbuatan tangan mereka,
balaslah kepada mereka apa yang mereka lakukan.

(5) Karena mereka tidak mengindahkan pekerjaan TUHAN
dan perbuatan tangan-Nya;
Ia akan menjatuhkan mereka
dan tidak membangunkan mereka lagi.

(6) Terpujilah TUHAN, karena Ia telah mendengar
suara permohonanku.

(7) TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku;
kepada-Nya hatiku percaya.
Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku,
dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya.

(8) TUHAN adalah kekuatan umat-Nya
dan benteng keselamatan bagi orang yang diurapi-Nya!

(9) Selamatkanlah kiranya umat-Mu
dan berkatilah milik-Mu sendiri,
gembalakanlah mereka dan dukunglah mereka untuk selama-lamanya.

Mazmur 29

Kebesaran Allah dalam badai

(1) Mazmur Daud.
Kepada TUHAN, hai penghuni sorgawi,
kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan!

(2) Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya,
sujudlah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan!

(3) Suara TUHAN di atas air,
Allah yang mulia mengguntur, TUHAN di atas air yang besar.

(4) Suara TUHAN penuh kekuatan,
suara TUHAN penuh semarak.

(5) Suara TUHAN mematahkan pohon aras,
bahkan, TUHAN menumbangkan pohon aras Libanon.

(6) Ia membuat gunung Libanon melompat-lompat seperti anak lembu,
dan gunung Siryon seperti anak banteng.

(7) Suara TUHAN menyemburkan nyala api.

(8) Suara TUHAN membuat padang gurun gemetar,
TUHAN membuat padang gurun Kadesh gemetar.

(9) Suara TUHAN membuat beranak rusa betina yang mengandung,
bahkan, hutan digundulinya;
dan di dalam bait-Nya setiap orang berseru: "Hormat!"

(10) TUHAN bersemayam di atas air bah,
TUHAN bersemayam sebagai Raja untuk selama-lamanya.

(11) TUHAN kiranya memberikan kekuatan kepada umat-Nya,
TUHAN kiranya memberkati umat-Nya dengan sejahtera!

Mazmur 30

Nyanyian syukur karena selamat dari bahaya

(1) Mazmur. Nyanyian untuk pentahbisan Bait Suci. Dari Daud.
(30-2) Aku akan memuji Engkau, ya TUHAN,
sebab Engkau telah menarik aku ke atas,
dan tidak memberi musuh-musuhku bersukacita atas aku.

(2) (30-3) TUHAN, Allahku, kepada-Mu aku berteriak minta tolong,
dan Engkau telah menyembuhkan aku.

(3) (30-4) TUHAN, Engkau mengangkat aku dari dunia orang mati,
Engkau menghidupkan aku di antara mereka yang turun ke liang kubur.

(4) (30-5) Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya,
dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus!

(5) (30-6) Sebab sesaat saja Ia murka,
tetapi seumur hidup Ia murah hati;
sepanjang malam ada tangisan,
menjelang pagi terdengar sorak-sorai.

(6) (30-7) Dalam kesenanganku aku berkata:
"Aku takkan goyah untuk selama-lamanya!"

(7) (30-8) TUHAN, oleh karena Engkau berkenan,
Engkau telah menempatkan aku di atas gunung yang kokoh;
ketika Engkau menyembunyikan wajah-Mu, aku terkejut.

(8) (30-9) Kepada-Mu, ya TUHAN, aku berseru,
dan kepada Tuhanku aku memohon:

(9) (30-10) "Apakah untungnya kalau darahku tertumpah,
kalau aku turun ke dalam lobang kubur?
Dapatkah debu bersyukur kepada-Mu
dan memberitakan kesetiaan-Mu?

(10) (30-11) Dengarlah, TUHAN, dan kasihanilah aku,
TUHAN, jadilah penolongku!"

(11) (30-12) Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari,
kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita,

(12) (30-13) supaya jiwaku menyanyikan mazmur bagi-Mu
dan jangan berdiam diri.
TUHAN, Allahku, untuk selama-lamanya
aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu.

------------

Puji Tuhan ,Trima Kasih Bapa kami yang di Sorga , Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu,jadilah kehendak-Mu  di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami , karena itulah yang Tuhan Yesus ajarkan , agar kami mengampuni dahulu semua kesalahan orang kepada kami,supaya Bapa yang di Surga akan mengampuni kesalahan- kesalahan kami (Markus 11:25-26) ,
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya), Puji Tuhan.
Terima kasih  Tuhan Yesus untuk kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus tolonglah kami sesama saudara seiman bisa saling mendoakan satu sama lain, dan saling mendukung didalam persekutuan ini , Puji Tuhan.
Tuhan Yesus kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu. Puji Tuhan.
Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus , Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita yang hidup, semua ini kami mohonkan. Puji Tuhan, Haleluya, Amin.


** have a nice day **
Happy Saturday
°May God Bless you°ya
°Today and Always°
°˚˚°
Copyright - SABDA.org
http://www.sabda.org/publikas/e-r
www.renunganharian.net

Sumber:
[Muktiana Gumelar]
Blog. Rumah anak Tuhan
www.muktianapgumelar.net


Sabtu, 29 Juni 2019

29. Jun, 2019

<< Renungan Harian, Jumat, 28 Juni 2019 >>

<< Renungan Harian, Jumat, 28 Juni 2019 >>

Renungan Harian (583.2)
Jumat, 28 Juni 2019

Selamat pagi Saudara-Saudara yang kukasih,selamat membaca Renungan Pagi ini . Biarlah Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya,Puji Tuhan.
Damai sejahtera dan kasih dengan iman dari: Allah Bapa dan Putra Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,yang disebut dengan Trinitas , selalu menyertai kita sekalian.
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai kita sekalian dan menyertai semua orang di dunia,dengan kasih yang tidak binasa.(Matius 28:18-20)

<< Renungan Harian, Jumat, 28 Juni 2019 >>
Doa : Hal berdoa (Matius 6:5-15)
-----------
Jud. : Yang Penting Hatinya
Bac. : 1 Samuel 16:1-13
Nats. : 1 Samuel 16: 7
Bac.S.: Mazmur 18-22
------------
Bacaan Alkitab : 1 Samuel 16:1-13
Daud diurapi menjadi raja
(1) Berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Berapa lama lagi engkau berdukacita karena Saul? Bukankah ia telah Kutolak sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku." (2) Tetapi Samuel berkata: "Bagaimana mungkin aku pergi? Jika Saul mendengarnya, ia akan membunuh aku." Firman TUHAN: "Bawalah seekor lembu muda dan katakan: Aku datang untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN. (3) Kemudian undanglah Isai ke upacara pengorbanan itu, lalu Aku akan memberitahukan kepadamu apa yang harus kauperbuat. Urapilah bagi-Ku orang yang akan Kusebut kepadamu." (4) Samuel berbuat seperti yang difirmankan TUHAN dan tibalah ia di kota Betlehem. Para tua-tua di kota itu datang mendapatkannya dengan gemetar dan berkata: "Adakah kedatanganmu ini membawa selamat?" (5) Jawabnya: "Ya, benar! Aku datang untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN. Kuduskanlah dirimu, dan datanglah dengan daku ke upacara pengorbanan ini." Kemudian ia menguduskan Isai dan anak-anaknya yang laki-laki dan mengundang mereka ke upacara pengorbanan itu. (6) Ketika mereka itu masuk dan Samuel melihat Eliab, lalu pikirnya: "Sungguh, di hadapan TUHAN sekarang berdiri yang diurapi-Nya." (7) Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."(8) Lalu Isai memanggil Abinadab dan menyuruhnya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata: "Orang inipun tidak dipilih TUHAN." (9) Kemudian Isai menyuruh Syama lewat, tetapi Samuel berkata: "Orang inipun tidak dipilih TUHAN." (10)Demikianlah Isai menyuruh ketujuh anaknya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata kepada Isai: "Semuanya ini tidak dipilih TUHAN." (11) Lalu Samuel berkata kepada Isai: "Inikah anakmu semuanya?" Jawabnya: "Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba." Kata Samuel kepada Isai: "Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari." (12)Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu TUHAN berfirman: "Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia." (13) Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.
-----------
Ayat Nats. : 1 Samuel 16: 7
(7) Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."
------------

  Tampilan cetak

  edisi sebelum | 06/Edisi 2019 | edisi berikut

Jumat, 28 Juni 2019

Bacaan   : 1 Samuel 16:1-13
Setahun : Mazmur 18-22
Nas       : "... manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." (1 Samuel 16:7)

