13. Jul, 2019

<< Renungan Harian, Kamis, 11 Juli 2019 >>

<< Renungan Harian, Kamis, 11 Juli 2019 >>

Renungan Harian (587.3)
Kamis, 11 Juli 2019

Selamat pagi Saudara-Saudara yang kukasih,selamat membaca Renungan Pagi ini . Biarlah Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya,Puji Tuhan.
Damai sejahtera dan kasih dengan iman dari: Allah Bapa dan Putra Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,yang disebut dengan Trinitas , selalu menyertai kita sekalian.
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai kita sekalian dan menyertai semua orang di dunia,dengan kasih yang tidak binasa.(Matius 28:18-20)

<< Renungan Harian, Kamis, 11 Juli 2019 >>
Doa : Hal berdoa (Matius 6:5-15)
-----------
Jud. : Pribadi di Balik Layar
Bac. : Nehemia 2:1-10
Nats. : Nehemia 2: 8
Bac.S.: Mazmur 92-100
------------
Bacaan Alkitab : Nehemia 2:1-10
Nehemia diutus ke Yerusalem
(1) Pada bulan Nisan tahun kedua puluh pemerintahan raja Artahsasta, ketika menjadi tugasku untuk menyediakan anggur, aku mengangkat anggur dan menyampaikannya kepada raja. Karena aku kelihatan sedih, yang memang belum pernah terjadi di hadapan raja, (2) bertanyalah ia kepadaku: "Mengapa mukamu muram, walaupun engkau tidak sakit? Engkau tentu sedih hati." Lalu aku menjadi sangat takut. (3)Jawabku kepada raja: "Hiduplah raja untuk selamanya! Bagaimana mukaku tidak akan muram, kalau kota, tempat pekuburan nenek moyangku, telah menjadi reruntuhan dan pintu-pintu gerbangnya habis dimakan api?" (4)Lalu kata raja kepadaku: "Jadi, apa yang kauinginkan?" Maka aku berdoa kepada Allah semesta langit, (5) kemudian jawabku kepada raja: "Jika raja menganggap baik dan berkenan kepada hambamu ini, utuslah aku ke Yehuda, ke kota pekuburan nenek moyangku, supaya aku membangunnya kembali." (6) Lalu bertanyalah raja kepadaku, sedang permaisuri duduk di sampingnya: "Berapa lama engkau dalam perjalanan, dan bilakah engkau kembali?" Dan raja berkenan mengutus aku, sesudah aku menyebut suatu jangka waktu kepadanya. (7) Berkatalah aku kepada raja: "Jika raja menganggap baik, berikanlah aku surat-surat bagi bupati-bupati di daerah seberang sungai Efrat, supaya mereka memperbolehkan aku lalu sampai aku tiba di Yehuda. (8) Pula sepucuk surat bagi Asaf, pengawas taman raja, supaya dia memberikan aku kayu untuk memasang balok-balok pada pintu-pintu gerbang di benteng bait suci, untuk tembok kota dan untuk rumah yang akan kudiami." Dan raja mengabulkan permintaanku itu, karena tangan Allahku yang murah melindungi aku. (9) Maka datanglah aku kepada bupati-bupati di daerah seberang sungai Efrat dan menyerahkan kepada mereka surat-surat raja. Dan raja menyuruh panglima-panglima perang dan orang-orang berkuda menyertai aku. (10) Ketika Sanbalat, orang Horon, dan Tobia, orang Amon, pelayan itu, mendengar hal itu, mereka sangat kesal karena ada orang yang datang mengusahakan kesejahteraan orang Israel.
-----------
Ayat Nats. : Nehemia 2: 8
(8) Pula sepucuk surat bagi Asaf, pengawas taman raja, supaya dia memberikan aku kayu untuk memasang balok-balok pada pintu-pintu gerbang di benteng bait suci, untuk tembok kota dan untuk rumah yang akan kudiami." Dan raja mengabulkan permintaanku itu, karena tangan Allahku yang murah melindungi aku.
------------

  Tampilan cetak

  edisi sebelum | 07/Edisi 2019 | edisi berikut

Kamis, 11 Juli 2019

Bacaan   : Nehemia 2:1-10
Setahun : Mazmur 92-100
Nas       : Dan raja mengabulkan permintaanku itu, karena tangan Allahku yang murah melindungi aku. (Nehemia 2:8)

Pribadi di Balik Layar

Lirik God Will Make a Way (Dia Buka Jalan) menyatakan, "dengan cara yang ajaib dibuka-Nya jalanku." Menurut lagu ini, ketika permasalahan seakan mustahil diselesaikan atau menemui jalan buntu, sesungguhnya Tuhan sedang bekerja. Walaupun kita tidak bisa melihatnya, Dia sedang membuka jalan keluar bagi kita.
Nehemia terpanggil untuk membangun kembali Yerusalem. Namun, ia adalah juru minuman Raja Artahsasta. Tidak mungkin ia sembarangan saja pergi tanpa izin. Ia juga bergumul tentang keamanan perjalanan dan bahan-bahan untuk membangun Yerusalem (ay. 7-8). Bagaimana mendapatkan semuanya itu? Tidak mudah dan sepertinya mustahil. Namun, Nehemia tidak seorang diri. Ketika akan menjawab pertanyaan raja, ia berdoa kepada Allah semesta langit. Dan ketika raja mengabulkan ketiga permintaannya, Nehemia dalam iman menyatakan bahwa ada tangan Allah yang murah melindunginya (ay. 8). Ada Allah yang berkuasa di balik semua itu.
Mungkin kita mempunyai masalah yang di luar kendali kita dan sepertinya tidak ada jalan penyelesaian. Misalnya mendapatkan pembimbing skripsi yang sangat sulit, mempunyai atasan yang sewenang-wenang, dan mendapat tekanan dari sekitar karena iman kita. Mari datang kepada Allah karena kasih-Nya begitu besar dan tangan-Nya begitu kuat menopang dan melindungi kita. --ANT/www.renunganharian.net

KARYA-NYA YANG BISA KITA LIHAT DALAM HIDUP KITA
MEMBUKTIKAN BAHWA DIA ADA, KUAT, DAN BERKUASA.
 
(ay. 7-8) Nehemia 2: 7-8
(7) Berkatalah aku kepada raja: "Jika raja menganggap baik, berikanlah aku surat-surat bagi bupati-bupati di daerah seberang sungai Efrat, supaya mereka memperbolehkan aku lalu sampai aku tiba di Yehuda. (8) Pula sepucuk surat bagi Asaf, pengawas taman raja, supaya dia memberikan aku kayu untuk memasang balok-balok pada pintu-pintu gerbang di benteng bait suci, untuk tembok kota dan untuk rumah yang akan kudiami." Dan raja mengabulkan permintaanku itu, karena tangan Allahku yang murah melindungi aku.

(ay. 8) Nehemia 2:8
(8) Pula sepucuk surat bagi Asaf, pengawas taman raja, supaya dia memberikan aku kayu untuk memasang balok-balok pada pintu-pintu gerbang di benteng bait suci, untuk tembok kota dan untuk rumah yang akan kudiami." Dan raja mengabulkan permintaanku itu, karena tangan Allahku yang murah melindungi aku.

-----------:

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

---------------
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 92-100
Mazmur 92

TUHAN, Hakim yang adil

(1) Mazmur. Nyanyian untuk hari Sabat.
(92-2) Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN,
dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu,
ya Yang Mahatinggi,

(2) (92-3) untuk memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi
dan kesetiaan-Mu di waktu malam,

(3) (92-4) dengan bunyi-bunyian sepuluh tali dan dengan gambus,
dengan iringan kecapi.

(4) (92-5) Sebab telah Kaubuat aku bersukacita, ya TUHAN, dengan pekerjaan-Mu,
karena perbuatan tangan-Mu aku akan bersorak-sorai.

(5) (92-6) Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN,
dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.

(6) (92-7) Orang bodoh tidak akan mengetahui,
dan orang bebal tidak akan mengerti hal itu.

(7) (92-8) Apabila orang-orang fasik bertunas seperti tumbuh-tumbuhan,
dan orang-orang yang melakukan kejahatan berkembang,
ialah supaya mereka dipunahkan untuk selama-lamanya.

(8) (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!

(9) (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN,
sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa,
semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.

(10) (92-11) Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng,
aku dituangi dengan minyak baru;

(11) (92-12) mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar
perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.

(12) (92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma,
akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;

(13) (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN
akan bertunas di pelataran Allah kita.

(14) (92-15) Pada masa tua pun mereka masih berbuah,
menjadi gemuk dan segar,

(15) (92-16) untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar,
bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.

Mazmur 93

TUHAN, raja yang kekal

(1) TUHAN adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan,
TUHAN berpakaian, berikat pinggang kekuatan.
Sungguh, telah tegak dunia, tidak bergoyang;

(2) takhta-Mu tegak sejak dahulu kala, dari kekal Engkau ada.

(3) Sungai-sungai telah mengangkat, ya TUHAN,
sungai-sungai telah mengangkat suaranya,
sungai-sungai mengangkat bunyi hempasannya.

(4) Dari pada suara air yang besar,
dari pada pecahan ombak laut yang hebat,
lebih hebat TUHAN di tempat tinggi.

(5) Peraturan-Mu sangat teguh;
bait-Mu layak kudus,
ya TUHAN, untuk sepanjang masa.

Mazmur 94

Allah, pembela keadilan

(1) Ya Allah pembalas, ya TUHAN, ya Allah pembalas, tampillah!

(2) Bangunlah, ya Hakim bumi,
balaslah kepada orang-orang congkak apa yang mereka lakukan!

(3) Berapa lama lagi orang-orang fasik, ya TUHAN,
berapa lama lagi orang-orang fasik beria-ria?

(4) Mereka memuntahkan kata-kata yang kurang ajar
dan semua orang yang melakukan kejahatan itu menyombong.

(5) Umat-Mu, ya TUHAN, mereka remukkan,
dan milik-Mu sendiri mereka tindas;

(6) janda dan orang asing mereka sembelih,
dan anak-anak yatim mereka bunuh;

(7) dan mereka berkata: "TUHAN tidak melihatnya,
dan Allah Yakub tidak mengindahkannya."

(8) Perhatikanlah, hai orang-orang bodoh di antara rakyat!
Hai orang-orang bebal, bilakah kamu memakai akal budimu?

(9) Dia yang menanamkan telinga, masakan tidak mendengar?
Dia yang membentuk mata, masakan tidak memandang?

(10) Dia yang menghajar bangsa-bangsa, masakan tidak akan menghukum?
Dia yang mengajarkan pengetahuan kepada manusia?

(11) TUHAN mengetahui rancangan-rancangan manusia;
sesungguhnya semuanya sia-sia belaka.

(12) Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya TUHAN,
dan yang Kauajari dari Taurat-Mu,

(13) untuk menenangkan dia terhadap hari-hari malapetaka,
sampai digali lobang untuk orang fasik.

(14) Sebab TUHAN tidak akan membuang umat-Nya,
dan milik-Nya sendiri tidak akan ditinggalkan-Nya;

(15) sebab hukum akan kembali kepada keadilan,
dan akan diikuti oleh semua orang yang tulus hati.

(16) Siapakah yang bangkit bagiku melawan orang-orang jahat,
siapakah yang tampil bagiku melawan orang-orang yang melakukan kejahatan?

(17) Jika bukan TUHAN yang menolong aku,
nyaris aku diam di tempat sunyi.

(18) Ketika aku berpikir: "Kakiku goyang,"
maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku.

(19) Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku,
penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku.

(20) Masakan bersekutu dengan Engkau takhta kebusukan,
yang merancangkan bencana berdasarkan ketetapan?

(21) Mereka bersekongkol melawan jiwa orang benar,
dan menyatakan fasik darah orang yang tidak bersalah.

(22) Tetapi TUHAN adalah kota bentengku
dan Allahku adalah gunung batu perlindunganku.

(23) Ia akan membalas kepada mereka perbuatan jahat mereka,
dan karena kejahatan mereka Ia akan membinasakan mereka; TUHAN, Allah kita, akan membinasakan mereka.