Yang Penting Hatinya

Ketika kecil saya suka menonton Robin Hood. Kisah pencuri baik hati ini cukup lama memenuhi pikiran saya. Saya sempat berpikir bahwa tidak masalah tindakan yang dilakukan, yang penting motivasinya. Bukankah Robin Hood mencuri dari orang kaya untuk diberikan kepada orang miskin? Tindakannya itu bisa dibenarkan, karena ia melakukannya demi kebaikan. Begitulah pikiran saya dulu.
Namun, apa kata Alkitab? Kitab Suci mengajarkan bahwa hanya Tuhan yang bisa menilai hati. Manusia hanya mampu mengerti apa yang bisa dilihatnya (ay. 16:7b). Walaupun kita mengatakan punya niat hati yang baik, orang tidak akan percaya karena mereka tidak mampu melihat sampai ke kedalaman hati kita. Mereka hanya mengetahui tindakan kita.
Jadi, bagaimana? Alangkah baiknya jika tindakan dan niat hati kita selaras. Niat hati yang baik sepatutnya dilakukan dengan cara yang baik sehingga kita tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain. Banyak orang Kristen yang berpegang pada prinsip "yang penting hatinya" menjadi batu sandungan bagi sesama saudara seiman dan juga orang tidak percaya. Walaupun mereka beralasan, "Saya melakukannya dengan hati yang tulus kok, " siapa yang akan percaya? Sebaliknya, bukan berarti kita melakukan tindakan kebaikan dengan pura-pura. Bersikap baik, padahal hatinya tidak. Ingatlah akan ada dua hakim yang menilai kita: Tuhan menilai hati kita, sedangkan manusia menilai perbuatan kita. --DP/www.renunganharian.net

KIRANYA HATI DAN TINDAKAN KITA BERJALAN DENGAN SELARAS.

(ay. 16:7b) 1 Samuel 16: 7b
(7b) manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."

------------:

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

---------------
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 18-22
Mazmur 18

Nyanyian syukur Daud

(1) Untuk pemimpin biduan. Dari hamba TUHAN, yakni Daud yang menyampaikan perkataan nyanyian ini kepada TUHAN, pada waktu TUHAN telah melepaskan dia dari cengkeraman semua musuhnya dan dari tangan Saul.
(18-2) Ia berkata:
"Aku mengasihi Engkau, ya TUHAN, kekuatanku!

(2) (18-3) Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku,
Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung,
perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!

(3) (18-4) Terpujilah TUHAN, seruku;
maka akupun selamat dari pada musuhku.

(4) (18-5) Tali-tali maut telah meliliti aku,
dan banjir-banjir jahanam telah menimpa aku,

(5) (18-6) tali-tali dunia orang mati telah membelit aku,
perangkap-perangkap maut terpasang di depanku.

(6) (18-7) Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN,
kepada Allahku aku berteriak minta tolong.
Ia mendengar suaraku dari bait-Nya,
teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya.

(7) (18-8) Lalu goyang dan goncanglah bumi,
dan dasar-dasar gunung gemetar dan goyang,
oleh karena menyala-nyala murka-Nya.

(8) (18-9) Asap membubung dari hidung-Nya,
api menjilat keluar dari mulut-Nya, bara menyala keluar dari pada-Nya.

(9) (18-10) Ia menekukkan langit, lalu turun,
kekelaman ada di bawah kaki-Nya.

(10) (18-11) Ia mengendarai kerub, lalu terbang
dan melayang di atas sayap angin.

(11) (18-12) Ia membuat kegelapan di sekeliling-Nya menjadi persembunyian-Nya,
ya, menjadi pondok-Nya: air hujan yang gelap, awan yang tebal.

(12) (18-13) Karena sinar di hadapan-Nya hilanglah awan-awan-Nya
bersama hujan es dan bara api.

(13) (18-14) Maka TUHAN mengguntur di langit,
Yang Mahatinggi memperdengarkan suara-Nya.

(14) (18-15) Dilepaskan-Nya panah-panah-Nya, sehingga diserakkan-Nya mereka,
kilat bertubi-tubi, sehingga dikacaukan-Nya mereka.

(15) (18-16) Lalu kelihatanlah dasar-dasar lautan,
dan tersingkaplah alas-alas dunia
karena hardik-Mu, ya TUHAN,
karena hembusan nafas dari hidung-Mu.

(16) (18-17) Ia menjangkau dari tempat tinggi, mengambil aku,
menarik aku dari banjir.

(17) (18-18) Ia melepaskan aku dari musuhku yang gagah
dan dari orang-orang yang membenci aku,
karena mereka terlalu kuat bagiku.

(18) (18-19) Mereka menghadang aku pada hari sialku,
tetapi TUHAN menjadi sandaran bagiku;

(19) (18-20) Ia membawa aku ke luar ke tempat lapang,
Ia menyelamatkan aku, karena Ia berkenan kepadaku.

(20) (18-21) TUHAN memperlakukan aku sesuai dengan kebenaranku,
Ia membalas kepadaku sesuai dengan kesucian tanganku,

(21) (18-22) sebab aku tetap mengikuti jalan TUHAN
dan tidak berlaku fasik terhadap Allahku.

(22) (18-23) Sebab segala hukum-Nya kuperhatikan,
dan ketetapan-Nya tidaklah kujauhkan dari padaku;

(23) (18-24) aku berlaku tidak bercela di hadapan-Nya,
dan menjaga diri terhadap kesalahan.

(24) (18-25) Karena itu TUHAN membalas kepadaku sesuai dengan kebenaranku,
sesuai dengan kesucian tanganku di depan mata-Nya.

(25) (18-26) Terhadap orang yang setia Engkau berlaku setia,
terhadap orang yang tidak bercela Engkau berlaku tidak bercela,

(26) (18-27) terhadap orang yang suci Engkau berlaku suci,
tetapi terhadap orang yang bengkok Engkau berlaku belat-belit.

(27) (18-28) Karena Engkaulah yang menyelamatkan bangsa yang tertindas,
tetapi orang yang memandang dengan congkak Kaurendahkan.

(28) (18-29) Karena Engkaulah yang membuat pelitaku bercahaya;
TUHAN, Allahku, menyinari kegelapanku.

(29) (18-30) Karena dengan Engkau aku berani menghadapi gerombolan,
dan dengan Allahku aku berani melompati tembok.

(30) (18-31) Adapun Allah, jalan-Nya sempurna;
janji TUHAN adalah murni;
Dia menjadi perisai bagi semua orang
yang berlindung pada-Nya.

(31) (18-32) Sebab siapakah Allah selain dari TUHAN,
dan siapakah gunung batu kecuali Allah kita?

(32) (18-33) Allah, Dialah yang mengikat pinggangku dengan keperkasaan
dan membuat jalanku rata;

(33) (18-34) yang membuat kakiku seperti kaki rusa
dan membuat aku berdiri di bukit;

(34) (18-35) yang mengajar tanganku berperang,
sehingga lenganku dapat melenturkan busur tembaga.

(35) (18-36) Kauberikan kepadaku perisai keselamatan-Mu,
tangan kanan-Mu menyokong aku, kemurahan-Mu membuat aku besar.

(36) (18-37) Kauberikan tempat lapang untuk langkahku,
dan mata kakiku tidak goyah.

(37) (18-38) Aku mengejar musuhku sampai kutangkap mereka,
dan tidak berbalik sebelum mereka kuhabiskan;

(38) (18-39) aku meremukkan mereka, sehingga mereka tidak dapat bangkit lagi;
mereka rebah di bawah kakiku.

(39) (18-40) Engkau telah mengikat pinggangku dengan keperkasaan untuk berperang;
Engkau tundukkan ke bawah kuasaku orang yang bangkit melawan aku.

(40) (18-41) Kaubuat musuhku lari dari padaku,
dan orang-orang yang membenci aku kubinasakan.

(41) (18-42) Mereka berteriak minta tolong, tetapi tidak ada yang menyelamatkan,
mereka berteriak kepada TUHAN, tetapi Ia tidak menjawab mereka.

(42) (18-43) Aku menggiling mereka halus-halus seperti debu di depan angin,
mencampakkan mereka seperti lumpur di jalan.

(43) (18-44) Engkau meluputkan aku dari perbantahan rakyat;
Engkau mengangkat aku menjadi kepala atas bangsa-bangsa;
bangsa yang tidak kukenal menjadi hambaku;

(44) (18-45) baru saja telinga mereka mendengar,
mereka taat kepadaku; orang-orang asing tunduk menjilat aku.

(45) (18-46) Orang-orang asing pucat layu
dan keluar dari kota kubunya dengan gemetar.

(46) (18-47) TUHAN hidup! Terpujilah gunung batuku,
dan mulialah Allah Penyelamatku,

(47) (18-48) Allah, yang telah mengadakan pembalasan bagiku,
yang telah menaklukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasaku,

(48) (18-49) yang telah meluputkan aku dari pada musuhku.
Bahkan, Engkau telah meninggikan aku mengatasi mereka yang bangkit melawan aku;
Engkau telah melepaskan aku dari orang yang melakukan kelaliman.

(49) (18-50) Sebab itu aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu di antara bangsa-bangsa, ya TUHAN,
dan aku mau menyanyikan mazmur bagi nama-Mu.

(50) (18-51) Ia mengaruniakan keselamatan yang besar kepada raja yang diangkat-Nya,
dan menunjukkan kasih setia kepada orang yang diurapi-Nya, yaitu Daud dan kepada anak cucunya untuk selamanya."

Mazmur 19

(1) Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud.
(19-2) Langit menceritakan kemuliaan Allah,
dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya;

(2) (19-3) hari meneruskan berita itu kepada hari,
dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam.

(3) (19-4) Tidak ada berita dan tidak ada kata,
suara mereka tidak terdengar;

(4) (19-5) tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia,
dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi.
Ia memasang kemah di langit untuk matahari,

(5) (19-6) yang keluar bagaikan pengantin laki-laki yang keluar dari kamarnya, girang bagaikan pahlawan yang hendak melakukan perjalanannya.

(6) (19-7) Dari ujung langit ia terbit,
dan ia beredar sampai ke ujung yang lain;
tidak ada yang terlindung dari panas sinarnya.

(7) (19-8) Taurat TUHAN itu sempurna,
menyegarkan jiwa;
peraturan TUHAN itu teguh,
memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.

(8) (19-9) Titah TUHAN itu tepat,
menyukakan hati;
perintah TUHAN itu murni,
membuat mata bercahaya.

(9) (19-10) Takut akan TUHAN itu suci,
tetap ada untuk selamanya;
hukum-hukum TUHAN itu benar,
adil semuanya,

(10) (19-11) lebih indah dari pada emas,
bahkan dari pada banyak emas tua;
dan lebih manis dari pada madu,
bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.

(11) (19-12) Lagipula hamba-Mu diperingatkan oleh semuanya itu,
dan orang yang berpegang padanya mendapat upah yang besar.

(12) (19-13) Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan?
Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari.

(13) (19-14) Lindungilah hamba-Mu, juga terhadap orang yang kurang ajar;
janganlah mereka menguasai aku!
Maka aku menjadi tak bercela
dan bebas dari pelanggaran besar.

(14) (19-15) Mudah-mudahan Engkau berkenan akan
ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN,
gunung batuku dan penebusku.

Mazmur 20

Doa mohon kemenangan bagi raja

(1) Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud.
(20-2) Kiranya TUHAN menjawab engkau pada waktu kesesakan!
Kiranya nama Allah Yakub membentengi engkau!

(2) (20-3) Kiranya dikirimkan-Nya bantuan kepadamu dari tempat kudus
dan disokong-Nya engkau dari Sion.

(3) (20-4) Kiranya diingat-Nya segala korban persembahanmu,
dan disukai-Nya korban bakaranmu. Sela

(4) (20-5) Kiranya diberikan-Nya kepadamu apa yang kaukehendaki
dan dijadikan-Nya berhasil apa yang kaurancangkan.

(5) (20-6) Kami mau bersorak-sorai tentang kemenanganmu
dan mengangkat panji-panji demi nama Allah kita;
kiranya TUHAN memenuhi segala permintaanmu.

(6) (20-7) Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya
dan menjawabnya dari sorga-Nya yang kudus
dengan kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kanan-Nya.

(7) (20-8) Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda,
tetapi kita bermegah dalam nama TUHAN, Allah kita.

(8) (20-9) Mereka rebah dan jatuh,
tetapi kita bangun berdiri dan tetap tegak.

(9) (20-10) Ya TUHAN, berikanlah kemenangan kepada raja!
Jawablah kiranya kami pada waktu kami berseru!

Mazmur 21

Nyanyian syukur karena kemenangan raja

(1) Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud.
(21-2) TUHAN, karena kuasa-Mulah raja bersukacita;
betapa besar kegirangannya karena kemenangan yang dari pada-Mu!

(2) (21-3) Apa yang menjadi keinginan hatinya telah Kaukaruniakan kepadanya,
dan permintaan bibirnya tidak Kautolak. Sela

(3) (21-4) Sebab Engkau menyambut dia dengan berkat melimpah;
Engkau menaruh mahkota dari emas tua di atas kepalanya.

(4) (21-5) Hidup dimintanya dari pada-Mu; Engkau memberikannya kepadanya,
dan umur panjang untuk seterusnya dan selama-lamanya.

(5) (21-6) Besar kemuliaannya karena kemenangan yang dari pada-Mu;
keagungan dan semarak telah Kaukaruniakan kepadanya.

(6) (21-7) Ya, Engkau membuat dia menjadi berkat untuk seterusnya;
Engkau memenuhi dia dengan sukacita di hadapan-Mu.

(7) (21-8) Sebab raja percaya kepada TUHAN,
dan karena kasih setia Yang Mahatinggi ia tidak goyang.

(8) (21-9) Tangan-Mu akan menjangkau semua musuh-Mu;
tangan kanan-Mu akan menjangkau orang-orang yang membenci Engkau.

(9) (21-10) Engkau akan membuat mereka seperti perapian yang menyala-nyala,
pada waktu Engkau menampakkan Diri, ya TUHAN.
Murka TUHAN akan menelan mereka,
dan api akan memakan mereka.

(10) (21-11) Keturunan mereka akan Kaubinasakan dari muka bumi,
dan anak cucu mereka dari antara anak-anak manusia.

(11) (21-12) Apabila mereka hendak mendatangkan malapetaka atasmu,
merancangkan tipu muslihat, mereka tidak berdaya.

(12) (21-13) Ya, Engkau akan membuat mereka melarikan diri,
dengan tali busur-Mu Engkau membidik muka mereka.

(13) (21-14) Bangkitlah, ya TUHAN, di dalam kuasa-Mu!
Kami mau menyanyikan dan memazmurkan keperkasaan-Mu.

Mazmur 22

Allahku, mengapa Kautinggalkan aku?

(1) Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Rusa di kala fajar. Mazmur Daud.
(22-2) Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?
Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh
dan tidak menolong aku.

(2) (22-3) Allahku, aku berseru-seru pada waktu siang, tetapi Engkau tidak menjawab,
dan pada waktu malam, tetapi tidak juga aku tenang.

(3) (22-4) Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam
di atas puji-pujian orang Israel.

(4) (22-5) Kepada-Mu nenek moyang kami percaya;
mereka percaya, dan Engkau meluputkan mereka.

(5) (22-6) Kepada-Mu mereka berseru-seru, dan mereka terluput;
kepada-Mu mereka percaya, dan mereka tidak mendapat malu.

(6) (22-7) Tetapi aku ini ulat dan bukan orang,
cela bagi manusia, dihina oleh orang banyak.

(7) (22-8) Semua yang melihat aku mengolok-olok aku,
mereka mencibirkan bibirnya, menggelengkan kepalanya:

(8) (22-9) "Ia menyerah kepada TUHAN; biarlah Dia yang meluputkannya,
biarlah Dia yang melepaskannya! Bukankah Dia berkenan kepadanya?"

(9) (22-10) Ya, Engkau yang mengeluarkan aku dari kandungan;
Engkau yang membuat aku aman pada dada ibuku.

(10) (22-11) Kepada-Mu aku diserahkan sejak aku lahir,
sejak dalam kandungan ibuku Engkaulah Allahku.

(11) (22-12) Janganlah jauh dari padaku,
sebab kesusahan telah dekat, dan tidak ada yang menolong.

(12) (22-13) Banyak lembu jantan mengerumuni aku;
banteng-banteng dari Basan mengepung aku;

(13) (22-14) mereka mengangakan mulutnya terhadap aku
seperti singa yang menerkam dan mengaum.

(14) (22-15) Seperti air aku tercurah,
dan segala tulangku terlepas dari sendinya;
hatiku menjadi seperti lilin,
hancur luluh di dalam dadaku;

(15) (22-16) kekuatanku kering seperti beling,
lidahku melekat pada langit-langit mulutku;
dan dalam debu maut Kauletakkan aku.

(16) (22-17) Sebab anjing-anjing mengerumuni aku,
gerombolan penjahat mengepung aku,
mereka menusuk tangan dan kakiku.

(17) (22-18) Segala tulangku dapat kuhitung;
mereka menonton, mereka memandangi aku.

(18) (22-19) Mereka membagi-bagi pakaianku di antara mereka,
dan mereka membuang undi atas jubahku.