Mazmur 95

Hormatilah TUHAN dan taatilah Dia

(1) Marilah kita bersorak-sorai untuk TUHAN,
bersorak-sorak bagi gunung batu keselamatan kita.

(2) Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur,
bersorak-sorak bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.

(3) Sebab TUHAN adalah Allah yang besar,
dan Raja yang besar mengatasi segala allah.

(4) Bagian-bagian bumi yang paling dalam ada di tangan-Nya,
puncak gunung-gunungpun kepunyaan-Nya.

(5) Kepunyaan-Nya laut, Dialah yang menjadikannya,
dan darat, tangan-Nyalah yang membentuknya.

(6) Masuklah, marilah kita sujud menyembah,
berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.

(7) Sebab Dialah Allah kita,
dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya.
Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya!

(8) Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba,
seperti pada hari di Masa di padang gurun,

(9) pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku,
menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku.

(10) Empat puluh tahun Aku jemu kepada angkatan itu,
maka kata-Ku: "Mereka suatu bangsa yang sesat hati,
dan mereka itu tidak mengenal jalan-Ku."

(11) Sebab itu Aku bersumpah dalam murka-Ku:
"Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku."

Mazmur 96

Allah, Tuhan dan Hakim seluruh dunia

(1) Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN,
menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi!

(2) Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya,
kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.

(3) Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa
dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa.

(4) Sebab TUHAN maha besar dan terpuji sangat,
Ia lebih dahsyat dari pada segala allah.

(5) Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah hampa,
tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit.

(6) Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya,
kekuatan dan kehormatan ada di tempat kudus-Nya.

(7) Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa,
kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan!

(8) Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya,
bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya!

(9) Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan,
gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi!

(10) Katakanlah di antara bangsa-bangsa: "TUHAN itu Raja!
Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran."

(11) Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak,
biarlah gemuruh laut serta isinya,

(12) biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya,
maka segala pohon di hutan bersorak-sorai

(13) di hadapan TUHAN, sebab Ia datang,
sebab Ia datang untuk menghakimi bumi.
Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan,
dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya.

Mazmur 97

TUHAN adalah Raja

(1) TUHAN adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak,
biarlah banyak pulau bersukacita!

(2) Awan dan kekelaman ada sekeliling Dia,
keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.

(3) Api menjalar di hadapan-Nya,
dan menghanguskan para lawan-Nya sekeliling.

(4) Kilat-kilat-Nya menerangi dunia,
bumi melihatnya dan gemetar.

(5) Gunung-gunung luluh seperti lilin di hadapan TUHAN,
di hadapan Tuhan seluruh bumi.

(6) Langit memberitakan keadilan-Nya,
dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.

(7) Semua orang yang beribadah kepada patung akan mendapat malu,
orang yang memegahkan diri karena berhala-berhala;
segala allah sujud menyembah kepada-Nya.

(8) Sion mendengarnya dan bersukacita,
puteri-puteri Yehuda bersorak-sorak,
oleh karena penghukuman-Mu, ya TUHAN.

(9) Sebab Engkaulah, ya TUHAN, Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi,
Engkau sangat dimuliakan di atas segala allah.

(10) Hai orang-orang yang mengasihi TUHAN, bencilah kejahatan!
Dia, yang memelihara nyawa orang-orang yang dikasihi-Nya, akan melepaskan mereka dari tangan orang-orang fasik.

(11) Terang sudah terbit bagi orang benar,
dan sukacita bagi orang-orang yang tulus hati.

(12) Bersukacitalah karena TUHAN, hai orang-orang benar,
dan nyanyikanlah syukur bagi nama-Nya yang kudus.

Mazmur 97

Saat penyelamatan sudah dekat

(1) Mazmur.
Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN,
sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib;
keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya,
oleh lengan-Nya yang kudus.

(2) TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya,
telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa.

(3) Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya
terhadap kaum Israel,
segala ujung bumi telah melihat
keselamatan yang dari pada Allah kita.

(4) Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi,
bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah!

(5) Bermazmurlah bagi TUHAN dengan kecapi,
dengan kecapi dan lagu yang nyaring,

(6) dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring
bersorak-soraklah di hadapan Raja, yakni TUHAN!

(7) Biarlah gemuruh laut serta isinya,
dunia serta yang diam di dalamnya!

(8) Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan,
dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama

(9) di hadapan TUHAN,
sebab Ia datang untuk menghakimi bumi.
Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan,
dan bangsa-bangsa dengan kebenaran.

Mazmur 99

TUHAN, Raja yang kudus

(1) TUHAN itu Raja, maka bangsa-bangsa gemetar.
Ia duduk di atas kerub-kerub, maka bumi goyang.

(2) TUHAN itu maha besar di Sion,
dan Ia tinggi mengatasi segala bangsa.

(3) Biarlah mereka menyanyikan syukur bagi nama-Mu yang besar dan dahsyat;
Kuduslah Ia!

(4) Raja yang kuat, yang mencintai hukum,
Engkaulah yang menegakkan kebenaran;
hukum dan keadilan di antara keturunan Yakub,
Engkaulah yang melakukannya.

(5) Tinggikanlah TUHAN, Allah kita,
dan sujudlah menyembah kepada tumpuan kaki-Nya!
Kuduslah Ia!

(6) Musa dan Harun di antara imam-imam-Nya,
dan Samuel di antara orang-orang yang menyerukan nama-Nya. Mereka berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab mereka.

(7) Dalam tiang awan Ia berbicara kepada mereka;
mereka telah berpegang pada peringatan-peringatan-Nya
dan ketetapan yang diberikan-Nya kepada mereka.

(8) TUHAN, Allah kami, Engkau telah menjawab mereka,
Engkau Allah yang mengampuni bagi mereka,
tetapi yang membalas perbuatan-perbuatan mereka.

(9) Tinggikanlah TUHAN, Allah kita,
dan sujudlah menyembah di hadapan gunung-Nya yang kudus! Sebab kuduslah TUHAN, Allah kita!

Mazmur 100

Pujilah Allah dalam bait-Nya

(1) Mazmur untuk korban syukur.
Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi!

(2) Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita,
datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!

(3) Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah;
Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita,
umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.

(4) Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur,
ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian,
bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!

(5) Sebab TUHAN itu baik,
kasih setia-Nya untuk selama-lamanya,
dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.

------------

Puji Tuhan ,Trima Kasih Bapa kami yang di Sorga , Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu,jadilah kehendak-Mu  di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami , karena itulah yang Tuhan Yesus ajarkan , agar kami mengampuni dahulu semua kesalahan orang kepada kami,supaya Bapa yang di Surga akan mengampuni kesalahan- kesalahan kami (Markus 11:25-26) ,
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya), Puji Tuhan.
Terima kasih  Tuhan Yesus untuk kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus tolonglah kami sesama saudara seiman bisa saling mendoakan satu sama lain, dan saling mendukung didalam persekutuan ini , Puji Tuhan.
Tuhan Yesus kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu. Puji Tuhan.
Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus , Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita yang hidup, semua ini kami mohonkan. Puji Tuhan, Haleluya, Amin.


** have a nice day **
Happy Thursday
°May God Bless you°ya
°Today and Always°
°˚˚°
Copyright - SABDA.org
http://www.sabda.org/publikas/e-r
www.renunganharian.net

Sumber:
[Muktiana Gumelar]
Blog. Rumah anak Tuhan
www.muktianapgumelar.net


Kamis, 11 Juli 2019

11. Jul, 2019

<< Renungan Harian, Rabu, 10 Juli 2019 >>

<< Renungan Harian, Rabu, 10 Juli 2019 >>

Renungan Harian (587.2)
Rabu, 10 Juli 2019

Selamat pagi Saudara-Saudara yang kukasih,selamat membaca Renungan Pagi ini . Biarlah Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya,Puji Tuhan.
Damai sejahtera dan kasih dengan iman dari: Allah Bapa dan Putra Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,yang disebut dengan Trinitas , selalu menyertai kita sekalian.
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai kita sekalian dan menyertai semua orang di dunia,dengan kasih yang tidak binasa.(Matius 28:18-20)

<< Renungan Harian, Rabu, 10 Juli 2019 >>
Doa : Hal berdoa (Matius 6:5-15)
-----------
Jud. : Belalang yang Berbaris
Bac. : Amsal 30:24-28
Nats. : Amsal 30:27
Bac.S.: Mazmur 88-91
------------
Bacaan Alkitab : Amsal 30:24-28
(24) Ada empat binatang yang terkecil di bumi, tetapi yang sangat cekatan: (25) semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas, (26) pelanduk, bangsa yang lemah, tetapi yang membuat rumahnya di bukit batu, (27) belalang yang tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur, (28) cicak yang dapat kautangkap dengan tangan, tetapi yang juga ada di istana-istana raja. (29) (24) Ada empat binatang yang terkecil di bumi, tetapi yang sangat cekatan:(25) semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas, (26)pelanduk, bangsa yang lemah, tetapi yang membuat rumahnya di bukit batu, (27) belalang yang tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur, (28) cicak yang dapat kautangkap dengan tangan, tetapi yang juga ada di istana-istana raja.
-----------
Ayat Nats. : Amsal 30:27
(27) belalang yang tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur,
------------

  Tampilan cetak

  edisi sebelum | 07/Edisi 2019 | edisi berikut

Rabu, 10 Juli 2019

Bacaan   : Amsal 30:24-28
Setahun : Mazmur 88-91
Nas       : Belalang yang tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur. (Amsal 30:27)

Belalang yang Berbaris

Serangan belalang termasuk yang paling ditakuti dalam dunia pertanian. Mereka bisa membuat lahan yang diserang ludes. Apa yang tak habis dimakan oleh kawanan belalang yang ada di barisan terdepan, akan dilanjutkan oleh kawanan belalang yang ada di belakangnya, sehingga tak ada lagi yang tersisa. Namun, ada hal menarik yang dapat kita pelajari dari binatang yang kecil itu.
Agur bin Yake mencatat bahwa kawanan belalang mampu berbaris dengan teratur sekalipun tidak mempunyai raja. Artinya, sekalipun tidak ada yang memimpin atau mengatur mereka, entah bagaimana kawanan belalang dapat mengatur diri sendiri dan berbaris teratur. Keteraturan inilah yang membuat kawanan belalang memiliki kekuatan dahsyat ketika menyerbu lahan pertanian.
Prinsip yang sama dapat kita terapkan dalam berbagai bidang kehidupan yang memerlukan keteraturan dan kerja sama tim. Dalam sebuah tim, produktivitas dan hasil maksimal dapat terjadi ketika ada kerja sama yang baik dari setiap individu yang ada dalam tim tersebut. Potensi perpecahan dalam tim tersebut juga dapat diminimalkan karena setiap individu berfokus untuk mewujudkan tujuan bersama.
Tercatatnya belalang dengan keunikannya dalam Alkitab tentu bukanlah suatu kebetulan. Allah ingin kita belajar dari kelebihan belalang, bahkan kita diharapkan dapat melakukan hal yang lebih baik daripada hewan berukuran kecil itu. Mengapa? Karena Roh Allah berdiam dan bekerja di dalam kita, hal yang tak terjadi dalam dunia belalang. --GHJ/www.renunganharian.net

KETERATURAN DALAM SEBUAH TIM DITENTUKAN OLEH KEMAMPUAN
SETIAP INDIVIDU DI DALAMNYA UNTUK MENGATUR DIRINYA.
 
Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

---------------
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 88-91
Mazmur 88

Doa pada waktu sakit payah

(1) Nyanyian. Mazmur bani Korah. Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Mahalat Leanot. Nyanyian pengajaran Heman, orang Ezrahi.
(88-2) Ya TUHAN, Allah yang menyelamatkan aku,
siang hari aku berseru-seru,
pada waktu malam aku menghadap Engkau.

(2) (88-3) Biarlah doaku datang ke hadapan-Mu,
sendengkanlah telinga-Mu kepada teriakku;

(3) (88-4) sebab jiwaku kenyang dengan malapetaka,
dan hidupku sudah dekat dunia orang mati.