(19) (22-20) Tetapi Engkau, TUHAN, janganlah jauh;
ya kekuatanku, segeralah menolong aku!

(20) (22-21) Lepaskanlah aku dari pedang,
dan nyawaku dari cengkeraman anjing.

(21) (22-22) Selamatkanlah aku dari mulut singa,
dan dari tanduk banteng.
Engkau telah menjawab aku!

(22) (22-23) Aku akan memasyhurkan nama-Mu kepada saudara-saudaraku
dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaah:

(23) (22-24) kamu yang takut akan TUHAN, pujilah Dia,
hai segenap anak cucu Yakub, muliakanlah Dia,
dan gentarlah terhadap Dia, hai segenap anak cucu Israel!

(24) (22-25) Sebab Ia tidak memandang hina ataupun merasa jijik
kesengsaraan orang yang tertindas,
dan Ia tidak menyembunyikan wajah-Nya kepada orang itu,
dan Ia mendengar ketika orang itu berteriak minta tolong kepada-Nya.

(25) (22-26) Karena Engkau aku memuji-muji dalam jemaah yang besar;
nazarku akan kubayar di depan mereka yang takut akan Dia.

(26) (22-27) Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang,
orang yang mencari TUHAN akan memuji-muji Dia;
biarlah hatimu hidup untuk selamanya!

(27) (22-28) Segala ujung bumi akan mengingatnya
dan berbalik kepada TUHAN;
dan segala kaum dari bangsa-bangsa
akan sujud menyembah di hadapan-Nya.

(28) (22-29) Sebab Tuhanlah yang empunya kerajaan,
Dialah yang memerintah atas bangsa-bangsa.

(29) (22-30) Ya, kepada-Nya akan sujud menyembah semua orang sombong di bumi,
di hadapan-Nya akan berlutut semua orang yang turun ke dalam debu,
dan orang yang tidak dapat menyambung hidup.

(30) (22-31) Anak-anak cucu akan beribadah kepada-Nya,
dan akan menceritakan tentang TUHAN
kepada angkatan yang akan datang.

(31) (22-32) Mereka akan memberitakan keadilan-Nya
kepada bangsa yang akan lahir nanti,
sebab Ia telah melakukannya.

------------

Puji Tuhan ,Trima Kasih Bapa kami yang di Sorga , Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu,jadilah kehendak-Mu  di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami , karena itulah yang Tuhan Yesus ajarkan , agar kami mengampuni dahulu semua kesalahan orang kepada kami,supaya Bapa yang di Surga akan mengampuni kesalahan- kesalahan kami (Markus ‪11:25‬-26) ,
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya), Puji Tuhan.
Terima kasih  Tuhan Yesus untuk kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus tolonglah kami sesama saudara seiman bisa saling mendoakan satu sama lain, dan saling mendukung didalam persekutuan ini , Puji Tuhan.
Tuhan Yesus kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu. Puji Tuhan.
Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus , Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita yang hidup, semua ini kami mohonkan. Puji Tuhan, Haleluya, Amin.


** have a nice day **
Happy Friday
°May God Bless you°ya
°Today and Always°
°˚˚°
Copyright - SABDA.org
http://www.sabda.org/publikas/e-r
www.renunganharian.net

Sumber:
[Muktiana Gumelar]
Blog. Rumah anak Tuhan
www.muktianapgumelar.net


Jumat, 28 Juni 2019

28. Jun, 2019

<< Renungan Harian, Kamis, 27 Juni 2019 >>

<< Renungan Harian, Kamis, 27 Juni 2019 >>

Renungan Harian (583.1)
Kamis, 27 Juni 2019

Selamat pagi Saudara-Saudara yang kukasih,selamat membaca Renungan Pagi ini . Biarlah Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya,Puji Tuhan.
Damai sejahtera dan kasih dengan iman dari: Allah Bapa dan Putra Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,yang disebut dengan Trinitas , selalu menyertai kita sekalian.
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai kita sekalian dan menyertai semua orang di dunia,dengan kasih yang tidak binasa.(Matius 28:18-20)

<< Renungan Harian, Kamis, 27 Juni 2019 >>
Doa : Hal berdoa (Matius 6:5-15)
-----------
Jud. : Doa Tak Terjawab
Bac. : Yesaya 59:1-8
Nats. : Yesaya 59: 2
Bac.S.: Mazmur 10-17
------------
Bacaan Alkitab : Yesaya 59:1-8
Dosa adalah penghambat keselamatan
(1) Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; (2) tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.(3) Sebab tanganmu cemar oleh darah dan jarimu oleh kejahatan; mulutmu mengucapkan dusta, lidahmu menyebut-nyebut kecurangan. (4) Tidak ada yang mengajukan pengaduan dengan alasan benar, dan tidak ada yang menghakimi dengan alasan teguh; orang mengandalkan kesia-siaan dan mengucapkan dusta, orang mengandung bencana dan melahirkan kelaliman. (5) Mereka menetaskan telur ular beludak, dan menenun sarang laba-laba; siapa yang makan dari telurnya itu akan mati, dan apabila sebutir ditekan pecah, keluarlah seekor ular beludak. (6) Sarang yang ditenun itu tidak dapat dipergunakan sebagai pakaian, dan buatan mereka itu tidak dapat dipakai sebagai kain; perbuatan mereka adalah perbuatan kelaliman, dan yang dikerjakan tangan mereka adalah kekerasan belaka. (7)Mereka segera melakukan kejahatan, dan bersegera hendak menumpahkan darah orang yang tidak bersalah; rancangan mereka adalah rancangan kelaliman, dan ke mana saja mereka pergi mereka meninggalkan kebinasaan dan keruntuhan. (8) Mereka tidak mengenal jalan damai, dan dalam jejak mereka tidak ada keadilan; mereka mengambil jalan-jalan yang bengkok, dan setiap orang yang berjalan di situ tidaklah mengenal damai.
-----------
Ayat Nats. : Yesaya 59: 2
(2) tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.
------------

  Tampilan cetak

  edisi sebelum | 06/Edisi 2019 | edisi berikut

Kamis, 27 Juni 2019

Bacaan   : Yesaya 59:1-8
Setahun : Mazmur 10-17
Nas       : Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu. (Yesaya 59:2)

Doa Tak Terjawab

Sebagai orang percaya kita tentunya sering berdoa. Akan tetapi acap kali kita merasa bahwa doa kita seperti tertelan angin. Lenyap seakan tak terjawab. Oleh karena itu wajar kalau kita bertanya, kenapa doa saya seolah sia-sia? Doa yang tidak terjawab di samping menimbulkan tanya, juga bisa melahirkan kekecewaan.
Karena doa mereka tidak mendapat jawaban dari Tuhan, umat Israel mempertanyakannya ke nabi Yesaya. Yesaya menjelaskan bahwa doa mereka tidak terjawab karena tidak ditujukan kepada Allah yang benar. Yesaya juga menerangkan bahwa doa mereka tidak dijawab sebab yang berdoa adalah orang-orang yang munafik. Doa mereka tidak terjawab bukan karena Tuhan tidak sanggup menolong mereka. Bukan juga karena Ia tidak mendengar permohonan mereka. Masalahnya terletak pada dosa-dosa mereka. Kemudian Yesaya memaparkan bukti-bukti keberdosaan umat, yaitu kekerasan yang mengakibatkan pertumpahan darah serta tipu muslihat. Sistem hukum pun diputarbalikkan sehingga menghasilkan ketidakadilan.
Nyata bagi kita bahwa bagi Allah, kesalehan diukur bukan semata-mata dari tindakan-tindakan ibadah kita, melainkan bagaimana sikap kita dalam kebersamaan dengan orang lain. Apakah kita telah bersikap adil terhadap siapa pun tanpa pandang bulu? Apakah kita menggapai keinginan kita tanpa menghalalkan segala cara dan dengan tidak mengabaikan keadilan? Bila kita melakukan hal-hal itu, niscaya tangan Tuhan akan tidak terlalu jauh untuk menyelamatkan dan telinga-Nya akan mendengarkan semua doa-doa kita. --ENO/www.renunganharian.net

KALAU KITA MENDENGARKAN PERINTAH TUHAN, 
NISCAYA TUHAN JUGA MENDENGARKAN DOA KITA.
 
Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

---------------
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 10-17
Mazmur 10

(1) Mengapa Engkau berdiri jauh-jauh, ya TUHAN,
dan menyembunyikan diri-Mu dalam waktu-waktu kesesakan?

(2) Karena congkak orang fasik giat memburu orang yang tertindas;
mereka terjebak dalam tipu daya yang mereka rancangkan.