(4) (88-5) Aku telah dianggap termasuk orang-orang yang turun ke liang kubur;
aku seperti orang yang tidak berkekuatan.

(5) (88-6) Aku harus tinggal di antara orang-orang mati,
seperti orang-orang yang mati dibunuh, terbaring dalam kubur,
yang tidak Kauingat lagi,
sebab mereka terputus dari kuasa-Mu.

(6) (88-7) Telah Kautaruh aku dalam liang kubur yang paling bawah,
dalam kegelapan, dalam tempat yang dalam.

(7) (88-8) Aku tertekan oleh panas murka-Mu,
dan segala pecahan ombak-Mu Kautindihkan kepadaku. Sela

(8) (88-9) Telah Kaujauhkan kenalan-kenalanku dari padaku,
telah Kaubuat aku menjadi kekejian bagi mereka.
Aku tertahan dan tidak dapat keluar;

(9) (88-10) mataku merana karena sengsara.
Aku telah berseru kepada-Mu, ya TUHAN, sepanjang hari,
telah mengulurkan tanganku kepada-Mu.

(10) (88-11) Apakah Kaulakukan keajaiban bagi orang-orang mati?
Masakan arwah bangkit untuk bersyukur kepada-Mu? Sela

(11) (88-12) Dapatkah kasih-Mu diberitakan di dalam kubur,
dan kesetiaan-Mu di tempat kebinasaan?

(12) (88-13) Diketahui orangkah keajaiban-keajaiban-Mu dalam kegelapan,
dan keadilan-Mu di negeri segala lupa?

(13) (88-14) Tetapi aku ini, ya TUHAN, kepada-Mu aku berteriak minta tolong,
dan pada waktu pagi doaku datang ke hadapan-Mu.

(14) (88-15) Mengapa, ya TUHAN, Kaubuang aku,
Kausembunyikan wajah-Mu dari padaku?

(15) (88-16) Aku tertindas dan menjadi inceran maut sejak kecil,
aku telah menanggung kengerian dari pada-Mu, aku putus asa.

(16) (88-17) Kehangatan murka-Mu menimpa aku,
kedahsyatan-Mu membungkamkan aku,

(17) (88-18) mengelilingi aku seperti air banjir sepanjang hari,
mengepung aku serentak.

(18) (88-19) Telah Kaujauhkan dari padaku sahabat dan teman,
kenalan-kenalanku adalah kegelapan.

Mazmur 89

Kesetiaan TUHAN kepada Daud

(1) Nyanyian pengajaran Etan, orang Ezrahi.
(89-2) Aku hendak menyanyikan kasih setia TUHAN selama-lamanya,
hendak memperkenalkan kesetiaan-Mu dengan mulutku turun-temurun.

(2) (89-3) Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya;
kesetiaan-Mu tegak seperti langit.

(3) (89-4) Engkau telah berkata: "Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku,
Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku:

(4) (89-5) Untuk selama-lamanya Aku hendak menegakkan anak cucumu,
dan membangun takhtamu turun-temurun." Sela

(5) (89-6) Sebab itu langit bersyukur karena keajaiban-keajaiban-Mu, ya TUHAN,
bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaah orang-orang kudus.

(6) (89-7) Sebab siapakah di awan-awan yang sejajar dengan TUHAN,
yang sama seperti TUHAN di antara penghuni sorgawi?

(7) (89-8) Allah disegani dalam kalangan orang-orang kudus,
dan sangat ditakuti melebihi semua yang ada di sekeliling-Nya.

(8) (89-9) Ya TUHAN, Allah semesta alam, siapakah seperti Engkau?
Engkau kuat, ya TUHAN, dan kesetiaan-Mu ada di sekeliling-Mu.

(9) (89-10) Engkaulah yang memerintah kecongkakan laut,
pada waktu naik gelombang-gelombangnya, Engkau juga yang meredakannya.

(10) (89-11) Engkaulah yang meremukkan Rahab seperti orang terbunuh,
dengan lengan-Mu yang kuat Engkau telah mencerai-beraikan musuh-Mu.

(11) (89-12) Punya-Mulah langit, punya-Mulah juga bumi,
dunia serta isinya Engkaulah yang mendasarkannya.

(12) (89-13) Utara dan selatan, Engkaulah yang menciptakannya,
Tabor dan Hermon bersorak-sorai karena nama-Mu.

(13) (89-14) Punya-Mulah lengan yang perkasa,
kuat tangan-Mu dan tinggi tangan kanan-Mu.

(14) (89-15) Keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Mu,
kasih dan kesetiaan berjalan di depan-Mu.

(15) (89-16) Berbahagialah bangsa yang tahu bersorak-sorai,
ya TUHAN, mereka hidup dalam cahaya wajah-Mu;

(16) (89-17) karena nama-Mu mereka bersorak-sorak sepanjang hari,
dan karena keadilan-Mu mereka bermegah.

(17) (89-18) Sebab Engkaulah kemuliaan kekuatan mereka,
dan karena Engkau berkenan, tanduk kami meninggi.

(18) (89-19) Sebab perisai kita kepunyaan TUHAN,
dan raja kita kepunyaan Yang Kudus Israel.

(19) (89-20) Pernah Engkau berbicara dalam penglihatan
kepada orang-orang yang Kaukasihi, kata-Mu:
"Telah Kutaruh mahkota di atas kepala seorang pahlawan,
telah Kutinggikan seorang pilihan dari antara bangsa itu.

(20) (89-21) Aku telah mendapat Daud, hamba-Ku;
Aku telah mengurapinya dengan minyak-Ku yang kudus,

(21) (89-22) maka tangan-Ku tetap dengan dia,
bahkan lengan-Ku meneguhkan dia.

(22) (89-23) Musuh tidak akan menyergapnya,
dan orang curang tidak akan menindasnya.

(23) (89-24) Aku akan menghancurkan lawannya dari hadapannya,
dan orang-orang yang membencinya akan Kubunuh.

(24) (89-25) Kesetiaan-Ku dan kasih-Ku menyertai dia,
dan oleh karena nama-Ku tanduknya akan meninggi.

(25) (89-26) Aku akan membuat tangannya menguasai laut,
dan tangan kanannya menguasai sungai-sungai.

(26) (89-27) Diapun akan berseru kepada-Ku: 'Bapaku Engkau,
Allahku dan gunung batu keselamatanku.'

(27) (89-28) Akupun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung,
menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi.

(28) (89-29) Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia untuk selama-lamanya,
dan perjanjian-Ku teguh bagi dia.

(29) (89-30) Aku menjamin akan adanya anak cucunya sampai selama-lamanya,
dan takhtanya seumur langit.

(30) (89-31) Jika anak-anaknya meninggalkan Taurat-Ku
dan mereka tidak hidup menurut hukum-Ku,

(31) (89-32) jika ketetapan-Ku mereka langgar
dan tidak berpegang pada perintah-perintah-Ku,

(32) (89-33) maka Aku akan membalas pelanggaran mereka dengan gada,
dan kesalahan mereka dengan pukulan-pukulan.

(33) (89-34) Tetapi kasih setia-Ku tidak akan Kujauhkan dari padanya
dan Aku tidak akan berlaku curang dalam hal kesetiaan-Ku.

(34) (89-35) Aku tidak akan melanggar perjanjian-Ku,
dan apa yang keluar dari bibir-Ku tidak akan Kuubah.

(35) (89-36) Sekali Aku bersumpah demi kekudusan-Ku,
tentulah Aku tidak akan berbohong kepada Daud:

(36) (89-37) Anak cucunya akan ada untuk selama-lamanya,
dan takhtanya seperti matahari di depan mata-Ku,

(37) (89-38) seperti bulan yang ada selama-lamanya,
suatu saksi yang setia di awan-awan." Sela

(38) (89-39) Tetapi Engkau sendiri menolak dan membuang,
menjadi gemas kepada orang yang Kauurapi,

(39) (89-40) membatalkan perjanjian dengan hamba-Mu,
menajiskan mahkotanya laksana debu,

(40) (89-41) melanda segala temboknya,
membuat kubu-kubunya menjadi reruntuhan.

(41) (89-42) Semua orang yang lewat di jalan merampoknya,
dan ia menjadi cela bagi tetangganya.

(42) (89-43) Engkau telah meninggikan tangan kanan para lawannya,
telah membuat semua musuhnya bersukacita.

(43) (89-44) Juga Kaubalikkan mata pedangnya,
dan tidak membuat dia dapat bertahan dalam peperangan.

(44) (89-45) Engkau menghentikan kegemilangannya,
dan takhtanya Kaucampakkan ke bumi.

(45) (89-46) Kaupendekkan masa mudanya,
Kauselubungi dia dengan malu. Sela

(46) (89-47) Berapa lama lagi, ya TUHAN, Engkau bersembunyi terus-menerus,
berkobar-kobar murka-Mu laksana api?

(47) (89-48) Ingatlah apa umur hidup itu,
betapa sia-sia Kauciptakan semua anak manusia!

(48) (89-49) Siapakah orang yang hidup dan yang tidak mengalami kematian,
yang dapat meluputkan nyawanya dari kuasa dunia orang mati? Sela

(49) (89-50) Di manakah kasih setia-Mu yang mula-mula, ya Tuhan,
yang telah Kaujanjikan dengan sumpah kepada Daud demi kesetiaan-Mu?

(50) (89-51) Ingatlah cela hamba-Mu, ya Tuhan,
bahwa dalam dadaku aku menanggung penghinaan segala bangsa,

(51) (89-52) yang dilontarkan oleh musuh-musuh-Mu, ya TUHAN,
yang dilontarkan mencela jejak langkah orang yang Kauurapi.

(52) (89-53) Terpujilah TUHAN untuk selama-lamanya!
Amin, ya amin.

Mazmur 90

Allah, tempat perlindungan yang kekal

(1) Doa Musa, abdi Allah.
Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami
turun-temurun.

(2) Sebelum gunung-gunung dilahirkan,
dan bumi dan dunia diperanakkan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah.

(3) Engkau mengembalikan manusia kepada debu,
dan berkata: "Kembalilah, hai anak-anak manusia!"

(4) Sebab di mata-Mu seribu tahun
sama seperti hari kemarin, apabila berlalu,
atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.

(5) Engkau menghanyutkan manusia; mereka seperti mimpi,
seperti rumput yang bertumbuh,

(6) di waktu pagi berkembang dan bertumbuh,
di waktu petang lisut dan layu.

(7) Sungguh, kami habis lenyap karena murka-Mu,
dan karena kehangatan amarah-Mu kami terkejut.

(8) Engkau menaruh kesalahan kami di hadapan-Mu,
dan dosa kami yang tersembunyi dalam cahaya wajah-Mu.

(9) Sungguh, segala hari kami berlalu karena gemas-Mu,
kami menghabiskan tahun-tahun kami seperti keluh.

(10) Masa hidup kami tujuh puluh tahun
dan jika kami kuat, delapan puluh tahun,
dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan;
sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.

(11) Siapakah yang mengenal kekuatan murka-Mu
dan takut kepada gemas-Mu?

(12) Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian,
hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

(13) Kembalilah, ya TUHAN--berapa lama lagi? --
dan sayangilah hamba-hamba-Mu!

(14) Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu,
supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami.

(15) Buatlah kami bersukacita seimbang dengan hari-hari Engkau menindas kami,
seimbang dengan tahun-tahun kami mengalami celaka.

(16) Biarlah kelihatan kepada hamba-hamba-Mu perbuatan-Mu,
dan semarak-Mu kepada anak-anak mereka.

(17) Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami,
dan teguhkanlah perbuatan tangan kami,
ya, perbuatan tangan kami, teguhkanlah itu.

Mazmur 91

Dalam lindungan Allah

(1) Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi
dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa

(2) akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku,
Allahku, yang kupercayai."

(3) Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung,
dari penyakit sampar yang busuk.

(4) Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau,
di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung,
kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok.

(5) Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam,
terhadap panah yang terbang di waktu siang,

(6) terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap,
terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang.

(7) Walau seribu orang rebah di sisimu,
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,
tetapi itu tidak akan menimpamu.