(3) Karena orang fasik memuji-muji keinginan hatinya,
dan orang yang loba mengutuki dan menista TUHAN.

(4) Kata orang fasik itu dengan batang hidungnya ke atas:
"Allah tidak akan menuntut! Tidak ada Allah!", itulah seluruh pikirannya.

(5) Tindakan-tindakannya selalu berhasil;
hukum-hukum-Mu tinggi sekali, jauh dari dia;
ia menganggap remeh semua lawannya.

(6) Ia berkata dalam hatinya: "Aku takkan goyang.
Aku tidak akan ditimpa malapetaka turun-temurun."

(7) Mulutnya penuh dengan sumpah serapah, dengan tipu dan penindasan;
di lidahnya ada kelaliman dan kejahatan.

(8) Ia duduk menghadang di gubuk-gubuk,
di tempat yang tersembunyi ia membunuh orang yang tak bersalah.
Matanya mengintip orang yang lemah;

(9) ia mengendap di tempat yang tersembunyi
seperti singa di dalam semak-semak;
ia mengendap untuk menangkap orang yang tertindas.
Ia menangkap orang yang tertindas itu
dengan menariknya ke dalam jaringnya.

(10) Ia membungkuk, dan meniarap,
lalu orang-orang lemah jatuh ke dalam cakarnya yang kuat.

(11) Ia berkata dalam hatinya: "Allah melupakannya;
Ia menyembunyikan wajah-Nya, dan tidak akan melihatnya untuk seterusnya."

(12) Bangkitlah, TUHAN! Ya Allah, ulurkanlah tangan-Mu,
janganlah lupakan orang-orang yang tertindas.

(13) Mengapa orang fasik menista Allah,
sambil berkata dalam hatinya: "Engkau tidak menuntut?"

(14) Engkau memang melihatnya, sebab Engkaulah yang melihat kesusahan dan sakit hati,
supaya Engkau mengambilnya ke dalam tangan-Mu sendiri.
Kepada-Mulah orang lemah menyerahkan diri;
untuk anak yatim Engkau menjadi penolong.

(15) Patahkanlah lengan orang fasik dan orang jahat,
tuntutlah kefasikannya, sampai Engkau tidak menemuinya lagi.

(16) TUHAN adalah Raja untuk seterusnya dan selama-lamanya.
Bangsa-bangsa lenyap dari tanah-Nya.

(17) Keinginan orang-orang yang tertindas telah Kaudengarkan, ya TUHAN;
Engkau menguatkan hati mereka, Engkau memasang telinga-Mu,

(18) untuk memberi keadilan kepada anak yatim dan orang yang terinjak;
supaya tidak ada lagi seorang manusia di bumi yang berani menakut-nakuti.

Mazmur 11

TUHAN, tempat perlindungan

(1) Untuk pemimpin biduan. Dari Daud.
Pada TUHAN aku berlindung,
bagaimana kamu berani berkata kepadaku:
"Terbanglah ke gunung seperti burung!"

(2) Sebab, lihat orang fasik melentur busurnya,
mereka memasang anak panahnya pada tali busur,
untuk memanah orang yang tulus hati di tempat gelap.

(3) Apabila dasar-dasar dihancurkan,
apakah yang dapat dibuat oleh orang benar itu?

(4) TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus;
TUHAN, takhta-Nya di sorga;
mata-Nya mengamat-amati,
sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia.

(5) TUHAN menguji orang benar dan orang fasik,
dan Ia membenci orang yang mencintai kekerasan.

(6) Ia menghujani orang-orang fasik dengan arang berapi dan belerang;
angin yang menghanguskan, itulah isi piala mereka.

(7) Sebab TUHAN adalah adil
dan Ia mengasihi keadilan;
orang yang tulus akan memandang wajah-Nya.

Mazmur 12

Doa minta tolong terhadap orang yang curang

(1) Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Yang kedelapan. Mazmur Daud.
(12-2) Tolonglah kiranya, TUHAN, sebab orang saleh telah habis,
telah lenyap orang-orang yang setia dari antara anak-anak manusia.

(2) (12-3) Mereka berkata dusta, yang seorang kepada yang lain,
mereka berkata dengan bibir yang manis dan hati yang bercabang.

(3) (12-4) Biarlah TUHAN mengerat segala bibir yang manis
dan setiap lidah yang bercakap besar,

(4) (12-5) dari mereka yang berkata: "Dengan lidah kami, kami menang!
Bibir kami menyokong kami! Siapakah tuan atas kami?"

(5) (12-6) Oleh karena penindasan terhadap orang-orang yang lemah,
oleh karena keluhan orang-orang miskin,
sekarang juga Aku bangkit, firman TUHAN;
Aku memberi keselamatan kepada orang yang menghauskannya.

(6) (12-7) Janji TUHAN adalah janji yang murni,
bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.

(7) (12-8) Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya,
Engkau akan menjaga kami senantiasa terhadap angkatan ini.

(8) (12-9) Orang-orang fasik berjalan ke mana-mana,
sementara kebusukan muncul di antara anak-anak manusia.

Mazmur 13

Doa kepercayaan

(1) Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud.
(13-2) Berapa lama lagi, TUHAN, Kaulupakan aku terus-menerus?
Berapa lama lagi Kausembunyikan wajah-Mu terhadap aku?

(2) (13-3) Berapa lama lagi aku harus menaruh kekuatiran dalam diriku,
dan bersedih hati sepanjang hari? Berapa lama lagi musuhku meninggikan diri atasku?

(3) (13-4) Pandanglah kiranya, jawablah aku, ya TUHAN, Allahku!
Buatlah mataku bercahaya, supaya jangan aku tertidur dan mati,

(4) (13-5) supaya musuhku jangan berkata: "Aku telah mengalahkan dia,"
dan lawan-lawanku bersorak-sorak, apabila aku goyah.

(5) (13-6a) Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya,
hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu.

(6) (13-6b) Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah berbuat baik kepadaku.

Mazmur 14

Kebebalan manusia

(1) Untuk pemimpin biduan. Dari Daud.
Orang bebal berkata dalam hatinya:
"Tidak ada Allah."
Busuk dan jijik perbuatan mereka,
tidak ada yang berbuat baik.

(2) TUHAN memandang ke bawah dari sorga
kepada anak-anak manusia
untuk melihat, apakah ada yang berakal budi
dan yang mencari Allah.

(3) Mereka semua telah menyeleweng, semuanya telah bejat;
tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.

(4) Tidak sadarkah semua orang yang melakukan kejahatan,
yang memakan habis umat-Ku seperti memakan roti,
dan yang tidak berseru kepada TUHAN?

(5) Di sanalah mereka ditimpa kekejutan yang besar,
sebab Allah menyertai angkatan yang benar.

(6) Kamu dapat mengolok-olok maksud orang yang tertindas,
tetapi TUHAN adalah tempat perlindungannya.

(7) Ya, datanglah kiranya dari Sion keselamatan bagi Israel!
Apabila TUHAN memulihkan keadaan umat-Nya,
maka Yakub akan bersorak-sorak, Israel akan bersukacita.

Mazmur 15

Siapa yang boleh datang kepada TUHAN?

(1) Mazmur Daud.
TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu?
Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus?

(2) Yaitu dia yang berlaku tidak bercela,
yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya,

(3) yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya,
yang tidak berbuat jahat terhadap temannya
dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya;

(4) yang memandang hina orang yang tersingkir,
tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN;
yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi;

(5) yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba
dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah.
Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya.

Mazmur 16

Bahagia orang saleh

(1) Miktam. Dari Daud.
Jagalah aku, ya Allah,
sebab pada-Mu aku berlindung.

(2) Aku berkata kepada TUHAN: "Engkaulah Tuhanku,
tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!"

(3) Orang-orang kudus yang ada di tanah ini,
merekalah orang mulia yang selalu menjadi kesukaanku.

(4) Bertambah besar kesedihan orang-orang yang mengikuti allah lain;
aku tidak akan ikut mempersembahkan korban curahan mereka yang dari darah, juga tidak akan menyebut-nyebut nama mereka di bibirku.

(5) Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku,
Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.

(6) Tali pengukur jatuh bagiku di tempat-tempat yang permai;
ya, milik pusakaku menyenangkan hatiku.

(7) Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku,
ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku.

(8) Aku senantiasa memandang kepada TUHAN;
karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.

(9) Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak,
bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram;

(10) sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati,
dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.

(11) Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan;
di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah,
di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.

Mazmur 17

Diburu dengan tidak bersalah

(1) Doa Daud.
Dengarkanlah, TUHAN, perkara yang benar,
perhatikanlah seruanku;
berilah telinga akan doaku,
dari bibir yang tidak menipu.

(2) Dari pada-Mulah kiranya datang penghakiman:
mata-Mu kiranya melihat apa yang benar.

(3) Bila Engkau menguji hatiku,
memeriksanya pada waktu malam,
dan menyelidiki aku,
maka Engkau tidak akan menemui sesuatu kejahatan; mulutku tidak terlanjur.

(4) Tentang perbuatan manusia,
sesuai dengan firman yang Engkau ucapkan, aku telah menjaga diriku terhadap jalan orang-orang yang melakukan kekerasan;

(5) langkahku tetap mengikuti jejak-Mu,
kakiku tidak goyang.

(6) Aku berseru kepada-Mu, karena Engkau menjawab aku, ya Allah;
sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, dengarkanlah perkataanku.

(7) Tunjukkanlah kasih setia-Mu yang ajaib,
ya Engkau, yang menyelamatkan orang-orang yang berlindung pada tangan kanan-Mu terhadap pemberontak.

(8) Peliharalah aku seperti biji mata,
sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu

(9) terhadap orang-orang fasik yang menggagahi aku,
terhadap musuh nyawaku yang mengepung aku.

(10) Mereka tidak menunjukkan belas kasihan,
mereka membual;

(11) mereka mengikuti langkah-langkahku, mereka sekarang mengerumuni aku,
mata mereka diarahkan untuk menghempaskan aku ke bumi.

(12) Rupa mereka seperti singa, yang bernafsu untuk menerkam,
seperti singa muda, yang mengendap di tempat yang tersembunyi.

(13) Bangunlah, TUHAN, hadapilah mereka, rebahkanlah mereka,
luputkanlah aku dengan pedang-Mu dari pada orang fasik.

(14) Luputkanlah aku, ya TUHAN, dengan tangan-Mu,
dari orang-orang dunia ini yang bagiannya adalah dalam hidup ini;
biarlah perut mereka dikenyangkan dengan apa yang Engkau simpan,
sehingga anak-anak mereka menjadi puas,
dan sisanya mereka tinggalkan untuk bayi-bayi mereka.

(15) Tetapi aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu,
dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu.

------------

Puji Tuhan ,Trima Kasih Bapa kami yang di Sorga , Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu,jadilah kehendak-Mu  di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami , karena itulah yang Tuhan Yesus ajarkan , agar kami mengampuni dahulu semua kesalahan orang kepada kami,supaya Bapa yang di Surga akan mengampuni kesalahan- kesalahan kami (Markus 11:25-26) ,
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya), Puji Tuhan.
Terima kasih  Tuhan Yesus untuk kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus tolonglah kami sesama saudara seiman bisa saling mendoakan satu sama lain, dan saling mendukung didalam persekutuan ini , Puji Tuhan.
Tuhan Yesus kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu. Puji Tuhan.
Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus , Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita yang hidup, semua ini kami mohonkan. Puji Tuhan, Haleluya, Amin.


** have a nice day **
Happy Thursday
°May God Bless you°ya
°Today and Always°
°˚˚°
Copyright - SABDA.org
http://www.sabda.org/publikas/e-r
www.renunganharian.net

Sumber:
[Muktiana Gumelar]
Blog. Rumah anak Tuhan
www.muktianapgumelar.net


Kamis, 27 Juni 2019

27. Jun, 2019

<< Renungan Harian, Rabu, 26 Juni 2019 >>

<< Renungan Harian, Rabu, 26 Juni 2019 >>

Renungan Harian (582.3)
Rabu, 26 Juni 2019

Selamat pagi Saudara-Saudara yang kukasih,selamat membaca Renungan Pagi ini . Biarlah Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya,Puji Tuhan.
Damai sejahtera dan kasih dengan iman dari: Allah Bapa dan Putra Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,yang disebut dengan Trinitas , selalu menyertai kita sekalian.
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai kita sekalian dan menyertai semua orang di dunia,dengan kasih yang tidak binasa.(Matius 28:18-20)

<< Renungan Harian, Rabu, 26 Juni 2019 >>
Doa : Hal berdoa (Matius 6:5-15)
-----------
Jud. : Kesombongan Burung Tui
Bac. : Yesaya 2:6-22
Nats. : Yesaya 2: 12
Bac.S.: Mazmur 1-9
------------
Bacaan Alkitab : Yesaya 2:6-22
Hukuman TUHAN terhadap semua orang yang meninggikan diri
(6) Sungguh, telah Kaubuang umat-Mu, yakni kaum keturunan Yakub, sebab di mana-mana mereka melakukan tenung seperti yang di Timur dan sihir seperti orang Filistin, dan orang-orang asing di antara mereka terlalu banyak. (7)Negerinya penuh emas dan perak dan tak terbatas harta bendanya; negerinya penuh kuda dan tak terbatas jumlah keretanya. (8)Negerinya penuh berhala-berhala; mereka sujud menyembah kepada buatan tangannya sendiri dan kepada yang dikerjakan oleh tangannya. (9) Maka manusia ditundukkan dan orang direndahkan janganlah ampuni mereka! (10) Masuklah di sela gunung batu dan bersembunyilah di dalam liang tanah terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya! (11)Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukkan; dan hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu. (12) Sebab TUHAN semesta alam menetapkan suatu hari untuk menghukum semua yang congkak dan angkuh serta menghukum semua yang meninggikan diri, supaya direndahkan; (13) untuk menghukum semua pohon aras di Libanon yang tumbuh meninggi dan tetap menjulang, dan menghukum semua pohon tarbantin di Basan; (14) untuk menghukum semua gunung yang tinggi-tinggi dan semua bukit yang menjulang ke atas; (15) untuk menghukum semua menara yang tinggi-tinggi dan semua tembok yang berkubu; (16) untuk menghukum semua kapal Tarsis dan semua kapal yang paling indah. (17) Manusia yang sombong akan ditundukkan dan orang yang angkuh akan direndahkan; hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu. (18) Sedang berhala-berhala akan hilang sama sekali.(19) Maka orang akan masuk ke dalam gua-gua di gunung batu dan ke dalam liang-liang di tanah terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya, pada waktu Ia bangkit menakut-nakuti bumi. (20) Pada hari itu berhala-berhala perak dan berhala-berhala emas yang dibuat manusia untuk sujud menyembah kepadanya akan dilemparkannya kepada tikus dan kelelawar, (21)dan ia akan masuk ke dalam lekuk-lekuk di gunung batu dan ke dalam celah-celah di bukit batu terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya, pada waktu Ia bangkit menakut-nakuti bumi. (22) Jangan berharap pada manusia, sebab ia tidak lebih dari pada embusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat dianggap?
-----------
Ayat Nats. : Yesaya 2: 12
(12) Sebab TUHAN semesta alam menetapkan suatu hari untuk menghukum semua yang congkak dan angkuh serta menghukum semua yang meninggikan diri, supaya direndahkan;
------------

  Tampilan cetak

  edisi sebelum | 06/Edisi 2019 | edisi berikut

Rabu, 26 Juni 2019

Bacaan   : Yesaya 2:6-22
Setahun : Mazmur 1-9
Nas       : Sebab TUHAN semesta alam menetapkan suatu hari untuk menghukum semua yang congkak dan angkuh serta menghukum semua yang meninggikan diri, supaya direndahkan. (Yesaya 2:12)

Kesombongan Burung Tui

Burung Tui jantan adalah burung yang terkenal dengan kicauan terbaiknya. Burung tui jantan menggunakan otot vokal super cepat untuk mengendalikan perubahan akustik dan membanggakan diri dapat bernyanyi dengan indah di depan lawan jenis. Menariknya, burung tui jantan akan sensitif dan marah jika di sekitarnya ada burung yang berkicau dengan elok. Kazuhara Sasahara dari Nagoya University menambahkan bahwa burung tui jantan akan agresif menantang burung lain berkicau demi mempertahankan teritorinya.
Manusia juga dapat sombong seperti burung tui. Umat Allah yang sombong berlimpah harta dan memiliki banyak kuda, tapi menyembah berhala (ay. 7-8). Sihir dan tenung seperti yang dilakukan bangsa asing juga membuat Allah murka dan ingin membuang umat-Nya (ay. 6). Setiap manusia yang sombong akan direndahkan dan ditundukkan (ay. 11, 17). Kedahsyatan Tuhan dan semarak kemegahan-Nya akan membuat bumi takut (ay. 10, 19, 21). Nubuatan Yesaya ini menandakan bahwa hanya Allah yang mahatinggi dan layak disembah. Manusia dan segala keperkasaan di dunia (pohon, gunung, menara, tembok dan kapal yang paling indah) (ay. 13-16) ini sifatnya fana dan tidak dapat diandalkan (ay. 22).
Apakah harta, prestasi, gaya hidup, atau jabatan tinggi membuat kita sombong dan merasa lebih unggul dari orang lain? Semuanya itu hanya pemberian, bukan dari usaha kita. Jika semua itu lenyap, apakah kita tetap masih dapat memandang kepada Tuhan dan memuliakan Dia? --YDS/www.renunganharian.net

KESOMBONGAN AKAN MEMBUAT KITA LUPA
BAHWA TUHANLAH SUMBER SEGALA SESUATU.
 