(8) Engkau hanya menontonnya dengan matamu sendiri
dan melihat pembalasan terhadap orang-orang fasik.

(9) Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu,
Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu,

(10) malapetaka tidak akan menimpa kamu,
dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu;

(11) sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu
untuk menjaga engkau di segala jalanmu.

(12) Mereka akan menatang engkau di atas tangannya,
supaya kakimu jangan terantuk kepada batu.

(13) Singa dan ular tedung akan kaulangkahi,
engkau akan menginjak anak singa dan ular naga.

(14) "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya,
Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.

(15) Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab,
Aku akan menyertai dia dalam kesesakan,
Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.

(16) Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia,
dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku."

------------

Puji Tuhan ,Trima Kasih Bapa kami yang di Sorga , Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu,jadilah kehendak-Mu  di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami , karena itulah yang Tuhan Yesus ajarkan , agar kami mengampuni dahulu semua kesalahan orang kepada kami,supaya Bapa yang di Surga akan mengampuni kesalahan- kesalahan kami (Markus 11:25-26) ,
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya), Puji Tuhan.
Terima kasih  Tuhan Yesus untuk kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus tolonglah kami sesama saudara seiman bisa saling mendoakan satu sama lain, dan saling mendukung didalam persekutuan ini , Puji Tuhan.
Tuhan Yesus kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu. Puji Tuhan.
Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus , Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita yang hidup, semua ini kami mohonkan. Puji Tuhan, Haleluya, Amin.


** have a nice day **
Happy Wednesday
°May God Bless you°ya
°Today and Always°
°˚˚°
Copyright - SABDA.org
http://www.sabda.org/publikas/e-r
www.renunganharian.net

Sumber:
[Muktiana Gumelar]
Blog. Rumah anak Tuhan
www.muktianapgumelar.net


Rabu, 10 Juli 2019

10. Jul, 2019

<< Renungan Harian, Selasa, 09 Juli 2019 >>

<< Renungan Harian, Selasa, 09 Juli 2019 >>

Renungan Harian (587.1)
Selasa, 09 Juli 2019

Selamat pagi Saudara-Saudara yang kukasih,selamat membaca Renungan Pagi ini . Biarlah Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya,Puji Tuhan.
Damai sejahtera dan kasih dengan iman dari: Allah Bapa dan Putra Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,yang disebut dengan Trinitas , selalu menyertai kita sekalian.
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai kita sekalian dan menyertai semua orang di dunia,dengan kasih yang tidak binasa.(Matius 28:18-20)

<< Renungan Harian, Selasa, 09 Juli 2019 >>
Doa : Hal berdoa (Matius 6:5-15)
-----------
Jud. : Menjaga Bumi
Bac. : Kejadian 2:1-17
Nats. : Kejadian 2: 15
Bac.S.: Mazmur 81-87
------------
Bacaan Alkitab : Kejadian 2:1-17
orang untuk mengusahakan tanah itu; (6) tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu (7) ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
Manusia dan taman Eden
(8) Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu. (9)Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.(10) Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang. (11) Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada.(12) Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan batu krisopras. (13) Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush. (14) Nama sungai yang ketiga ialah Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat. (15) TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. (16) Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, (17) tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."
-----------
Ayat Nats. : Kejadian 2: 15
(15) TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.
------------

  Tampilan cetak

  edisi sebelum | 07/Edisi 2019 | edisi berikut

Selasa, 9 Juli 2019

Bacaan   : Kejadian 2:1-17
Setahun : Mazmur 81-87
Nas       : TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. (Kejadian 2:15)

Menjaga Bumi

Selama 30 tahun Yacouba Sawadogo menghijaukan gurun gersang di Afrika Barat. Banyak peneliti nasional dan internasional didatangkan untuk mengatasi masalah tersebut, tetapi tidak banyak membantu. Akhirnya, Yacouba memutuskan menghidupkan kembali teknik pertanian Afrika kuno, yaitu Zaï, dan seorang diri menghijaukan gurun. Bukannya disambut baik, ia malah diejek dan ditertawakan.
Caranya sederhana dan murah. Ia menggali lubang-lubang kecil dengan sekop, diisi kompos, lalu ditanam bibit pohon, milet dan sorgum. Orang yang mencibirnya akhirnya menyadari bahwa Yacouba jenius. Ia berhasil mengubah daerah gersang menjadi hutan seluas 30 hektar dengan 60 jenis pohon. Metodenya dibagikan kepada siapa saja yang ingin belajar. Ia beranggapan bahwa orang yang hanya tinggal di sudut sempit dirinya sendiri, seluruh pengetahuannya tidak akan berguna. Pada 2010 Mark Dodd membuat film dokumenter berdasarkan cerita Yacouba, The Man Who Stopped the Desert. Film ini menggarisbawahi bahwa yang bisa memecahkan masalah orang Afrika adalah mereka sendiri.
Ketika manusia pertama kali ditempatkan di taman Eden, mereka diberi tanggung jawab mengusahakan dan memeliharanya. Penghargaan Tuhan itu hendaknya memotivasi kita agar bertanggung jawab dan bijaksana dalam mengelola karya ciptaan-Nya. Selalu mempertimbangkan dampak lingkungan, meminimalkan kerusakannya, tidak menyebabkan polusi dan mengeksploitasi sumber daya alam. Bumi adalah milik Tuhan yang dipercayakan kepada kita untuk dilestarikan. --JB/www.renunganharian.net

BUMI ADALAH TITIPAN TUHAN UNTUK DIUSAHAKAN DAN DIPELIHARA.
 
Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

---------------
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 81-87
Mazmur 81

Nyanyian pada waktu pembaruan perjanjian

(1) Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Gitit. Dari Asaf.
(81-2) Bersorak-sorailah bagi Allah, kekuatan kita,
bersorak-soraklah bagi Allah Yakub.

(2) (81-3) Angkatlah lagu, bunyikanlah rebana,
kecapi yang merdu, diiringi gambus.

(3) (81-4) Tiuplah sangkakala pada bulan baru,
pada bulan purnama, pada hari raya kita.

(4) (81-5) Sebab hal itu adalah suatu ketetapan bagi Israel,
suatu hukum dari Allah Yakub.

(5) (81-6) Sebagai suatu peringatan bagi Yusuf ditetapkan-Nya hal itu,
pada waktu Ia maju melawan tanah Mesir.
Aku mendengar bahasa yang tidak kukenal:

(6) (81-7) "Aku telah mengangkat beban dari bahunya,
tangannya telah bebas dari keranjang pikulan;

(7) (81-8) dalam kesesakan engkau berseru, maka Aku meluputkan engkau;
Aku menjawab engkau dalam persembunyian guntur,
Aku telah menguji engkau dekat air Meriba. Sela

(8) (81-9) Dengarlah hai umat-Ku, Aku hendak memberi peringatan kepadamu;
hai Israel, jika engkau mau mendengarkan Aku!

(9) (81-10) Janganlah ada di antaramu allah lain,
dan janganlah engkau menyembah kepada allah asing.

(10) (81-11) Akulah TUHAN, Allahmu,
yang menuntun engkau keluar dari tanah Mesir:
bukalah mulutmu lebar-lebar, maka Aku akan membuatnya penuh.

(11) (81-12) Tetapi umat-Ku tidak mendengarkan suara-Ku,
dan Israel tidak suka kepada-Ku.

(12) (81-13) Sebab itu Aku membiarkan dia dalam kedegilan hatinya;
biarlah mereka berjalan mengikuti rencananya sendiri!

(13) (81-14) Sekiranya umat-Ku mendengarkan Aku!
Sekiranya Israel hidup menurut jalan yang Kutunjukkan!

(14) (81-15) Seketika itu juga musuh mereka Aku tundukkan,
dan terhadap para lawan mereka Aku balikkan tangan-Ku.

(15) (81-16) Orang-orang yang membenci TUHAN akan tunduk menjilat kepada-Nya,
dan itulah nasib mereka untuk selama-lamanya.

(16) (81-17) Tetapi umat-Ku akan Kuberi makan gandum yang terbaik
dan dengan madu dari gunung batu Aku akan mend
Mazmur 82

(1) Mazmur Asaf.

Allah berdiri dalam sidang ilahi,
di antara para allah Ia menghakimi:

(2) "Berapa lama lagi kamu menghakimi dengan lalim
dan memihak kepada orang fasik? Sela

(3) Berilah keadilan kepada orang yang lemah dan kepada anak yatim,
belalah hak orang sengsara dan orang yang kekurangan!

(4) Luputkanlah orang yang lemah dan yang miskin,
lepaskanlah mereka dari tangan orang fasik!"

(5) Mereka tidak tahu dan tidak mengerti apa-apa,
dalam kegelapan mereka berjalan; goyanglah segala dasar bumi.

(6) Aku sendiri telah berfirman: "Kamu adalah allah,
dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian. --

(7) Namun seperti manusia kamu akan mati
dan seperti salah seorang pembesar kamu akan tewas."

(8) Bangunlah ya Allah, hakimilah bumi,
sebab Engkaulah yang memiliki segala bangsa.

Mazmur 83

Doa mohon pertolongan melawan musuh

(1) Mazmur Asaf: suatu nyanyian.
(83-2) Ya Allah, janganlah Engkau bungkam,
janganlah berdiam diri dan janganlah berpangku tangan, ya Allah!

(2) (83-3) Sebab sesungguhnya musuh-musuh-Mu ribut,
orang-orang yang membenci Engkau meninggikan kepala.

(3) (83-4) Mereka mengadakan permufakatan licik melawan umat-Mu,
dan mereka berunding untuk melawan orang-orang yang Kaulindungi.

(4) (83-5) Kata mereka: "Marilah kita lenyapkan mereka sebagai bangsa,
sehingga nama Israel tidak diingat lagi!"

(5) (83-6) Sungguh, mereka telah berunding dengan satu hati,
mereka telah mengadakan perjanjian melawan Engkau:

(6) (83-7) Penghuni kemah-kemah Edom dan orang Ismael,
Moab dan orang Hagar,

(7) (83-8) Gebal dan Amon dan Amalek,
Filistea beserta penduduk Tirus,

(8) (83-9) juga Asyur telah bergabung dengan mereka,
menjadi kaki tangan bani Lot. Sela

(9) (83-10) Perlakukanlah mereka seperti Midian,
seperti Sisera, seperti Yabin dekat sungai Kison,

(10) (83-11) yang sudah dipunahkan di En-Dor,
menjadi pupuk bagi tanah.

(11) (83-12) Buatlah para pemuka mereka seperti Oreb dan Zeeb,
seperti Zebah dan Salmuna semua pemimpin mereka,

(12) (83-13) yang berkata: "Marilah kita menduduki
tempat-tempat kediaman Allah!"

(13) (83-14) Ya Allahku, buatlah mereka seperti dedak yang beterbangan,
seperti jerami yang ditiup angin!

(14) (83-15) Seperti api yang membakar hutan,
dan seperti nyala api yang menghanguskan gunung-gunung,

(15) (83-16) kejarlah mereka dengan badai-Mu,
dan kejutkanlah mereka dengan puting beliung-Mu;

(16) (83-17) penuhilah muka mereka dengan kehinaan,
supaya mereka mencari nama-Mu, ya TUHAN!

(17) (83-18) Biarlah mereka mendapat malu dan terkejut selama-lamanya;
biarlah mereka tersipu-sipu dan binasa,

(18) (83-19) supaya mereka tahu bahwa Engkau sajalah yang bernama TUHAN,
Yang Mahatinggi atas seluruh bumi.

Mazmur 84

Rindu kepada kediaman Allah

(1) Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Gitit. Mazmur bani Korah.
(84-2) Betapa disenangi tempat kediaman-Mu,
ya TUHAN semesta alam!

(2) (84-3) Jiwaku hancur karena merindukan
pelataran-pelataran TUHAN;
hatiku dan dagingku bersorak-sorai
kepada Allah yang hidup.

(3) (84-4) Bahkan burung pipit telah mendapat sebuah rumah,
dan burung layang-layang sebuah sarang,
tempat menaruh anak-anaknya,
pada mezbah-mezbah-Mu, ya TUHAN semesta alam,
ya Rajaku dan Allahku!