(ay. 7-8) Yesaya 2: 7-8
(7)Negerinya penuh emas dan perak dan tak terbatas harta bendanya; negerinya penuh kuda dan tak terbatas jumlah keretanya. (8)Negerinya penuh berhala-berhala; mereka sujud menyembah kepada buatan tangannya sendiri dan kepada yang dikerjakan oleh tangannya.

(ay. 6) Yesaya 2: 6
(6) Sungguh, telah Kaubuang umat-Mu, yakni kaum keturunan Yakub, sebab di mana-mana mereka melakukan tenung seperti yang di Timur dan sihir seperti orang Filistin, dan orang-orang asing di antara mereka terlalu banyak.

(ay. 11, 17) Yesaya 2: 11, 17
(11)Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukkan; dan hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu.

(17) Manusia yang sombong akan ditundukkan dan orang yang angkuh akan direndahkan; hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu.

(ay. 10, 19 , 21) Yesaya 2: 10, 19, 21
(10) Masuklah di sela gunung batu dan bersembunyilah di dalam liang tanah terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya!

(19) Maka orang akan masuk ke dalam gua-gua di gunung batu dan ke dalam liang-liang di tanah terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya, pada waktu Ia bangkit menakut-nakuti bumi.

(21)dan ia akan masuk ke dalam lekuk-lekuk di gunung batu dan ke dalam celah-celah di bukit batu terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya, pada waktu Ia bangkit menakut-nakuti bumi.

(ay. 13-16) Yesaya 2: 13-16
(13) untuk menghukum semua pohon aras di Libanon yang tumbuh meninggi dan tetap menjulang, dan menghukum semua pohon tarbantin di Basan; (14) untuk menghukum semua gunung yang tinggi-tinggi dan semua bukit yang menjulang ke atas; (15) untuk menghukum semua menara yang tinggi-tinggi dan semua tembok yang berkubu; (16) untuk menghukum semua kapal Tarsis dan semua kapal yang paling indah.

(ay. 22) Yesaya 2: 22
(22) Jangan berharap pada manusia, sebab ia tidak lebih dari pada embusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat dianggap?

--------:

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

---------------
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 1-9
Mazmur 1

Jalan orang benar dan jalan orang fasik

(1) Berbahagialah orang
yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik,
yang tidak berdiri di jalan orang berdosa,
dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

(2) tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN,
dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

(3) Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air,
yang menghasilkan buahnya pada musimnya,
dan yang tidak layu daunnya;
apa saja yang diperbuatnya berhasil.

(4) Bukan demikian orang fasik:
mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.

(5) Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman,
begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan orang benar;

(6) sebab TUHAN mengenal jalan orang benar,
tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

Mazmur 2

Raja yang diurapi TUHAN

(1) Mengapa rusuh bangsa-bangsa,
mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?

(2) Raja-raja dunia bersiap-siap
dan para pembesar bermufakat bersama-sama melawan TUHAN dan yang diurapi-Nya:

(3) "Marilah kita memutuskan belenggu-belenggu mereka
dan membuang tali-tali mereka dari pada kita!"

(4) Dia, yang bersemayam di sorga, tertawa;
Tuhan mengolok-olok mereka.

(5) Maka berkatalah Ia kepada mereka dalam murka-Nya
dan mengejutkan mereka dalam kehangatan amarah-Nya:

(6) "Akulah yang telah melantik raja-Ku
di Sion, gunung-Ku yang kudus!"

(7) Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN;
Ia berkata kepadaku: "Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.

(8) Mintalah kepada-Ku,
maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.

(9) Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi,
memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk."

(10) Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana,
terimalah pengajaran, hai para hakim dunia!

(11) Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut
dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar,

(12) supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan,
sebab mudah sekali murka-Nya menyala.
Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Nya!

Mazmur 3

Nyanyian pagi dalam menghadapi musuh

(1) Mazmur Daud, ketika ia lari dari Absalom, anaknya.
(3-2) Ya TUHAN, betapa banyaknya lawanku!
Banyak orang yang bangkit menyerang aku;

(2) (3-3) banyak orang yang berkata tentang aku:
"Baginya tidak ada pertolongan dari pada Allah." Sela

(3) (3-4) Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku,
Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku.

(4) (3-5) Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN,
dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus. Sela

(5) (3-6) Aku membaringkan diri, lalu tidur;
aku bangun, sebab TUHAN menopang aku!

(6) (3-7) Aku tidak takut kepada puluhan ribu orang
yang siap mengepung aku.

(7) (3-8) Bangkitlah, TUHAN, tolonglah aku, ya Allahku!
Ya, Engkau telah memukul rahang semua musuhku, dan mematahkan gigi orang-orang fasik.

(8) (3-9) Dari TUHAN datang pertolongan.
Berkat-Mu atas umat-Mu! Sela

Mazmur 4

Doa pada malam hari

(1) Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi. Mazmur Daud.
(4-2) Apabila aku berseru, jawablah aku,
ya Allah, yang membenarkan aku.
Di dalam kesesakan Engkau memberi kelegaan kepadaku.
Kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku!

(2) (4-3) Hai orang-orang, berapa lama lagi kemuliaanku dinodai,
berapa lama lagi kamu mencintai yang sia-sia dan mencari kebohongan? Sela

(3) (4-4) Ketahuilah, bahwa TUHAN telah memilih bagi-Nya seorang yang dikasihi-Nya;
TUHAN mendengarkan, apabila aku berseru kepada-Nya.

(4) (4-5) Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa;
berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam. Sela

(5) (4-6) Persembahkanlah k orban yang benar
dan percayalah kepada TUHAN.

(6) (4-7) Banyak orang berkata: "Siapa yang akan memperlihatkan yang baik kepada kita?"
Biarlah cahaya wajah-Mu menyinari kami, ya TUHAN!

(7) (4-8) Engkau telah memberikan sukacita kepadaku,
lebih banyak dari pada mereka ketika mereka kelimpahan gandum dan anggur.

(8) (4-9) Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur,
sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.

Mazmur 5

Doa pada pagi hari

(1) Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan suling. Mazmur Daud.
(5-2) Berilah telinga kepada perkataanku, ya TUHAN,
indahkanlah keluh kesahku.

(2) (5-3) Perhatikanlah teriakku minta tolong,
ya Rajaku dan Allahku, sebab kepada-Mulah aku berdoa.

(3) (5-4) TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku,
pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu.

(4) (5-5) Sebab Engkau bukanlah Allah yang berkenan kepada kefasikan;
orang jahat takkan menumpang pada-Mu.

(5) (5-6) Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu;
Engkau membenci semua orang yang melakukan kejahatan.

(6) (5-7) Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong,
TUHAN jijik melihat penumpah darah dan penipu.

(7) (5-8) Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar,
aku akan masuk ke dalam rumah-Mu,
sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus
dengan takut akan Engkau.

(8) (5-9) TUHAN, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu
karena seteruku;
ratakanlah jalan-Mu di depanku.

(9) (5-10) Sebab perkataan mereka tidak ada yang jujur,
batin mereka penuh kebusukan,
kerongkongan mereka seperti kubur ternganga,
lidah mereka merayu-rayu.

(10) (5-11) Biarlah mereka menanggung kesalahan mereka, ya Allah,
biarlah mereka jatuh karena rancangannya sendiri;
buanglah mereka karena banyaknya pelanggaran mereka,
sebab mereka memberontak terhadap Engkau.

(11) (5-12) Tetapi semua orang yang berlindung pada-Mu akan bersukacita,
mereka akan bersorak-sorai selama-lamanya, karena Engkau menaungi mereka;
dan karena Engkau akan bersukaria orang-orang yang mengasihi nama-Mu.

(12) (5-13) Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN;
Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai.

Mazmur 6

Doa dalam pergumulan

(1) Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi. Menurut lagu: Yang kedelapan. Mazmur Daud.
(6-2) Ya TUHAN, janganlah menghukum aku dalam murka-Mu, dan janganlah menghajar aku dalam kepanasan amarah-Mu.