(4) (84-5) Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu,
yang terus-menerus memuji-muji Engkau. Sela

(5) (84-6) Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau,
yang berhasrat mengadakan ziarah!

(6) (84-7) Apabila melintasi lembah Baka,
mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air;
bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.

(7) (84-8) Mereka berjalan makin lama makin kuat,
hendak menghadap Allah di Sion.

(8) (84-9) Ya TUHAN, Allah semesta alam, dengarkanlah doaku,
pasanglah telinga, ya Allah Yakub. Sela

(9) (84-10) Lihatlah perisai kami, ya Allah,
pandanglah wajah orang yang Kauurapi!

(10) (84-11) Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu
dari pada seribu hari di tempat lain;
lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku
dari pada diam di kemah-kemah orang fasik.

(11) (84-12) Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai;
kasih dan kemuliaan Ia berikan;
Ia tidak menahan kebaikan
dari orang yang hidup tidak bercela.

(12) (84-13) Ya TUHAN semesta alam,
berbahagialah manusia yang percaya kepada-Mu!

Mazmur 85

Doa mohon Israel dipulihkan

(1) Untuk pemimpin biduan. Mazmur bani Korah.
(85-2) Engkau telah berkenan kepada tanah-Mu, ya TUHAN,
telah memulihkan keadaan Yakub.

(2) (85-3) Engkau telah mengampuni kesalahan umat-Mu,
telah menutupi segala dosa mereka. Sela

(3) (85-4) Engkau telah menyurutkan segala gemas-Mu,
telah meredakan murka-Mu yang menyala-nyala.

(4) (85-5) Pulihkanlah kami, ya Allah penyelamat kami,
dan tiadakanlah sakit hati-Mu kepada kami.

(5) (85-6) Untuk selamanyakah Engkau murka atas kami
dan melanjutkan murka-Mu turun-temurun?

(6) (85-7) Apakah Engkau tidak mau menghidupkan kami kembali,
sehingga umat-Mu bersukacita karena Engkau?

(7) (85-8) Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya TUHAN,
dan berikanlah kepada kami keselamatan dari pada-Mu!

(8) (85-9) Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Allah, TUHAN.
Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai
kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya,
supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan?

(9) (85-10) Sesungguhnya keselamatan dari pada-Nya dekat pada orang-orang yang takut akan Dia,
sehingga kemuliaan diam di negeri kita.

(10) (85-11) Kasih dan kesetiaan akan bertemu,
keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman.

(11) (85-12) Kesetiaan akan tumbuh dari bumi,
dan keadilan akan menjenguk dari langit.

(12) (85-13) Bahkan TUHAN akan memberikan kebaikan,
dan negeri kita akan memberi hasilnya.

(13) (85-14) Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya,
dan akan membuat jejak kaki-Nya menjadi jalan.

Mazmur 86

Doa minta pertolongan

(1) Doa Daud.
Sendengkanlah telinga-Mu, ya TUHAN, jawablah aku,
sebab sengsara dan miskin aku.

(2) Peliharalah nyawaku, sebab aku orang yang Kaukasihi,
selamatkanlah hamba-Mu yang percaya kepada-Mu.

(3) Engkau adalah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhan,
sebab kepada-Mulah aku berseru sepanjang hari.

(4) Buatlah jiwa hamba-Mu bersukacita,
sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku.

(5) Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni
dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu.

(6) Pasanglah telinga kepada doaku, ya TUHAN,
dan perhatikanlah suara permohonanku.

(7) Pada hari kesesakanku aku berseru kepada-Mu,
sebab Engkau menjawab aku.

(8) Tidak ada seperti Engkau di antara para allah, ya Tuhan,
dan tidak ada seperti apa yang Kaubuat.

(9) Segala bangsa yang Kaujadikan akan datang
sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan, dan akan memuliakan nama-Mu.

(10) Sebab Engkau besar dan melakukan keajaiban-keajaiban;
Engkau sendiri saja Allah.

(11) Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN,
supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu;
bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu.

(12) Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku,
dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya;

(13) sebab kasih setia-Mu besar atas aku,
dan Engkau telah melepaskan nyawaku dari dunia orang mati yang paling bawah.

(14) Ya Allah, orang-orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,
dan gerombolan orang-orang yang sombong ingin mencabut nyawaku, dan tidak mempedulikan Engkau.

(15) Tetapi Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih,
panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia.

(16) Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku,
berilah kekuatan-Mu kepada hamba-Mu,
dan selamatkanlah anak laki-laki hamba-Mu perempuan!

(17) Lakukanlah kepadaku suatu tanda kebaikan,
supaya orang-orang yang membenci aku melihat dengan malu, bahwa Engkau, ya TUHAN, telah menolong dan menghiburkan aku.

Mazmur 83

Sion, kota Allah

(1) Mazmur bani Korah: suatu nyanyian.
Di gunung-gunung yang kudus ada kota yang dibangunkan-Nya:

(2) TUHAN lebih mencintai pintu-pintu gerbang Sion dari pada segala tempat kediaman Yakub.

(3) Hal-hal yang mulia dikatakan tentang engkau,
ya kota Allah. Sela

(4) Aku menyebut Rahab dan Babel di antara orang-orang yang mengenal Aku,
bahkan Filistea, Tirus dan Etiopia: "Ini dilahirkan di sana."

(5) Tetapi tentang Sion dikatakan:
"Seorang demi seorang dilahirkan di dalamnya,"
dan Dia, Yang Mahatinggi, menegakkannya.

(6) TUHAN menghitung pada waktu mencatat bangsa-bangsa:
"Ini dilahirkan di sana." Sela

(7) Dan orang menyanyi-nyanyi sambil menari beramai-ramai:
"Segala mata airku ada di dalammu."

------------

Puji Tuhan ,Trima Kasih Bapa kami yang di Sorga , Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu,jadilah kehendak-Mu  di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami , karena itulah yang Tuhan Yesus ajarkan , agar kami mengampuni dahulu semua kesalahan orang kepada kami,supaya Bapa yang di Surga akan mengampuni kesalahan- kesalahan kami (Markus 11:25-26) ,
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya), Puji Tuhan.
Terima kasih  Tuhan Yesus untuk kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus tolonglah kami sesama saudara seiman bisa saling mendoakan satu sama lain, dan saling mendukung didalam persekutuan ini , Puji Tuhan.
Tuhan Yesus kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu. Puji Tuhan.
Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus , Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita yang hidup, semua ini kami mohonkan. Puji Tuhan, Haleluya, Amin.


** have a nice day **
Happy Tuesday
°May God Bless you°ya
°Today and Always°
°˚˚°
Copyright - SABDA.org
http://www.sabda.org/publikas/e-r
www.renunganharian.net

Sumber:
[Muktiana Gumelar]
Blog. Rumah anak Tuhan
www.muktianapgumelar.net


Selasa, 09 Juli 2019

9. Jul, 2019

<< Renungan Harian, Senin, 08 Juli 2019 >>

<< Renungan Harian, Senin, 08 Juli 2019 >>

Renungan Harian (586.3)
Senin, 08 Juli 2019

Selamat pagi Saudara-Saudara yang kukasih,selamat membaca Renungan Pagi ini . Biarlah Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya,Puji Tuhan.
Damai sejahtera dan kasih dengan iman dari: Allah Bapa dan Putra Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,yang disebut dengan Trinitas , selalu menyertai kita sekalian.
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai kita sekalian dan menyertai semua orang di dunia,dengan kasih yang tidak binasa.(Matius 28:18-20)

<< Renungan Harian, Senin, 08 Juli 2019 >>
Doa : Hal berdoa (Matius 6:5-15)
-----------
Jud. : Enggak Nyambung
Bac. : Amos 5:21-24
Nats. : Amos 5:21, 24
Bac.S.: Mazmur 78-80
------------
Bacaan Alkitab : Amos 5:21-24
Ibadah Israel dibenci TUHAN
(21) "Aku membenci, Aku menghinakan perayaanmu dan Aku tidak senang kepada perkumpulan rayamu. (22) Sungguh, apabila kamu mempersembahkan kepada-Ku korban-korban bakaran dan korban-korban sajianmu, Aku tidak suka, dan korban keselamatanmu berupa ternak yang tambun, Aku tidak mau pandang. (23) Jauhkanlah dari pada-Ku keramaian nyanyian-nyanyianmu, lagu gambusmu tidak mau Aku dengar. (24) Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir."
-----------
Ayat Nats. : Amos 5:21, 24
(21) "Aku membenci, Aku menghinakan perayaanmu dan Aku tidak senang kepada perkumpulan rayamu.

(24) Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir."
------------

  Tampilan cetak

  edisi sebelum | 07/Edisi 2019 | edisi berikut

Senin, 8 Juli 2019

Bacaan   : Amos 5:21-24
Setahun : Mazmur 78-80
Nas       : "Aku membenci, Aku menghinakan perayaanmu dan Aku tidak senang kepada perkumpulan rayamu. Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir." (Amos 5:21,24)

Enggak Nyambung

Tuhan murka kepada umat-Nya. Apa gerangan telah dilakukan umat hingga Tuhan begitu murka?
Umat hidup serba tidak nyambung: Menggeluti firman Tuhan, tetapi hidup bergelimang dosa. Taat beribadah, tetapi menindas sesama. Setia berdoa, tetapi tak memedulikan si miskin. Mempersembahkan korban, tetapi menyuburkan ketidakadilan. Mereka hidup dengan standar ganda: di sini begini, di sana lain lagi. ketidaksinambungan moral memenuhi hidup.
Sekarang pun, ketidaksinambungan moral terjadi: Tindakan yang dilakukan enggak nyambung dengan kata-kata yang ditebar. Hidup yang diwujudkan enggak nyambung dengan apa yang dipercayai. Perilaku yang dihidupi enggak nyambung dengan nilai-nilai yang ditinggikan. Perbuatan sehari-hari enggak nyambung dengan ibadah yang dijalani. Apa yang dilaksanakan enggak nyambung dengan citra yang dibangun. Akibatnya? Lain di bibir lain di hati, wakil rakyat melupakan rakyat, penegak hukum melanggar hukum, pagar makan tanaman, penjaga moral bertindak amoral, meninggikan Tuhan tetapi merendahkan sesama, dan banyak lagi lainnya.
Apa pesan Tuhan lewat nabi Amos? Supaya kita berubah. Jangan lagi hidup dengan standar ganda. Jangan lagi hidup dalam ketidaksinambungan moral. Tetapi, biarlah kebenaran memenuhi semua sisi hidup dan kegiatan kita. --EE/www.renunganharian.net

KETIDAKSINAMBUNGAN ANTARA APA YANG NYATANYA DIWUJUDKAN DAN APA
YANG SEHARUSNYA DIWUJUDKAN ADALAH KEBOHONGAN MORAL YANG AMAT SERIUS.
 
Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

---------------
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 78-80
Mazmur 78

Pelajaran dari sejarah

(1) Nyanyian pengajaran Asaf.
Pasanglah telinga untuk pengajaranku, hai bangsaku,
sendengkanlah telingamu kepada ucapan mulutku.

(2) Aku mau membuka mulut mengatakan amsal,
aku mau mengucapkan teka-teki dari zaman purbakala.

(3) Yang telah kami dengar dan kami ketahui,
dan yang diceritakan kepada kami oleh nenek moyang kami,

(4) kami tidak hendak sembunyikan kepada anak-anak mereka,
tetapi kami akan ceritakan kepada angkatan yang kemudian
puji-pujian kepada TUHAN dan kekuatan-Nya
dan perbuatan-perbuatan ajaib yang telah dilakukan-Nya.

(5) Telah ditetapkan-Nya peringatan di Yakub
dan hukum Taurat diberi-Nya di Israel;
nenek moyang kita diperintahkan-Nya
untuk memperkenalkannya kepada anak-anak mereka,

(6) supaya dikenal oleh angkatan yang kemudian,
supaya anak-anak, yang akan lahir kelak,
bangun dan menceritakannya kepada anak-anak mereka,

(7) supaya mereka menaruh kepercayaan kepada Allah
dan tidak melupakan perbuatan-perbuatan Allah, tetapi memegang perintah-perintah-Nya;

(8) dan jangan seperti nenek moyang mereka,
angkatan pendurhaka dan pemberontak,
angkatan yang tidak tetap hatinya
dan tidak setia jiwanya kepada Allah.