(2) (6-3) Kasihanilah aku, TUHAN, sebab aku merana;
sembuhkanlah aku, TUHAN, sebab tulang-tulangku gemetar,

(3) (6-4) dan jiwakupun sangat terkejut;
tetapi Engkau, TUHAN, berapa lama lagi?

(4) (6-5) Kembalilah pula, TUHAN, luputkanlah jiwaku,
selamatkanlah aku oleh karena kasih setia-Mu.

(5) (6-6) Sebab di dalam maut tidaklah orang ingat kepada-Mu;
siapakah yang akan bersyukur kepada-Mu di dalam dunia orang mati?

(6) (6-7) Lesu aku karena mengeluh;
setiap malam aku menggenangi tempat tidurku,
dengan air mataku aku membanjiri ranjangku.

(7) (6-8) Mataku mengidap karena sakit hati,
rabun karena semua lawanku.

(8) (6-9) Menjauhlah dari padaku, kamu sekalian yang melakukan kejahatan,
sebab TUHAN telah mendengar tangisku;

(9) (6-10) TUHAN telah mendengar permohonanku,
TUHAN menerima doaku.

(10) (6-11) Semua musuhku mendapat malu dan sangat terkejut;
mereka mundur dan mendapat malu dalam sekejap mata.

Mazmur 7

Allah, Hakim yang adil

(1) Nyanyian ratapan Daud, yang dinyanyikan untuk TUHAN karena Kush,
orang Benyamin itu.
(7-2) Ya TUHAN, Allahku, pada-Mu aku berlindung;
selamatkanlah aku dari semua orang yang mengejar aku dan lepaskanlah aku,

(2) (7-3) supaya jangan mereka seperti singa menerkam aku
dan menyeret aku, dengan tidak ada yang melepaskan.

(3) (7-4) Ya TUHAN, Allahku, jika aku berbuat ini:
jika ada kecurangan di tanganku,

(4) (7-5) jika aku melakukan yang jahat terhadap orang yang hidup damai dengan aku,
atau merugikan orang yang melawan aku dengan tidak ada alasannya,

(5) (7-6) maka musuh kiranya mengejar aku sampai menangkap aku,
dan menginjak-injak hidupku ke tanah,
dan menaruh kemuliaanku ke dalam debu. Sela

(6) (7-7) Bangkitlah, TUHAN, dalam murka-Mu,
berdirilah menghadapi geram orang-orang yang melawan aku, bangunlah untukku, ya Engkau yang telah memerintahkan penghakiman!

(7) (7-8) Biarlah bangsa-bangsa berkumpul mengelilingi Engkau,
dan bertakhtalah di atas mereka di tempat yang tinggi.

(8) (7-9) TUHAN mengadili bangsa-bangsa.
Hakimilah aku, TUHAN, apakah aku benar,
dan apakah aku tulus ikhlas.

(9) (7-10) Biarlah berakhir kejahatan orang fasik,
tetapi teguhkanlah orang yang benar,
Engkau, yang menguji hati dan batin orang,
ya Allah yang adil.

(10) (7-11) Perisai bagiku adalah Allah,
yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati;

(11) (7-12) Allah adalah Hakim yang adil
dan Allah yang murka setiap saat.

(12) (7-13) Sungguh, kembali ia mengasah pedangnya,
melentur busurnya dan membidik.

(13) (7-14) Terhadap dirinya ia mempersiapkan senjata-senjata yang mematikan,
dan membuat anak panahnya menjadi menyala.

(14) (7-15) Sesungguhnya, orang itu hamil dengan kejahatan,
ia mengandung kelaliman dan melahirkan dusta.

(15) (7-16) Ia membuat lobang dan menggalinya,
tetapi ia sendiri jatuh ke dalam pelubang yang dibuatnya.

(16) (7-17) Kelaliman yang dilakukannya kembali menimpa kepalanya,
dan kekerasannya turun menimpa batu kepalanya.

(17) (7-18) Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan-Nya,
dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Mahatinggi.

Mazmur 8

Manusia hina sebagai makhluk mulia

(1) Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Gitit. Mazmur Daud.
(8-2) Ya TUHAN, Tuhan kami,
betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!
Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan.

(2) (8-3) Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu
telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu,
untuk membungkamkan musuh dan pendendam.

(3) (8-4) Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu,
bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan:

(4) (8-5) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya?
Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?

(5) (8-6) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah,
dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.

(6) (8-7) Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu;
segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya:

(7) (8-8) kambing domba dan lembu sapi sekalian,
juga binatang-binatang di padang;

(8) (8-9) burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut,
dan apa yang melintasi arus lautan.

(9) (8-10) Ya TUHAN, Tuhan kami,
betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!


Mazmur 9

Allah, Pelindung orang-orang saleh

(1) Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Mut-Laben. Mazmur Daud.
(9-2) Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hatiku,
aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib;

(2) (9-3) aku mau bersukacita dan bersukaria karena Engkau,
bermazmur bagi nama-Mu, ya Mahatinggi,

(3) (9-4) sebab musuhku mundur,
tersandung jatuh dan binasa di hadapan-Mu.

(4) (9-5) Sebab Engkau membela perkaraku dan hakku,
sebagai Hakim yang adil Engkau duduk di atas takhta.

(5) (9-6) Engkau telah menghardik bangsa-bangsa,
telah membinasakan orang-orang fasik;
nama mereka telah Kauhapuskan
untuk seterusnya dan selama-lamanya;

(6) (9-7) musuh telah habis binasa,
menjadi timbunan puing senantiasa:
kota-kota telah Kauruntuhkan;
lenyaplah ingatan kepadanya.

(7) (9-8) Tetapi TUHAN bersemayam untuk selama-lamanya,
takhta-Nya didirikan-Nya untuk menjalankan penghakiman.

(8) (9-9) Dialah yang menghakimi dunia dengan keadilan
dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran.

(9) (9-10) Demikianlah TUHAN adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak,
tempat perlindungan pada waktu kesesakan.

(10) (9-11) Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu,
sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN.

(11) (9-12) Bermazmurlah bagi TUHAN, yang bersemayam di Sion,
beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa,

(12) (9-13) sebab Dia, yang membalas penumpahan darah, ingat kepada orang yang tertindas;
teriak mereka tidaklah dilupakan-Nya.

(13) (9-14) Kasihanilah aku, ya TUHAN;
lihatlah sengsaraku, disebabkan oleh orang-orang yang membenci aku, ya Engkau, yang mengangkat aku dari pintu gerbang maut,

(14) (9-15) supaya aku menceritakan segala perbuatan-Mu yang terpuji
dan bersorak-sorak di pintu gerbang puteri Sion karena keselamatan yang dari pada-Mu.

(15) (9-16) Bangsa-bangsa terbenam dalam pelubang yang dibuatnya,
kakinya tertangkap dalam jaring yang dipasangnya sendiri.

(16) (9-17) TUHAN telah memperkenalkan diri-Nya, Ia menjalankan penghakiman;
orang fasik terjerat dalam perbuatan tangannya sendiri. Higayon. Sela

(17) (9-18) Orang-orang fasik akan kembali ke dunia orang mati,
ya, segala bangsa yang melupakan Allah.

(18) (9-19) Sebab bukan untuk seterusnya orang miskin dilupakan,
bukan untuk selamanya hilang harapan orang sengsara.

(19) (9-20) Bangkitlah, TUHAN, janganlah manusia merajalela;
biarlah bangsa-bangsa dihakimi di hadapan-Mu!

(20) (9-21) Biarlah mereka menjadi takut, ya TUHAN,
sehingga bangsa-bangsa itu mengakui, bahwa mereka manusia saja. Sela

------------

Puji Tuhan ,Trima Kasih Bapa kami yang di Sorga , Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu,jadilah kehendak-Mu  di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami , karena itulah yang Tuhan Yesus ajarkan , agar kami mengampuni dahulu semua kesalahan orang kepada kami,supaya Bapa yang di Surga akan mengampuni kesalahan- kesalahan kami (Markus 11:25-26) ,
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya), Puji Tuhan.
Terima kasih  Tuhan Yesus untuk kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus tolonglah kami sesama saudara seiman bisa saling mendoakan satu sama lain, dan saling mendukung didalam persekutuan ini , Puji Tuhan.
Tuhan Yesus kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu. Puji Tuhan.
Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus , Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita yang hidup, semua ini kami mohonkan. Puji Tuhan, Haleluya, Amin.


** have a nice day **
Happy Wednesday
°May God Bless you°ya
°Today and Always°
°˚˚°
Copyright - SABDA.org
http://www.sabda.org/publikas/e-r
www.renunganharian.net

Sumber:
[Muktiana Gumelar]
Blog. Rumah anak Tuhan
www.muktianapgumelar.net


Rabu, 26 Juni 2019