(9) Bani Efraim, pemanah-pemanah yang bersenjata lengkap,
berbalik pada hari pertempuran;

(10) mereka tidak berpegang pada perjanjian Allah
dan enggan hidup menurut Taurat-Nya.

(11) Mereka melupakan pekerjaan-pekerjaan-Nya
dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib, yang telah diperlihatkan-Nya kepada mereka.

(12) Di hadapan nenek moyang mereka dilakukan-Nya keajaiban-keajaiban,
di tanah Mesir, di padang Zoan;

(13) dibelah-Nya laut, diseberangkan-Nya mereka;
didirikan-Nya air sebagai bendungan,

(14) dituntun-Nya mereka dengan awan pada waktu siang,
dan semalam suntuk dengan terang api;

(15) dibelah-Nya gunung batu di padang gurun,
diberi-Nya mereka minum banyak air seperti dari samudera raya;

(16) dibuat-Nya aliran air keluar dari bukit batu,
dan dibuat-Nya air turun seperti sungai.

(17) Tetapi mereka terus berbuat dosa terhadap Dia,
dengan memberontak terhadap Yang Mahatinggi di padang kering.

(18) Mereka mencobai Allah dalam hati mereka
dengan meminta makanan menuruti nafsu mereka.

(19) Mereka berkata terhadap Allah:
"Sanggupkah Allah menyajikan hidangan di padang gurun?

(20) Memang, Ia memukul gunung batu, sehingga terpancar air
dan membanjir sungai-sungai;
tetapi sanggupkah Ia memberikan roti juga,
atau menyediakan daging bagi umat-Nya?"

(21) Sebab itu, ketika mendengar hal itu, TUHAN gemas,
api menyala menimpa Yakub, bahkan murka bergejolak menimpa Israel,

(22) sebab mereka tidak percaya kepada Allah,
dan tidak yakin akan keselamatan dari pada-Nya.

(23) Maka Ia memerintahkan awan-awan dari atas,
membuka pintu-pintu langit,

(24) menurunkan kepada mereka hujan manna untuk dimakan,
dan memberikan kepada mereka gandum dari langit;

(25) setiap orang telah makan roti malaikat,
Ia mengirimkan perbekalan kepada mereka berlimpah-limpah.

(26) Ia telah menghembuskan angin timur di langit
dan menggiring angin selatan dengan kekuatan-Nya;

(27) Ia menurunkan kepada mereka hujan daging seperti debu banyaknya,
dan hujan burung-burung bersayap seperti pasir laut;

(28) Ia menjatuhkannya ke tengah perkemahan mereka,
sekeliling tempat kediaman itu.

(29) Mereka makan dan menjadi sangat kenyang;
Ia memberikan kepada mereka apa yang mereka inginkan.

(30) Mereka belum merasa puas,
sedang makanan masih ada di mulut mereka;

(31) maka bangkitlah murka Allah terhadap mereka:
Ia membunuh gembong-gembong mereka,
dan menewaskan teruna-teruna Israel.

(32) Sekalipun demikian mereka masih saja berbuat dosa
dan tidak percaya kepada perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib.

(33) Sebab itu Ia membuat hari-hari mereka habis dalam kesia-siaan,
dan tahun-tahun mereka dalam kekejutan.

(34) Apabila Ia membunuh mereka, maka mereka mencari Dia,
mereka berbalik dan mengingini Allah;

(35) mereka teringat bahwa Allah adalah gunung batu mereka,
dan bahwa Allah Yang Mahatinggi adalah Penebus mereka.

(36) Tetapi mereka memperdaya Dia dengan mulut mereka,
dan dengan lidahnya mereka membohongi Dia.

(37) Hati mereka tidak tetap pada Dia,
dan mereka tidak setia pada perjanjian-Nya.

(38) Tetapi Ia bersifat penyayang,
Ia mengampuni kesalahan mereka
dan tidak memusnahkan mereka;
banyak kali Ia menahan murka-Nya
dan tidak membangkitkan segenap amarah-Nya.

(39) Ia ingat bahwa mereka itu daging,
angin yang berlalu, yang tidak akan kembali.

(40) Berapa kali mereka memberontak terhadap Dia di padang gurun,
dan menyusahkan hati-Nya di padang belantara!

(41) Berulang kali mereka mencobai Allah,
menyakiti hati Yang Kudus dari Israel.

(42) Mereka tidak ingat kepada kekuasaan-Nya,
kepada hari Ia membebaskan mereka dari pada lawan,

(43) ketika Ia mengadakan tanda-tanda di Mesir
dan mujizat-mujizat di padang Zoan.

(44) Ia mengubah menjadi darah sungai-sungai mereka
dan aliran-aliran air mereka, sehingga tidak terminum;

(45) Ia melepaskan kepada mereka lalat pikat yang memakan mereka,
dan katak-katak yang memusnahkan mereka;

(46) Ia memberikan hasil tanah mereka kepada ulat,
dan hasil jerih payah mereka kepada belalang;

(47) Ia mematikan pohon anggur mereka dengan hujan batu,
dan pohon-pohon ara mereka dengan embun beku;

(48) Ia membiarkan kawanan binatang mereka ditimpa hujan es,
dan ternak mereka disambar halilintar;

(49) Ia melepaskan kepada mereka murka-Nya yang menyala-nyala,
kegemasan, kegeraman dan kesesakan,
suatu pasukan malaikat yang membawa malapetaka;

(50) Ia membiarkan murka-Nya berkobar,
Ia tidak mencegah jiwa mereka dari maut,
nyawa mereka diserahkan-Nya kepada penyakit sampar;

(51) dibunuh-Nya semua anak sulung di Mesir,
kegagahan mereka yang pertama-tama di kemah-kemah Ham;

(52) disuruh-Nya umat-Nya berangkat seperti domba-domba,
dipimpin-Nya mereka seperti kawanan hewan di padang gurun;

(53) dituntun-Nya mereka dengan tenteram, sehingga tidak gemetar,
sedang musuh mereka dilingkupi laut;

(54) dibawa-Nya mereka ke tanah-Nya yang kudus,
yakni pegunungan ini, yang diperoleh tangan kanan-Nya;

(55) dihalau-Nya bangsa-bangsa dari depan mereka,
dibagi-bagikan-Nya kepada mereka tanah pusaka dengan tali pengukur,
dan disuruh-Nya suku-suku Israel mendiami kemah-kemah mereka itu.

(56) Tetapi mereka mencobai dan memberontak terhadap Allah, Yang Mahatinggi,
dan tidak berpegang pada peringatan-peringatan-Nya;

(57) mereka murtad dan berkhianat seperti nenek moyang mereka,
berubah seperti busur yang memperdaya;

(58) mereka menyakiti hati-Nya dengan bukit-bukit pengorbanan mereka,
membuat Dia cemburu dengan patung-patung mereka.

(59) Ketika Allah mendengarnya, Ia menjadi gemas,
Ia menolak Israel sama sekali;

(60) Ia membuang kediaman-Nya di Silo
kemah yang didiami-Nya di antara manusia;

(61) Ia membiarkan kekuatan-Nya tertawan,
membiarkan kehormatan-Nya jatuh ke tangan lawan;

(62) Ia membiarkan umat-Nya dimakan pedang,
dan gemaslah Ia atas milik-Nya sendiri.

(63) Anak-anak teruna mereka dimakan api,
dan anak-anak dara mereka tidak lagi dipuja dengan nyanyian perkawinan;

(64) imam-imam mereka gugur oleh pedang,
dan janda-janda mereka tidak dapat menangis.

(65) Lalu terjagalah Tuhan, seperti orang yang tertidur,
seperti pahlawan yang siuman dari mabuk anggur;

(66) Ia memukul mundur para lawan-Nya,
Ia menyebabkan mereka mendapat cela untuk selama-lamanya.

(67) Ia menolak kemah Yusuf,
dan suku Efraim tidak dipilih-Nya,

(68) tetapi Ia memilih suku Yehuda,
gunung Sion yang dikasihi-Nya;

(69) Ia membangun tempat kudus-Nya setinggi langit,
laksana bumi yang didasarkan-Nya untuk selama-lamanya;

(70) dipilih-Nya Daud, hamba-Nya,
diambil-Nya dia dari antara kandang-kandang kambing domba;

(71) dari tempat domba-domba yang menyusui didatangkan-Nya dia,
untuk menggembalakan Yakub, umat-Nya,
dan Israel, milik-Nya sendiri.

(72) Ia menggembalakan mereka dengan ketulusan hatinya,
dan menuntun mereka dengan kecakapan tangannya.

Mazmur 79

Doa umat yang terancam

(1) Mazmur Asaf.
Ya Allah, bangsa-bangsa lain telah masuk ke dalam tanah milik-Mu,
menajiskan bait kudus-Mu, membuat Yerusalem menjadi timbunan puing.

(2) Mereka memberikan mayat hamba-hamba-Mu
sebagai makanan kepada burung-burung di udara, daging orang-orang yang Kaukasihi kepada binatang-binatang liar di bumi.

(3) Mereka menumpahkan darah orang-orang itu seperti air
sekeliling Yerusalem, dan tidak ada yang menguburkan.

(4) Kami menjadi cela bagi tetangga-tetangga kami,
menjadi olok-olok dan cemooh bagi orang-orang sekeliling kami.

(5) Berapa lama lagi, ya TUHAN, Engkau murka terus-menerus,
dan cemburu-Mu berkobar-kobar seperti api?

(6) Tumpahkanlah amarah-Mu
ke atas bangsa-bangsa yang tidak mengenal Engkau,
ke atas kerajaan-kerajaan yang tidak menyerukan nama-Mu;

(7) sebab mereka telah memakan habis Yakub,
dan tempat kediamannya mereka hancurkan.

(8) Janganlah perhitungkan kepada kami kesalahan nenek moyang kami;
kiranya rahmat-Mu segera menyongsong kami,
sebab sudah sangat lemah kami.

(9) Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami,
demi kemuliaan nama-Mu!
Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami
oleh karena nama-Mu!

(10) Mengapa bangsa-bangsa lain boleh berkata:
"Di mana Allah mereka?"
Biarlah di hadapan kami bangsa-bangsa lain mengetahui
pembalasan atas darah yang tertumpah dari hamba-hamba-Mu.

(11) Biarlah sampai ke hadapan-Mu keluhan orang tahanan;
sesuai dengan kebesaran lengan-Mu, biarkanlah hidup orang-orang yang ditentukan untuk mati dibunuh!

(12) Dan balikkanlah ke atas pangkuan tetangga kami
tujuh kali lipat cela yang telah didatangkan kepada-Mu, ya Tuhan!

(13) Maka kami ini, umat-Mu, dan kawanan domba gembalaan-Mu,
akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya,
dan akan memberitakan puji-pujian untuk-Mu turun-temurun.

Mazmur 80

Doa untuk keselamatan Israel

(1) Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Bunga bakung. Kesaksian Asaf. Mazmur.
(80-2) Hai gembala Israel, pasanglah telinga,
Engkau yang menggiring Yusuf sebagai kawanan domba!
Ya Engkau, yang duduk di atas para kerub, tampillah bersinar

(2) (80-3) di depan Efraim dan Benyamin dan Manasye!
Bangkitkanlah keperkasaan-Mu
dan datanglah untuk menyelamatkan kami.

(3) (80-4) Ya Allah, pulihkanlah kami,
buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.

(4) (80-5) TUHAN, Allah semesta alam,
berapa lama lagi murka-Mu menyala sekalipun umat-Mu berdoa?

(5) (80-6) Engkau memberi mereka makan roti cucuran air mata,
Engkau memberi mereka minum air mata berlimpah-limpah,

(6) (80-7) Engkau membuat kami menjadi pokok percederaan tetangga-tetangga kami,
dan musuh-musuh kami mengolok-olok kami.

(7) (80-8) Ya Allah semesta alam, pulihkanlah kami,
buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.

(8) (80-9) Telah Kauambil pohon anggur dari Mesir,
telah Kauhalau bangsa-bangsa, lalu Kautanam pohon itu.

(9) (80-10) Engkau telah menyediakan tempat bagi dia,
maka berakarlah ia dalam-dalam dan memenuhi negeri;

(10) (80-11) gunung-gunung terlindung oleh bayang-bayangnya,
dan pohon-pohon aras Allah oleh cabang-cabangnya;

(11) (80-12) dijulurkannya ranting-rantingnya sampai ke laut,
dan pucuk-pucuknya sampai ke sungai Efrat.

(12) (80-13) Mengapa Engkau melanda temboknya,
sehingga ia dipetik oleh setiap orang yang lewat?

(13) (80-14) Babi hutan menggerogotinya
dan binatang-binatang di padang memakannya.

(14) (80-15) Ya Allah semesta alam, kembalilah kiranya,
pandanglah dari langit, dan lihatlah!
Indahkanlah pohon anggur ini,

(15) (80-16) batang yang ditanam oleh tangan kanan-Mu!

(16) (80-17) Mereka telah membakarnya dengan api dan menebangnya;
biarlah mereka hilang lenyap oleh hardik wajah-Mu!

(17) (80-18) Kiranya tangan-Mu melindungi orang yang di sebelah kanan-Mu,
anak manusia yang telah Kauteguhkan bagi diri-Mu itu,

(18) (80-19) maka kami tidak akan menyimpang dari pada-Mu.
Biarkanlah kami hidup, maka kami akan menyerukan nama-Mu.

(19) (80-20) Ya TUHAN, Allah semesta alam, pulihkanlah kami,
buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.

------------

Puji Tuhan ,Trima Kasih Bapa kami yang di Sorga , Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu,jadilah kehendak-Mu  di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami , karena itulah yang Tuhan Yesus ajarkan , agar kami mengampuni dahulu semua kesalahan orang kepada kami,supaya Bapa yang di Surga akan mengampuni kesalahan- kesalahan kami (Markus 11:25-26) ,
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya), Puji Tuhan.
Terima kasih  Tuhan Yesus untuk kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus tolonglah kami sesama saudara seiman bisa saling mendoakan satu sama lain, dan saling mendukung didalam persekutuan ini , Puji Tuhan.
Tuhan Yesus kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu. Puji Tuhan.
Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus , Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita yang hidup, semua ini kami mohonkan. Puji Tuhan, Haleluya, Amin.


** have a nice day **
Happy Monday
°May God Bless you°ya
°Today and Always°
°˚˚°
Copyright - SABDA.org
http://www.sabda.org/publikas/e-r
www.renunganharian.net

Sumber:
[Muktiana Gumelar]
Blog. Rumah anak Tuhan
www.muktianapgumelar.net


Senin, 08 Juli 2019

7. Jul, 2019

<< Renungan Harian, Sabtu, 06 Juli 2019 >>

<< Renungan Harian, Sabtu, 06 Juli 2019 >>

Renungan Harian (586.1)
Sabtu, 06 Juli 2019

Selamat pagi Saudara-Saudara yang kukasih,selamat membaca Renungan Pagi ini . Biarlah Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya,Puji Tuhan.
Damai sejahtera dan kasih dengan iman dari: Allah Bapa dan Putra Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus,yang disebut dengan Trinitas , selalu menyertai kita sekalian.
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai kita sekalian dan menyertai semua orang di dunia,dengan kasih yang tidak binasa.(Matius 28:18-20)

<< Renungan Harian, Sabtu, 06 Juli 2019 >>
Doa : Hal berdoa (Matius 6:5-15).
-----------
Jud. : Peluang Emas
Bac. : Matius 25:31-46
Nats. : Matius 25:36
Bac.S.: Mazmur 67-71
------------
Bacaan Alkitab : Matius 25:31-46
Penghakiman terakhir
(31) "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. (32)Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, (33) dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. (34) Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. (35)Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; (36)ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. (37) Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? (38)Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? (39) Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? (40) Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. (41) Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya. (42)Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum; (43) ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku. (44) Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau? (45) Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku. (46)Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal."
-----------
Ayat Nats. : Matius 25:36
(36)ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.
------------

  Tampilan cetak

  edisi sebelum | 07/Edisi 2019 | edisi berikut
Oko
Sabtu, 6 Juli 2019

Bacaan   : Matius 25:31-46
Setahun : Mazmur 67-71
Nas       : "... ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku." (Matius 25:36)

Peluang Emas

Fyodor Dostoyevsky menjalani empat tahun kerja paksa di kamp penjara Omsk, Siberia, setelah vonis hukuman mati atas dirinya dibatalkan. Di kamp itu, ia justru mengalami perjumpaan dengan Kristus berkat interaksinya dengan orang-orang percaya di sana. Melalui surat kepada A.F. Blagonravov, Dostoyevsky menyampaikan hasrat hatinya untuk mengasihi apa yang mereka kasihi dan memercayai apa yang mereka percayai.
Hasrat hati Dostoyevsky kadang kala mewakili kerinduan, yang tak terungkapkan lewat kata-kata, dari banyak narapidana yang menjadi penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP). Kerinduan inilah yang ditangkap oleh Yesus. Dia memandang penting keberadaan para pengikut-Nya untuk membawa orang-orang ini supaya dapat merasakan kasih dan kehidupan sejati, yang hanya ada dalam diri-Nya.
Pelayanan di LP dapat dianggap sebagai peluang emas. Kunjungan ke sana (ay. 36) akan mendatangkan berkat ganda, baik bagi orang lain maupun diri sendiri, seperti yang pernah disampaikan oleh Yesus kepada para murid-Nya. Selain dapat membawa orang untuk lebih mengenal Yesus, pelayanan ini pun menjadikan Kerajaan Surga sebagai bagian dari hidup para pembawa Kabar Baik (ay. 34).
Membawa orang-orang yang berada di bui mengenal Kristus secara lebih mendalam adalah kesempatan berharga. Ia berpeluang membawa mereka untuk memiliki keyakinan seperti Dostoyevsky: tidak ada yang lebih indah, lebih agung, lebih simpatik, lebih bijaksana, atau lebih sempurna dari Kristus. --EML/www.renunganharian.net

PELUANG EMAS KADANG KALA BERBICARA TENTANG KESEMPATAN
UNTUK MEMBAWA SESEORANG PADA KRISTUS.

(ay. 36) Matius 25:36
(36)ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.

(ay. 34) Matius 25:34
(34) Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

 ----------:

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

---------------
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 67-71
Mazmur 67

Nyanyian syukur karena segala berkat Allah

(1) Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi. Mazmur. Nyanyian.
(67-2) Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita,
kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya, Sela

(2) (67-3) supaya jalan-Mu dikenal di bumi,
dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.

(3) (67-4) Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah;
kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.

(4) (67-5) Kiranya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai,
sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil,
dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi. Sela

(5) (67-6) Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah,
kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.

(6) (67-7) Tanah telah memberi hasilnya;
Allah, Allah kita, memberkati kita.

(7) (67-8) Allah memberkati kita;
kiranya segala ujung bumi takut akan Dia!

Mazmur 68

Perarakan kemenangan Allah

(1) Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. Nyanyian.
(68-2) Allah bangkit, maka terseraklah musuh-musuh-Nya,
orang-orang yang membenci Dia melarikan diri dari hadapan-Nya.

(2) (68-3) Seperti asap hilang tertiup,
seperti lilin meleleh di depan api, demikianlah orang-orang fasik binasa di hadapan Allah.

(3) (68-4) Tetapi orang-orang benar bersukacita,
mereka beria-ria di hadapan Allah, bergembira dan bersukacita.

(4) (68-5) Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah nama-Nya,
buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan!
Nama-Nya ialah TUHAN; beria-rialah di hadapan-Nya!

(5) (68-6) Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda,
itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus;

(6) (68-7) Allah memberi tempat tinggal kepada orang-orang sebatang kara,
Ia mengeluarkan orang-orang tahanan, sehingga mereka bahagia, tetapi pemberontak-pemberontak tinggal di tanah yang gundul.

(7) (68-8) Ya Allah, ketika Engkau maju berperang di depan umat-Mu,
ketika Engkau melangkah di padang belantara, Sela

(8) (68-9) bergoncanglah bumi, bahkan langit mencurahkan hujan
di hadapan Allah;
Sinai bergoyang di hadapan Allah,
Allah Israel.

(9) (68-10) Hujan yang melimpah Engkau siramkan, ya Allah;
Engkau memulihkan tanah milik-Mu yang gersang,

(10) (68-11) sehingga kawanan hewan-Mu menetap di sana;
dalam kebaikan-Mu Engkau memenuhi
kebutuhan orang yang tertindas, ya Allah.

(11) (68-12) Tuhan menyampaikan sabda;
orang-orang yang membawa kabar baik itu merupakan tentara yang besar:

(12) (68-13) Raja-raja segala tentara melarikan diri, melarikan diri,
dan perempuan di rumah membagi-bagi jarahan.

(13) (68-14) Maukah kamu berbaring di antara kandang-kandang?
Sayap-sayap merpati bersalut dengan perak,
bulu kepaknya dengan emas berkilau-kilauan.

(14) (68-15) Ketika Yang Mahakuasa menyerakkan raja-raja di sana,
turunlah salju di atas gunung Zalmon.

(15) (68-16) Gunung Allah gunung Basan itu,
gunung yang berpuncak banyak gunung Basan itu!

(16) (68-17) Hai gunung-gunung yang berpuncak banyak, mengapa kamu menjeling cemburu,
kepada gunung yang dikehendaki Allah menjadi tempat kedudukan-Nya?
Sesungguhnya TUHAN akan diam di sana untuk seterusnya!

(17) (68-18) Kereta-kereta Allah puluhan ribu,
bahkan beribu-ribu banyaknya; Tuhan telah datang dari Sinai, masuk ke tempat kudus!

(18) (68-19) Engkau telah naik ke tempat tinggi, telah membawa tawanan-tawanan;
Engkau telah menerima persembahan-persembahan di antara manusia,
bahkan dari pemberontak-pemberontak untuk diam di sana, ya TUHAN Allah.

(19) (68-20) Terpujilah Tuhan!
Hari demi hari Ia menanggung bagi kita;
Allah adalah keselamatan kita. Sela

(20) (68-21) Allah bagi kita adalah Allah yang menyelamatkan,
ALLAH, Tuhanku, memberi keluputan dari maut.

(21) (68-22) Sesungguhnya, Allah meremukkan kepala musuh-Nya,
tempurung kepala yang berambut dari orang
yang tetap hidup dalam kesalahan-kesalahannya.

(22) (68-23) Tuhan telah berfirman: "Dari Basan akan Kubawa kembali,
akan Kubawa kembali dari tempat yang dalam,

(23) (68-24) supaya engkau membasuh kakimu dalam darah,
dan lidah anjing-anjingmu mendapat bagiannya dari pada musuh."

(24) (68-25) Orang melihat perarakan-Mu, ya Allah,
perarakan Allahku, Rajaku, ke dalam tempat kudus.

(25) (68-26) Di depan berjalan penyanyi-penyanyi, di belakang pemetik-pemetik kecapi,
di tengah-tengah dayang-dayang yang memalu rebana.

(26) (68-27) "Dalam jemaah pujilah Allah,
yakni TUHAN, hai kamu yang berasal dari sumber Israel!"

(27) (68-28) Itu Benyamin, yang bungsu, yang berjalan di depan mereka,
pemuka-pemuka Yehuda berbondong-bondong, pemuka-pemuka Zebulon, pemuka-pemuka Naftali.

(28) (68-29) Kerahkanlah kekuatan-Mu, ya Allah,
tunjukkanlah kekuatan-Mu, ya Allah, Engkau yang telah bertindak bagi kami.

(29) (68-30) Demi bait-Mu di Yerusalem,
raja-raja menyampaikan persembahan kepada-Mu.

(30) (68-31) Hardiklah binatang-binatang di teberau,
kawanan orang-orang kuat, penguasa-penguasa bangsa-bangsa!
Injaklah mereka yang mengejar perak;
serakkanlah bangsa-bangsa yang suka berperang!

(31) (68-32) Dari Mesir orang membawa barang-barang tembaga,
Etiopia bersegera mengulurkan tangannya kepada Allah.

(32) (68-33) Hai kerajaan-kerajaan bumi, menyanyilah bagi Allah,
bermazmurlah bagi Tuhan; Sela

(33) (68-34) bagi Dia yang berkendaraan melintasi langit purbakala.
Perhatikanlah, Ia memperdengarkan suara-Nya, suara-Nya yang dahsyat!

(34) (68-35) Akuilah kekuasaan Allah;
kemegahan-Nya ada di atas Israel, kekuasaan-Nya di dalam awan-awan.

(35) (68-36) Allah adalah dahsyat dari dalam tempat kudus-Nya;
Allah Israel, Dia mengaruniakan kekuasaan
dan kekuatan kepada umat-Nya.
Terpujilah Allah!

Mazmur 69

Doa dalam kesesakan

(1) Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Bunga bakung. Dari Daud.
(69-2) Selamatkanlah aku, ya Allah,
sebab air telah naik sampai ke leherku!

(2) (69-3) Aku tenggelam ke dalam rawa yang dalam,
tidak ada tempat bertumpu;
aku telah terperosok ke air yang dalam,
gelombang pasang menghanyutkan aku.

(3) (69-4) Lesu aku karena berseru-seru, kerongkonganku kering;
mataku nyeri karena mengharapkan Allahku.

(4) (69-5) Orang-orang yang membenci aku tanpa alasan
lebih banyak dari pada rambut di kepalaku;
terlalu besar jumlah orang-orang yang hendak membinasakan aku,
yang memusuhi aku tanpa sebab;
aku dipaksa untuk mengembalikan
apa yang tidak kurampas.

(5) (69-6) Ya Allah, Engkau mengetahui kebodohanku,
kesalahan-kesalahanku tidak tersembunyi bagi-Mu.

(6) (69-7) Janganlah mendapat malu oleh karena aku
orang-orang yang menantikan Engkau, ya Tuhan, ALLAH semesta alam!
Janganlah kena noda oleh karena aku
orang-orang yang mencari Engkau, ya Allah Israel!

(7) (69-8) Sebab oleh karena Engkaulah aku menanggung cela,
noda meliputi mukaku.

(8) (69-9) Aku telah menjadi orang luar bagi saudara-saudaraku,
orang asing bagi anak-anak ibuku;

(9) (69-10) sebab cinta untuk rumah-Mu menghanguskan aku,
dan kata-kata yang mencela Engkau telah menimpa aku.

(10) (69-11) Aku meremukkan diriku dengan berpuasa,
tetapi itupun menjadi cela bagiku;

(11) (69-12) aku membuat kain kabung menjadi pakaianku,
aku menjadi sindiran bagi mereka.

(12) (69-13) Aku menjadi buah bibir orang-orang yang duduk di pintu gerbang,
dengan kecapi peminum-peminum menyanyi tentang aku.

(13) (69-14) Tetapi aku, aku berdoa kepada-Mu, ya TUHAN,
pada waktu Engkau berkenan, ya Allah;
demi kasih setia-Mu yang besar jawablah aku
dengan pertolongan-Mu yang setia!

(14) (69-15) Lepaskanlah aku dari dalam lumpur,
supaya jangan aku tenggelam,
biarlah aku dilepaskan dari orang-orang yang membenci aku,
dan dari air yang dalam!

(15) (69-16) Janganlah gelombang air menghanyutkan aku,
atau tubir menelan aku, atau sumur menutup mulutnya di atasku.

(16) (69-17) Jawablah aku, ya TUHAN, sebab kasih setia-Mu baik,
berpalinglah kepadaku menurut rahmat-Mu yang besar!

(17) (69-18) Janganlah sembunyikan wajah-Mu kepada hamba-Mu,
sebab aku tersesak; segeralah menjawab aku!

(18) (69-19) Datanglah kepadaku, tebuslah aku,
bebaskanlah aku oleh karena musuh-musuhku.

(19) (69-20) Engkau mengenal celaku, maluku dan nodaku;
semua lawanku ada di hadapan-Mu.

(20) (69-21) Cela itu telah mematahkan hatiku,
dan aku putus asa;
aku menantikan belas kasihan, tetapi sia-sia,
menantikan penghibur-penghibur, tetapi tidak kudapati.

(21) (69-22) Bahkan, mereka memberi aku makan racun,
dan pada waktu aku haus, mereka memberi aku minum anggur asam.

(22) (69-23) Biarlah jamuan yang di depan mereka menjadi jerat,
dan selamatan mereka menjadi perangkap.

(23) (69-24) Biarlah mata mereka menjadi gelap, sehingga mereka tidak melihat;
buatlah pinggang mereka goyah senantiasa!

(24) (69-25) Tumpahkanlah amarah-Mu ke atas mereka,
dan biarlah murka-Mu yang menyala-nyala menimpa mereka.

(25) (69-26) Biarlah perkemahan mereka menjadi sunyi,
dan biarlah kemah-kemah mereka tidak ada penghuninya.

(26) (69-27) Sebab mereka mengejar orang yang Kaupukul,
mereka menambah kesakitan orang-orang yang Kautikam.

(27) (69-28) Tambahkanlah salah kepada salah mereka,
dan janganlah sampai Engkau membenarkan mereka!

(28) (69-29) Biarlah mereka dihapuskan dari kitab kehidupan,
janganlah mereka tercatat bersama-sama dengan orang-orang yang benar!

(29) (69-30) Tetapi aku ini tertindas dan kesakitan,
keselamatan dari pada-Mu, ya Allah, kiranya melindungi aku!

(30) (69-31) Aku akan memuji-muji nama Allah dengan nyanyian,
mengagungkan Dia dengan nyanyian syukur;

(31) (69-32) pada pemandangan Allah itu lebih baik dari pada sapi jantan,
dari pada lembu jantan yang bertanduk dan berkuku belah.

(32) (69-33) Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah;
kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali!

(33) (69-34) Sebab TUHAN mendengarkan orang-orang miskin,
dan tidak memandang hina orang-orang-Nya dalam tahanan.

(34) (69-35) Biarlah langit dan bumi memuji-muji Dia,
lautan dan segala yang bergerak di dalamnya.

(35) (69-36) Sebab Allah akan menyelamatkan Sion
dan membangun kota-kota Yehuda, supaya orang-orang diam di sana dan memilikinya;

(36) (69-37) anak cucu hamba-hamba-Nya akan mewarisinya,
dan orang-orang yang mencintai nama-Nya akan diam di situ.

Mazmur 70

Doa minta pertolongan

(1) Untuk pemimpin biduan. Dari Daud, pada waktu mempersembahkan korban peringatan.
(70-2) Ya Allah, bersegeralah melepaskan aku,
menolong aku, ya TUHAN!

(2) (70-3) Biarlah mendapat malu dan tersipu-sipu
mereka yang ingin mencabut nyawaku;
biarlah mundur dan kena noda
mereka yang mengingini kecelakaanku;

(3) (70-4) biarlah berbalik karena malu
mereka yang mengatakan: "Syukur, syukur!"

(4) (70-5) Biarlah bergirang dan bersukacita karena Engkau
semua orang yang mencari Engkau;
biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu
selalu berkata: "Allah itu besar!"

(5) (70-6) Tetapi aku ini sengsara dan miskin--
ya Allah, segeralah datang!
Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku;
ya TUHAN, janganlah lambat datang!

Mazmur 71

Doa minta perlindungan di masa tua

(1) Pada-Mu, ya TUHAN, aku berlindung,
janganlah sekali-kali aku mendapat malu.

(2) Lepaskanlah aku dan luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu,
sendengkanlah telinga-Mu kepadaku dan selamatkanlah aku!

(3) Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh,
kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku;
sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku.

(4) Ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik,
dari cengkeraman orang-orang lalim dan kejam.

(5) Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan,
kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH.

(6) Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan,
Engkau telah mengeluarkan aku dari perut ibuku;
Engkau yang selalu kupuji-puji.

(7) Bagi banyak orang aku seperti tanda ajaib,
karena Engkaulah tempat perlindunganku yang kuat.

(8) Mulutku penuh dengan puji-pujian kepada-Mu,
dengan penghormatan kepada-Mu sepanjang hari.

(9) Janganlah membuang aku pada masa tuaku,
janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis.

(10) Sebab musuh-musuhku berkata-kata tentang aku,
orang-orang yang mengincar nyawaku berunding bersama-sama

(11) dan berkata: "Allah telah meninggalkan dia,
kejar dan tangkaplah dia, sebab tidak ada yang melepaskan dia!"

(12) Ya Allah, janganlah jauh dari padaku!
Allahku, segeralah menolong aku!

(13) Biarlah mendapat malu dan menjadi habis
orang-orang yang memusuhi jiwaku;
biarlah berselubungkan cela dan noda
orang-orang yang mengikhtiarkan celakaku!

(14) Tetapi aku senantiasa mau berharap
dan menambah puji-pujian kepada-Mu;

(15) mulutku akan menceritakan keadilan-Mu
dan keselamatan yang dari pada-Mu sepanjang hari, sebab aku tidak dapat menghitungnya.

(16) Aku datang dengan keperkasaan-keperkasaan Tuhan ALLAH,
hendak memasyhurkan hanya keadilan-Mu saja!

(17) Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku,
dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib;

(18) juga sampai masa tuaku dan putih rambutku,
ya Allah, janganlah meninggalkan aku,
supaya aku memberitakan kuasa-Mu kepada angkatan ini,
keperkasaan-Mu kepada semua orang yang akan datang.

(19) Keadilan-Mu, ya Allah, sampai ke langit.
Engkau yang telah melakukan hal-hal yang besar,
ya Allah, siapakah seperti Engkau?

(20) Engkau yang telah membuat aku mengalami banyak kesusahan dan malapetaka,
Engkau akan menghidupkan aku kembali,
dan dari samudera raya bumi Engkau akan menaikkan aku kembali.

(21) Engkau akan menambah kebesaranku
dan akan berpaling menghibur aku.

(22) Akupun mau menyanyikan syukur bagi-Mu dengan gambus
atas kesetiaan-Mu, ya Allahku,
menyanyikan mazmur bagi-Mu dengan kecapi,
ya Yang Kudus Israel.

(23) Bibirku bersorak-sorai sementara menyanyikan mazmur bagi-Mu,
juga jiwaku yang telah Kaubebaskan.

(24) Lidahku juga menyebut-nyebut
keadilan-Mu sepanjang hari,
sebab akan mendapat malu dan tersipu-sipu
orang-orang yang mengikhtiarkan celakaku.

------------

Puji Tuhan ,Trima Kasih Bapa kami yang di Sorga , Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu,jadilah kehendak-Mu  di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami , karena itulah yang Tuhan Yesus ajarkan , agar kami mengampuni dahulu semua kesalahan orang kepada kami,supaya Bapa yang di Surga akan mengampuni kesalahan- kesalahan kami (Markus 11:25-26) ,
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya), Puji Tuhan.
Terima kasih  Tuhan Yesus untuk kesempatan Indah yang Tuhan telah berikan kepada kita semua ini, Puji Tuhan.
Tuhan Yesus tolonglah kami sesama saudara seiman bisa saling mendoakan satu sama lain, dan saling mendukung didalam persekutuan ini , Puji Tuhan.
Tuhan Yesus kami serahkan sepanjang hari kehidupan kami ini didalam lindungan tangan KasihMu. Puji Tuhan.
Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus , Tuhan kita, Juruslamat dan Penebus kita yang hidup, semua ini kami mohonkan. Puji Tuhan, Haleluya, Amin.


** have a nice day **
Happy Saturday
°May God Bless you°ya
°Today and Always°
°˚˚°
Copyright - SABDA.org
http://www.sabda.org/publikas/e-r
www.renunganharian.net

Sumber:
[Muktiana Gumelar]
Blog. Rumah anak Tuhan
www.muktianapgumelar.net


Sabtu, 06 Juli 2019